Paladin Antegram

Paladin Antegram
pedang pembelah surga


__ADS_3

Sebelum nya sheilla melempar pedang ke arah edward dan setelah itu sheilla menciptakan sebuah pedang ditangan kiri nya selagi pandangan edward terfokus ke arah pedang yang terlempar itu.


(Tapi sudah kuduga jika dia akan cepat menyadarinya)


(Ga-gadis ini!! Darimana dia menyembunyikan pedang itu?!! Kh, sialan!)


Edward mengatur posisi nya dengan cepat dimana dia langsung menciptakan sebuah penghalang bewarna hijau terang.


Sheilla menebas kan pedang nya ke arah perisai itu dan hasil dari tabrakan mereka hanya membuat pedang sheilla memantul dimana tidak ada satupun goresan di perisai itu.


(Kuat)


Pikir sheilla dimana dia langsung menghilangkan pedang yang digenggam nya.


Sheilla mundur kebelakang dan memperhatikan tindakan lawan.


(Begitu ya, jadi kau menggunakan sihir penciptaan, kuku, itu tidak akan bekerja bagi perisai yang kubuat, sihir perisai, anektos!)


(Dilihat dari kekuatan nya sepertinya itu hanya setara dengan 1 benteng, entah kenapa perisai milik orang ini membuat ku teringat akan balmung)


"Perisai yang kuat, ya?"


Sheilla bertanya ke edward.


"Benar, perisai ini tidak akan pernah hancur!"


Ucap edward dengan nada sombong.


"...."


(Memahami struktur, memilih material, menciptakan material, membentuk objek, lepaskan)


Sheilla mengarahkan tangan kanan nya ke atas dimana tercipta sebuah palu dengan tongkat yang panjang.


(Yah, bertarung dengan palu bukanlah gayaku tetapi ini tidak ada cara lain)


Untuk suatu alasa, sheilla mengatur berat palu itu sangat berat dimana saat ini sheilla tidak akan mampu mengangkat nya dan hanya membiarkan palu itu tertahan dilantai.


Sheilla mendorong palu itu kedepan dan palu itu mulai kehilangan keseimbangan nya dan mulai terjatuh dengan perlahan.


Tetapi ... itu akan menciptakan daya pukul yang sangat kuat!


Palu itu terjatuh ke arah perisai nya edward dimana dirinya sedang berlindung saat itu.


Edward menyadari palu itu mulai terjatuh ke arah nya dengan panik mencoba untuk menghindar tetapi suatu harga dirinya akan ketahanan perisai nya itu membuat nya tetap percaya jika perisai itu mampu menahan hantaman palu itu.


Palu itu menabrak perisai edward dengan kekuatan yang sangat berat dan disaat edward berpikir jika perisai nya itu mempu menahan kekuatan itu setidak nya dalam beberapa detik kemudian perisai itu retak dan hancur karena berat dari palu itu.


Edward menghindar kesamping dan ketika dia berpikir telah selamat, ada sheilla tepat sedikit jauh disamping nya dan saat ini sheilla sedang nemegang sebuah perisai dikedua tangan nya.


Dimana sheilla mengarahkan perisai yang seukuran 130 cm itu kebelakang.


"!!!?"


(Perisai ini tidak untuk bertahan, tetapi untuk menyerang!)


Sebelum edward bisa menghindar, sheilla memukulkan perisai nya itu ke arah edward.


"Grggg!"


Edward terhempas kebelakang.


Dimana seluruh penonton terkejut akan hal itu.


Dengan penuh emosi edward berusaha untuk bangun dan segera ingin memprotes sheilla, tetapi dia tidak sebodoh itu sampai melupakan peraturan yang terikat kontrak.


"Sial, sihir penciptaan?! Apa kau serius berumur 12 tahun?!"


(Meskipun penyihir terlatih sekalipun, menciptakan beberapa benda itu akan menguras banyak energi sihir mereka, dan disisi lain kak sheilla bisa menggunakan nya beberapa kali)


Pikir testia dengan serius dan elena hanya menonton serius ke duel itu.

__ADS_1


Edward kembali berdiri sambil membersihkan baju nya.


"Kau cukup berbakat diusia mu tapi jangan lupa jika lawan mu ini adalah tingkat 6, pengalaman kita berbeda!"


Edward menepuk kedua tangan nya.


"Kitab alkimia bab 2, tanah kesucian, wahai dewa thanatos yang menciptakan seluruh tanah, namaku adalah edward teshine, adamantite"


Selesai merafal langsung ada dua lingkaran sihir yang masing-masing menempel di kedua tangan edward.


(Tidak, itu bukan sihir-- tapi)


"Waktu bermain sudah habis"


Edward mendengus sombong dan mengangkat tangan kanan nya ke atas.


"Huh?"


Disaat bersamaan tanah ditempat sheilla berdiri bergetar dan setelah itu tanah itu naik ke atas dengan bentuk persegi panjang yang rapi.


Sheilla menunduk karena tanah itu terus memanjang keudara dan berhenti ditinggi 20 meter.


(Alkimia, jika digunakan dengan baik ini melebihi sihir itu sendiri, alkimia ini hampir sama dengan sihir edafos yang digunakan da vinci di latihan melawan louis sebelum nya)


"Hei hei, kekuatan ini tidak hanya seperti ini lho~"


Edward mengarahkan kanan kanan nya sedikit ke atas dan tanah itu naik ke atas dengan cepat, ujung tanah itu dibuat seperti tombak dimana itu akan langsung menusuk sheilla jika terkena.


Untung nya sheilla menyadari hal itu dan cepat menghindari.


"Serangan kedua~"


Sebelum sheilla bisa memfokuskan keseimbangan, serangan kedua datang dan sheilla dengan cepat maju kedepan.


Serangan ketiga datang dan sheilla mundur kebelakang dimana sheilla menabrak sebuah tanah yang terbentuk dari serangan pertama.


"!!!"


Dan sheilla terlambat untuk menghindari hal itu dimana serangan itu menyebabkan luka dipinggang sheilla.


"Tch"


Edward menggerakan kedua tangan nya dan disisi sheilla serangan beruntung datang.


Tombak dari tombak lainnya menusuk dan sheilla menghindar kesamping dan sebuah tombak baru tercipta dan langsung menusuk ke atas.


Sheilla menghindar kebelakang dimana sekali lagi sheilla menabrak suatu tombak dibelakang nya dan dengan reflek yang hebat sheilla langsung menghindari dari tombak itu.


"Tch, kekuatan yang merepotkan"


Sebuah pedang tercipta ditangan kanan sheilla dan sheilla menebas semua tombak itu menjadi dua bagian.


Yang menyebabkan tombak yang terbelah jatuh kebawah.


(!!! ... dia memotong nya?)


Tentu saja dari posiai edward dia tidak akan bisa melihat gerakan yang dilakukan oleh sheilla di atas sana.


Serangan dari tadi hanya berdasarkan perhitungan dan edward tidak bisa menghitung lagi sejak dia menggunakan serangan beruntun.


Suatu cahay terlihat dan itu membuat edward penasaran akan hal itu.


(Cahaya?)


Disaat yang bersamaan sheilla menarik tali dari busur itu dan melepaskan nya, menembak dengan kuat dan edward merespon kaget akan hal itu.


Dimana dia berusaha untuk menghindar tetapi panah itu terlalu cepat sampai menusuk tangan kiri edward.


"Grgg!"


Menahan rasa sakit dari itu dan rasa sakit nya semakin kuat disaat panah itu menghilang dengan sendirinya.

__ADS_1


Disisi lain, sheilla menusukkan sebuah besi dengan sangat dalam di menara tanah ini.


"Hmm, sepertinya ini sudah cukup kuat"


Diujung besi itu terdapat sebuah rantai yang cukup kecil yang dimana rantai itu terhubung ke tubuh sheilla.


Sheilla mempersapkan diri dengan menarik nafas dan menghembuskan nya setelah itu sheilla membiarkan dirinya terjatuh kebawah.


Dan sheilla langsung tersentak dimana rantai itu sudah diujung nya, rantai itu memiliki penjang 5 meter, dan selanjutnya sheilla membuat sebuah besi yang sama seperti sebelum nya dan sheilla langsung menusukkan besi itu kedinding yang tepat dihadapan nya.


Sheilla memegang erat rantai itu dan menghilangkan seluruh rantai yang terlipat ditubuh nya dan besi pertama juga langsung menghilang.


Kali ini sheilla menciptakan sebuah rantai yang sama sepanjang 5 meter dan secara langsung rantai itu langsung terhubung dengan tubuh sheilla.


Ujung rantai itu tepat ditangan kanan sheilla dan sheilla langsung menghubungkan rantai itu kebesi kedua.


Sekali lagi sheilla membiarkan dirinya terjatuh, begitulah cara yang dipikirkan sheilla untuk turun dari menara ini.


(Yah, ini lebih baik daripada melakukan terjun bebas)


Disisi lain edward merobek pakaiannya dan mengikat pakaian yang ia robek ke luka dari panah sheilla barusan.


(Tch, rekomendasi ketingkat 4?! Bahkan kekuatan nya tidak bisa disetarakan ditingkat 4!!)


"Haaah- aku meremehkan mu, gadis dari lohengram, tapi! Jangan meremehkan 3 terkuat di peringkat 6"


Secara bersamaan sheilla keluar dari balik menara itu sambil menarik sebuah busur dan melepaskannya.


Dan secara bersamaan edward mengangkat tangan kanannya ke atas dan sebuah dinding tanah tercipta dimana anak panah itu berhasil dihadang oleh dinding itu.


Sheilla berhenti berlari dan disaat bersamaan banyak muncul pilar tanah disekeliling sheilla yang membentuk lingkaran.


"Tch"


Sheilla mulai berlari dan sebuah pilar kecil keluar dari pilar itu menusuk ke arah sheilla, dan pedang muncul ditangan kanan sheilla.


Sheilla menebas pilar berbentuk tombak dan tombak lain di seluruh pilar yang mengitari sheilla.


Tidak seperti sebelum nya kali ini edward bisa melihat pergerakan dimana sheilla akan ambil dan memberikan serangan ke arah sheilla.


Mengulangi serangan yang sama, sheilla menghindar dengan berbagai cara.


Hingga disisi lain sebuah tangga tercipta dan pembuat nya adalah edward dimana dia menaiki tangga itu dan melihat pergerakan sheilla secara bebas.


Merespon hal itu, sheilla menghindari serangan yang datang dari samping dengan salto kebelakang dan setelah itu sheilla mengarahkan pedang nya kebelakang dengan posisi menusuk.


Setelah itu sheilla melempar pedang nya ke arah edward.


Dan sebuah tombak berhasil menusuk tangan kiri sheilla.


"tch!"


Disisi lain dengan reflek nya, edward mengangkat tangan kanan nya ke atas dan sebuah dinding muncul untuk mengahalangi pedang yang dilemper lurus oleh sheilla.


"Kukuku ... sebaik nya kau tidak meremehkan ketajaman dari pedang ku"


Sheilla bergumam dan secara bersamaan pedang yang dilemparnya hanya masuk dengan mudah ke dinding yang dibuat oleh edward.


Bahkan dinding itu tidak memperlambat nya sama sekali, dinding itu sudah seperti kertas bagi pedang sheilla.


Atau bisa disebut pedang yang membelah surga, pedang yang digunakan oleh pahlawan terkuat.


"Paradeos"


Sheilla bergumam.


Dan disaat bersamaan, pedang itu menusuk ke tangan kiri edward dan membelah nya.


"Gegfrgr!!! Aargrgrs!!! SAKIT!!!!!!"


Memegangi tangan nya yang mengeluarkan banyak darah, berteriak kesakitan sambil melihat tangan yang terputus itu jatuh kebawah.

__ADS_1


__ADS_2