Paladin Antegram

Paladin Antegram
teori archiest


__ADS_3

Itu adalah sesuatu yang mengejutkan bagi semua nya, karena Joseph berhasil melukai Garandoll itu dengan sekali serang.


Bahkan dia menggunakan sihir yang aneh dalam melalukannya.


(Siapa?)


Da vinci mulai bangun, menghembuskan nafas nya dan melihat ke arah Garandoll itu, dengan ekspresi yang tidak percaya dengan apa yang dilihat nya.


(Barier? Tetapi, bagaimana dia bisa membentuk nya seperti itu?)


Bagaimana pun hanya dengan barier tajam yang menusuk Garandoll, masih belum membuat nya terbunuh.


Saat ini dia merontah dengan raungan yang keras, membuat Da vinci tersentak, dia harus bergerak.


Bagaimana pun dia mengingat kembali tentang pedang nya yang terlempar ketanah, dia berlari untuk mengambil pedang nya itu.


Jauh disana, Joseph bisa melihat semua nya, dengan memusatkan suatu barier dengan jumlah yang banyak ke mata.


Joseph bisa melihat dari jauh, tentang kondisi Garandoll itu, tentang Da vinci yang berlari untuk mengambil pedang nya, dan tentang Theo yang mencoba untuk menyerang Garandoll sekali lagi.


"Nghh ... lemah, pengalaman mereka dalam bertempur sangat lah sedikit"


Gumam Joseph dengan sedikit kecewa, tentu Joseph mengakui jika Theo dan Da vinci itu kuat.


Bahkan seharus nya mereka bisa membunuh Garandoll itu sedari tadi, tetapi tempat mereka bertarung sangatlah tidak menguntungkan.


Bagaimanapun mereka bertarung didalam ruangan tertutup saat ini, mereka tidak bisa mengeluarkan sihir skala besar.


Itu akan meruntuhkan goa itu, bagaimana pun dengan sihir milik raja dan ratu, goa ini akan tetap menyatu kembali.


Tetapi kenyataan jika goa itu hancur tidaklah berubah, itu hanya tentang bagaimana jika serpihan goa hancur dan mengenai para warga.


Dan setelah membunuh para warga, sihir didalam serpihan itu aktif dan membuat nya kembali menyatukan diri.


Tetapi itu sudah terlambat, para warga sudah terbunuh tidak akan kembali hidup, dan mereka bertarung sambil mewaspadai resiko seperti itu.


Karena itulah Joseph mengatakan jika pengalaman bertarung mereka itu sedikit, seharus nya mereka bisa lebih kuat dari itu.


"Nah, apa yang akan kau lakukan sekarang? Anak muda"


Disana, Da vinci mengambil pedang nya, lalu berada diposisi siaga.


(Garandoll dalam kondisi tidak bisa bergerak, apa ini waktu yang tepat untuk melancarkan sihir skala besar?)


Da vinci tersenyum masam, lalu menepuk kedua pipi nya.


"Heh"


(Tidak, kenapa aku selalu terpaku dengan sihir skala besar? Bukankah masih banyak? Suatu kekuatan kecil yang lebih berguna?)


Da vinci menancapkan pedang nya ketanah, lalu menepuk kedua telapak tangan nya menjadi satu.


"Kitab alkimia bab 2, tanah kesucian, wahai dewa Thanatos yang menciptakan seluruh alam ditanah ini, nama ku adalah Leonardo Da vinci, berikan hamba mu ini kekuatan untuk mengendalikan alam, Adamantite"


Kedua lingkaran sihir keemasan terbentuk dikedua lengan Da vinci, disisi lain, Joseph hanya melihat dengan dengusan.


"Hmm ... tidak buruk!"


Joseph berlari dengan membuat seluruh barier menjadi pijakan nya diudara.


Setidak nya saat ini Joseph telah memutuskan untuk membantu mereka berdua dan itu adalah hal yang bagus.


Atau mungkin, Joseph hanya ingin memberikan pelajaran bagi anak anak yang masih belum berpengalaman dalam medan perang.


Secara sepihak, Joseph menghapus barier yang menusuk ke bahu Garandoll itu, membuat Theo tersentak panik.


"Apa apaan?"


Garandoll itu meraung kencang dan memunculkan cahaya merah dimulut nya, saat ini dia benar benar marah dan berniat untuk menghancurkan segala nya.


Tetapi Da vinci tidak membiarkannnya, dengan mengangkat tangan kanan nya ke atas, lalu memutar lengan kiri.


Batu tanah membentuk sebuah pilar, lalu pilar itu mengekang lengan kanan Garandoll, itu salah satu nya.


Setelah pilar itu mengekang tangan Garandoll, tanpa menunda waktu lagi, Da vinci menurunkan lengan kanan nya kebawah dengan cepat.

__ADS_1


Menbuat pilar itu memendek dengan cepat, tetapi terus menarik lengan Garandoll, membuat nya panik sampai terjatuh ketanah.


Membuat cahaya merah nya tertembak tanpa arah yang jelas, itu menuju ke langit, menciptakan situasi yang dihindari oleh mereka.


Tetapi Da vinci tidak panik, saat ini dia merasa tenang, bahkan dia tidak merespon ke arah mana cahaya merah itu akan meledak.


Karena ... seorang dibelakang sana akan membantu, Joseph memusatkan barier ke arah cahaya merah itu dan berhasil menahan nya.


(Anak itu ... dia tau aku akan membantu dan dia memanfaakan hal itu?)


"Kuku, bocah kurang ajar"


Gumam Joseph dengan sedikit girang.


Disisi lain, Garandoll terus merontah karena pilar itu terus menarik lengan nya, dan Garandoll mencoba menarik kembali lengan nya itu.


Memberikan reaksi tarik menarik dari dua arah yang berbeda, dan ditengah nya sedikit robek.


Dan Garandoll pasti juga akam menyadari hal itu, dia cukup cerdas untuk seukuran monster, jadi ... dia tau jika itu adalah sihir dan ada seorang yang mengendalikannya disana.


Bahkan ... mengikuti kata insting nya, jika membunuh orang itu, maka dia akan selamat.


Memusatkan cahaya merah dimulut nya lalu menembakkan itu ke arah Da vinci.


Itu adalah arah tepat, Da vinci akan mustahil menghindari nya.


(Selama ini aku terus memikirkan nya ... tentang apa itu sihir? Bagaimana cara kerja mereka? ... tapi, seluruh nya menjadi melambat ... secara tidak sadar manusia menganggap jika sihir itu adalah rangkaian suatu rumus yang diteliti sebaik mungkin, tetapi itu jauh lebih dalam, suatu yang tidak disadari oleh manusia itu sendiri, penciptakan lingkaran sihir dan layar sihir, mereka adalah sihir, bahkan manusia tidak sadar akan hal itu, dari mana munculnya mereka? Tentu saja itu dari energi sihir didalam tubuh manusia, tetapi ... bagaimana cara manusia membentuk itu?


Selalu ... selalu ... selalu ... aku terus memikirkan nya, sampai itu membawa ku ke satu kesimpulan.


Alam juga memiliki energi sihir yang melimpa, yah, jika harus digabungkan dengan perkataan Belial, maka itu adalah sisa sisa entitas Archiest.


Dia memiliki nya, kekuatan untuk menciptakan segala sesuatu, dan kekuatan itu tersebar keseluruh galoa ini.


Manusia ... secara cerdik, membuat suatu rumus, yang menjadikan suatu pertukaran setara antara manusia dengan Archiest.


Yaitu dengan memberikan 10% energi sihir milik manusia, maka Archiest akan membentuk suatu hal yang sesuai dengan rumus itu.


Maka terjadilah, pertukaran setara ... gawat, itu sangat mendebarkan.


Itu arti nya, manusia juga bisa memiliki potensi untuk menggunakan Archiest, dan jika hipotesisku benar ... maka Sheilla tidaklah mendapatkan kekuatan Archiest itu sendiri.


Tetapi lebih dari itu, dia ... hanya mendapatkan sesuatu yang membuat nya bisa menggunakan kekuatan Archiest tanpa melewati aturan pertukaran setara.


Begitu juga dengan Kareth, dia mengetahui cara untuk menggunakan kekuatan Archiest itu, dan Belial hanya memindahkan hal itu ke tubuh Sheilla.


Cara untuk menggunakan Archiest, itulah yang dicari oleg Aether.


Pada dasar nya, kekuatan Archiest adalah kekuatan untuk menciptakan sesuatu, maka ... berier juga tidak terkecuali.


Tetapi tidak ada rumus apapun didalam barier, mengapa itu terjadi? Yah, karena ... barier itu sendirilah Archiest.


Atau bisa dikatakan jika itu adalah kumpulan Archiest yang menyebar keseluruh galoa.


Dan manusia memadatkan kekuatan itu untuk menjadikannya suatu perisai tak tertembus, dengan memadatkan, mengendalikan kekuatan Archiest dengan energi sihir didalam tubuh.


Mengendalikan ... maka, bukankah itu tidak harus membentuk sebuah domain yang luas?


Lihat, seperti yang dilakukan pak tua itu, dia mengecilkan barier milik nya, dan memusatkannya seperti pedang.


Jika begitu ... maka aku juga bisa melakukan hal yang sama)


"Lakukan atau tidak sama sekali"


Da vinci mengarahkan lengan kiri nya kedepan, untuk mencoba sesuatu yang baru saja dia pikirkan? Tidak, sesuatu yang baru saja dia curi.


Pada dasar nya, barier berbentuk domain cenderung lemah karena itu sangatlah tipis seperti kertas.


Tetapi, yang ingin Da vinci coba lakukan bukanlah membuat nya menjadi tipis.


Tetapi menjadi sangat tebal, seperti perisai.


Untuk sesaat Joseph ingin menyelamatkan Da vinci, tetapi dia berhenti ditempat, lalu tersenyum tidak percaya dengan apa yang dia lihat.


"Da vinci!!"

__ADS_1


Theo berteriak khawatir, tetapi kekhawatiran nya tidak perlu saat ini.


Da vinci memunculkan sebuah perisai dan cahaya itu mengenai nya, tetapi sama sekali tidak menembus, itu hanya terpecah sampai cahaya merah itu perlahan menghilang.


Dan Da vinci langsung menghilangkan perisai itu sambil bernafas terengah engah.


(Bocah!! ... kurang ajar ... berani nya kau mencuri karya lama ku, kuku! Menarik!)


Da vinci hanya melebarkan mata nya dengan apa yang terjadi, baru saja dia berhasil menciptakan perisai.


Mencuri karya lama milik Joseph, tetapi dia tidak merasa bersalah saat ini.


Lebih dari itu, dia tersenyum ... itu adalah kebahagiaan yang didapat setelah teori asal asalan milik nya terbukti benar.


Meski itu tidak sepenuh nya asal asalan karena dia memikirkan itu berdasarkan fakta yang ada.


Tetapi baginya, itu sangatlah menyenangkan.


"Berhasil!!!!!!"


Dia tidak bisa menahan rasa bahagia nya dan berteriak kencang, itu tidak menggambarkan karakter milik nya, tetapi itulah dia adanya saat ini.


"Apa kau ini anak anak?"


Ucap Joseph tepst dibelakang nya dimana dia langsung tersentak kaget dan berada diposisi siaga.


"Huh? Kau?"


"Berani berani nya kau mencuri temuan ku"


Mendengar hal itu Da vinci hanya tersenyum masam, mencoba untuk memalingkan pandangan nya.


Dia sedikit meragukan jika itu termasuk kedalam copyright.


"Saya tidak mencuri nya"


"Hoo? Lupakan, siapa namamu?"


".... Leonardo Da vinci"


(Hmm, kupikir dia seorang pelukis sesaat)


"Leo, jadilah murid ku!"


"Huh?"


"Yah, kau tau, ketika kau bertambah tua kau menjadi tidak tahan dan ingin mencari seorang murid agar kau bisa memberinya seluruh pengetahuan yang kau milikki"


".... lebih tepat nya apa yang akan kupelajari dari anda?"


Da vinci bertanya ragu ragu, memang dia sedikit kerepotan karena seorang pria tua merekutnya untuk menjadi murid.


Dia ingin menolak nya karena bagaimana pun itu terdengar sangat mencurigakan, tetapi sebelum menolak nya, tidak ada salah nya untuk bertanya.


"Hmm? Yah, sesuatu seperti ini"


Joseph mengarahkan tangan nya kedepan, Da vinci mundur kesamping untuk melihat ke arah mana itu.


Itu adalah ke arah Garandoll yang tidak berdaya itu.


Da vinci masih bingung apa yang akan dilakukan oleh Joseph, jika itu sangat payah maka dia akan menolak nya seketika.


Tetapi, apa yang dia harapkan dari kelemahan seorang terkuat di Antegram?


Kepala Garandoll itu terputus seketika, membuat Da vinci dan Theo tersentak kaget, tetapi kepala Garandoll iti terkurung kesuatu kotak kubus yang terbuat dari barier.


Disaat Joseph menggenggamkan telapak tangan nya, kubus barier itu langsung mengecil, meremukkan kepala Garandoll didalam.


Dan terus menjadi kecil, sampai akhirnya itu lenyap tanpa abu atau apapun, bahkan setetes darah tidak ada disana.


Seperti diteleportasi ke tempat yang jauh, tetapi itu berbeda, pada dasarnya Joseph hanya merenukkan kepala itu sampai sekecil mungkin setara dengan atom.


Da vinci terkejut akan hal itu, lalu tersenyum masam.


"Apa kau manusia?"

__ADS_1


__ADS_2