Paladin Antegram

Paladin Antegram
ketakutan dari seseorang


__ADS_3

Waktu berlalu dan hari ini adalah hari dimana aku diperbolehkan keluar.


"Maaf ya, tetapi sebelum kau keluar kau harus mengikuti interogasi terlebih dahulu"


Ucap lyyne sambil memohon maaf.


Yah, kupikir tidak masalah, toh cuman sekedar interogasi, tetapi ...


"Tidak masalah, tetapi aku tidak ingin di interogsi oleh pria ***** itu"


Ups, anak-anak masih belum cukup umur untuk membaca hal itu, aku melarang keras hal itu disini kau tau?


Apalagi aku tidak ingin elena menirunya~~


"Untuk seorang gadis kecil, kata-kata mu tajam juga~ tapi yah, tenang saja, itu bisa diurus!"


Ucap lyyne dengan mengacungkan jempol nya kedepan.


Yah, mari kita lewati interogasi yang damai ini.


.


.


.


-tempat interogasi-


Yah, kau bisa menyebutnya begitu walau kami melakukannya diruangan kesehatan, kami tidak berpindah kemanapun.


"Sekarang mari mulai interogasinya!"


"......"


Semangat sekali, aku pernah bertanya berapa imur lyyne tetapi dia menjawab "bertanya tentang umur wanita itu tidak sopan"


Ketat sekali, padahal kami sesama perempuan~~


"Seharusnya interogasi ini dilakukan 3 hari yang lalu, tetapi yah ... kau tau, mari mulai, sebulan yang lalu, kau membunuh minotaur, apa itu memang benar? Tolong jawab dengan serius"


Lyyne tiba-tiba memasang wajah yang serius dimana tidam terlihat seperti biasanya, yah kupikir dia adalah tipe orang yang serius dalam melakukan pekerjaan.


"Benar"


Mendengar pertanyaanku, lyyne menyipitkan matanya dan kembali membaca kertas biodata yang dipegang nya.


".... kejadiannya adalah didesa musim salju, apa hubunganmu dengan desa itu?"


Muncul pertanyaan ini, gawat ... aku harus jawab apa?


Jika aku menjawab "itu adalah kampung halaman ibu saya" maka itu akan bertentangan dengan biodata yang tertulis dimana ibuku adalah seorang budak dan bahkan tertulis jelas jika rambut ibuku adalah pirang.


Itu tidak bisa kupakai, dan bukan berarti aku bisa menjawab "ayahku, maxwell ada urusan bisnis disekitar" yang jadi masalahnya untuk apa maxwell repot-repot untuk pergi ke desa musim salju.


Dimana disitu tidak tertulis jika maxwell memiliki hubungan dengan desa musim salju, dan jika aku menjawab sesuatu yang tidak terhubung dengan biodata, itu akan membuat keanehan dan pihak milliter harus terpaksa menginterogasi maxwell perihal hal itu.


Apa boleh buat, tidak atau sama sekali.


"Aku ingin menggunakan hak untuk diam"

__ADS_1


Terlihat raut terkejut dari lyyne meskipun dia tidak menunjukkannya, tetapi ekspresi nya begitu.


"Begitu ... lalu disini tertulis jika ibumu, taria, adalah budak prostitusi dan ia meninggal setelah kau mencapai umur 4 tahun dimana setelah itu kau diasuh oleh keluarga lohengram, apa memang benar jika maxwell adalah ayahmu?"


"Entahlah ... aku tidak terlalu tau"


Yah, aku mengambil sudut pandang tertentu dibiodata itu dimana aku langsung diadopsi oleh maxwell ketika taria meninggal, dan jika begitu tentu aku tidak akan pernah tau apakah maxwell adalah ayahku atau bukan, karena tidur dengan pria adalah rutinitas dari taria jadi belum tentu aku adalah anaknya maxwell.


"Begitu ... pertanyaan ini lewat dari intinya, maaf, kembali ke intinya, bagaimana kau membunuh minotaur itu, dengan kekuatan apa? Dan darimana kau mendapatkan kekuatan itu?"


Ah-- sudah kuduga jika pertanyaan seperti ini juga akan keluar.


Aku adalah wanita penuh privasi, jadi sebisa mungkin aku ingin merahasiakan nya, tetapi sepertinya kali ini tidak bisa begitu.


Mungkin lebih baik jujur tetapi tidak mengatakan yang sebenarnya disini.


"Yah, aku bisa memperkuat senjata yang kusentuh"


"Memperkuat? Lebih detail nya seperti apa?"


"Hmm ... seperti aku menyalurkan kekuatan kedalam senjata itu dan senjata itu akan menjadi lebih kuat, tetapi yah, kemenangan ku dengan minotaur itu adalah murni keberuntungan, jadi aku bisa saja kalah dipertarungan itu"


Lyyne hanya terdiam dan setelah itu ia mengangguk lalu kembali melihat catatan biodata itu.


Yah bagaimanapun ada beberapa pertanyaan yang tidak penting di tanya jawab ini, aku menjawab dan terkadang berbohong.


Kupikir tidak masalah jika aku berbohong untuk beberapa pertanyaan.


Perlu kau tau jika aku tidak berbohong dipertanyaan terakhir, aku berkata jujur saat berkata aku bisa memperkuat senjata dengan menyalurkan kekuatan ilahi kedalamnya.


Seperti itulah aku menjadi kuat saat menjadi kareth.


"Sampai jumpa, lyyne~"


Aku melambaikan tanganku ke arah lyyne yang sudah jauh dari hadapan ku, saat aku sedang menaiki kereta pribadi milik keluarga lohengram.


"Ya~ sampai jumpa juga!~"


Dan lyyne membalas dengan lambaian kedua tangan nya.


Akhir-akhir ini aku selalu mengalami pertemuan yang luar biasa dan menjengkelkan.


Lyyne adalah salah satunya, sikap periang dan percaya dirinya membuat semua orang nyaman ketika berbicara dengannya.


Aku tidak membenci individu seperti itu, lyyne adalah kenalan yang luar biasa.


Jika aku ada masalah dengan para bangsawan, pertama aku akan meminta bantuan dari lyyne atau mungkin inette, mereka mempunyai kekuasaan sah yang lumayan, setelah kupikir mempunyai koneksi itu sangatlah berguna.


.


.


.


SUDUT PANDANG NARATOR


Memberikan lambaian perpisahan kepada sheilla, dan kini lyyne sudah sendirian.


Ia memilih masuk kedalam dan menuju kesuatu ruangan yang tidak asing, itu adalah ruangannya august.

__ADS_1


Lyyne berjalan dengan terburu-buru dengan raut wajah yang tidak senang terlukis diwajahnya.


Membuka pintu dengan lantang dan membuat dua orang didalam terkejut, dimana seperti biasa august hanya duduk sambil mengurus surat-surat dan adina yang hanya berdiri disamping august.


"Lyyne-- kau tidak bisa membuka pintu dengan normal?"


"August, kita perlu bicara, adina, tinggalkan kami berdua"


Mendengar perintah dari lyyne, adina menundukkan kepalanya dan setelah itu ia langsung berjalan keluar dari ruangan meninggalkan lyyne dan august sendirian diruangan itu.


Akan kuungkap, jika lyyne mempunyai kekuasaan yang setara dengan august di milliter, dan juga mereka adalah tunangan meski itu diputuskan sepihak oleh orang tua mereka.


"Kau sudah selesai bertanya kepada si anak itu?"


"Sebelum itu jawab pertanyaan ku yang sebelum nya dulu, kenapa kau menghajar sepihak anak itu?"


Sebelum nya dihari yang sama ketika sheilla dihajar habis-habisan oleh august, dan lyyne bertengkar dengan august dengan mempermasalahkan hal itu.


Lyyne bertanya kenapa ia melakukan itu, tetapi august tidak menjawab, tidak ... ia menunda sesuatu.


Dan sekarang lyyne bertanya kembali ke august.


"Bukan apa-apa, aku hanya ingin menghajarnya jadi langsung kuhajar"


"Itu tidak bisa menjadi jawaban kau tau?"


Tegas lyyne, dan august menghela nafas nya.


"Aku merasakan takut"


"Huh? Apa yang kau bicarakan disaat seperti ini?"


"Sudah kubilang, aku merasa takut akan anak itu" jawab august sambil memalingkan pandangan nya. Dan lyyne hanya menanggapi dengan ekspresi kaget.


"Sebelum nya aku hanya menguji nya, aku melemparnya keluar jendela dan ingin melihat apa reaksinya terhadap itu, aku berencana untuk menyelamatkannya ketika ia sudah mencapai tanah, tetapi ... dia melebihi harapan ku, anak- tidak, gadis itu adalah eksistensi yang tidak boleh ada didunia ini"


".... Apa itu firasat?"


"Setidaknya firasatku masih belum pernah meleset"


Ucap august dengan tersenyum masam.


Itu hanyalah firasat-- tetapi firasat august memang bukanlah sesuatu yang bisa diremehkan.


Firasat nya berkata nyata--- gadis itu- sheilla ... adalah eksistensi yang tidak seharusnya ada didunia ini.


Bahkan dunia itu sendiri, takdir itu sendiri selalu menolak eksistensi sheilla.


Tidak, bukan sheilla-- tetapi ingatan utuh dari kareth yang tersimpan didalam sheilla adalah sumber dari segala penolakan.


Dan august menyadari jika sheilla adalah eksistensi yang tidak seharusnya ada dan ia ketakutan akan hal itu.


Tetapi-- semua itu tergantung pada sheilla.


Apa dia mampu membuat dirinya menjadi berguna atau malah membuat kekacuan bagi kedua dunia.


Itu masih belum diketahui--- karena masih banyak kemungkinan yang akan terjadi dimasa depan.


Dan semua itu terpusat ke sheilla.

__ADS_1


__ADS_2