Menjelajah Dimensi Setelah Reinkarnasi: Akademik

Menjelajah Dimensi Setelah Reinkarnasi: Akademik
Pembicaraan Kenalan Lama


__ADS_3

“Hehehe, kamu masih dingin seperti biasanya, ya. Apa kamu tidak bisa bersikap lebih ramah terhadap pendatang yang menjadi teman lamamu ini?” kata Sześć dengan berusaha terlihat ramah di hadapan individu ini.


“Aku memang memiliki sikap introvert dan lebih lebih suka menyendiri. Apa yang salah dari itu?” Shoggoth melipat tangannya sebelum melanjutkan, “Bukankah ini juga merupakan salahmu karena datang ke guaku tanpa mendapatkan undangan ke mari? Apa kamu ini sebenarnya adalah tipe orang yang berusaha dekat dengan orang lain meski telah diusir berkali-kali?”


"Sudahlah. Aku memang meminta maaf padamu karena telah masuk ke tempat ini tanpa permisi dan tanpa undangan. Tapi di lain itu, aku memang memiliki sesuatu yang penting untuk aku minta padamu. Jika kamu tidak keberatan, bisakah kamu membantuku selaku teman lamamu ini? Kita pernah memiliki hubungan yang cukup baik di masa lalu, bukan begitu?” kata Sześć menanyakan pendapat Shoggoth.


Sześć sendiri tidak yakin apakah makhluk di hadapannya ini--Shoggoth--akan mau membantunya di dunia ini mengingat kembali jika keduanya memiliki persepsi yang berbeda terhadap hubungan yang mereka miliki. Dalam sisi Sześć, dia masih menganggap jika dirinya dan Shoggoth mempunyai relasi yang bagus, namun Shoggoth yang introvert mungkin akan menganggap hal ini sebagai sesuatu yang berbeda, membuat Sześć tidak berani jika dia harus mengatakan secara langsung bantuan yang dibutuhkannya.


Shoggoth masih tidak berkata dan menatap dengan mata tajam kepada Sześć. Hal ini dapat dilihat dari alisnya yang tampak sangat turun--mendekat pada matanya--dengan perasaan yang terasa penuh curiga, seakan mempunyai satu atau beberapa hal yang membuat dirinya tidak senang dengan Sześć.


Dia masih mencari-cari dengan keras, apa yang membuatnya merasa tidak nyaman, sampai akhirnya dia mengucapkan, “Bisakah kamu melepas topeng itu? Aku merasa aneh karena tidak dapat melihat wajahmu secara langsung. Selain itu, menurutku gaya berpakaianmu ini juga terlihat norak yang membuatku menjadi semakin tidak berselera menatap dirimu. Rasanya em … seperti seseorang yang berusaha bercosplay menjadi karakter anime beraura misterius, namun malah gagal dan membuatku ingin memukulnya berkali-kali.”

__ADS_1


“Huh, tidak sopan!” Sześć cemberut kesal. “Begini-begini aku masihlah seorang wanita, lho. Ketika ada orang yang mengatakan itu padaku, tentu saja aku akan merasa kesal dan tidak bisa menerimanya begitu saja!”


“Cepat lakukan atau aku akan mengusirmu dari gua laut ini! Sejak awal, bukankah kamu adalah orang yang mengacau dengan datang ke guaku tanpa diundang? Apa kamu melihat bagaimana aku marah dan menghancurkan sekitaran tempat ini? Menurutmu, mengapa tidak banyak makhluk laut yang tinggal di sekitar sini dan ada banyak karang yang hancur, ha!” Shoggoth mengancam Sześć dengan aura merah kelam di sekitar tubuhnya.


Aura merah ini memang hanya ilusi atau fatamorgana. Namun untuk sebagian orang yang terkena amarah ini, sudah cukup untuk membuat mereka takut dan berkeringat dingin. Begitu pula dengan Sześć, yang mana dia mengeluarkan keringat dari punggungnya, juga menelan ludahnya. Dia cukup sadar bahwa ini merupakan sesuatu yang salah menggunakan candaan di depan makhluk ini, tetapi dia memang tidak suka saat dikatai memiliki selera berpakaian yang aneh.


“Maafkan Hamba, wahai makhluk penguasa lautan yang telah nolep selama ratusan tahun. Hamba sungguh tahu dengan kesalahan Hamba.” Sześć mengubah nada bicaranya, meskipun ini sedikit terdengar aneh.


“Gggrrr….” Shoggoth mulai memunculkan suara geraman ketika dia menatap intens pada Sześć dengan tangannya yang terlipat, urat otot di wajahnya yang timbul, dan bibirnya yang cemberut kesal sangat parah.


“Fumu, itu terlihat lebih baik dari sebelumnya. Pakaianmu memang masih norak dengan mengenakan jubah itu, tapi setidaknya ini menjadi lebih baik.” Shoggoth hanya mengangguk sembari bersamaan dengan aura amarah di sekeliling tubuhnya lenyap.

__ADS_1


Wajah dari Sześć tidak terlihat terlalu luar biasa. Itu hanya terlihat seperti pada usia sekitar 20 tahunan. Ketika dia menurunkan tudung jubahnya, terlihat rambut biru yang lebih mengarah pada ungu yang terurai sampai ke bahunya. Dia memiliki pupil mata berwarna coklat keemasan yang terlihat sangat jernih dan terang, dengan iris mata berwarna sama yang terlihat berwarna lebih emas dibandingkan pupilnya. Tambahan, dia memiliki sebuah bintik hitam di bawah mata kirinya.


Saat ini dia menunjukkan senyuman lembut dan ramahnya pada Shoggoth, yang mungkin ini akan dapat membantunya dalam bergaul dan mendukung lingkungan sosialnya. Jika saja dia tidak melakukan cuci otak kepada para spirit untuk dijadikan pasukan organisasi, dia bisa saja menjadi seseorang yang akan dicintai oleh para spirit dan hidup tenang bersama mereka.


“Baguslah jika kamu senang. Kupikir, aku juga harus mengganti gaya berpakaianku ini karena masih terlihat tidak jauh berbeda dari sebelumnya. Saat ini, aku memang tidak membawa pakaian ganti dan hanya memiliki baju yang ada di balik jubahku ini. Memang tidak masalah jika kamu memintaku untuk melepaskan jubahku, tapi itu akan menyusahkanku untuk membawanya,” jelas Sześć.


“Apa kamu benar-benar hanya membawa benar-benar hanya membawa benda itu? Maksudku, apa kamu tidak membawa beberapa uang di dunia ini? Itu tindakan … yang cukup nekad mungkin? Uang memang tidak bisa membeli segalanya, tapi banyak hal mulai dari membeli makan, rumah, properti, bayar pajak, sewa kos-kosan, naik ojek online, dll memerlukan uang.” Shoggoth mengelus dagunya dengan curiga.


“Hmph! Kamu pikir aku siapa? Aku memiliki kemampuan spesialis untuk dekat dengan hewan dan cukup ahli untuk menghipnotis mereka. Di dunia ini, di mana Penther merupakan rekan, aku tidak akan kalah selama berhasil mencuci otak Penther yang kuat dan menjadikannya rekanku,” ucap Sześć dengan sarkastik.


“Tidak juga.” Shoggoth menggelengkan kepalanya dan melanjutkan, “Ada undang-undang perlindungan Penther di mana cuci otak dan hal-hal kejam yang ditujukan kepada Penther merupakan sesuatu yang ilegal. Jika kamu secara paksa mencuci otak penther, menjadikannya rekanmu, dan kamu ketahuan, kamu akan langsung dianggap sebagai kriminal dan tidak ada yang bisa kamu lakukan. Tipe yang menggunakan peliharaan untuk bertarung sepertimu, sangat buruk dalam sebuah pertarungan langsung, lebih baik jika kamu menghindari cara ini,” saran Shoggoth.

__ADS_1


“Ugh, benar juga ya. Aku tidak bisa seleluasa itu untuk mencuci otak semua penther yang aku temui. Padahal, ini merupakan sesuatu yang sangat efektif dan efisien untuk mendapatkan sebuah rekan yang kuat.” Wajah Sześć berubah menjadi datar setelah itu.


“Apa tujuanmu menangkap penther hanya untuk mendapatkan rekan yang kuat? Lebih baik kamu berhenti jika seperti itu. Dan yang lebih penting, bisakah kamu memberitahuku tentang apa yang kamu butuhkan dariku?” kata Shoggoth.


__ADS_2