
[Masa depan tidak akan berubah meski kau tidak mengetahui masa depan itu]
Awal nya ... dia hanyalah sosok yang hanya akan menjadi [pasangan] dari Sheilla von lohengram, tidak lebih dan dia tidak akan menjadi apa apa selain itu.
Mereka bertemu di akademi dan saling cinta, lalu mereka menjalin hubungan yang sangat dalam.
Seperti itulah dia ... eksistensi yang bernama Leonardo da vinci ini ... tetapi, hidup nya berubah, semenjak dia terkirim ke antegram ini bersama Sheilla von lohengram.
Sejak itulah ... dia menyimpang dari takdir.
Tidak peduli berapa banyak aku melihat dia mati ... tetapi, ketika aku menyadari nya, masa depan mulai berubah dimana dia kembali hidup hidup.
Seolah olah takdir bahkan tidak dapat mengintip masa depan nya.
Dia tidak terikat dengan apapun, hanya ada disana dan hidup mengikuti alur, tetapi ... kenapa dia begitu menyimpang.
Saat ini dia begitu kuat, aku yakin ... jika dia hidup abadi dan terus hidup sampai jutaan tahun kedepan, maka dia akan menjadi sosok dewa yang melebihi archiest itu sendiri.
Tetapi ... pada akhirnya manusia tetaplah manusia, dia akan menua dan mati sebelum mencapai potensi tertitinggi nya.
Sekarang ... aku sudah menanamkan sesuatu kedalan Da vinci, sesuatu yang membuat nya dapat menggunakan kekuatan Archiest tanpa melewati tahap pertukaran setara.
Tidak, kekuatan itu sudah ada didalam diri nya sejak awal, dan aku hanya membangkitkan itu sedikit lebih awal.
Dengan ini dapat kukatakan jika Leonardo da vinci menjadi salah satu dari pahlawan yang telah karuniai.
Sama hal nya seperti Kareth ... mereka berdua, adalah sosok yang sama sama ditakdirkan menjadi entitas dari Archiest.
jika Kareth memiliki kekuatan Archiest itu sendiri.
Maka Leonardo memiliki pengetahuan yang membuat nya dapat menggunakan kekuatan Archiest.
Benar juga ... jika bisa kubilang, dia sudah dalam tahap menjadi archiest itu sendiri.
■■
Sekarang pertarungan kembali dilanjutkan, menjadi pertarungan satu lawan satu antara Da vinci dan Atherite.
Atherite berpikir, Da vinci adalah eksistensi yang tidak diketahui, dan itu membuat nya berbahaya, selama dia berpotensi untuk terus melawan.
Maka Atherite harus membunuh nya, disini, sekarang ... sebelum semua nya terlambat.
Da vinci bernafas perlahan dan menghembuskan nya kembali.
(Sakit ... jika aku kehilangan konsentrasi sebentar saja pasti aku akan langsung pingsan, meski itu hanya satu detik, pernafasan ku menjadi berat ... tubuh ku berteriak kesakitan ... dan penyembuhan luka tusuk diperut ku memeras banyak tenaga ... tapi, aku harus tetap sadar, 8 menit sudah cukup, dia ... hanya dia saja, yang akan kukalahkan, disini, sekarang!!)
Disana, Joseph perlahan mencabut tombak yang menusuk diperut nya, lalu ia bantu dengan sihir penyembuh.
(Leonardo .. apa yang terjadi dengan mu? Bagaimana mungkin, kau memancarkan aura yang benar benar berbeda dari sebelum nya)
Atherite mulai maju dengan kecepatan penuh, dengan niat membunuh yang kuat, lalu Da vinci bersiap dan menghindari serangan itu.
Mata Da vinci saat ini ... sudah mampu mengikuti kecepatan Atherite.
(Sunyi sekali)
Bagi Da vinci yang melakukan konsentrasi tingkat tinggi, memaksa beberapa indra nya menutup diri, membuat nya tidak mendengar apapun, mencium apapun ... tetapi, itu meningkatkan bagian tubuh nya yang lain.
Membuat nya hampir setara dengan Atherita.
Setelah menghindari hal itu, Da vinci melompat belakang lalu memunculkan sebuah pasir besi dimana itu membentuk sebuah tombak besar dan mengarah langsung ke Atherite.
Tetapi, Atherite menghindari hal itu, dan ketika dia menyadari nya, disana Da vinci telah nengkatifkan sihir lainnya berupa bola api yang memadat.
Serangan tombak pasir besi itu hanyalah pengalihan, dan serangan asli Da vinci adalah bola api itu yang berjumlah sekitar 17.
Dan semua nya langsung menuju dengan cepat ke arah Atherite, dia mulai menyiapkan pedang nya dan langsung menangkis bola api pertama yang mengarah ke arah nya.
Lalu, kedua, ketiga ... dia menangkis semua itu, bahkan bola api yang menyerang dari titik buta berhasil dia tangkis.
Dan menangkis seluruh bola api yang ada, tentu ... dalam kondisi normal, dia tidak akan mempunyai masalah dengan menangkis seluruh bola api itu.
Hanya saja, itu terjadi di kondisi normal.
Tetapi, karena dipaksa untuk mengaktifkan ymniam ark terus menerus dan menganalisa 2 informasi sekaligus tidak lah mudah.
__ADS_1
Ia hampir diambang batas nya saat ini, sungguh pedang bermata dua.
(Ymniam ark ... penglihatan masa depan, itu lebih akurat dari yang kukira)
"Atherite ... apa kau pernah mendengar kalimat ini? [Masa depan hanya dapat diubah oleh seorang yang dapat melihat masa depan] tetapi sepertinya itu tidak terlalu benar"
"Apa yang kau bicarakan?"
"Itu tentang ymniam ark milik mu, sejak tadi kupikirkan, seberapa akurat kau bisa meramalkan masa depan, tetapi ... itu sudah terlalu akurat, nah, Atherite ... apa kau pernah menyadari itu? Jika kau hanyalah boneka yang hanya mengikuti arus takdir"
Mendengar hal itu membuat Atherite, terdiam, marah dan melebihi amarah, dia ingin membungkam mulut Da vinci secepat nya.
Ketidak sabaran, dimasa depan, dia berdiam diri ... tanpa mengatakan apa apa.
Dan itu membuat Da vinci nenutup mata nya lalu membuka nya kembali.
(Sudah kuduga ... masa depan yang dia lihat hanya berbentuk visualitas dimana dia tidak mendengar apapun dari itu, lalu ... masa depan yang dia lihat itu terlalu akurat, tidak bisa dorubah atau disentuh ... seolah olah masa depan nya dibuat secara instan melalui kondisi Atherite ... jika bisa kukatakan ... kekuatan yang mencegahnya untuk mati)
Disisi lain, joseph berjalan perlahan, meski dia tidak bisa mendekat lebih jauh, dia ingin membantu Da vinci saat ini.
Tetapi apakah itu adalah hal yang tepat atau tidak, bagaimana pun, tidak ada ruang dimana dia bisa mengambil bagian disana.
(Da vinci ... aku harap kau menyadari nya, kelemahan fatal dari Ymniam ark, yaitu ... mentalitas dari pemakai nya)
Apa Atherite mampu menahan serbuan 2 informasi yang masuk kedalam nya atau tidak adalah penentuan dari pertarungan ini.
Dan disisi lain, apakah Da vinci mampu bertahan sampai saat itu atau tidak.
(Haha ... ini menjadi pertatungan ketahanan)
Atherite maju dan menyerang dengan kecepatan penuh, melihat masa depan dimana Da vinci akan menangkis.
Tetapi, dimasa depan itu dia juga melompat untuk menghindari serangan tanah dari Da vinci.
(Jangan beri dia waktu sedikitpun)
Da vinci membentuk kembali bola api disekeliling nya dan menembakkan itu semua sekaligus ke Atherite.
Lalu, Da vinci memulai pergerakan, dia menendang tanah dan langsung menerjang ke arah Atherite.
Untuk pertama kali nya, Atherite beradu pedang dengan luar biasa seperti ini, perasaan kesal dan marah menyelimuti pikiran nya.
"Kekuatan yang memaksamu untuk tidak mati, sungguh akurat"
Da vinci berbicara selagi mereka beradu serangan.
"Masa depan hanya dapat diubah oleh seorang yang mengetahui masa depan itu"
Da vinci memberikan segala kekuatan nya kedalam serangan terakhir, disaat Atherite ingin menangkis itu.
Dia terhempas jauh karena tebasan itu terlalu berat, sampai membuat nya bingung kenapa manusia bisa melepaskan kekuatan seperti ini.
"Nah, katakan pada ku, Atherite ... kenapa kau tidak mencoba untuk merubah masa depan?"
Da vinci bertanya dimana sebuah mimisan keluar dari hidung nya akibat melepaskan kekuatan yang membebankan tubuh sebelum nya, dia menyeka itu untuk menunggu jawaban Atherite.
Tetapi tidak ada jawaban, Atherite hanya diam patuh lalu ... dia dia membuka mulut nya.
"Tidak ada alasan dibalik itu"
Da vinci menarik nafas nya lalu menghembuskan nafas nya.
"Kau sebenar nya takut bukan? Untuk mengubah masa depan ... untuk mengetahui masa depan"
"Diam"
"Karena itulah kau menyegel kekuatan itu"
"Aku bilang diam"
"Nah, katakan padaku, Atherite ... masa depan seperti apa yang sudah kau ubah sebelum nya"
"Aku katakan diam!!! dasar mahluk rendahan!!"
Dengan penuh emosi, Atherite berniat untuk maju, tetapi ... dimasa depan yang ia lihat dia tidak maju bahkan tidak menggerakkan satu kaki nya.
__ADS_1
Satu perubahan itu ... membuat banyak perbedaan dalam masa depan yang luas.
Da vinci menghembuskan nafas sekali dengan pandangan yang sedikit memudar, menyadari jika Atherite tidak termakan oleh provokasi nya dan dia mendecahkan lidah nya.
(Tceh ... padahal sedikit lagi, berapa menit lagi? ... tidak ... berapa detik lagi? Sampai aku bisa bertahan)
Penyebuhan tebasan tangan kanan dan tusukan diperut nya menguras banyak stamina yang berlebihan.
Untuk sekarang, mungkin Da vinci yang akan kalah, jika Atherite mampu menahan ymniam ark nya, lebih buruk jika dia mulai terbiasa dengan ymniam ark nya.
Maka tidak akan ada kesempatan menang bagi Da vinci, tetapi ... semenjak dia datang ke dunia ini, dia sudah menjadi pejuang, dipaksa untuk menjadi pejuang dan hanya bisa menjadi pejuang.
Jadi ... itulah alasan kenapa dia hanya bisa berusaha saat ini.
Da vinci langsung maju ke arah Atherite ... dimana di penglihatan masa depan nya sudah kembali menjadi normal dan menampilkan masa depan yang seharus nya.
Jadi dia menahan setiap serangan yang dilancarkan oleh Da vinci, dalam keadaan tubuh nya seperti itu, dia sudah mustahil untuk bisa menggunakan pedang.
Tetapi tidak ada yang berbeda, sejak awal, dia adalah penyihir yang mempelajari pedang hanya untuk menutupi kekurangan jeda waktu dalam perafalan sihir.
Tetapi ... dikondisi nya sekarang dimana dia bisa memakai sihir tanpa jeda waktu, dia sudah tidak memerlukan pedang lagi.
Atherite menghindar setiap bola api yang terbang ke arah nya, mengikuti alur masa depan ... Da vinci mendarat ketanah dan melancarkan serangan yang memperburuk keadaan nya sebelum nya.
Serangan yang membelah monster itu menjadi dua bagian, karena tidak ada nama yang khusus untuk itu, jadi sebut saja serangan pembelah mutlak.
Menghindari serangan itu di detik terakhir, itu adalah serangan yang tak kasat mata karena itu sangat tipis.
Disaat menghindari itu, Atherite menggenggam erat pedang milik nya, dan disana, dititik itu juga ... dia mulai menebaskan pedang nya ke arah Da vinci.
Itu sangat berbahaya ... insting Da vinci mengatakan itu, membuat nya menunduk dan bersujud secara spontan untuk menghindari serangan itu yang lewat dari atas kepala nya.
Terlihat seperti tidak ada apa apa, tetapi itu adalah serangan mematikan dari Atherite, serangan itu membelah dinding menjadi dua bagian.
Joseph dan Da vinci hanya tersentak kaget melihat hal itu.
(Apa apaan serangan itu?)
Seperti ... ada sesuatu yang berbeda dari Atherite.
"Ayo akhiri disini"
Mata nya mengeluarkan darah dimana mata itu lebih bercahaya daripada sebelum nya ... memberikan firasat burui pada Da vinci.
Lalu, pedang nya itu mulai menghitam ... dari ujung mata pedang itu sampai ke gagang nya, lalu kehitaman itu mulai bersambung ketangan Atherite.
Membentuk sebuah garis sirkuit bewarna hitam, itu terlukiskan ditangan lalu mencapai dada kanan nya ... melewati leher lalu sampai ke mata kanan.
Ymniam ark ... sekarang Atherite sudah mulai terbiasa dengan itu, yang membuat nya mampu mencapai potensi selanjut nya.
Penglihatan masa depan : 3 detik
.
.
.
catatan author :
【info yang didapat】
belial mengklaim jika da vinci sudah menjadi salah satu dari pahlawan yang telah ia karuniai
sama seperti dunia pertama, Aether mengkarunia empat pahlawan sekaligus dari keempat ras
itu sama hal nya seperti seorang penjaga dunia memberikan sedikit kekuatan nya sebagai perwakilan dari dunia
dan saat ini, belial mengklaim jika da vinci sudah menjadi salah satu dari perwakilan dari dunia kedua
salah satu, maka berarti ada yang lainnya ... benar, sejak lama belial sudah memiliki perwakilan yang ia pilih sebelum nya ... dan sampai saat ini perwakilan itu masih hidup
identitas nya akan diungkap untuk cerita kedepan nya
dunia kedua hanya memiliki dua perwakilan termasuk da vinci saat ini
__ADS_1