Paladin Antegram

Paladin Antegram
tanggung jawab yang harus dipikul


__ADS_3

Da vinci duduk dibangku penonton sambil menghela nafas.


"Melakukan duel tanpa izin, apa yang kau pikirkan?"


Seseorang berkata dibelakang da vinci dan dia langsung menyadari orang itu dari suaranya.


"Kepala sekolah?"


Da vinci bertanya dengan senyuman masam.


Kepala sekolah mulai duduk dikurso yang tepat disebelah da vinci, dan sejak awal testia terkejut dengan kemunculan dari kepala sekolah.


Dan kepala sekolah hanya menatap testia dengan senyuman masam.


"Disaat kupikir kenapa putriku belum mengunjungi diriku, ternyata dia sedang menonton pertunjukkan disini"


Ucap pak kepala sekolah dimana ucapan itu tertuju ke testia, da vinci merilik ke arah testia dan elena terkejut akan hal itu.


"Ka-kau anak kepala sekolah?! Kenapa kau tidak memberitahuku"


Elena bertanya dengan wajah memerah.


"Yah ... kau tidak bertanya sebelum nya"


Testia memalingkan pandangan dimana elena terus bertanya ke testia sambil menarik-narik bahu nya testia.


(Tidak kusangkah jika pak kepala sekolah memiliki seorang putri)


"Kalian masih terlalu kecil, dan kalian dibutakan oleh kekuatan yang terlalu besar itu"


Disaat da vinci berpikir yang tidak-tidak, pak kepala sekolah meneruskan ucapan nya dimana da vinci sedikit tidak menerima hal itu.


Tetapi dia tidak lebih dari seorang murid saat ini.


"Kami mengerti akan hal itu"


Disisi lain.


"Tagma~"


Ucap gadis putih itu.


itu adalah sebuah rafalan mantra dimana sebuah lingkaran sihir terbentuk dimata kanan gadis itu.


Gadis itu menyipitkan matanya dengan senyuman puas.


"Fufu~ ... kontrak sihir yang menarik~"


Gadis itu menutup mata kanan nya dengan mengarahkan tangan kanan nya ke atas dahi dan melakukan gerakan jari dimana dia mengarahkan jari nya kebawah.


Dan secara bersamaan, lingkaran sihir dimata kanan gadis itu mulai menghilang.


Gadis itu langsung berjalan ke arah edward dengan santai dan sheilla tidak berhenti menghunuskan pedang nya ke arah gadis itu.


(Aku bukanlah ahli sihir, tetapi aku tau pasti satu hal, kekuatan sihir gadis ini tidak normal)


Pikir sheilla dengan menelan ludah nya.


"Hei hei~ edward, apa yang sedang kau lakukan?~"


Tanya gadis itu dengan ceriah.


Edward menanggapi dengan lambat dimana raut wajah nya tidak terlihat seperti hidup.


"Wajah mu buruk sekali, apa yang terjadi dengan mu?~"


"Ketua charlotte-"


Ucap edward, dan gadis yang disebut charlotte itu menyipitkan matanya.


"Lihatlah dirimu, sangat buruk, hei hei-- kenapa kau bisa kalah? Meskipun kau salah satu anggota dewan sihir? Hei hei-- aku bertanya disini--"


Ucap charlotte sambil mendekatkan wajah nya ke arah wajah edward, menatap tajam mata edward, dan edward merasakan ketakutan yang berlebihan hingga akhirnya ia terduduk di tanah.


Menatap iba ke arah edward dan kali ini charlotte mulai menatap ke arah sheilla dan sheilla hanya merespon kaget akan hal itu.


"Nama mu sheilla kan? Maaf, tapi mulai saat ini aku akan menjadi juri diduel ini dan menyatakan jika duel ini berakhir menjadi seri, edward tidak akan meninggalkan sekolah dan tentu kau juga tidak akan menjadi budak nya atau apapun, aku tidak menerima keluhan disini"


Ucap charlotte sambil menggerak-gerakkan jari nya.


(Sial ... dia memainkan aturan yang kubuat, tch ... semua nya berakhir percuma)


[tidak ada aturan yang melarang orang lain untuk menjadi juri dalam duel]


"Ya ... aku tidak keberatan"


Sheilla berkata sambil menghilangkan pedang yang digenggam nya, melihat hal itu membuat charlotte sedikit melebarkan matanya dan berhenti melakukan pergerakan tangan.


"Ha-haa ... kau memakai trik yang unik juga, sheilla"


Charlotte melanjutkan gerakan jari nya dan terakhir dia menepuk kedua tangan nya itu.


"Perastika"


Sebuah lingkaran sihir tercipta dengan ukuran 5 meter dimana lingkaran sihir ini bewarna hijau.


"Kau terluka kan? Masuk lah kesini"

__ADS_1


Ucap charlotte sambil memainkan tangan kanan nya ke atas dan kebawah untuk meminta sheilla ketempat nya.


Dengan waspada, sheilla memasukki lingkaran sihir itu.


(Aah~ apa-apaan kenyamanan surgawi ini?)


Dengan perlahan, luka yang diterima sheilla mulai menutup rapat dan itu membuat sheilla sedikit merasakan kegelian.


"Parastika adalah sihir penyembuh tingkat tinggi, tetapi meskipun ini sihir penyembuh tingkat tinggi, sihir ini tidak bisa menumbuhkan atau menyatukan anggota tubuh yang terputus"


Ucap charlotte sambil menatap iba ke edward.


Dan mendengar hal itu hanya membuat sheilla memalingkan pandangan nya dengan dipenuhi keringat dingin.


"Sheilla, bergabunglah dengan dewan sihir--


Mendengar hal itu membuat sheilla sedikit melebarkan matanya dimana dia tidak menduga akan menjadi hal seperti ini.


Apalagi bergabung dengan dewan sihir.


Dan charlotte melanjutkan perkataan nya.


"Aku sedikit tertarik dengan mu, perbuatan mu, tidak, duel ini adalah sesuatu yang tidak dikonfirmasi oleh sekolah, dan selain itu kau sudah seperti ingin berperang dengan keluarga teshine disini, meskipun ini duel tetapi tidak dengan mereka yang tidak terikat dengan duel ini, kau masih terlalu muda untuk menanggung kekuatan itu, untuk saat ini hukuman mu hanya akan menjadi tahanan rumah, tetapi tidak dalam waktu yang lama pihak militer akan mulai bergerak dan kau tidak akan bisa bebas, maka dari itu bergabunglah dengan dewan sihir, aku bisa melindungi mu, dan tentu juga dengan bocah jenius di atas"


Charlotte melirik ke bangku penonton dimana tempat da vinci duduk.


Sheilla hanya mendengarkan dengan mengerutkan alis nya.


(Haaah~~ kenapa semua hal yang kulakukan selalu tidak berjalan sesuai keinginan ku)


Sekali lagi charlotte menatap ke sheilla.


"Kupikir tindakan mu sudah bagus, tapi sayang kau bertindak tanpa mempersiapkan segala hal nya, kali ini kau gagal karena tidak ada yang berada disisi mu saat ini, tetapi pastikan kedepan nya kau sudah mendapatkan banyak sekutu yang berada disisi mu, dengan begitu kau akan menang, ini memang tugas yang berat, dan karena itulah kau yang harus melakukan tugas ini, jangan biarkan seorang yang ingin kau lindungi malah mengambil tugas yang sama"


Sheilla sedikit melebarkan matanya dan menatap ke arah charlotte.


"Na-nama mu, siapa?"


Sheilla bertanya.


"Hmm? Ah~ maaf, aku lupa memperkenalkan diri, aku adalah alumni akadami, sekaligus pemimpin dari dewan sihir, nama ku adalah charlotte adenoelle"


.


.


.


Setelah itu para petugas datang kemari termasuk beberapa bawahan charlotte di dewan sihir.


Pada akhirnya duel itu hanya disebut sebagai pertikaian remaja dan tidak dianggap terlalu serius karena bantuan dari dewan sihir.


Saat ini sheilla sedang duduk dibangku taman yang berada disamping arena itu karena sheilla masih didalam tahap pengawasan biro keamanan sekolah.


Meskipun ini hanya dianggap kenakalan remaja, ini cukup untuk memanggil keluar biro keamanan.


"Maaf, telah melibatkan mu"


Ucap sheilla sambil menundukkan kepala nya.


Ucapan itu ditujukan ke orang yang duduk disamping sheilla, dia adalah da vinci.


"Apa yang kau katakan? Bukankah kita sudah sepakat untuk mentraktirku selama 3 minggu?"


Da vinci menjawab dengan nada candaan.


".... kau masih bisa mengatakan untuk keluar kau tau, dari dewan sihir maksudku"


"... kau tau, dewan sihir adalah tujuan yang ingin kucapai dengan memasuki akademi ini, jadi aku sangat senang karena bisa masuk kedalam nya secepat mungkin".


Da vinci menjawab dengan tersenyum ke arah sheilla, dan untuk suatu alasan, sheilla senang mendengar jawaban dari da vinci.


(Gawat, kenapa jantungku berdetak kencang)


Pikir sheilla dengan senyum masam dimana saat ini dia memalingkan pandangan dengan wajah memerah.


"Aku mempunyai seorang adik gadis, sekarang dia berumur 6 tahun, tapi dia berada didalam situasi yang berbahaya di kampung halaman ku, karena itulah aku menerima tawaran untuk bersekolah di akademi ini agar bisa masuk ke dewan sihir, itu semua agar aku bisa mendapat kekuatan dan kekuasaan yang besar"


Ucap da vinci dengan wajah masam dimana dia seperti menyalahkan diri nya sendiri, menyebut dirinya pengecut karena kabur meninggalkan adik nya.


Meskipun itu tidak benar tetapi itu tidak berbeda dengan kata kabur.


Sheilla menyadari hal itu dan menepuk pundak da vinci.


"Katakan jika kau butuh bantuan"


Ucap sheilla dengan senyuman lebar.


"Sheilla~ (ah, gawat, aku ingin menangis)


Da vinci langsung memalingkan pandangan nya dan itu membuat sheilla bingung dengan tindakan da vinci barusan.


(Kenapa dia?)


Dan setelah itu sheilla melihat sosok elena dan testia sedang berjalan di kerumunan para murid.


Sekali lagi sheilla berniat untuk memanggil elena, tetapi dia mengurungkan niat nya.

__ADS_1


(Apa-apaan ini, bukankah kau tau ini akan terjadi dan sudah mempersiapkan diri?, kuatlah, diriku)


Tetapi itu tidak merubah tujuan nya, dengan status baru yang dia dapat dan sebuah ketakutan yang telah dia sebarkan selama duel.


Kedepan nya, elena tidak akan ditindas lagi.


Tetapi itu membuat keretakan dihubungan sheilla dan elena.


Hari ini, 30 oktober 708, kalender suci.


Duel antara sheilla dan edward berakhir menjadi akhir yang buruk bagi kedua belah pihak.


"Apapun keputusan yang diambil oleh anda, saya akan selalu mengikuti anda, nona sheilla"


Pada tanggal 31 oktober 708, kalender suci.


Hukuman sheilla ditentukan dimana dia diskors sekolah selama 12 hari, tidak menerima hukuman lain.


Seluruh rinci pertandingan sudah dijelaskan kedua belah pihak keluarga, dan mereka berhasil membuat keputusan bijak dimana duel itu tidak menyebabkan perang saudara.


Disisi lain, leonardo da vinci hanya mendapat hukuman ringan dimana dirinya harus membersihkan seluruh toilet akademi dalam sehari.


"Buat kesepakatan nya menjadi 6 minggu"


"Sudah kubilang maaf untuk itu"


Pada tanggal 13 november 708, kalender suci.


Sheilla dan leonardo ra vinci memasuki dewan sihir, dan mendapat perlindungan dari charlotte selama mereka masih di dewan sihir.


"Selamat datang, di dewan sihir~"


Setelah itu mereka melakukan pesta secara meriah dan disaat sheilla bangun dipagi hari, semua ruangan sudah berantakan.


Pada tanggal 3 januari 709, kalender suci.


Sheilla dan da vinci mengikuti ujian kenaikan tingkat 5, dimana ujian itu hanya berlangsung selama 2 hari dengan hasil sheilla dan da vinci mendapat hasil yang sempurna.


Selesai itu, seluruh dewan sihir melakukan perayaan untuk hal itu dan dipagi hari saat sheilla terbangun semua sudah berantakan.


Setiap hari didewan sihir bagaikan seperti suatu perayaan.


Keberadaan sheilla dan da vinci sangat diterima disana.


Pada tanggal 14 januari 709, kalender suci.


Elena dan testia mengikuti ujian kenaikan tingkat 4, dan ujian berlangsung 3 hari penuh, dimana elena dan testia mendapat nilai terbaik dari hal itu.


Pada tanggal 20 januari 709, kalender suci.


Elena mendapatkan seragam putih dan sebuah gelar teladan untuk dirinya.


Sheilla dan da vinci merayakan hal itu diasrama nya sheilla dimana tiap detik bagaikan tusukan pencabut nyawa bagi da vinci.


Melewati segala kejadian yang terjadi, 1 tahun dari sekarang.


Tanggal 29 mei 710, kalender suci.


2 anggota dewan dikirim untuk menjelajahi dungeon itagma, mereka dikirim untuk menyelidiki perkembangan didalam dungeon.


Dan sebagai tugas tambahan mereka diberi tugas untuk mengawal 12 murid yang sedang melakukan ujian kenaikan tingkat 6.




Sheilla von lohengram (7th)




Leonardo da vinci (7th)




Tanggal 30 mei 710, kalender suci.


1 hari setelah berada didungeon, sheilla dan leonardo terkena sebuah jebakan sihir dan menghilang dari tempat.


Ujian diberhentikan secara paksa. Dan tim penyelidik dikirim untuk mencari mereka, tetapi jejak tidak ditemukan.


5 hari setelah melakukan penyelidikan tetapi tidak membuahkan hasil.


Kasus ditutup dengan menyatakan jika sheilla von lohengram dan leonardo da vinci telah kehilangan nyawa mereka didalam dungeon.


.


.


.


Lalu ini adalah cerita sebelum terjadinya insiden itu.


Tanggal 27 mei 710, kalender suci.

__ADS_1


sebuah akhir dari awal yang panjang.


__ADS_2