
Melanjutkan kisah sebelumnya, mereka berempat memulai percakapan ketika di dalam kereta. Perjalanan mereka sangat panjang! Tidak seperti di dunia ini, yang mana memiliki koneksi internet, di dunia Noctis berada sekarang tidak memiliki jaringan internet maupun WiFi. Di sana mereka tidak bisa bermain game online. Untuk game offline, bukankah lebih baik untuk bersosialisasi dari pada fokus pada smartphone masing-masing?
Semakin ke sini, topik dalam pembicaraan mereka mulai menuju pada percintaan. Ini adalah percintaan Theresa dengan Noctis! Sebenarnya mereka berdua tidak memiliki kenangan romantis di antara keduanya. Hubungan antara keduanya masih berupa teman yang baru membuat hubungan beberapa teman dan menjadi guru-murid selama beberapa minggu lalu. Terlalu berlebihan ketika tiba-tiba keduanya menikah.
"Aku rasa kita berdua sudah memiliki hubungan yang cukup dekat, Noctis-sensei. Selama beberapa bulan ini, kurang lebih aku bisa menebak jika kamu ini adalah tipe kakak laki-laki. Bukan kakak laki-laki yang bertindak semena-mena dan menyiksanya atau menggoda adikmu, kamu adalah tipe kakak laki-laki dengan kasih sayang. Aku menyukai sikapmu ini!" Mata Theresa memandang Noctis secara intensif.
Noctis terdiam dengan beberapa tetes keringat dingin mulai mengucur dari pelipisnya. Dia berpikir secara keras tentang jawaban paling cocok untuk diberikan saat ini. Pengalaman hidupnya selama lebih dari 400 tahun tidak memiliki sedikitpun pengalaman bersama wanita! Dia adalah pengembara dari satu dunia ke dunia lain! Menikah hanya akan menghalangi pengembaraannya!
"Apakah kamu selalu melihatku seperti itu?" tanya Noctis memastikan.
Pandangan matanya datar tanpa fluktuasi emosi. Dia tidak berhasil memberikan sebuah respon yang cocok untuk situasi saat ini tanpa memiliki pengalaman sebelumnya. Tetapi sebagai seorang guru dan Spirit King of Dimension, dia tidak ingin membuat kesan aneh dengan membuat ekspresi konyol. Tenang dan datar adalah situasi dalam pikirannya saat ini.
Sebuah teknik meloloskan diri dari situasi konyol. Orang biasa atau tidak berpengalaman akan merasa gugup atau takut ketika harus berbicara dengan banyak orang. Latihan berkali-kali untuk memiliki pengalaman adalah cara tercepat untuk bisa tetap tenang dalam situasi tidak menentu. Memiliki banyak pengalaman dan pengetahuan memang merupakan langkah dasar untuk menghindari sesuatu memalukan.
"Ya! Kamu juga seorang guru teladan. Setiap hari di Akademi, kamu selalu sabar mengajari kami semua Noctis-sensei. Aku tidak tahu berapa banyak gaji guru honorer, tapi aku yakin sedikit harta dari gaji itu tidak akan berpengaruh banyak pada total uangmu. Kamu sangat mendedikasikan diri untuk mengajari kaum muda. Pelajaranmu keren dan mudah dimengerti," jelas Theresa.
__ADS_1
"...." Sophia di samping Theresa tidak terlalu tertarik dengan pembahasan ini. Dia menyandarkan tubuhnya dan merilekskannya, memejamkan matanya, dan mulai tidak memikirkan apa-apa. Tidur menjadi salah satu kegiatan untuk memangkas waktu dalam menunggu sampaikan mereka ke tempat tujuan.
"Hmph! Itu hanya anggapanmu, Gadis Pink!" Noctis mendengus dan menegakkan tubuhnya. Martabatnya sebagai Spirit King of Dimension tidak membiarkannya menundukkan dirinya atau menjadi setara di depan manusia, setidaknya untuk saat ini. "Aku adalah satu-satunya pengajar di sana. Aku juga telah menjadi peneliti penyendiri selama beberapa ratus tahun. Tak lain lagi, aku adalah seekor serigala kesepian. Apa kamu masih mau membangun hubungan dengan serigala sepertiku?"
"Ya… setahuku, serigala adalah hewan monogami. Meski kami akan melakukan poligami di masa depan, setidaknya aku tahu jika kamu akan setia pada pasanganmu. Selain itu, bukankah Alfa ahli dalam memimpin? Aku yakin kamu pasti akan bisa memimpin keluarga entah bagaimana. Bahkan jika tidak, harta milikmu tidak akan ada habisnya!" Mata Theresa berubah berbinar dalam sekejap.
"Jadi itu alasanmu sebenarnya, ya!" Noctis tidak bisa menahan dirinya untuk tidak berteriak mendengar itu.
"Lebih-lebih lagi, kamu memiliki warna hitam! Maksudku adalah pakaian dan rambutmu, itu Membuatmu seperti kelelawar! Aku suka sekali kelelawar! Jadi selain cocok dalam sifat, aku juga cocok dalam penampilanmu! Bersembunyi dalam kegelapan bayangan, tiba-tiba melahap mangsa, kamu adalah perwujudan yang sangat keren!" Binar pada kata Three menjadi semakin cerah bersamaan dengan dia mendekatkan wajahnya.
"Sudah, sudah, Theresa. Aku rasa kamu sudah terlalu jauh saat menggoda Noctis. Aku tahu kamu sangat bersemangat untuk membangun hubungan menyenangkan dan masa-masa indah, tetapi hubungan seperti itu tidak bisa dibangun hanya dalam satu malam. Aku sendiri perlu waktu dua hari untuk mengenal suamiku, Alden. Jangan terburu-buru seperti itu," ucapan Yovanca memecah pembicaraan di antara mereka berdua.
'Dua hari atau satu hari tidak jauh berbeda, Bibi Yovanca memberikan contoh buruk. Aku tidak boleh mendengarkan sarannya di masa depan atau aku malah akan menjadi gila. Baiklah, dia adalah sumber korupsi berbahaya.' Sophia membuat beberapa pemikiran dan spekulasi tanpa sepengetahuan mereka ketiganya.
"Baik, Bibi Yovanca! Selama perjalanan ini, aku akan berusaha untuk membuat Noctis jatuh hati padaku!" Theresa mengepalkan tangannya.
__ADS_1
"Umu, bagus! Aku suka semangatmu itu!" Yovanca mengacungkan jempolnya. "Sekarang mari kita berganti topik. Bagaimana jika kita membahas tentang politik dan ekonomi kerajaan Pulchrasia. Ini akan berguna di masa depan."
'Berat! Topik ini terlalu berat untuk dibahas dalam perjalanan ini! Tidak bisakah kalian membawa topik ringan dalam perjalanan hari ini? Aku sudah lelah belajar setiap hari, tetapi sekarang kita akan memasukkan pembahasan berat! Tidak bisakah kalian membahas sesuatu seperti novel favorit! Aku mengulangi ini dua kali karena penting!' dalam benak Sophia.
"Yah… perusahaan Magnificent milikku yang merupakan anak perusahaan dari perusahaan Magnifix berkembang dengan baik. Tidak ada masalah sampai saat ini. Beberapa pekerja masih belum terbiasa dan bekerja lambat pada awalnya. Tapi setelah beberapa hari pekerjaan, mereka terbiasa dan memiliki pekerjaan cepat," jelas Theresa tentang informasi terbaru yang diketahui dari perusahaannya.
"Sangat bagus. Apakah kamu tidak bisa melakukan ekspansi pada distrik tokomu? Aku lihat, kamu memiliki toko dengan alokasi buruk. Kebanyakan tokomu, hampir 90% berada di sekitaran akademi, tempat di mana penyerangan terjadi. Ini sesuai dengan tujuan awal, yaitu untuk membantu warga terdampak. Dengan toko berbentuk rumah toko, mereka bisa bekerja dan memiliki tempat tinggal sama. Tapi jika terlalu berfokus pada satu tempat seperti ini, tidak akan ada banyak konsumen. Para pelanggan dari sisi lain kerajaan memerlukan perjalanan lebih panjang untuk sampai ke distrik tokomu," komentar Yovanca.
"Aku tahu itu, Bibi Yovanca. Aku juga sudah berencana untuk memperluas jangkauan tokoku di masa mendatang. Hanya saja, harga tanah di ibu kota mahal sedangkan pemasukanku terbatas. Keuntungan dari perusahaanku adalah produk langka dengan banyak peminat di ibu kota. Selama produk bisa mengundang pelanggan, tidak peduli di mana toko berdiri, toko akan tetap ramai dengan produk terkenal. Rencana lainku adalah membuat tempat tokoku sebagai distrik perbelanjaan khusus."
"Aku memiliki pengetahuan dari dunia lain, aku akan membantu Gadis Pink ini sebisaku," tambah Noctis.
"Aku makin sayang padamu, Noctis-sensei! Mari kita mempererat hubungan kita melebihi guru dan murid!"
"Diam kau, Gadis Pink!"
__ADS_1