
Noctis menggunakan kemampuan dimensi untuk menukar posisinya saat ini dengan sebuah batu besar. Ketika sihir ini telah berakhir, lokasi Noctis saat ini berada di lokasi batu besar sebelum dipindahkan. Dia berada di sebuah pulau tropis di tepi pantai. Berbeda dengan tempat sebelumnya yang sedang malam hari, tempat ini sedang pagi hari. Perbedaan zona waktu antara tempat ini dengan tempat sebelumnya adalah 12 jam, yang artinya hari di tempat ini terbalik.
“Huh, aku secara refleks menggunakan kemampuan dimensi untuk menukarkan tempat antara aku dengan objek lain. Yang aku pikirkan saat itu adalah sebuah batu di pulau pribadiku. Sekarang aku malah nyasar ke pulau pribadiku yang sepi ini. Sungguh jauh sekali, ya, aku berpindah tempat. Seharusnya aku hanya mengganti lokasiku dengan batang pohon saja.” Noctis memperhatikan deburan ombak yang melewati garis pantai.
Tempat ini pastinya sangat jauh dengan tempat sebelumnya. Ini sudah terlihat dari zona waktunya yang bertukar 180 derajat dari tempat tadi. Meskipun sama-sama berada di garis khatulistiwa, tetapi pulau ini berada di sisi bumi lainnya, jadi bisa dipastikan jika lokasinya sangat-sangat jauh dan kapal biasa akan kesulitan untuk mengaksesnya. Ini membuat pulau ini sepi tanpa pengunjung.
“Sebelumnya aku mendirikan resort mewah di tempat ini karena lokasinya yang jauh dari peradaban. Manusia-manusia itu tidak memiliki peradaban yang cukup canggih untuk sampai ke pulau ini dengan mudah.” Noctis berbalik ke arah pulau. “Mereka harus melewati ganasnya lautan dan terombang-ambing di sana berbulan-bulan lamanya. Bahkan jika ada yang sampai di sini, aku yakin itu hanya unit ekspedisi dan tidak memiliki kekuatan tempur tinggi. Aku bisa menghancurkan mereka dengan sedikit usaha.”
Bahkan seorang pekerja keras dan gila pekerjaan sekalipun memerlukan istirahat. Pekerjaan Noctis yang membuat dia berjam-jam duduk dan meneliti hanya akan bikin stres saat melakukannya dalam waktu lama. Sesekali dia akan bersantai sambil menikmati deburan ombak tenang dan angin sepoi-sepoi yang bergemuruh. Tidak banyak manusia yang akan membuat kebisingan.
Ekosistem di pulau ini juga sangat terjaga karena jauh dari tangan-tangan jahil manusia. Beberapa hewan eksotis tidak bisa ditemukan di tempat dengan peradaban manusia. Tempat yang sangat cocok untuk beristirahat.
“Aku masih merahasiakan tempat ini dari lainnya, juga aku jarang mengunjungi tempat ini. Zona waktunya yang terbalik membuat otakku pusing jika terus-menerus berada di siang hari. Tapi dari pada zona waktu, aku tidak ingin mereka mengacaukan tempat pribadiku ini. Aku tidak tahu apa yang akan dibangun di pulau ini oleh Gadis Kecil itu.”
•••••
*Slash!* *Scart!* *Prank!*
Alex memulai dengan tebasan, namun serigala itu menghindar dan mencakar Alex. Untung saja masih ada perisai api untuk menangkis serangan cakaran. Namun hanya dalam satu serangan, perisai itu hancur dan membuat Alex pada pertahanan terbuka. Tidak berhenti sampai di sana, Monster Serigala bersiap akan menggigit lawan Alex dan menang cepat.
__ADS_1
“Hex!” Sophia mengarahkan lengan kanannya pada serigala dengan jari-jari tangan terbuka. Dia memanipulasi darah pada serigala itu dan membuatnya berhenti bergerak untuk waktu singkat. ‘Sayang sekali musuhku memiliki energi alam tinggi di dalam tubuhnya. Andai saja energi alam di dalam tubuhnya tidak mengganggu, aku bisa meledakkan dia menjadi kabut darah dalam satu serangan.’
*Slash!*
Alex tidak menyia-nyiakan kesempatan saat serigala itu berhenti karena serangan Sophia. Dia segera menebaskan pedangnya secara vertikal ke bawah, kemudian serangannya ini berhasil membuat luka terbuka di bahu serigala tersebut.
*Tes!* *Tes!* *Tes!*
“Grrr….” Serigala itu menggeram ketika beberapa tetesan darah jatuh dari bahunya.
‘Kuat! Bulunya tidak terbakar padahal aku menggunakan pedang api.’ Alex mengamati pada luka di bahu Serigala. ‘Untung saja aku yang menjadi lawan serigala ini. Jika lawannya hanya prajurit biasa, mereka akan mati tanpa bisa melakukan apa-apa. Belasan dari mereka akan menjadi dinding daging dan lainnya tidak akan bisa memberikan dampak signifikan. Serigala ini kuat!’ Dia meringis melihat kengerian pada kemampuan lawannya.
“Hmm!” Alex terkejut melihat yang terjadi pada luka itu.
Asap tipis mulai mengepul dari luka, kemudian luka itu menutup. Tidak perlu waktu lima detik, luka tersebut tertutup sepenuhnya dan tidak lagi menyisakan bekasnya. Kemampuan regenerasi yang sangat gila untuk dimiliki makhluk hidup. Logikanya semakin komplek bentuk makhluk hidup, maka kemampuan regenerasinya akan semakin kecil. Sebagai contohnya adalah regenerasi cacing pipih yang lebih tinggi dari pada salamander,
Manusia dan hewan lainnya juga memiliki kemampuan regenerasi. Namun bila dibandingkan salamander, maka kemampuan regenerasi manusia tidak ada apa-apanya. Manusia tetap akan memiliki bekas luka dalam proses penyembuhannya dan tidak bisa menumbuhkan anggota tubuh yang telah menghilang. Ini berbeda dengan salamander yang bisa menumbuhkan kembali anggota tubuhnya. Jika cicak, kemampuannya hanya fokus pada ekornya.
Namun meski salamander memiliki kemampuan regenerasi yang hebat, cacing pipih masih lebih hebat lagi. Bukan hanya menumbuhkan kembali anggota tubuhnya yang telah menghilang, namun bagian potongan tubuhnya dapat menjadi individu baru. Jika seperti ini, aku sendiri bingung apakah potongan tubuh itu adalah anaknya atau klonnya.
__ADS_1
Sekarang kembali ke serigala itu, berkat energi alam yang menggila di dalam tubuhnya, dia mengalami peningkatan pesat dalam kecepatan, kelincahan, daya tahan, kekuatan, dan regenerasi, Fokus pada kemampuan regenerasinya, kemampuan ini lebih kuat dari salamander karena bisa menyembuhkan lukanya dalam sekejap, tetapi tidak sehebat cacing pipih karena potongan tubuhnya tidak menjadi individu baru.
“Gra!” Serigala itu membuka mulutnya lebar-lebar dan akan menggigit Alex.
Kemampuan pengendalian darah milik Sophia telah melemah dan hampir lepas, membuat serigala ini bisa melakukan lebih banyak aksi. Energi alam di dalam tubuh Serigala sangat menggila dan kacau yang mengganggu aliran energi alam Sophia di dalam tubuh serigala. Karena energi alam Serigala lebih dominan, maka Serigala ini tidak memerlukan waktu lama untuk lepas dari kontrol Sophia.
*Zrat!*
Sophia mengendalikan beberapa tetesan darah serigala yang telah bercucuran.
Beruntung juga ada benda ini di sini. Alex akan terkoyak dan habis jika Serigala menggigitnya. Dia bukan spirit seperti Sophia yang bisa mengubah bentuk tubuhnya sesuka hati atau serigala yang memiliki kemampuan gila dalam regenerasinya. Dia hanya manusia biasa dengan beberapa skill berpedang!
“Kemari! Kita mundur dulu, musuh lebih kuat dari perkiraan!” teriak Sophia memberikan arahan pada Alex.
“Um!”
*Slash!*
Setelah memberikan tebasan, Alex segera berlari menghampiri Sophia.
__ADS_1
Tebasannya ini sama sekali tidak mendapatkan kerusakan tinggi pada tubuhnya. Luka dari tebasan ini segera sembuh dalam detik yang sangat singkat, kemudian Serigala segera menyusul Alex dalam jarak dekat. Tujuan dari tebasan pedang Alex sebelumnya hanya untuk membuat Serigala berhenti, meski itu hanya sepersekian detik Waktu sesingkat itu sangat berharga dalam pertarungan cepat ini.