My Handsome Daddy

My Handsome Daddy
Keluarga Jidan.


__ADS_3

Keluarga adalah segala nya bagi kita, keluarga orang pertama yang akan menyayangi kita tanpa di minta dan tanpa meminta balasan juga.


Keluarga orang yang tidak pernah membenci parah kita walau melakukan kesalahan yang cukup fatal sebab keluarga akan senantiasa menutupi kekurangan kita dengan cara sendiri.


Jika ada keluarga yang tidak menyayangi sesama anggota maka patut di pertanyakan apa dia beneran keluarga kita atau tidak.


Bisa saja kita hanya di pungut, sadis amat pakai kata pungut segala 😭.


Keluarga seperti pahlawan yang akan berjuang buat kita tanpa harus memikirkan gimana nasib dia nanti yang penting apa yang di lakukan adalah kebenaran.


Sayangi keluarga selagi masih ada atau masih berada di sisi kita.


Walau hubungan kita dekat namun ada jarak yang mengharuskan kita saling berjauhan.


Jika kita ingin membayar maka jasa keluarga sampai kapan pun tidak ternilai.


"Anak anak udah tidur ya?" Seorang pria menghampiri kamar bernuansa biru itu lalu mengintip ke dalam sebentar.


Orang yang di ajak bicara hanya menempelkan telunjuk ke bibir menandakan menyuruh diam dan dapat anggukan.


Berjalan lagi dari sana tidak mau mengganggu dan menunggu di kamar sendiri.


"Adik kecil ku sekarang udah besar ya dan sekarang udah mau nikah aja.


Perasaan baru kemarin di antar Sekolah dan sekarang di antar lagi ke pelaminan," Memandang foto seorang gadis cantik di ponsel itu.


Gadis yang beberapa bulan lalu datang menemui keluarga kecil nya yang jauh di sana, sebab dia lagi mendapatkan tugas di luar daerah tempat tinggal orang tua nya.


Gadis yang sangat dia sayangi setelah sang mana yang melahirkan dia dan di tambah istri yang sudah melahirkan dua anaknya.


Lengkap sudah kebahagian dia selama ini.


Hanya menikmati dan mensyukuri apa yang di kasih sama tuhan.


Seseorang membuka pintu kamar itu lalu menghampiri duduk di samping pelindung keluarga kecil itu.


"Anak anak udah tidur ma?" Menoleh pada perempuan cantik yang sudah beberapa tahun menemani dia dan mengikuti kemana dia pindah tugas.

__ADS_1


Sebenarnya dia tidak tega pada istri dan anaknya yang harus menyesuaikan diri tiap kali tinggal di tempat baru.


Tapi jawaban istri nya cukup membuat dia bahagia, dia pernah berkata ' jangan tinggalkan kami hanya karna selalu pindah tugas, sumber kebahagian kami saat bersama papa maka jika kita tinggal berjauhan kami tidak akan bahagia'.


Sederhana memang tapi besar pengaruh bagi dia, dan sempat berfikir kalau beneran mereka beda tempat tinggal maka bukan cuma keluarga dia yang tidak bahagia maka dia juga tidak akan fokus menjalankan tugas Negara nya.


Maka keputusan di ambil dengan cara mereka akan selalu bersama, terbukti mereka selalu memancarkan aura kebahagiaan dan dia tenang selama bertugas.


"Udah, kan mereka ngak pernah rewel mau tidur.


Habis minum susu dan sikat gigi langsung tidur setelah nya," menyandarkan kepala pada pundak nyaman ini.


Pundak yang tiap saat ada untuknya.


Pundak ini yang melakukan segala cara melindungi mereka dari sagala macam bahaya.


"Sekarang mama juga istirahat ya, kan capek seharian jaga anak anak.


Terima kasih udah ada buat aku selama ini dan kedepannya hanya cukup lakukan itu aja.


Yang terpenting kalian nyaman selama jauh berada dari keluarga besar kita dan secepatnya aku akan mengajukan pindah ke tempat kita lagi," Membelai kepala perempuan yang sudah berjuang melahirkan buah hati mereka.


Di keluarga Syakil tidak pernah melarang anaknya memilih profesi apa yang mereka inginkan dan selalu mendukung apa yang menjadi pilihan mereka.


Papa Syakil pernah berkata, jangan karna keluarga kita banyak yang jadi pengusaha maka kalian juga ikutan, jangan pernah lakukan itu pilih apa yang kalian suka dan itu bermanfaat serta tidak terpaksa.


"Sekali udah ambil keputusan dan sampai kapan juga aku ngak pernah menyesal pi.


Aku bahagia hidup bersama papi selama ini dan liat aku baik baik aja kan," Benar apa yang kita pilih sesuai hati maka akan berdampak bahagia tanpa di buat buat.


"Seminggu sebelum nikahan Iva siap siap ya, papi udah bisa libur," Sejak tau kapan Iva menikah maka Jidan sudah mempersiapkan semua termasuk libur yang jarang dia ambil kecuali mendesak.


"Iya pi, aku juga udah kangen sama lain.


Apa lagi Zio yang menggemaskan itu.


Kemal pulang kan pi?" Kemal adik bungsu Jidan yang lagi kuliah di Negara orang.

__ADS_1


Semua keluar Jidan baik sama Isti istri Jidan dan itu membuat mereka dekat satu sama lain.


"Iya dia pulang, mungkin dua hari lagi sebab dia udah libur kuliah cukup lama.


Kalau dia ngak pulang nikahan Iva maka siap siap aja pesawat jemput dia ke sana dan di seret pulang sama orang suruhan Iva," Jidan ingat sebelum dia nikah dulu dan Iva pernah berkata.


Begini Iva bilang, kakak datang kan nikahan Iva nanti dan kalau kakak datang maka Iva juga datang nikahan kakak besok,.


Terlaluan memang ucapan Iva yang kurang saringan itu dan Jidan cepat menjawab iya.


Maka sekarang dia tidak punya alasan buat tidak pulang saat nikahan Iva.


"Iva suka ngancam ya pi," Dia juga pernah bilang gitu sama Isti calon kakak iparnya itu.


"Bukan gitu juga hanya dia pernah bilang, buat apa repot datang nikahan orang kalau nanti orang itu ngak datang saat dia nikah.


Intinya Iva hanya butuh kehadiran orang itu bukan kado yang mereka bawa," Jelas Jidan yang dia ingat saat dia nikah Iva tidak ngasih apa apa.


Iva juga pernah bilang kalau mau kado minta papa saja yang banyak duit.


Dasar jadi anak dan adik yang lucnat.


"Iya juga pi, kehadiran seseorang jauh lebih berarti ketimbang kado.


Aku bangga sama iva deh pi, dia itu bijak kalau lagi serius dan juga sukses tanpa orang tau," Isti sudah banyak tau mengenai Iva melalui Jidan.


"Iva sejak kecil udah belajar mandiri padahal kami semua selalu memanjakan dia.


Tapi ntah mengapa dia tidak terpengaruh akan hal itu dan berkata manja saat di rumah aja kalau berusaha itu sebuah keharusan maka kami sebagai keluarga ngak pernah melarang sama seperti papa yang mendukung aku jadi abdi ketimbang menyuruh memimpin perusahaan," Cara Syakil mendidik anak anaknya cukup bijak maka anaknya tau juga apa yang harus mereka lakukan.


"Tapi yang jelas aku selalu bahagia asal itu bersama papi, love you papi," Mengecup pipi Jidan dengan lembut.


"Love you too mami, jangan salah kan papi kalau malam ini mami ngak tidur," Menyesal satu kata yang Isti lontarkan dalam hati tapi juga merutuki sifat suami nya yang kelewat pintar mengartikan arti sebuah kecupan.


Ya sudah lah menolak tidak bisa, dan kalau tidak ikhlas juga dosa jadi nikmati saja.


\=\=\=\=\=

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2