
"Lalu, kau meminta ku untuk menghentikan balmung?"
"Itu hanya jika kau bisa melakukannya, saat ini hanya kau yang berpotensi dapat mengalahkan balmung"
Itu adalah tanggung jawab yang besar, keselamatan seluruh dunia di galoa berada di tangan nya, dia ini lemah ketika mendengar tentang dewa, kekuatan archiest dan keempat pahlawan.
Bisakah dia melakukannya? Untuk bisa keluar dari antegram ini saja dia nyaring mustahil untuk dilakukan, bagaimanapun musuh di antegram sangatlah kuat.
(Raja dan ratu....)
"Huh ... tentang benetta dan killia, apa yang terjadi dengan mereka berdua?"
Mungkin itu adalah pertanyaan yang konyol, bagaimanapun benetta terlempat ke 10.000 tahun yang lalu dan killia terlempar ke 1.000 tahun yang lalu, manusia tidak bisa hidup selama itu.
Tetapi, dia ingin tetap bertanya.
"Benetta, masih hidup"
Mendengar hal itu, membuat Da vinci sedikit lega, tetapi 10.000 tahun yang lalu? Mungkin dia bukan manusia.
Itu tentu saja, bagaimanapun dia adalah elf, tetapi elf juga tidak akan bisa hidup selama itu.
"Dia dalam keadaan hibernasi saat ini, dikatakan dia akan bangun dari tidur nya ketika balmung datang ke dunia ini, bahkan dia sudah membuat keturunan nya disini, pernahkah kau mendengar nya, ras elf?"
"Huh? Elf?"
"Benar, pada nyatanya, dunia kedua hanyalah dunia murni tanpa sihir dan hanya ada ras manusia disini, dengan beberapa monster dan hewan hewan, tetapi itu hanya sampai ketika benetta datang, dia menyebarkan tentang sihir, membuat keturunan dan melakukan hibernasi"
Itu adalah fakta baru bagi Da vinci, mengetahui jika awal sihir didunia ini dimulai dari sesuatu yang sederhana seperti itu.
"Bagaimana dengan killia?"
"... dia ... sudah mati"
"...."
Killia telah mati, itu cukup merugikan didengar Da vinci, tidak seperti ketika dia mendengar jika benetta masih hidup, maka itu berarti dia akan membantu Da vinci dalam melawan balmung nanti.
Tetapi tidak untuk Killia, bagaimanapun dia sudah mati, jadi tidak akan bisa membantu Da vinci.
"Dia ... adalah pencipta antegram"
"..... huh?"
Da vinci kehilangan kata kata, Killia adalah pencipta antegram? Berarti dia yang menciptakan dunia neraka disini?
Menyulik orang dan memaksa mereka saling bertarung?
"Dia ... pencipta antegram .. katamu?"
"Benar ... tetapi jangan salah paham, sejujurnya antegram yang dia ciptakan dulu bukanlah antegram seperti sekarang, dipenuhi pertumpahan darah, antegram yang dia ciptakan, penuh dengan kehidupan"
".... tetapi antegram berubah?"
"Itu karena pemberontakan kecil yang dilakukan oleh dua bawahan nya, mereka membunuh killia dan mengambil alih antegram, mengubahnya seperti antegram yang kau ketahui saat ini"
Da vinci menelan ludah nya.
(Dua bawahan? Apa itu berarti raja dan ratu itu adalah pemberontak? Tetapi kenapa mereka memberontak?)
"Tetapi meskipun mereka merubah antegram, tujuan dari antegram ini tidak berubah"
"Tujuan?"
"Benar, yaitu untuk menciptakan pasukan abadi yang memiliki kekuatan setara 4 pahlawan, itu killia lakukan agar bisa mengalahkan balmung ketika waktu yang ditentukan, killia mengambil beberapa orang untuk menjadi satu pasukan paladin, lalu melatih pasukan itu, tetapi, itu tidak berjalan sesuai keinginan nya, dua bawahan nya memberontak, membunuh semua pasukan paladin, lalu membunuh naga naga yang mendiami tanah antegram, menculik lebih banyak orang dan memaksa mereka berperang"
"...."
Itu artinya, tujuan killia itu murni baik, seperti perkataan belial, dia mengambil beberapa pasukan paladin dan melatih mereka sendiri untuk menjadi kuat.
Sampai bisa menghentikan Balmung.
Tetapi ... dua bawahan nya memberontak, itu sedikit buruk.
__ADS_1
Mengubah antegram yang dikatakan sebagai tanah surga ini menjadi neraka dalam semalam.
Tetapi meski begitu dua bawahan killia tetap memenuhi tujuan antegram, karena mereka membuat event terakhir untuk antegram ini.
Jika mereka berdua dikalahkan, maka itu berarti pejuang di antegram sudah cukup kuat untuk menghadapi Balmung.
(Balmung akan datang dalam beberapa bulan, dan antegram membuat acara terakhir disini ... tentu saja itu bukan kebetulan)
Itu sudah seperti kedua raja dan ratu itu sudah tau akan hal itu, jadi mereka menyiapkan acara terakhir.
Jika mereka mampu mengalahkan raja dan ratu, maka mereka memiliki potensi untuk menghadapi balmung.
Tetapi jika mereka tidak bisa mengalahkan raja dan ratu, maka takdir mereka tetap akan sama, yaitu mati.
Karena mereka tidak bisa mengalahkan raja dan ratu, maka mereka tidak memiliki potensi untuk melawan balmung yang lebih kuat dari raja dan ratu.
(Jadi begitu ... hah, tidak pergi dari tujuan awal antegram)
Raja dan ratu akan mewujudkan tujuan awal antegram, tetapi dengan cara yang berbeda dari killia.
"Jadi, kenapa kau memilihku?"
"Maksud mu?"
"Tidak, yah, bukankah kau memilihku karena aku memiliki potensi untuk mengalahkan balmung?"
"Benar, kau adalah eksistensi yang menarik"
".. kenapa kau tidak melakukannya sendiri?"
Itu normal untuk bertanya, bagaimanapun Belial adalah dewa dan tingkatan nya sudah berbeda, itu seperti dia adalah pria dewasa dan Da vinci hanyalah semut kecil ditanah.
Tetapi dia seperti tidak ingin melakukannya sendiri dan lebih memilih untuk meminta Da vinci yang melakukannya.
"Kupikir kau akan menyadari nya dipenjelasan ku sebelum nya, kami, para dewa dewi dilarang oleh Archiest untuk tidak melibatkan diri kedalam urusan dunia, karena itulah kami tidak bisa, dan jika bisa maka Aether tidak akan perlu repot repot mengirim Balmung untuk merebut kekuatan Archiest, bagaimana pun tempat dimana kami bebas bergerak hanyalah di tempat awal, dimana nyawa tercipta disana dan menjadi tempat akhir kehidupan, tempat itu tidak memiliki hubungan apapun dengan galoa yang diciptakan oleh Archiest, maka dari itu kami bisa bebas bergerak disana dan melibatkan diri dalam siklus reinkarnasi dari mahluk pilihan, karena ditempat itulah, aku bisa memindahkan kekuatan Archiest ke tubuh Sheilla"
".... aku mengerti ... dan satu hal, apa kau bisa melihat masa depan?"
"Kami adalah mahluk mahakuasa, meski tidak setinggi Archiest, tetapi kami bisa melihat masa depan dan masa lalu disaat yang bersamaan, mata kami melihat segala nya, tetapi itu hanya masa depan yang tidak pasti, hanya sedikit gerakan, maka masa depan itu akan berubah"
"Jika tidak maka aku tidak akan melakukan pergerakan saat ini, tetapi ... pengorbanan untuk mengalahkan balmung lebih besar dari yang kau bayangkan"
"... " Da vinci menelan ludah nya, sejujurnya, bertanya tentang masa depan sedikit membuat nya takut, tetapi ... dia akan tetap bertanya, meski dia menjadi gila "apa aku akan mati?"
"Memberitahu mu hanya akan mengubah masa depan itu"
Da vinci terdiam, lalu menunduk.
"Begitu"
Berkali kali dia berpikir, jalan yang dia lalui, bukanlah jalan yang menyenangkan, dia bisa saja mati saat ini, besok, minggu depan, atau tahun depan.
Setiap detik nya dia tidak pernah lepas dari pertanyaan "kapan aku akan mati?"
Tetapi, dia akan mati ... karena dia berpikir begitu, itu tentu saja, karena mahluk hidup akan mati ketika waktu yang ditentukan.
"Leonardo da vinci" Belial berdiri, menghadap tegas ke arah Da vinci, untuk menberikan harapannya "jangan biarkan Balmung mendapatkan Archiest, hentikan dia sebelum dunia akan hancur " dan dia mengatakan sesuatu yang tidak diprediksi oleh Da vinci, bahkan sampai detik ini "jadilah seperti seorang yang ditakdirkan"
Pandangan nya memudar, menjadi putih, dan ketika pandangan itu menjadi gelap, dia mendapatkan kesadaran nya kembali.
Dia berbaring ditanah sambil menatap atap atap goa ini, kepala nya dibalut oleh kain dan luka dikaki nya juga dibalut oleh kain.
"Itu mimpi yang panjang"
Gumam nya sambil menghela nafas pendek, lalu memperhatkan sekitar, terdapat banyak orang yang sedang bekerja.
Itu aneh, beberapa dari mereka adalah kakek atau nenek, orang tua dan anak anak.
(Apa aku masih bermipi?)
"Kau bangun juga"
Ucap seorang lalu meletakkan sesuatu didahi Da vinci, dia adalah Theo, Da vinci mengerutkan dahi nya, mengambil mangkuk itu lalu meletakkan nya ditanah.
__ADS_1
Lalu dia mulai bangun dan memperhatikan sekitar.
"Erm ... dimana ini?"
"Desa tersembunyi digunung hamaya, seperti nya desa ini ikut masuk kedalam labirin dan berakhir seperti ini, tidak kusangka ada desa disekitar gunung itu"
Da vinci mengambil mangkuk itu dan melihat isi nya, itu adalah sup yang dibuat dari bahan seadanya, setidak nya itu cukup untuk mengisi perut.
"Berapa lama aku pingsan?"
Da vinci bertanya sambil meminum sup itu, karena tidak ada sendok jadi dia hanya bisa meminum nya saat ini.
"Mungkin sekitar 30 menit" Theo memperhatikan sekitar lalu menatap wajah Da vinci ".... kenapa kau murung seperti itu?"
"Erm ... aku baru saja menyadari jika tidak ada waktu istirahat untukku dimasa depan"
"Apa apaan itu?"
Disaat yang bersamaan, tanah mulai bergetar, Theo dan Da vinci langsung mewaspadai hal itu dan besiaga ditempat.
Da vinci menyentuh pinggang nya dan menemukan jika pedang nya tidak ada.
"Huh? Dimana pedang ku?"
"Maaf, kami melupakan satu itu dan meninggalkan nya di goa sebelum nya"
"....."
Dia serius mengatakan hal itu? Pikir Da vinci, memang benar jika Da vinci lebih ke spesifik penyihir daripada petarung.
Tetapi dia merasa jika tidak memakai pedang akan ada satu hal yang kurang.
Jadi saat ini dia terpaksa untuk bertarung tanpa pedang dan hanya mengandalkan sihir, bagaimanapun dia memutuskan untuk tidak menggunakan sihir rumus seperti biasa.
Tetapi, dia hanya akan menggunakan sihir alami saat ini, jika keadaan mendesak maka dia hanya perlu memakai sihir rumus seperti biasa.
Tetapi dia ingin meningkatkan potensi sihir alami milik nya, jika itu semakij berkembang maka itu bisa mengalahkan sihir rumus.
Pada dasarnya sihir rumus hanya memiliki kekuatan yang tetap, tidak peduli sebanyak apa energi sihir yang disalurkan, itu hanya akan mengambil beberapa yang diperlukan.
Bagaimana pun itu memakai rumus, jika terdapat sedikit perbedaan dalam rumus, maka itu akan menjadi sihir yang berbeda atau bisa saja itu meledak.
Tetapi sihir alami yang ditemukan oleh Da vinci berbeda, semakin dia mengembangkan hal itu, maka akan semakin kuat juga sihir nya.
Itu terletak seberapa ahli dia dalam mengendalikan energi sihir nya.
Beberapa orang berteriak, dan para orang tua melindungi anak nya, beberapa rekan Da vinci dab Theo melindungi kakek dan nenek disini.
Dan, getaran itu mulai berhenti, juga menjadi tanda tentang firasat buruk akan dimulai.
"Kau tau, kau harus mulai mempercayai insting mu mulai sekarang"
"...."
Theo memulai candaan dan Da vinci hanya terdiam, sebelum nya Da vinci mengatakan jika dia tidak akan bisa istirahat dimasa depan.
Dan itu langsung menjadi kenyataan.
Bahkan dia sedikit mulai meragukan insting nya disini.
Sesuatu meraung, dengan suara yang keras, lalu dinding di goa itu hancur, menghadirkan sesosok raksasa bewarna hijau tua.
Memiliki kepala bulat dengan satu mata dan mulut lebar yang bertaring, dia berjalan dengan kedua kaki dan tangan nya ada empat disini.
Bahkan dia ada ekor dibelakang dimana ekor nya itu memiliki duri duri yang tajam, meski itu hanya bersifat menghancurkan sesuatu karena ukuran nya.
Dia meraung sekali lagi.
"GHUUGHUUUUUNGGGGGGG"
"Mustahil! ... itu garandoll!!"
Seorang pria acak berteriak dimana Da vinci mendengar hal itu dan bertanya "Garandoll?"
__ADS_1
"Mahluk kuno di antegram, atau bisa dikatakan ... itu adalah mahluk terkuat di antegram melebihi naga itu sendiri"
Theo menjawab dan ... pertempuran panjang melawan garandoll dimulai.