
24 agustus 710, kalender antegram.
Disuatu ruangan yang dipenuhi buku, dengan jendela yang terbuka sampai angin masuk dan membuat horden bergerak gerak.
Seorang gadis bersenandung untuk merubah suasana, duduk dikursi sambil membaca buku dengan tenang.
Dan ketika Da vinci membuka mata nya, dia mulai merasakan itu semua, dari angin yang masuk kedalam dan melodi yang dikeluarkan gadis.
(Atap atap ... ruangan ku?)
Lalu Da vinci mulai bangun, menyadari hal itu, Sheilla berhenti bersenandung dan menatap Da vinci dengan mata yang berkaca.
"Shei ... huh? Apa yang kau lakukan diruangan ku?"
Mendengar hal itu membuat Sheilla terdiam lalu mengalihkan pandangan nya kesamping sambil tersenyum pasrah.
"Kau tidak ingat apapun?"
"Coba kuingat ... maaf, tapi, aku tidak bisa mengingat nya dengan jelas"
"Fufu ... ingatlah secara perlahan, tetapi jika kau memiliki tenaga untuk melakukan aktivitas maka gantilah baju mu dengan baju yang bagus sekarang"
" ... kenapa?"
"Kita akan melanjutkan kencan yang kemarin lalu"
Mendengar hal itu, membuat Da vinci terdiam, lalu wajah nya memerah ketika dia terkejut akan hal itu.
Setelah itu, dia memakai baju nya, dan ditarik oleh Sheilla, mereka berlari kelantai bawah seperti Da vinci tidak memperdulikan rasa sakit itu.
Melihat Sheilla yang menarik Da vinci seperti itu, membuat Theo yang sedang memegang panci saat ini melebarkan mata nya dengan panik.
"Tu tunggu, Sheilla?! Da vinci masih sedang sakit kau tau?"
"Tidak masalah, dia bukanlah pria yang akan mati hanya karena melakukan aktivitas kecil"
Mengatakan hal itu, Sheilla membuka pintu lalu menutup nya, dan sama sekali tidak ada perlawanan khusus dari Da vinci karena ditarik seperti itu.
Membuat Theo menghela nafas lelah disini ketika Abi datang dengan daging dimulut nya, merespon hal itu membuat Theo mengerutkan alis nya.
"Oi ... darimana kau mendapatkan daging itu?"
" ....dapur"
"Sialan kau"
Diruangan yang lainnya, Chelsea duduk di tempat tidur nya dengan ekspresi wajah yang tidak percaya apa yang terjadi disini.
"Aku ... masih hidup?"
Lalu Nezuon datang membuka pintu dengan membawa seporsi bubur hangat san roti disamping nya, duduk dikursi yang berada disamping Chelsea dan Chelsea hanya menatap dengan senyum masam.
"Val ... ini bukan surga kan?"
"Huh? Apa yang kau katakan? Berhenti memikirkan terlalu keras dan makan lah ini"
Nezuon mengambil sesendok bubur dan mengarahkan nya ke Chelsea, dimana dengan wajah memerah, dia membuka mulut dan memakan bubur itu.
(Sakit adalah yang terbaik)
"Nah, sekarang aku memikirkan hal ini, karena Shopia bergabung dengan party kita, bukankah jumlah anggota disini menjadi 13?"
Ucap Juliy dengan serius dimana Theo, dan yang lainnya dimeja makan merespon terdiam.
"Tenang saja, ruangan di mansion ini masih mempunyai banyak ruangan"
Ucap Tamara dengan senyum lembut sambil mengunyah daging, dan yang lainnya mengangguk setuju, lalu kembali melanjutkan memakan sarapan mereka.
Lalu secara tiba tiba, Juliy memukul memeja sambil berteriak "bukan itu maksud ku"
Dan yang lain merespon hal itu dengan jengkel.
"Kau tau, kita sedang makan, jangan membuat ku mengulangi nya"
Ucap Abi dengan kesal dimana Juliy merespon dengan panik dan kembali duduk ke kursi nya.
"Maksud ku itu adalah ... nama party kita adalah Charlemagne kan?"
"Benar, kita memutuskan untuk menggunakan nama itu sebelum nya"
Ucap Salazar dengan tenang sambil meminum air putih, dan Theo mengangguk dengan bangga sambil berkata "untuk diriku itu adalah nama yang bagus"
"Jadi ... yang ingin kukatakan adalah, karena jumlah kita 13, bukankah nama itu akan menjadi tidak tepat?"
Mendengar hal itu membuat semua terkejut dan menjatuhkan Sendok mereka kemeja dimana Juliy terkejut akan hal itu.
"Bagaimana ini .... aku sama sekali tidak terpikirkan sampai ke situ"
Ucap Theo dengan wajah pucat diikuti dengan Abi yang duduk disamping nya.
"Membuat nama baru lagi?"
"Serius? Ini sudah yang keberapa kali nya?"
"Kau lupa jika kita menghabiskan sekitar 3 hari hanya untuk memikirkan nama konyol sebelum nya?"
Theo membalas usulan dari Tamara untuk membuat nama lagi, dan disamping itu, Salazar mengambil kembali sendok nya.
"Nama baru kali ini?"
"Super party?"
"Jaleous"
__ADS_1
"Thunder blood"
"Serius, jangan mengajukan nama yang aneh"
Ucap Williard dengan kesal.
Diposisi Shopia saat ini, berlutut dihadapan batu yang merupakan makam dari Ellie sekaligus juga menjadi makam Tony dan Zano, Menggabungkan kedua tangan nya menjadi genggaman.
Dia mulai memanjatkan doa, setelah itu, dia kembali membuka mata nya, menaruh bunga yang dia bawah didepan makan itu.
"Nah, aku akan datang lagi"
Shopia berdiri dan mulai berjalan dimana dia mendapati seorang Sheilla yang sedang menarik lengan Da vinci saat ini.
"Sheilla?"
Hingga akhirnya mereka sampai dikota Lingris, suatu kota yang letak nya tidak terlalu jauh dari mansion Charles.
Sheilla tetap berjalan sambil memegang tangan Da vinci, meski itu tidak termasuk ke dalam hal romantis karena dia hanya menarik tangan nya.
Dan Da vinci hanya merasa senang disini, mencoba sebaik mungkin untuk menahan rasa sakit itu.
"Umm? Kita akan kemana?"
Sheilla membalik dengan senyuman bangga.
"Nantikan itu"
"....."
Hingga akhirnya mereka sampai disuatu tempat makan, dan duduk di kursi yang berada diluar tempat makan, berguna untuk makan sambil menikmati pemandangan sekitar.
(Sebentar ... aku tidak tau aku salah dengar atau apa, tetapi apakah sebelum nya dia mengatakan sesuatu seperti "kencan"?)
"Umm, Shei, apakah ini ... kencan?"
"Huh? Memangnya bukan?"
"Tidak, ini adalah kencan"
"Nah, kau mengetahui hal itu"
(Sedikit pertanyaan ... aku belum mati kan?)
Hingga akhirnya, pelayan datang dengan pesanan yang dipesan oleh Sheilla sebelum nya, dia juga memesankan Da vinci dengan pesanan yang sama, dan Da vinci hanya mengiyakan hal itu.
Terdapat dua porsi mangkuk dengan sesuatu yang dingin bewarna putih disini, dicampur dengan beberapa buah buahan di atas nya dan beberapa roti berbentuk kotak dimangkuk yang lainnya.
"Akhinya! Telah lama aku ingin mencoba hal ini"
"Umm ...Gelato? Benar? Hanya dengan melihat nya aku tau jika ini adalah makanan penutup, apa yang kau pesan dipagi hari seperti ini?"
Ucap Sheilla sambil mencoletkan roti itu ke gelato putih itu dan membawa mereka ke mulut.
Membuat Da vinci terdiam, mengambil garpu yang telah disiapkan, dia mengambil gelato putih itu dalam jumlah yang banyak dan membawa nya kemulut.
Setelah dia mencicipi nya, dia hanya mengerutkan alis nya dengan kepala nya yang menjadi pusing karena dingin nya gelato itu.
Membuat nya memegangi kepala nya untuk menahan rasa pusing itu.
"Ah, maaf, aku lupa mengatakan untuk tidak memakan nya dengan banyak secara bersamaan"
Ucap Sheilla dengan rasa bersalah, melihat hal itu, membuat Da vinci mendorong piring gelato milik nya ke arah Sheilla.
"Huh?"
"Untuk mu, kau tau, aku tidak terlalu menyukai sesuatu yang manis"
Ucap Da vinci dengan tersenyum pasrah, dan Sheilla tersentak karena hal itu.
"Maaf, aku tidak mengetahui nya"
Sheilla merasa bersalah dan suasana diantara mereka menjadi canggung.
"Nah, belum lama ini ketika ku berlatih, aku menemukan tempat yang bagus, mau kesana?"
Ucap Da vinci sambil berdiri dimana Sheilla terdiam mengenai hal itu, lalu mulai tersenyum dengan gembira.
Mereka pergi meninggalkan uang untuk membayar dua porsi gelato itu dimeja, membiarkan kedua porsi gelato itu tetap tidak dihabiskan.
Ketika mereka berjalan, Da vinci mengintip beberapa kali ke arah Sheilla, dengan sedikit menggerak gerakkan tangan nya untuk menyentuh tangan Sheilla.
Katakanlah jika dia ingin bergandengan tangan dengan Sheilla.
Menyadari hal itu, Sheilla mulai menggenggam tangan Da vinci terlebih dahulu, membuat Da vinci memerah dan kaget.
"Disini banyak orang, mungkin akan lebih baik jika kita saling bergandeng tangan agar tidak berpisah"
"Agar tidak berpisah, nah, benar, itu bisa juga"
Dan Da vinci mulai mengenggam erat tangan Sheilla.
"Nah, Da vinci, kau tau ... kau akan keluar dari sini bersama dengan ku kan?"
Ucap Sheilla dengan sedikit bersedih, merespon hal itu, membuat Da vinci tersentuh dan tersipu.
"Tentu saja kan? ... aku terbawa kesini dengan mu, jadi itu tidak akan lengkap jika salah satu dari kita tidak bisa keluar dari sini"
"Kata kata itu, bukanlah kebohongan kan?"
Gumam kecil Sheilla dimana Da vinci merespon dengan bingung.
"Huh? Kau mengatakan sesuatu?"
__ADS_1
Sheilla menggelengkan kepala nya dan tersenyum bangga ke Da vinci.
"Sampai saat kita berhasil keluar dari sini, kau tidak kuizinkan mati, kau mengerti?"
Mendengar hal itu membuat Da vinci terkekeh.
"Baik baik"
Dan ... mereka terus berjalan, entah musuh seperti apa yang akan datang, tragedi seperti apa yang akan datang.
Mereka ... akan terus saling bergandengan, sama seperti ramalan dari pembual.
End
.
.
part 4 berakhir disini, tetapi ini tidak akan selalu menjadi akhir dari antegram
3 tahun setelah ini, party (tanpa nama) akan ikut serta ke dalam acara terbesar dan terparah dalam sejarah Antegram
[final event]
akhir dari antegram telah tiba
bunuh raja dan ratu, maka permainan akan terselesaikan.
[sebagai seorang yang bertahan hidup, mereka harus terus maju]
.
.
akan ada perubahan nama \=
kekuatan ilahi \= archiest
tentang kekuatan archiest\=
kekuatan ilahi / atau sekarang saya ubah nama nya menjadi archiest adalah kekuatan khusus milik Sheilla setelah mendapatkan ingatan utuh dari kareth
dengan kekuatan itu, dia mampu menyalurkan kekuatan alam atau bisa disebut sebagai archies, menyalurkan ke tubuh untuk membuat nya lebih kuat
tetapi kekuatan archiest adalah bom waktu, dimana ketika itu dimasukkan ke suatu tempat yang bukan wadah nya, dia akan menghancurkan wadah itu mejadi abu
beruntung Sheilla bisa selamat dari kekuatan itu karena tubuh nya sendiri meningkat.
sejak lahir Sheilla memiliki tubuh yang lemah, tetapi tubuh nya meningkat setelah dia iseng iseng menyalurkan archiest pada tubuh nya
kekuatan archiest bukan hanya tentang menyalurkan, tetapi juga membentuk, membentuk sesuatu adalah kekuatan utama milik archiest
tentang archiest \=
archiest adalah suatu titik awal dari bentuk [satu] atau [atom] dia membentuk segala sesuatu di semesta yang luas ini
membentuk dunia dunia, kehidupan, nyawa dan surga
yang berarti jika archiest adalah awal dari satu
nama dewa yang mendiami dunia A \= aether
nama dewa yang mendiami dunia B \= belial
aturan khusus untuk dewa dewa \=
mereka tidak boleh berhubungan dengan dunia yang mereka jaga
ketika melanggar peraturan pertama, dewa akan ditarik posisi nya dan ditidurkan selama lebih dari 99999999999999999999999999999999 jutaan tahun
mereka tidak memiliki hak untuk pergi ke dunia yang bukan milik mereka
tentang kekuatan dewa \=
mereka bisa menghancurkan 1 dimensi hanya dalam kurun waktu 00.1 detik
.
.
berikut illustrasi khusus untuk karakter Leonardo Da vinci 18 tahun :
berikut illustrasi khusus untuk karakter Sheilla von lohengram 17 tahun :
berikut beberapa illustrasi part 5 yang berisikan spoiler dari salah satu kejadian di part 5 :
__ADS_1