Menjelajah Dimensi Setelah Reinkarnasi: Akademik

Menjelajah Dimensi Setelah Reinkarnasi: Akademik
Serigala Kecil


__ADS_3

Theresa masuk ke dalam hutan untuk mendapatkan hewan buruan sebagai makanan malam nanti. Sulitnya, hutan ini memiliki tumbuhan lebat yang membuatnya sulit dalam bergerak. Dia masih bisa bergerak menembus lebatnya hutan menggunakan pisau darah miliknya, tetapi pergerakannya cukup terhambat. Tergantung pada keberuntungan, dia akan kembali dalam waktu dekat atau lama ketika tidak juga menemukan hewan buruan.


Sampai akhirnya, Theresa sampai pada sebuah tempat yang sedikit luas. Tidak, tempat itu tidak terbuka luas, hanya sedikit leluasa untuk melakukan aktivitas di sana. Di tengah-tengah tempat tersebut, di atas dedaunan kering, terbaring seekor anak serigala tanpa berdaya.


Anak serigala tersebut berbaring di atas dedaunan kering tanpa tenaga. Kaki depannya terluka dan membuatnya sulit bergerak. Buku peraknya membuat dirinya tampak jelas di antara dedaunan kering, menjadi mimpi buruk ketika predator menghampirinya. Tanpa memiliki kemampuan berkamuflase dan bergerak, dia memiliki masalah besar!


Theresa mendekati anak serigala sambil berkata, "Hou… anak serigala yang imut. Aku tidak pernah berpikir untuk memelihara kucing, tapi katanya kucing itu adalah hewan imut karena memiliki banyak bulu. Anak serigala ini juga imut dan terlihat lemah ketika dia tidak aktif."


Kucing dan serigala masing-masing memiliki buku di sekujur tubuhnya. Tetapi antara hewan yang hidup di alam liar dan hidup di rumahan sangat berbeda dalam tingkah lakunya. Masih anak-anak, sih, iya. Namun meski demikian, binatang kecil itu tetaplah merupakan serigala, dan dia bisa menyerang dengan ganas. Ditambah dirinya yang telah hidup lama di hutan, anak serigala itu mungkin saja akan bertindak seperti terkena rabies. Jangan seenaknya dan ceroboh dalam mendekati hewan di alam liar meski mereka hanyalah herbivora.


Sampai di tempat serigala, dia mengelus lembut pada kepala anak serigala tersebut bersamaan dengan berkata, "Apakah kamu sendirian di tempat ini? Apa kawananmu meninggalkanmu? Pasti sangat menyedihkan untuk berada di tengah hutan seorang diri, ya."


Anak serigala tersebut perlahan mulai membuka matanya dan mengangkat kepalanya. Dia kesulitan melakukannya karena tubuhnya lemas. Tetapi untuk mengetahui siapa yang menyambutnya, dia sedikit memaksakan dirinya untuk melakukannya.

__ADS_1


Menggunakan insting serigalanya, setidaknya anak serigala ini bisa mengetahui bahwa orang di depannya ini tidak memiliki niat jahat. Bila tidak seperti itu, maka sesuatu hal buruk pasti akan dilakukan padanya. Anak serigala ini bisa tenang untuk sementara waktu dan menikmati belaian lembut dari tangan Theresa.


Mata Theresa tertuju pada salah satu kaki depan serigala tersebut dan menyadari tentang luka di kaki serigala. Luka itu terlihat tidak terlalu parah. Hanya berupa luka sayatan seperti telah tergores duri atau tumbuhan tajam dari hutan ini. Yang terlihat menyedihkan dari luka tersebut, adalah luka yang berwarna hitam legam dan seperti akan membusuk. Biarkan luka itu lebih lama lagi dan akibatnya akan sangat fatal.


Melakukan kesalahan itu tidak aneh karena tumbuhan di hutan ini sangat lebat. Beberapa kali ketika ada cabang berduri di balik dedaunan tidak akan terlihat dan secara tidak sengaja menginjaknya. Tetapi melakukan kesalahan seperti itu merupakan sesuatu hal fatal di dalam hutan ini, terutama ketika tidak memiliki sekutu ketika kejadian berlangsung.


Bahkan jika ada sekutu sekalipun, belum tentu seseorang akan selamat. Di tengah hutan di mana jauh dari peradaban, obat-obatan yang dibawa sangat terbatas. Lebih buruk dari itu, tidak ada obat-obatan yang dibawa. Sekali kamu terkena racun dan tidak memilikinya penawarnya, maka hanya akan menunggu waktu untuk mati.


Anak serigala tersebut berharap untuk mendapatkan pertolongan. Dia ingin memberikan jawaban berupa persetujuan. Namun sayang karena tubuhnya yang lemas, dia tidak bisa memberikan respon dan tetap diam di tempatnya dengan Theresa di depannya menunggu jawaban. Sangat menyedihkan untuknya sebab tidak bisa memberikan jawaban di saat-saat seperti ini.


Yah, mau bagaimana lagi, ‘kan? Serigala kecil ini sudah menjadi terlalu lemah. Luka di kakinya tidak membuat tubuhnya lemah, tetapi terlalu lama diam di sini tanpa memakan sesuatu lah yang membuat serigala ini melemah. Sisa dari tenaganya saat ini tidak dapat ia gunakan untuk bergerak dan hanya bisa pasrah. Apa yang akan terjadi ke depannya diserahkan pada takdir.


“Oh… kamu ingin aku sembuhkan, ya? Baiklah, aku akan melakukannya. Elemen darah milikku dapat dengan mudah meregenerasi kembali sel, termasuk sel kulit dan jaringan lainnya. Pembelajaran biologi dari Noctis-sensei sangat berguna ketika dalam situasi seperti ini. Kamu perlu berterima kasih pada Sensei nanti ketika sudah sembuh, ya?” ujar Theresa.

__ADS_1


Theresa sama sekali tidak memiliki kemampuan untuk berbicara menggunakan bahasa binatang. Kali ini dia sungguh hanya mengandalkan pikirannya yang mengira-ngira. Sangat beruntung untuk serigala kecil itu karena dengan ini dia akan disembuhkan. Belum waktunya untuk malaikat pencabut nyawa menemuinya hari ini, tetapi dia pasti akan mati di masa mendatang.


Tiap-tiap makhluk yang memiliki nyawa pasti akan merasakan kematian. Orang hidup bekerja untuk menghidupi dirinya dan orang terdekatnya, kemudian mati karena itu. Setiap kehidupan memiliki kematian sebagai destinasi tujuan mereka dan mereka yang mati akan digantikan oleh organisme baru dalam kehidupan. Entah apakah tongkat estafet akan berada dalam kemajuan atau kemunduran ketika dibawa organisme baru, generasi pendahulu telah habis masa kerjanya di dunia ini.


Arah dari dunia ini ditentukan oleh daun hijau. Generasi pendahulu memang lebih hebat dengan membawa semua pengalaman hidup mereka, tetapi itu tidak akan bertahan lama karena usia dan tubuh mereka tidak membiarkan mereka untuk bertindak lama di dunia ini. Jangan terlalu mengandalkan orang tua dalam mengambil tindakan. Mulailah dengan membuat jalanmu sendiri dan ambillah banyak pengalaman darinya. Buat dirimu lebih cepat siap dalam menanggung beban dunia ini dengan lebih siap dari generasi pendahulu.


Dunia ini tidak akan sebaik di masa lalu, di mana sumber daya masih melimpah dan persaingan antar individu tidak terlalu insten. Dulu ketika lapar, populasi manusia masih sedikit dan SDA berlimpah, membuat mudah saja ketika ingin mencari makanan. Namun di zaman seperti sekarang ini, di mana SDA menjadi semakin sedikit, kita perlu meningkatkan kemampuan kita dalam bersaing atau ditinggalkan kemajuan dunia ini. Dunia tidak sebaik itu untuk menunggumu.


*Slurp!* *Slurp!*


Beberapa benang darah menempel pada luka serigala kecil dan beberapa senar darah menjauh dari luka tersebut.


Theresa menghilangkan darah kotor yang telah memiliki banyak bakteri dan menggunakan darahnya sendiri sebagai penambah pada serigala kecil. Tentu saja, golongan darah antara mereka berdua memiliki perbedaan. Namun siapa Theresa? Dia adalah penyihir pengguna elemen darah dan murid dari sosok dengan pengalaman di berbagai dunia. Mengubah golongan darah menjadi golongan darah lainnya bisa ia lakukan setelah melalui beberapa pelatihan sulit.

__ADS_1


__ADS_2