Paladin Antegram

Paladin Antegram
penjaga tatanan dunia B


__ADS_3

SUDUT PANDANG SHEILLA


Disebuah ruangan gelap, gelap sekali sampai kau akan merasa jika kau sudah buta saat ini.


Tetapi aku tidak merasa seperti itu sekarang karena aku sedang mengeluarkan sebuah cahaya biru dikedua tangan ku.


Yah~ ... jika terus latihan akhirnya aku bisa menciptakan sesuatu dari tangan kiri ku, sungguh bahagia~


Tetapi, apa-apaan tempat ini?, aku ingat jika tidur saat malam hari dan setelah kubuka mataku inilah yang terjadi.


Disaat kupikir apakah aku buta atau apapun itu ternyata tidak, betapa bersyukur nya aku saat itu.


"Aku akan sangat bermasalah jika kau terus bermain-main dengan kehidupan mu itu"


Ucap seseorang, dan aku merespon kaget dan langsung menciptakan sebuah pedang ditangan kanan ku.


Pandangan ku selanjutnya adalah dunia.


"Hah?!"


Disaat aku menyadari hal itu aku sedang berada di atas langit, dan aku mundur kebelakang karena kaget.


Huh?!


"Aku .... berjalan?"


Bukannya terbang? Kenapa aku berjalan diatas langit?


Tunggu, apa ini berarti aku sudah bisa terbang saat ini?


"Jangan memikirkan hal bodoh"


Ucap seseorang dan saat kusadari dia sudah ada dihadapan ku, bukan hanya suara tetapi kali ini dia tepat dihadapan ku.


Rambut hitam dengan armor penuh dibadan nya, dan sebuah lingkaran aneh tepat dibelakang nya, terlihat banyak cermin yang berada dilingkaran itu.


Umur nya terlihat seperti 27 tahun atau mungkin bukan ....


Menatap kearah bawah dimana dibawah ada sebuah kota, aku tidak asing dengan kota itu, dimana aku pernah melihat nya?


Tidak, aku bercanda, sudah jelas itu adalah kota dikerajaan paron.


"Heh~, orang-orang terlihat seperti sampah disini"


Ups, bisa-bisa nya aku mengatakan itu, sungguh berdosa nya aku~


"Ngomong-ngomong, siapa kau?"


Berhenti bercanda nya dan serius, siapa orang ini?


Pria itu menatap ke arah ku.


"Aku adalah penjaga tatanan dunia kedua"


penjaga? huh? Apaan itu?


"Tugasku adalah menjaga tatanan dunia ini"


Pria yang mengaku sebagai penjaga atau apalah itu melanjutkan.


Menjaga tatanan? Apa berarti dia ini dewa atau semacam nya?


"Lalu ada suatu eksistensi yang memasuki dunia ku, hanya dengan eksistensi itu, masa depan yang buruk akan terjadi, sheilla ... kau adalah ancaman bagi dunia yang kulindungi saat ini"


Huh? Aku ancaman? Seingatku aku tidak melakukan hal yang menbahayakan orang lain, apa masturbasi bisa menghancurkan dunia?


"Tidak, lebih tepat nya bukan kau, tetapi ingatan kareth dan Archiest yang ada didalam dirimu adalah ancaman bagi dunia ini"


"Huh?"


Aku tersentak kaget.


"Kau harus menjadi kuat, karena itulah aku datang"


"Huh? Tu-tunggu sebentar, aku tidak melihat arah pembicaraan ini, apa maksud nya dengan ingatan kareth dan Archiest apalah itu?!"


Ucap aku dengan tergesa-gesa dan keringat dingin keluar dari tubuh ku, bahkan aku pucat saat ini.

__ADS_1


Aku terlalu takut untuk melihat arah pembicaraan ini.


Saat ini aku hanya bisa tersenyum dengan raut wajah putus asa saat ini sambil berharap jika ini tidak seperti yang kupikirkan.


"A-apa kau mengatakan jika aku bukanlah kareth?"


"Kau akan kumasukkan ke dalam antegram secara paksa"


Selurung pandangan ku mulai menghilang dan aku membuka mata ku.


.


.


.


"Aaargggg!!"


Aku berteriak seperti orang gila dimana aku langsung bangun dari posisi tidur ku.


"Waaah!!! Huh? Ada apa nona sheilla?!"


Ucap shellee yang terbangun karena teriakan ku dan aku hanya bisa bernafas dengan tergesa-gesa saat ini.


Wajah ku pucat dan aku sedikit lelah, aku menelan ludah kusendiri dan aku telah menjadi tenang kembali.


Shellee menghampiri ku dengan segelar air putih.


"Tolong minumlah, nona sheilla"


"..... ya, terima kasih"


Aku mengambil gelas itu dan meminumnya dengan sekali tegukan, kenapa aku haus sekali sekarang?


"Apa anda mendapat mimpi buruk"


Ucap shellee sambil duduk disamping ku.


Mimpi buruk, ya?


.


.


.


Pagi tiba dan aku seperti biasa sedang mandi ... bersama dengan shellee.


"Biar saya basuhkan"


"Ya ... tolong~"


Mendapat kelamin wanita memang luar hiasa~


Ini terasa sangat nyaman, ini kenikmatan surgawi!!


Untuk mandi bersama dipemandian umum? Ah- aku tidak pernah melakukannya.


Saat ini semua murid takut kepada ku, jadi kuurungkan niat ku untuk pergi te wilayah suci itu, sebagai gantinya aku bisa mandi bersama shellee.


Kupikir ini cukup bagus juga.


Sebelum nya aku juga mandi bersama ketua charlotte, ah~ tubuh nya sangat sempurnah.


ditambah kulit nya yang putih pucat, dan dada nya yang memiliki ukuran yang normal.


itu bagaikan karya seni.


tidak pernah aku melihat seni seindah itu sebelum nya.


Ups, adegan pemandian sampai sini saja, aku tidak ingin cerita ini mendapat fanservice yang berlebih.


Jangan berpikir yang tidak-tidak seperti aku dan shellee pernah melakukan hal itu, kami tidak pernah!!


Aku berusaha untuk kuat disini, setidak nya sampai shellee mengizinkan~


Saat ini aku sedang memakai seragam, bukan seragam sekolah, tetapi seragam dewan sihir, aku mulai memakai seragam ini sejak masuk ke dewan sihir.

__ADS_1


Seragam ini seperti seragam militer yang dicampur dengan jubah penyihir, dimana seragam ini mempunyai warna biru tua.


Aku berhenti memasang kemeja putih karena terfokus akan sesuatu.


Aku memegangi nya dengan kedua tangan ku dan menggerakkannya dengan lembut.


"Sudah mulai membesar"


"Ah! Nona sheilla!, kenapa anda selalu menyentuh dada anda sendiri?!"


Shellee berteriak dengan wajah memerah.


"Ini hanya pemeriksaan rutin, jangan dipikirkan~"


Aku berhenti melakukan pemeriksaan rutin dan mulai memakai kemeja putih ini, setelah itu aku langsung memakai seragam dewan sihir.


"Meskipun anda berkata seperti itu--"


Aku berhenti mendengar ocehan shellee.


Coba kuingat, apa jadwal ku hari ini?


Aku memeriksa meja ku dan menemukan sebuah kertas jadwal disana.


Kelas pertarungan sihir dan alkimia.


Mungkin aku akan membolos untuk kelas pertarungan sihir, menjadi anggota dewan sangat berguna dimana nilai akan ditinggikan untuk kelas yang berhubungan dengan sihir.


Jadi aku masuk atau tidak nya dikelas itu nilai ku sudah tetap tinggi.


Karena untuk suatu alasan aku tidak bisa menggunakan sihir disini, bahkan elena bisa menggunakan sihir.


Kenapa aku tidak?!


Aku menghela nafas kecewa.


"Anda kenapa, nona sheilla?"


"Jangan dipikirkan"


Kami keluar dari asrama dan saat ini sedang dijalan, untuk shellee dia akan langsung masuk kekelas nya.


Dan aku akan menikmati waktu bolos ku.


Yah ... seperti biasa aku tidak terbiasa dengan tatapan ini, banyak orang yang menatap ku dengan kewaspadaan yang tinggi.


Padahal sudah setahun berlalu tetapi mereka masih memikirkan hal itu, serius ada apa dengan murid di akademi ini?


"Kalau begitu sampai disini saja"


"Baik, sampai jumpa lagi, nona sheilla"


Aku melambaikan tangan ke arah shellee dan aku mulai berjalan kembali, tempat yang ingin kutuju adalah ruangan ketua osis.


Untuk suatu alasan aku selalu bermain di ruangan osis, dimana ketua osis saat ini adalah teman sekamar nya da vinci.


Niat nya begitu, tetapi untuk suatu alasan aku malah ke sini.


[Ruangan kepala sekolah]


Aku mengetuk pintu, dan membuka pintu ini.


Aku masuk kedalam nya dan melihat ada beberapa orang didalam sini, ugeh-- aku benci kombinasi ini.


Ada elena dan testia disini.


Elena dan testia menatap kaget dengan kedatangan ku, ya ampun, sepertinya aku tidak terlalu diterima disini.


"Kalau begitu kami permisi dulu"


Ucap testia dan menggenggam tangan elena, mereka berjalan melewati arah ku untuk keluar dari ruangan ini.


Sedikit aku menatap ke arah elena, dia memalingkan pandangan nya saat ini.


Aaah~ aku ingin mati.


Pintu tertutup dan hanya menyisakan diriku dan pak kepala sekolah.

__ADS_1


__ADS_2