
Disaat yang sama - posisi sheilla
Sheilla mengendap-endap disebuah semak-semak untuk melihat lebih dekat tempat ledakan itu terjadi.
(Gawat, ini mendebarkan, aku pernah jadi kesatria tapi aku tidak pernah menjadi mata-mata seperti ini~)
Pikir sheilla dengan girang dimana dia tetap fokus ke satu titik.
Pada akhirnya sheilla hanyalah seorang anak-anak yang emosi nya mudah untuk berubah-ubah dan dia hampir tidak menyadari hal itu.
"Target nya?"
Ucap seorang pria tua yang terlihat seperti berumur 30 tahunan, dia memakai pakaian lengkap armor dengan satu pedang dipinggang nya.
Lalu seseorang yang dia ajak bicara memakai pakaian yang digunakan untuk hal-hal seperti berburu dimana dia hanya membawa busur disini.
"Percuma, party vasago bisa menyembunyikan diri mereka dengan handal, bagaimana dengan para pendatang baru?"
Ucap pria yang memakai busur itu sambil menusuk-nusuk sebuah mayat didepan nya, mayat seseorang.
Dengan ledakan itu tentu saja wajah nya tidak dikenali dimana organ tubuh nya telah berkeluaran.
Membuat beberapa ulat dan ngengat mendekati mayat itu atau sumber makanan bagi mereka.
(Kejam)
Pikir sheilla dimana bulu kuduk nya berdiri semua, sheilla ketakutan saat ini.
"Yah, acara kali ini sangat merepotkan, pertempuran antar party, apa yang sebenar nya diinginkan oleh pencipta permainan?!"
Ucap pria tua itu dengan emosi yang membuat wajah nya memerah.
(Pencipta permainan?)
Sheilla dengan bingung akan hal itu, dimana kejadian didepan nya sangat lah kejam untuk disebut sebagai permainan.
"Oh~ coba lihat penyusup kecil ini~"
"....!!!!!"
Ucap seseorang dibelakang nya, dan Sheilla membutuhkan 2 detik untuk menyadari hal itu dimana disaat dia mencoba untuk berbalik kebelakang.
Sebuah tendangan menerjang ke arah tubuh nya dan membuat nya terhempas kebelakang dan membuat 2 orang yang berbicara tadi merespon bingung.
"Gah!"
Sheilla menutupi perut nya yang kesakitan itu karena tendangan kuat dari seorang dibelakang nya itu.
Seorang pria berkulit hitam dengan rambut hitam keriting nya yang berbentuk bulat dimana dia tersenyum lebar saat ini.
(Sial!)
Sheilla melihat sekeliling dimana dia mencoba untuk mencari celah agar bisa kabur.
"Tidak ada lambang party, dia pasti pendatang baru"
Ucap pria dengan busur itu dan pria yang berarmor itu menarik pedang nya.
"Tch, aturan yang merepotkan"
Pria berarmor itu mendecah dimana pedang nya berada di atas dan bersiap untuk menebas sheilla.
(Tunggu diwaktu yang pas)
Sheilla bersabar dimana dia menunggu pria itu menebas dan sheilla akan memulai rencana yang ia pikirkan.
(Disaat pedang nya menebas ku, aku akan menciptakan sebuah tameng untuk menghentikannya dan menciptakan pedang paradeos ditangan kanan ku, menebas tangan nya hingga akhirnya ia tidak akan bisa menggenggam pedang lagi, lalu pemakai busur akan sangat merepotkan jadi akan kubunuh dia setelah menebas lengan pria ini, dan--
"TUNGGU SEBENTAR!!!"
teriak nyaring dari pria berkulit hitam yang menendang sheilla sebelum nya.
__ADS_1
Dengan ekspresi yang tersenyum lebar dimana itu terlihat sangat tidak enak untuk dilihat.
"Hah? Kenapa zaluba?"
Ucap pria berarmor itu sambil menurunkan kembali pedang nya kebawan, dan sheilla panik melihat hal itu.
(Rencana sempurna ku!)
Pria yang disebut zaluba itu berjongkok untuk mencocokkan tingginya dengan sheilla yang sedang terduduk ditanah saat ini.
Zaluba mengenggam wajah sheilla dengan kasar.
"Brhrmm?!" (Sial apa yang dia lakukan?!)
Sheilla meringis ketakutan dengan wajah yang pucat.
"Lihatlah tubuh nya yang langsing ini, wajah yang cantik dan dada yang mulai tumbuh, dengan rambut hitam nya yang menawan dengan pupil mata yang bewarna kebiruan, bukankah dia malaikat?! Tidak sopan untuk membunuh nya sebelum mencicipi tubuh nya~"
Ucap zaluba sambil menjilati pipi sheilla.
"Hiiiiii!!!"
Sheilla meringis dengan wajah pucat biru sambil menutupi bagian pipi yang dijilati oleh zaluba barusan.
"Umm, zaluba ... kami tidak memiliki hobi untuk bersetubuh dengan dibawah umur"
Ucap pria berarmor itu dengan wajah malas.
Dan zaluba terkejut mendengar hal itu dimana dia langsung berdiri dan bergerak ke arah pria berarmor itu.
"KENAPA?!"
"Karena anak dibawah umur tidak memiliki satupun teknik, apa yang kau sukai dari itu?!"
Jawab tegas pria berarmor itu dengan wajah kecewa dengan teman nya itu, pria dengan busur hanya menatap masam ke arah mereka.
Lalu dia mencoba untuk melihat sheilla, tetapi ...
"Hah?! Ka-kalian berdua hentikan!! pemain baru nya melarikan diri!!"
Pria berarmor dan zaluba melihat ke arah yang ditunjuk dan hanya mengeluarkan satu suara "ah"
.
.
.
Disisi sheilla, dia saat ini sedang berada ditepi sungai dimana dia membersihkan pipi nya itu dengan sekuat tenaga nya.
Dia tidak memperdulikan rasa sakit nya.
(Yang terpenting adalah hilang nya noda ini)
Pikir sheilla dengan wajah yang terlihat marah dimana pupil matanya berada tepat ditengah-tengah matanya.
(Sial ... aku ternodai)
Sheilla membungkuk dengan murung.
"Ketemu kau~"
Ucap seseorang tepat ditelinga sheilla.
Terkejut dengan suara itu, sheilla langsung menciptakan sebuah pedang ditangan kanan nya, memutar tubuh nya dan langsung menebas ke arah orang itu.
Dia adalah zaluba, dengan tangkas zaluba menghindari pedang sheia dan melompat kebelakang
Zaluba bersiul dengan sesuatu yang dilihat nya.
"Fhew ... sihir pencipta?"
__ADS_1
(Kenapa dia mengetahui tempat ku dengan tepat?)
Zaluba tersentak akan sesuatu hal dan tersenyum.
"Apa kau penasaran kenapa aku bisa menemukan mu dengan cepat?"
Sheilla merespon kaget akan hal itu, itu seperti zaluba bisa membaca pikiran lawan nya.
Tetapi kali ini hanyalah komunikasi, jadi sheilla mengangguk untuk memberi jawaban jika dirinya penasaran kenapa zaluba bisa mengetahui tempat nya secara tepat.
"Sejak kecil, penciuman ku sudah sangat bagus, bau mu sudah kuingat jadi aku bisa dengan mudah nya menemui mu"
Jawab zaluba dengan tersenyum menjijikan dimana sheilla mengerutkan alis nya untuk ini.
Zaluba memasukkan tangan nya kesebuah ransel kecil yang terletak dipinggang nya, dia mengeluarkan tangan nya itu dimana dia melempar sebuah pisau kearah sheilla.
Waktu berjalan lambat dan suara tidak terdengar.
Dengan mudah nya sheilla menghindari pisau itu.
(Ini hanya tipuan, serangan asli nya)
Sheilla mengarahkan pandangan nya kedepan dimana zaluba begerak dengan pose yang berbeda dan pisau kedua sedang mengarah ke sheilla.
Sheilla mengangkat tangan nya ke tengah tepat untuk menghadang pisau itu, dan menciptakan sebuah perisai.
Tetapi perisai itu tidak bisa berbentuk sempurnah dimana pisau sudah mengenainya duluan.
Waktu berjalan normal.
Pisau kedua terpental ke atas bersamaan dengan tangan sheilla yang terpental kesamping dimana perisai nya mulai kembali ketangan sheilla atau lebih tepat masuk kembali ke tangan sheilla dengan wujud awal nya.
"!??"
Sheilla merespon kaget akan hal itu.
Disisi lain zaluba mulai mewaspadai sheilla.
(Gadis ini ...)
Zaluba mengarahkan tangan nya ketengah dan mengarahkan nya kesamping, lalu sebuah lingkaran sihir bewarna hitam tercipta didepan nya.
Tidak hanya satu, lingkaran sihir yang tercipta memiliki beberapa lingkaran sihir yang ukuran nya besar dan kecil disekeliling mereka.
itu bagaikan layar sihir, dan Sheilla sangat mengenal hal itu.
"!!!?" (Itu?! ... tidak salah lagi, lingkaran sihir yang ada didunia ku dulu)
Lalu sekali lagi ...
(Sihir yang berlebihan ... sihir ini!!?)
-BOOOM!!!-
Lingkaran sihir itu mengeluarkan cahaya yang sangat besar dan menembakkan nya.
Sheilla merespon nya dengan reflek dan menciptakan sebuah tameng yang sangat kuat, tameng milik balmung.
(5 benteng)
Tetapi sheilla tidak menyadari, jika hanya tameng nya yang kuat ... dengan otot kaki yang dimilikinya saat ini.
"Sial"
Tentu saja sheilla akan terhempas jauh mengikuti arah cahaya itu tertembak dengan menghancurkan apa yang disentuh nya.
Tetapi sheilla bisa berlindung dibalik tameng yang besar itu meskipun dia terkena dampak dari kekuatan cahaya itu.
terhempas jauh menjauh dari Zaluba.
Lingkaran sihir zaluba menghilang dan cahaya itu juga berhenti menembak.
__ADS_1
"Fhew ... apa aku terlalu berlebihan? Selain itu ... bau nya masih tercium"
Gumam zaluba dengan ekspresi yang tidak terlihat peduli akan sesuatu, tetapi juga marah akan sesuatu.