Paladin Antegram

Paladin Antegram
timbul nya kebencian


__ADS_3

"Dari yang tertulis, sepertinya kau terlahir ditempat prostitusi, siapa nama ibumu?"


komandan itu bertanya dengan tidak acuh.


"Ibu saya adalah seorang budak prostitusi yang bernama tania"


Itu bukanlah cerita karangan, atau kau bisa menyebut itu cerita karangan karena sheilla hanya mengambil refrensi dari ingatan kareth.


Dimana kareth terlahir dari seorang budak prostitusi yang bernama tania, dan sheilla hanya mengambil pernyataan itu dari ingatan kareth.


"Begitu ... sepertinya ayahmu mempunyai selera yang unik, aku salah menilainya dari penampilan ... cukup basa-basinya, kudengar kau mengalahkan minotaur sekitar 6 pekan lalu, aku tidak tau itu benaran atau hanya bualan belaka, tetapi aku tidak bisa membiarkan individu seperti mu bergerak bebas"


Pria itu meletakkan kertas itu dan maju kehadapan sheilla, perbedaan tinggi mereka jauh berbeda.


Disaat sheilla memperkirakan berapa tinggi orang ini, pria itu dengan tangkas mencekik sheilla dan mengangkat nya.


"Gahh?!"


"Bagaimanapun kau perlu untuk diuji"


Pria itu sedikit tersenyum hingga akhirnya ia melempar sheilla kearah kaca, memecahkan kaca itu dan membuat sheilla akan terjatuh ke ketinggian yang mencapai 20 meter.


(Sialan!!!!!)


Pria itu berjalan ke arah kaca itu dan melihat sheilla yang sedang terjatuh.


"Setidaknya buktikanlah jika informasi itu asli atau bualan belaka, buatlah dirimu berguna-"


(Gawat! Gawat! Gawat!!, aku akan mati!!)


Tidak membiarkan otak nya berhenti berpikir hingga akhirnya sheilla menciptakan sebuah tameng yang seukuran dirinya, 1 benteng.


Mengambil dari refrensi tameng milik balmung, kini sheilla mencoba untuk menirunya hanya dengan 1 benteng.


Perlu diketahui jika ketahanan tameng milik balmung itu dikategorikan sebagai 70.000 benteng terkuat yang digabung, dan sekarang sheilla hanya meniru 1 benteng.


"?!"


Respon terkejut dari pria itu dengan melihat sebuah tameng tiba-tiba terbentuk.


Membiarkan tubuhnya berbaring ditameng itu dan sekarang sheilla hanya menunggu hingga diringa terjatuh.


Pria itu melompat kebawah dan wanita itu juga ikut melompat.


"Booommm!!!!"


Sheilla menyentuh ketanah dan menciptakan suara dan ledakan yang cukup besar.


"Apa-apaan?"


"Oi, apa itu?"


"Sesuatu jatuh!!"


Bisik dan teriak semua orang yang berada disekitar.


Disini sheilla merespon jika tubuh nya baik-baik saja hanya membiarkan beberapa tulang retak karena hantaman yang besar dan lagi tubuh nya baru saja tersembuh.


(Aku hidup!?---)


Sheilla seperti kehabisan nafas dan berakhir bernafas dengan tergesa-gesa. Disaat bersamaan tameng yang ia ciptakan telah lenyap.


Bertanya-tanya apakah dirinya selamat dan diiringi rasa sakit yang menusuk nusuk ditangan kanan nya karena menciptakan tameng sekuat 1 benteng.


Hingga akhirnya sheilla menyadari jika beberapa luka yang tidak bisa disembuhkan dengan sihir ditubuhnya telah terbuka lagi.


Disaat itu ada sesuatu terjatuh dengan keras di hadapan sheilla dan sheilla merespon kaget hingga akhirnya ia menyadari ada sebuah kaki yang menerjang ke arah nya.


Merespon dengan panik, sheilla tidak bisa menghindar jadi dia hanya mencoba menahan tendangan itu menggunakan tangan kanan nya.


Bersentuhan dengan kaki itu diwaktu lambat yang pernah ada yang pada akhirnya setelah itu sheilla terhantam keras ke arah kiri dan menabrak sebuah dinding atau barikade.


"Gaahrg!!"

__ADS_1


Dan merasakan rasa sakit yang luar biasa dari hantaman kedinding itu sheilla hanya bisa mengeliat ditanah.


Bahkan keluar mimisan dihidung sheilla ketika ia menyadarinya kesadarannya menghilang.


Disaat ia berpikir jika kedarannya menghilang, ada tendangan yang sangat berat menuju keperut sheilla, dan sheilla mendapatkan kesadarannya kembali.


"Burrggs!!"


Meringis kesakitan sheilla menyentuh perut nya itu.


"Siapa yang memberimu ijin tidur?"


Ucap pria itu sambil menarik rambut sheilla.


"A-pa ma-salahmu?"


Ucap sheilla yang hanya bisa merendahkan dirinya.


"Haa~ -- Pada akhirnya anjing kampung, hanya bisa tetap menjadi anjing kampung"


Pria itu melepaskan tangannya dari rambut sheilla dan berjalan kembali.


"Adina, bawa dia keruang pengobatan"


"Dimengerti"


Sekarang terungkap jika nama wanita itu adalah adina, dan adina berjalan ke arah sheilla dan memeriksa kondisi sheilla.


Melihat perut sheilla dan beberapa darah yang keluar dari tubuh nya, adina mengambil sebuah batu hitam pekat dan membuat sheilla menggenggam batu itu.


"Hubungkan satu persatu tanah kemuliaan, oxinia"


Ketika selesai merafalkan mantra itu, sheilla mulai berhenti merasakan rasa sakit, dan terkejut dengan hasil nya.


"Ini hanya menetralisir rasa sakit dan bukan berarti lukamu sudah sembuh"


"....."


Membawa sheilla berjalan ke arah ruang pengobatan.


Dan disini, sheilla kehilangan kesadarannya.


SUDUT PANDANG SHEILLA


Aku membuka mata ku.


"Atap-atap yang tidak kukenal"


Dan aku spontan mengatakan itu, ini kedua kalinya aku berkata seperti itu dan saat ini juga bukan waktu yang tepat untuk merayakannya.


Umm ... dimana aku?


Coba kuingat-ingat kembali, hari ini aku keluar dari rumah sakit, kemudian ikut wanita yang tak kukenal dan berakhir dihajar habis-habisan oleh si pria itu.


Ayolah~~ aku baru keluar dari rumah sakit kau tau?


Apa itu sikap kalian dalam menyambut tamu?


Aku ingin berteriak, memaki-maki dan kubunuh pria itu saat ini juga.


Tetapi yah, mari urungkan niat untuk saat ini dan kembali lagi disaat aku sudah sembuh total.


Pertemuan dengan anjing militer yang kupikir akan berakhir dengan cepat dan damai tidak pernah kusangkah aka berakhir seperti ini.


Kapan aku bisa pulang kerumah?


Aku rindu dengan tempat tidur ku, tidak, aku juga rindu dengan quilea dan guirde kau tau? Aku tidak melupakan mereka, tentu saja.


Dan elena, terakhir bertemu aku membentaknya dan memperlihatkan pertarungan yang mengerikan kepadanya.


Aku ragu dia akan bersikap normal ketika bertemu denganku---


Tapi seriusan, si pria itu juga cukup kuat, mungkin kekuatannya setara dengan minotaur yang kukalahkan.

__ADS_1


Jangan salah paham, minotaur itu tidak selemah sampai bisa dikalahkan olehku, hanya saja ia terlalu lengah dan malah membuang senjatanya, aku tidak mengerti apa yang dipikirkannya.


Dan lagi tubuh nya yang besar sangat membuat kuunggul dalam detik-detik terakhir pertarungan.


Jika bukan karena kesombongan si minotaur aku tidak yakin bisa menang, kecepatannya tidak bisa dianggap remeh.


Kesampingkan hal itu, aku serius bertanya ada dimana aku disini?


Banyak tempat tidur disini bahkan jumlahnya lebih banyak dari rumah sakit itu yang hanya menyediakan 2 tempat tidur.


Disini mungkin melebihi 10 tempat tidur.


Apa ini rumah sakit? Tidak, ini pasti ruang kesehatan militer.


Sangat bersih disini-- seperti yang diharapkan dari bangsawan.


"Halo~~ kau sudah bangun ternyata"


Aah--- aku terkejut ... aku bercanda, aku sudah melihat ia masuk keruangan, menutup pintu dan berjalan kearah ku.


Yang membuat ku terkejut adalah karena dia tiba-tiba berbicara kepadaku.


"..... anda siapa?"


"Fufu~ namaku lyyne, tidak usah bersikap formal"


"Haaa-- baiklah, namaku sheilla"


"Um ... salam kenal sheilla~ tetapi yah, kau dihajar habis-habisan oleh komandan, apa kau melakukan sesuatu?"


"Haha~ aku justru ingin mengetahui letak kesalahan ku"


Wanita yang bernama lyyne ini mempunyai rambut perak yang pendek dan mengenakan pakaian mantel putih yang membuat nya terlihat seperti dokter sungguhan.


Mungkin dia memang sungguhan.


Wanita itu mulai berjalan kehadapan pintu dan ia membuka pintu itu.


"Yah ... kau mungkin masih tidak paham apa yang terjadi, jadi sebaiknya kau tidur saja dulu, orang sakit harus banyak-banyak tidur, dadah~~"


Lyyne keluar dan menutup pintu itu dengan riang.


"....."


Aku tidak tau harus merespon apa, lagipula aku baru saja terbangun dan kau menyuruhku untuk tidur kembali?


Rasa kantuk ku sudah hilang disaat kau muncul.


Waktu berlalu dan hari keduaku berada dimiliter.


"Berbahagialah!!! Kau mulai besok lusa boleh dikeluarkan"


"Aku seharusnya sudah bertemu keluargaku kemarin dan aku tidak tau harus senang atau tidak dengan berita ini"


Lyyne datang lagi kemari dengan membawa sebuah info untukku.


"Sudah, sudah~~ biarlah waktu berlalu, lagipula tentang kemarin itu adalah murni kesalahan kami dan semua tanggung jawab diberikan ke komandan, sebagai gantinya dia harus kerja 24 jam tanpa menerima kompensasi selama 5 tahun, jadi menurutku itu sudah impas, lagipula berita tentang komandan yang membantai seorang gadis kecil sudah tersebar kepelosok kerajaan, jadi hal itu juga berpengaruh kekeluarga nya"


"Haaa--- mari kutebak, apa dia bangsawan?"


"Tepat sekali!! Oh! Kau belum mengetahuinya ya? Baiklah, akan kuberitahu, nama komandan adalah august dyinette, dia seharusnya sudah menjadi kepala keluarga sekarang"


"Heee-- meski dia bangsawan, kemampuannya lumayan kuat"


"Ahha-- kau berkata itu -lumayan- meskipun kau dihajar sepihak olehnya? Yah ... lagipula bangsawan memang memiliki kapasitas sihir yang diatas rata-rata dan komandan adalah istimewa, sudah -seperti anak ajaib!!- Kau tau?"


"Aku mengerti"


Itu masuk akal karena banyak bangsawan dimiliter, dan mungkin alasan aku tidak bisa memakai sihir adalah karena umur ku masih belum cukup untuk itu.


Aku tergesa-gesa, tetapi mungkin hanya dengan kekuatan ilahi ku, sudah lebih dari cukup.


Hmm, setelah kupikir-pikir mungkin aku akan mencoba untuk lanjut ketahap berikutnya.

__ADS_1


__ADS_2