
Adi membereskan semua peralatan makanan yang ada di atas meja, kemudian membuat settingan yang rapi sebelum membahas masalah yang akan dikatakan Noctis. Dia masih belum tahu apa masalahnya, namun dia bisa menebak bahwa ini merupakan sesuatu yang penting saat Noctis yang merupakan pengguna elemen dimensi yang lebih hebat darinya sampai meminta bantuan.
“Jadi, ada masalah apa sampai kamu meminta bantuan Jasa Penyelesaian Kasus Ghoib Adi dan Pati?” Adi menatap noctis dengan serius. Kedua telapak tangannya saling menggenggam dan dipergunakannya untuk menyangga dagunya, kedua sikunya menggunakan pahanya sebagai penyangga, dengan tubuhnya yang sedikit membungkuk dalam posisi membungkuk.
Mereka berlima saling berhadapan dengan Noctis, Theresa, dan Sophia yang duduk pada satu kursi sofa yang sama, lalu Adi di hadapan mereka dengan Pati yang ada di sampingnya. Saat ini atmosfer di dalam ruangan telah berubah menjadi serius dan mencekam, akan tetapi Pati tetap saja bisa menunjukkan wajahnya yang tersenyum cerah.
“Pst, Sophia. Ap-Apa kamu yakin kita tidak berada di tempat dan waktu yang salah? En-Entah kenapa, aku merasa seperti berada di tengah-tengah medan perang antara makhluk buas dan kuat. Tidak bisakah aku izin pergi ke kamar mandi dengan kamu yang menemaniku?” Theresa berbisik pada Sophia melalui belakang punggung Noctis sebab lokasi mereka dipisahkan oleh Noctis.
“Sebaiknya jangan. Kita akan segera melakukan diskusi yang cukup serius di dalam ruangan ini. Kamu yang merupakan putri pedagang, mungkin memiliki beberapa pengetahuan yang bisa dimanfaatkan dalam situasi menekan ini. Jujur saja, aku sendiri juga ingin kabur dari ruangan ini saat ini juga, hanya saja aku tidak berani melakukannya,” jawab Sophia dengan datar.
‘Noctis merupakan spirit dengan tingkatan lebih tinggi dariku bagaimanapun juga. Jika dalam situasi normal, dia seharusnya bisa menyelesaikan masalah lebih baik dari pada aku. Dia pasti memiliki alasan mengapa kami berdua diajak berkumpul di tempat ini.’
“Ba-Baiklah jika itu jawabanmu,” kata Theresa dengan lirih sebelum menarik kembali kepalanya.
“Jadi, ada masalah apa sampai kamu sendiri yang pergi menemuiku? Aku tidak akan basa-basi dengan menanyakan, mengapa kamu jalan kaki dan tidak langsung saja membuka portal ke depan rumah ini.” Adi menatap serius pada Noctis.
__ADS_1
“Singkatnya, Elena telah diculik dan dikirim ke dunia lain yang aku sendiri tidak tahu di mana dia berada. Oleh karena itu, aku meminta bantuanmu untuk mencarinya ke berbagai macam dunia yang ada. Aku sendiri tahu, ini bukan sesuatu yang mudah mengingat kemungkinan jumlah dunia yang ada adalah tidak terbatas. Mencari seseorang dalam kemungkinan satu banding tidak terbatas, ini sendiri akan terdengar tidak mungkin,” penjelasan Noctis yang sesingkat mungkin.
“Hah…, kamu sendiri tahu jika kemungkinan dunia yang ada adalah tidak terbatas, atau dengan kata lain merupakan sesuatu yang sia-sia untuk mencarinya.” Adi menghela napas lelah mendengar permintaan Noctis. “Permintaanmu ini sudah seperti meminta sesuatu yang mustahil kepada kami, atau jika kamu tidak ingin dikatakan meminta sesuatu yang mustahil, setidaknya kamu meminta sesuatu dengan kemungkinan berhasil di bawah 0,0000000000000001%.”
“Bahkan jika kamu mengatakannya demikian, aku tidak bisa diam saja saat Gadis Kecil itu dalam masalah. Meskipun kemungkinannya sangat kecil, lebih baik kita berusaha dari pada hanya diam berpangku tangan, bukan? Setidaknya jika kita bergerak, dalam kemungkinan yang sangat kecil, siapa tahu saja kalian bisa menemukannya secara kebetulan,” kata Noctis mencoba menyakinkan Adi.
“Baiklah, baiklah, kami akan menerimanya tergantung pada bayaran yang akan kamu berikan. Kami bukan seorang pekerja amal dalam masalah ini, dan aku juga memerlukan uang untuk menyambung hidupku, atau aku hanya akan makan nasi dan tumis kangkung setiap harinya. Bu-Bukannya aku mengatakan jika tumis kangkung tidak enak, hanya saja aku bisa merasa bosan jika harus hanya makan itu seumur hidupku.”
“Tentu, aku juga sudah menyiapkan pembayaran berupa cash secara langsung dari pada ribet menggunakan ATM. Aku sendiri sudah tahu pasti ada perbedaan mata uang tergantung dunia mana yang sedang aku injak. Jadi karena itu ….”
*Zrt!*
Bayangan di sekitar Noctis melebar ke seluruh ruangan sebelum ribuan keping emas keluar dari sana dan memenuhi ruangan. Suara logam yang saling bertabrakan terdengar pada waktu yang lumayan lama, sampai akhirnya berhenti ketika Noctis menonaktifkan kemampuannya.
“Emas sendiri pasti akan diterima di desa ini, ‘kan? Bukan maksud hati untuk menghina kalian yang miskin, tapi keping emas memang mata uang yang paling mudah sebagai mata uang inter-universe. Belum lagi, kalau emas yang dibawa telah diubah menjadi perhiasan. Harga dari emas itu akan lebih meningkat lagi dari yang sebelumnya.” Noctis menunjukkan seringainya.
__ADS_1
‘Tajir!’ teriakan hati mereka ketika keempatnya keluar dari timbunan emas Noctis.
“Jadi bagaimana? Apa kamu setuju untuk mencarikan Gadis Kecil itu ke berbagai dunia? Perlu kamu ketahui, sebenarnya emas sebanyak ini tidak ada artinya jika kamu akan memperoleh lebih banyak harta di dunia yang kamu tuju. Maka dari itu, semua emas ini merupakan uang muka, dan aku tidak akan mengambilnya kembali satupun dari mereka meskipun kalian gagal dalam pencarian ini,” kata Noctis dengan serius.
“Sungguh syarat yang sangat menguntungkan kami, ya. Bahkan jika kami gagal menemukan Elena, selama kami bepergian ke berbagai macam dunia, maka semua emas ini akan menjadi milik kami. Benar, bukan?” Adi mengabaikan semua keping koin emas yang memenuhi semua ruang tamunya.
“Huh…, benar sekali. Aku sangat yakin kemungkinan kalian menemukan Gadis Kecil itu secara kebetulan lebih besar dibandingkan kalian menemukannya saat berniat mencarinya. Sebenarnya, semua emas ini aku berikan pada kalian untuk berlibur ke berbagai macam dunia sambil menemukan Elena jika kalian tidak sengaja menemukannya.” Kalimat Noctis terasa berat ketika dia mengatakannya.
“Jika Kakak khawatir akan menggunakan semua emas ini sebagai gaji buta, Kakak tidak perlu khawatir, kok. Lagian, Kak Noctis sudah bilang jika dia ikhlas menerimanya, juga Pati sangat percaya diri dengan keberuntungan Pati. Jadi Kakak bisa menerima pekerjaan ini tanpa rasa berat hati, hehe,” ucap Pati dengan senyuman cerahnya.
“Jika Kamu mengatakan seperti itu, Pati, aku akan menerima pekerjaan ini walau agak merasa sungkan.” Adi memandang pada Pati sebelum kembali ke Noctis dan bertanya, “Tapi ini tetap saja aneh, sih. Aku tidak menyangka mereka bisa mengalahkan sosok sekuat dirimu, Noctis. Apa yang mereka lakukan sampai Elena bisa diculik?”
“Mereka sangat licik…, mereka menggunakan trik kotor untuk mengelabuhiku sebelum akhirnya membawa Gadis Kecil itu kabur. Untuk lebih jelasnya, Gadis Pink ini bisa memberimu alasan yang lebih masuk akal dan logis dari alasan tidak jelas milikku.” Noctis mengedipkan mata kanannya pada Theresa sebagai isyarat.
‘Jadi ini alasan kamu mengajak aku ke sini, toh! Kamu tidak mau harga dirimu tersakiti, jadi membuatku ikut bersama denganmu untuk memberikan alasan palsu!’ Theresa menggigit bibirnya dengan kesal.
__ADS_1
“Aku permisi keluar untuk melihat langit malam. Kamu awasi saja apa yang sedang dilakukan oleh Gadis Pink ini, ya, Putih.” Noctis tanpa menunggu lagi langsung meninggalkan ruangan.
‘Wah, aku juga dimasukkan ke dalam masalah ini…,’ batin Sophia.