
Sejak pembicaraan Iva dan Zefan tempo Hari maka kini Zefan sekarang lagi berhadapan sama kedua orang tuanya di ruang keluarga.
Zefan sudah mantap sama pilihan dia dan akan segera memperistri Iva.
Rencana itu sudah ada sejak awal hanya saja ada beberapa halangan hingga baru kini Zefan bisa mengutarakan niat baiknya itu.
Walau pada kenyataan Zefan sudah tau sang mama yang akan menentang hubungan mereka berdua.
Zefan sudah siap dan akan berusaha membujuk mamanya buat merestui hubungan mereka.
Jika ingin melangsungkan sebuah hubungan yang lebih serius lagi maka harus dapat restu dari kadua orang tua kan.
Begitu ajaran yang sesungguhnya.
"Pa ma, aku mau minta restu sama papa dan mama buat meresmikan hubungan kami," Ucapan sederhana yang sebenarnya sudah di tebak kedua nya hanya saja ingin menunggu Zefan bicara saja.
"Papa sama mama tau kan, kalau cuma dia yang aku suka bahkan selama ini mantan aku aja cuma satu itu pun saat masih kuliah.
Dan untuk status Iva yang janda sebenarnya itu itu benar.
Apa papa dan mama ngak penasaran sama anak Iva itu?" Melanjutkan ucapan pendek tadi.
Lagian ucapan sependek itu seperti seorang anak yang pamitan sama orang tua buat berangkat Sekolah.
"Papa selama ini ngak pernah melarang sama siapa anak papa milih perempuan.
Kamu tau sifat papa kan dan papa akan selalu mendukung semua keputusan kalian selama itu baik dan perempuan itu juga baik serta menerima kalian dengan baik juga.
Kalau soal anak kecil itu papa tidak tau sebab identitasnya tertutup sekali," Helaan nafas papa terdengar santai, dia cukup penasaran sama Iva dan Zio tapi gerak dia buat mencari tau menemukan jalan buntu.
"Papa ngak perlu cari tau sebab sebentar lagi papa akan tau juga," Hanya sebatas ini Zefan bicara buat ke depan nya biar bang Endra yang mengasih tau.
"Ma, mama merestui hubungan kami kan?" Beralih menatap sang mama yang hanya duduk diam.
Apa yang di fikirkan wanita paruh baya ini? apa dia lagi menyusun rencana lagi atau lagi menyesali perbuatan selama ini tentang menentang hubungan anaknya sama pilihan yang tidak dia suka.
"Mama terserah kamu aja Fan, maafin mama yang sudah menentang hubungan kalian dan menganggap pilihan mu salah.
Mama sudah salah menilai dia dan juga Vani yang sebenarnya sudah punya anak.
__ADS_1
Dia menipu mama seolah olah dia masih gadis ternyata hanya seorang perempuan beranak satu," Mama dapat hidayah dari mana bicara seperti itu.
Kepentok di pintu, salah minum obat atau memang hidayah datang secepatnya ini.
Mungkin dia habis nonton film azab kali ya makanya secepatnya ini sadarnya
Tapi syukur jadi jalan Zefan semakin terbuka lebar buat bersama Iva.
"Baik lah kalau semua sudah setuju, maka besok kita datang ke rumah mereka buat melamar secara resmi," Usul papa yang di angguki semuanya.
Mengingat pertunangannan yang Zefan lakukan bersama Iva hanya tunangan biasa tanpa kehadiran orang tua Iva, jadi alangkah baik nya melakukan lamaran ulang.
Saat mereka berbincang.
"Assalamu'alaikum," Suara dari pintu masuk menghentikan pembicaraan mereka.
Dalam fikiran orang tua Zefan bertanya tanya.
Kenapa bang Endra pulang bersama anak Iva dan kenapa mereka terlihat akrab seperti bapak dan anak.
"Wa alaikum salam," Bang Endra duduk bergabung bersama dengan Zio yang sudah nyempil di pangkuan Zefan.
Memang kalau sudah melihat Zefan maka Zio akan memilih sama Zefan ketimbang ayah kandung sendiri, kasian sekali bang Endra.
"Mau nginap sini," Suatu keajaiban kalau Zio mau pisah tidur sama Iva bahkan pisah rumah lo ini.
"Jangan ngarang bang, Zio mana mau jauh sama mommy nya," Masih tidak percaya sama yang di bilang bang Endra masih ingin memastikan lagi kalau yang dia dengar tidak salah.
"Zio ikut daddy yuk ke kamar," Ajak Zefan dan di angguki oleh Zio.
"Abang aja yang jelasin sama papa dan mama," Menggendong Zio menuju kamar Zefan yang berada di lantai dua.
Sepeninggalnya Zefan dan Zio.
"Apa maksud ini bang? kenapa kamu bawa pulang anak orang?" Suara mama memecahkan keheningan yang tercipta.
Dia menerima Iva sebagai menantu sebab dapat kuliah dari suami dan sekarang bang Endra datang membawa Zio ke rumah mereka dan menginap.
"Sebenarnya Zio adalah anak abang sama Lisa.
__ADS_1
Mama ingat kan Lisa yang dulu mama suruh buat menjauhi abang dengan berbagai cara.
Namun sebelum Lisa pergi kecelakaan di antara kami tidak bisa di hindari hingga hadir Zio bersamaan dengan menghilangnya Lisa dari pencarian abang," Begitu cerita singkat yang dapat bang Endra jelas kan pada kedua orang tua nya.
Papa kaget mendengar penjelasan bang Endra, anaknya menjalin hubungan sampai menghadirkan seorang anak kecil tanpa dia sadari.
Dan mama syok sebab sudah mengusir Lisa dari hidup bang Endra dengan membawa Zio dalam perut nya.
"Tapi ada satu masalah nya," Bang Endra tertunduk lesu mengingat dia yang belum bersama Zio seutuhnya.
"Apa?" Jawab kedua nya kompak.
"Yang Zio tau kalau Iva mommy nya," Lirih bang Endra mengingat Zio yang belum bisa sepenuhnya dekat sama mereka.
"Kenapa bisa," Kompak sekali, jangan jangan jodoh.
Jangan ngadi kalau bicara, jangan jangan jodoh apa nya.
Itu sudah ada dua hasilnya bang Endra dan Zefan, jangan jangan jodoh dari mana lagi coba kalau sudah ada bukti gitu bahkan sudah punya cucu.
"Sebelum Lisa melahirkan Zio, dia pernah kecelakaan hingga mengharuskan dia menjalani operasi agar Zio selamat tapi naas Lisa koma beberapa tahun dan di rawat di luar Negeri agar cepat sembuh.
Selama itu juga hingga sekarang Zio di besar kan Iva jadi wajar kalau dia menganggap Iva mommy.
Dan juga sekarang Iva sudah memberi kami kesempatan buat bisa mendekatkan diri sama Zio.
Abang harap mama sama papa bisa menerima kehadiran Lisa maupun Zio di antara keluarga kita," Jelas bang Endra panjang lebar pada orang tuanya.
Bang Endra tau bagi nya mama sulit menerima Lisa di antara mereka itu terjadi sejak dulu.
"Jadi Zio itu cucu papa," Senang papa yang mendengar kabar ini.
Cucu yang punya kemiripan sama anggota keluarga itu.
"Iya pa, Zio cucu papa dan mama," Setidaknya sekarang bang Endra bisa bernafas lega kan sekarang.
Seperti orang tua nya sudah mulai bisa menerima Lisa dengan baik, apa lagi sudah ada Zio melengkapi.
"Tapi abang mau secepatnya meresmikan hubungan kami pa," Pinta bang Endra yang ingin hubungan jelas sama Lisa bukan seperti sekarang yang tidak tentu mau di sebut apa.
__ADS_1
\=\=\=\=\=
Tbc.