Paladin Antegram

Paladin Antegram
kekuatan mutlak


__ADS_3

Joseph mulai berdiri meski dia masih merasakan sakit disana, tetapi dia harus berdiri saat ini, untuk mengalahkan Killia.


Ketika dia melihat mata Killia disana, dia hanya bisa menyipitkan mata nya dan menghela nafas lelah.


"Ymniam ark"


Disana, Theo dan Da vinci berkumpul didekat Joseph dan bingung dengan apa yang dikatakan oleh Joseph.


"Ymniam ark? Apa itu?"


"Mata biru milik Atherite, itu adalah mata magis yang membuat nya mampu untuk melihat masa depan"


"Huh?! Ma-masa depan?"


Da vinci bertanya dengan panik, melihat masa depan, kemampuan curang apa lagi itu? Lagipula, dia merasa bersalah karena membuat Killia menggunakan mata itu.


"Meski melihat masa depan, dia hanya mampu untuk melihat dua detik dimasa depan, itu bukanlah kemampuan yang kuat, tetapi hanya kemampuan yang merepotkan"


Da vinci hanya tersenyum masam ketika mendengar itu, meski Joseph berkata seperti itu.


Bagaimana pun lawan bisa melihat masa depan, bagaimana dia bisa mengatakan jika itu bukan kemampuan yang kuat?


Sungguh ... sihir baru, yang melebihi akal sehat, yang tidak pernah terpikirkan oleh Da vinci, itu menarik.


Disana, Killia memejamkan mata nya, dan menghembuska nafas panjang, dan ketika dia membuka mata nya kembali.


Pertarungan sudah dimulai, Joseph mengarah kepada nya, di penglihatan Killia, Joseph akan menembakkan Tombak barier selanjut nya.


Arah dan kemana tombak itu akan melesat, Killia dapat mengetahui hal itu, dan sesuai dengan prediksi Killia, Joseph membentuk tombak barier dan menembakkan itu ke arah Killia.


Hanya menunggu Tombak itu sampai ke arah nya, dan, Killia menghindar disaat yang sama dia memutar tubuh nya dan mengambil tombak barier milik Joseph.


Lalu dia melempar kembali tombak itu ke arah Joseph, dengan cepat dan Joseph sulit untuk menghindari hal itu.


Membiarkan tombak itu mengenai pundak kiri nya, itu hampir akan nengenai dada kiri nya dan semua akan berakhir.


Kali ini dia diselamatkan oleh keberuntungan, dan disisi lain, Da vinci mencoba untuk menyerang dari belakang, berpikir jika dia bisa mengelabuhi penglihatan masa depan Killia jika menyerang dari titik buta nya.


Tetapi itu tidak berhasil, bagaimanapun Killia bisa melihat hal itu dan menghindar dengan sempurnah.


Sejujur nya, dia hampir mengalami penurunan kekuatan ketika menggunakan ymniam ark, itu karena otak nya harus memahami dua informasi sekaligus.


Informasi masa kini dan informasi 2 detik dimasa depan, itu cukup mengganggu nya didalam pertarungan jadi dia menyegel ymniam ark dengan armor itu.


Tetapi dengan terbuka nya itu sekarang, dia harus melihat masa depan yang menyebalkan.


Ketika dia menghindari serangan Da vinci, dia mengangkat pedang nya dan mulai menyerang Da vinci,


Tetapi menyadari sesuatu datang, dia berhenti untuk menyerang Da vinci dan menangkis serangan yang mengarah ke arah nya.


Yaitu sebuah bola api yang membara, dan Killia dengan mudah menangkis hal itu.


"Menyebalkan"


Killia memunculkan sebuah tombak, dan tanpa basa basi, dia menembakkan tombak itu ke arah Theo, menusuk perut nya dan dengan cepat menancap ke tanah.


"Senior!!"


Dan tanpa menbuang waktu, Killia mengaktifkan lingkaran sihir, dan mengeliarkan monster yang sebelum nya ke arah Da vinci.


"Sial!"

__ADS_1


Da vinci menendang tanah dan menghindar dari gigitan monster itu, disisi lain, Joseph mengatur pernafasab nya dan mulai bergegas ke arah Da vinci.


(Ini gawat, kita kehilangan momentum yang sempurnah untuk mengalahkan Atherite)


Pada dasar nya, Killia lebih suka mempermainkan lawan nya dan bertarung dengan gaya lemah, itu karena kesombongan nya.


Jadi, akan lebih mudah untuk mengalahkan nya ketika waktu dia lengah saat itu, tetapi sekarang berbeda, dia sudah mulai serius.


Disisi lain, Killia berjalan perlahan ke arah ke arah Theo, dimana Theo melepaskan tombak itu sendirii dari tubuh nya.


Dia sudah kehilangan banyak darah dan seharus nya dia akan pingsan saat ini, tetapi pingsan adalah hal yang buruk yang berujung kekematian.


Jadi .. dia mempertahankan kesadaran nya sebisa mungkin, mengatur nafas hingga akhirnya dia menyadari jika Killia sudah berdiri didepan nya.


Lalu, di posisi Da vinci, dia sudah kewalahan dalam menghadapi satu monster utuh ini, Monster itu membuka mulut dan mulai bertujuan untuk menembakkan sinar cahaya milik nya.


Sekarang Da vinci mulai mengingat seluruh pengetahuan yang dia dapat dari Joseph, meski itu tidak banyak, tetapi Da vinci bisa menggunakan itu.


(Bentuk barier setipis mungkin, itu menbutuhkan konsentrasi yang luar biasa dan melakukan itu dipertarungan nyata adalah hal yang buruk, tetapi, aku pasti bisa, seperti biasa nya)


Dia mulai meluncurkan barier tipis itu, membelah cahaya milik monster itu, hingga akhirnya barier tipis itu membelah monster itu dengan sangat rapi..


Kemenangan instan yang cepat, bahkan Joseph tidak percaya dengan apa yang dilihat nya, dia bahkan belum memberikan pengetahuan lebih tentang teknik itu kepada Da vinci.


Tetapi dia berhasil melakukan nya, dengan sekali percobaa.


Tetapi itu berhenti ketika Da vinci memuntahkan darah, dia mulai mimisan disana dan pandangan nya memudar.


(Gawat ... aku memakai terlalu banyak sihir dalam serangan sebelum nya)


Joseph berpikir, apa dia harus pergi ke Da vinci atau ke Theo, dia penuh akan keraguan disana, tetapi, Da vinci mulai melangkahkan kaki nya, ke arah Theo.


Dia harus melakukan hal yang serupa, kehilangan rekan akan sangat dirugikan disini.


Disisi lain, Theo mulai berdiri, menghadap ke arah Killia, dia tidak bisa melakukan apapun saat ini, bahkan jika dia ingin memukul, dia khawatir tidak memiliki tenaga yang cukup.


(Gawat juga ... jika aku bergerak aku akan merasakan rasa sakit yang jauh lebih buruk dari kematian, jika aku hanya diam disini, aku juga akan mati)


Theo menarik nafas dalam dalam, lalu menghembuskan nya dengan keputusan.


Itu sampai ketika Joseph datang, dengan pedang dari barier, dia berniat untuk menyerang, dan Killia sudah mengetahui hal itu, menghindar dan menebaskan pedang nya ke Joseph.


Mungkin karena insting bertahan hidup atau apa, Joseph secara mendadak menghindari serangan itu, serangan yang juga menghancurkan tanah dan dinding dibelakang Joseph itu.


Dia mendarat ketanah, lalu kembali menyerang Killia dimana Killia menahan serangan Joseph dan mereka saling menangkis dan menyerang.


(Kelemahan terbesar pada mata biru nya itu, adalah kau harus menyesuaikan diri dengan ribuan informasi dari masa depan, aku bisa! Pasti!!)


Mereka saling menyerang dan melukai satu sama lain, dengan kekuatan itu bahkan menghancurkan area disekitar mereka.


Pertarungan sesungguh nya dari monster dan monster, tetapi bagi joseph yang masih memiliki tubuh manusia.


Bergerak seperti itu adalah hal yang buruk, dimana tanpa ia sadari, darah mulai keluar dari mata kanan nya.


Dia bahkan tidak berkedip disini, tetapi setelah darah keluar itu, tubuh nya mengalami suatu reaksi dan membuat seluruh otot otot nya menjadi kaku selama 0,5 detik.


Meski begitu, itu adalah nasib buruk yang menimpa Joseph, dia kalah diwaktu yang sengit itu.


Di penglihatan Killia, dia sudah menebaskan pedang nya dan itu akan segera mengenai Joseph.


(Aku menang)

__ADS_1


Akhirnya, dia bisa menyingkirkan satu pengganggu, tetapi perasaan senang itu tidak berlangsung lama ketika masa depan yang ia lihat berjalan ke arah yang tidak dia inginkan.


Dimana, Theo datang dari samping nya, menusuk dirinya dengan pedang dan dia gagal menghabisi nyawa Joseph.


Bagaimana bisa, seorang yang mengetahui masa depan seperti nya membiarkan diri nya diserang oleh manusia yang sedang terluka.


Membuat nya sedikit amarah dan langsung menebas Theo, tetapi itu adalah kesalahan nya, dia begitu terburu buru.


Tentang bagaimana Theo yang disamping nya itu adalah Theo di dua detik dimasa depan, sedangkan, Theo saat ini belum berada didekat nya.


Membuat Joseph dan Theo sendiri cukup bingung akan hal itu, tetapi ini adalah kesempatan yang besar.


Kesempatan untuk menyerang Killia.


(Bergeraklah!! Lebih cepat!! Jangan pedulikan rasa sakit!! Jika aku berhenti, maka aku tidak akan bisa bergerak lagi untuk beberapa saat, karena itu akan kuberikan seluruh yang kupunya diserangan ini!!!)


"Maju Theoooo!!!!"


Joseph memberikan semangat dan Theo mulai berteriak, itu adalah detik detik terlambat sampai akhirnya dia berhasil menusuk perut Killia dengan itu.


"Anak manusia ... kupuji kau lalu kuakui, jika kalian ini kuat!!"


Killia mengarahkan tangan nya dan mengenggam leher Theo dengan satu tangan menbuat Joseph tersentak panik dan langsung bergegas untuk menolong Theo.


Tetapi Killia sudah mengetahui hal itu, memunculkan tombak lalu menembakkan itu ke perut Joseph sampai membuat nya terhempas jauh dan menusuk ke dinding.


Lalu, Killia melempar Theo ke udara dengan kuat dan menbuat Theo mendarat dengan kasar ditanah.


"Senior!!"


Da vinci putus asa disana, dia mempercepat jalan nya menujunke arah Theo, begitu juga dengan Killia yang berjalan perlahan.


"Selanjutnya kau yang terakhir, anak manusia"


Joseph dan Theo berada dikondisi tidak dapat bertarung, dan satu satu nya yang masih bisa bergerak hanyalah Da vinci.


Meski dia terluka, itu tidak masalah, bagi nya rasa sakit itu hanyalah sensasi alami yang sudah dia alami hampir tiap hari.


(Rasa sakit seperti ini tidak ada apa apa nya!)


"Akan kukalahkan kau disini!! Dan menyelesaikan antegram ini!!"


"Hmph, itu lucu"


Bagi Killia, pernyataan itu hanyalah candaan yang keluar dari mulut seorang bocah yang hampir tidak bisa menyerang nya dari tadi.


Berkata seperti akan menyelesaikan antegram, itu hanya bisa membuat nya tertawa.


Dengan cepat, dia sudah berada di belakang Da vinci, ketika Da vinci menyadari nya dan mulai mencoba untuk berbalik.


Itu sudah terlambat, ketika Killia mengayunkan pedang nya dan membelah lengan kanan Da vinci menjadi dua.


Darah keluar dan tangan kanan Da vinci melayang diudara, itu sakit.


"Aaarrgkgrrrkkkkkk!!!!!"


"Hmph, reaksi yang sama seperti sebelum nya, aku bingung, kenapa kalian begitu berisik hanya karena kehilangan satu tangan? Nah ... anak manusia, cobalah bunuh aku disini dan akhiri antegram sekarang juga"


Pada akhirnya, itu selalu berakhir dengan nasib yang sama, tidak terkecuali, sudah menjadi takdir yang lemah untuk terus kalah dari yang kuat.


Apa sekarang sudah berakhir? Disini .... dan dia akan mati

__ADS_1


__ADS_2