Menjelajah Dimensi Setelah Reinkarnasi: Akademik

Menjelajah Dimensi Setelah Reinkarnasi: Akademik
Black Night Company


__ADS_3

Elena dan Leon masuk ke dalam ruangan mencurigakan ini. Di dalam sana, mereka menemukan berbagai pola geometri yang memenuhi lantai, dinding, dan langit-langit di sana. Mereka berdua, termasuk penther mereka sendiri kebingungan atas apa makna dari pola geometris yang ada di sana itu. Ingin bertanya ke yang lainnya, namun semua di antara mereka sama-sama tidak paham makna dari bentuk ini.


“Kira-kira, apa maksud dari simbol-simbol ini, ya?” tanya Leon yang padahal sudah tahu jika Elena juga tidak tahu.


“Mana aku tahu.” Elena mengangkat bahunya sambil memalingkan muka. “Jika aku tahu, aku tidak akan kebingungan seperti ini.”


Pandangan Elena mengembara ke berbagai sudut ruangan selama beberapa saat, sampai akhirnya dia menemukan sesuatu yang lain selain hanya pola geometris. Kali ini itu terlihat seperti relief atau sebuah tulisan menggunakan huruf asing yang sangat berbeda dengan yang umum dipakai di dunia ini. Sudah jelas, bahwa itu ditulis dari penduduk kuno--pendiri tempat ini--.


Elena menghampiri relief tersebut yang ada di sisi dinding sama dengan pintu masuk, kemudian membacanya. Tentu saja dia bisa membacanya dengan lancar, dia memiliki kemampuan Xenoglossy yang memungkinkannya untuk mempelajari bahasa asing dengan cepat. Meski kemampuan ini melemah, namun setidaknya dia masih bisa mengetahui isi sebuah paragraf dalam bahasa asing.


“Apa kamu bisa membaca tulisan asing itu?” Leon mengernyitkan dahinya diliputi rasa heran.


Dia sendiri sudah tahu jika kebanyakan orang di zaman ini seharusnya tidak bisa membaca tulisan itu yang merupakan tulisan dari zaman dulu dan tidak memiliki terjemahan buku di sini. Akan tetapi, dia menebak-nebak saja, siapa tahu gadis di depannya ini mengetahui tentang makna tulisan di sana. Ia sudah melihat Elena yang mampu mengerti makna perkataan dari penther, jadi dia lumayan yakin jika Elena juga bisa membaca tulisan ini mungkin.

__ADS_1


“Entahlah, kemampuanku dalam memahami sesuatu seperti ini sudah melemah. Aku tidak bisa memahami tulisan ini sepenuhnya.” Dia menggelengkan kepala sebelum melanjutkan, “Setidaknya, aku bisa memahami isi dari kalimat dalam relief ini secara garis besarnya.”


“Benarkah? Apa itu? Apa di tempat ini bersemayam sebuah harta karun dan kita akan menjadi orang kaya jika menemukannya?” Leon berubah menjadi bersemangat memikirkan tentang harta karun.


“Intinya, ada 2 hal yang dibicarakan dalam relief ini. Salah satunya memang merupakan harta karun. Tapi, walau ini berharga, ini bukan merupakan uang,” kata Elena.


“Oh, benarkah? Benda seperti apa itu? Tujuanku mengembara memang untuk menjadi trainer kelas tinggi dan menemui Ayahku untuk memukulnya, tapi aku tidak akan menolak saat mendapatkan lebih banyak uang saku dalam perjalanan ini.” Mata Leon berubah menjadi berbinar, tidak sabar melihat harta karun yang ada.


Elena berjalan ke tengah-tengah ruangan. Di sana, terdapat dua pola lingkaran dengan banyak pola garis yang terhubung pada keduanya. “Aya, turun dan berikan energi centher energy ke dalamnya. Makhluk kuno pendiri tempat ini memiliki hubungan dekat dengan para penther dan either. Mereka membangun sebuah mekanisme yang akan aktif saat mendapatkan cukup suplai centher energy.”


“Sudah, dicoba saja. Siapa tahu kita akan berhasil dalam mengaktifkan mekanisme di sini. Ini akan menjadi sesuatu yang sangat menguntungkan ketika mendapatkan item dari tempat ini,” ucap Elena dingin sambil menatap datar pada Aya.


“(Huh, dasar trainer tukang suruh. Aku bukan budak milikmu!)” Meskipun Aya menggerutu dan mengucapkan sesuatu yang seperti menolak itu, dia tetap berjalan mendekat ke lingkaran yang dikatakan Elena.

__ADS_1


Namun ketika Aya hampir sampai ke sana, tiba-tiba sebuah suara mengejutkan mereka semua. “Berhenti di sana, Bocah! Tempat ini berada di bawah kendaliku mulai saat ini!” Dia adalah orang yang sama dengan yang sebelumnya di BAB kemarin. Dia adalah orang yang melakukan perjalanan ke sini atas perintah sebuah organisasi untuk mendapatkan sebuah item di sini.


Elena dan mereka bertiga langsung berbalik ke asal suara itu secara spontan. Kemudian bertanyalah Elena, “Siapa? Yang lebih penting, bagaimana kamu bisa sampai ke tempat ini?”


‘Oalah, hanya anak kecil, toh. Kupikir, mereka adalah orang-orang dari asosiasi trainer. Aku hanya menebak jika mereka adalah anak-anak yang sedang main berpetualang dan malah berakhir di sini. Tidak beruntungnya, mereka malah bertemu denganku yang akan melakukan eliminasi kepada siapapun yang mengganggu. Lagi pula, tempat ini sangat terpencil dan tidak akan ada yang tahu jika aku melakukan pembunuhan kepada beberapa anak kecil.’


“Namaku Fedora, aku hanya salah satu anggota yang memiliki pangkat lumayan tinggi di sebuah organisasi kejahatan Black Night Company. Perkenalan ini pasti sudah sangat jelas untuk anak kecil seperti kalian, ‘kan?” Sambil menunjuk pada Elena dan Leon. “Aku tidak peduli siapa dan dari mana kalian, aku hanya akan memusnahkan kalian berdua jika melawan dan melakukan tindakan yang merepotkan untukku!”


Fedora sama sekali tidak merasa khawatir untuk mengungkapkan identitas aslinya, meski dia tahu jika identitas sangat penting karena dengan itu keberadaannya bisa dilacak. Alasan dia memberitahukan identitas aslinya sangat sederhana, yaitu karena dia meremehkan kedua orang yang ada di hadapannya saat ini. Dia sama sekali tidak menganggap keduanya perlu untuk diperhatikan.


Ini sendiri bukan sesuatu yang aneh. Elena dan Leon hanyalah seorang trainer yang baru saja mendapatkan profesi itu seminggu yang lalu. Nama maupun kekuatan mereka sama sekali tidak dikenal, sehingga siapapun yang melihat keduanya akan langsung meremehkannya dalam sebuah pertarungan. Hanya ada sedikit orang dari golongan trainer tingkat atas yang akan berhati-hati saat berhadapan dengan mereka. Juga trainer tingkat yang setara dengan merekalah yang akan waspada ketika berhadapan.


“Sungguh kasar, ya.” Elena menajamkan alisnya pada Fedora sebelum melanjutkan, “Apa kamu tidak bisa memperlakukan seorang gadis sepertiku dengan lebih baik? Maksudku, bagaimana jika aku ternyata merupakan putri dari pewaris keluarga kaya yang sedang bersembunyi? Apa kamu tidak takut kualat dan dikejar-kejar trainer dari seluruh dunia yang merupakan suruhan dari keluargaku?”

__ADS_1


“Hmph, apa kamu aku akan percaya dengan gertakanmu itu? Kebanyakan orang kaya tidak akan membiarkan anak mereka seenaknya melakukan pengembaraan dengan penther lemah untuk berjaga-jaga atas keamanannya. Jika pun tidak, setidaknya dia akan memiliki orang dewasa yang menjaga mereka. Kamu yang hanya bersama anak seusiamu, aku ragu kamu adalah keturunan orang kaya.” Fedora mendengus sombong.


‘Yah, aku sendiri juga tidak berharap akan bisa membodohinya hanya menggunakan dialog seperti ini. Sungguh, dia adalah orang yang sangat bodoh jika berhasil tertipu dengan ini,’ batin Elena.


__ADS_2