Paladin Antegram

Paladin Antegram
tugas khusus


__ADS_3

26 juni 710, kalender suci.


Party juugo memulai sebuah pergerakan, menyerang sebuah desa, membunuh pria dan membawa wanita.


1 juli 710, kalender suci


Sebuah distrik prostitusi dibuka secara ilegal di bagian barat.


5 juli 710, kalender suci


Para tim penyelidik dari party rouge menemukan bukti jika para pelacur yang bekerja didistrik prostitusi adalah para wanita dari desa tenion yang diserang oleh party juugo.


Disaat yang sama, mereka melihat pemimpin dari party juugo berada didalam distrik.


10 juli 710, kalender suci


Para tim penyelidik yang dikirim party rouge berhenti mengirimkan informasi, keberadaan mereka tidak ditemui.


13 juli 710, kalender suci


Perperangan antara party juugo melawan party gloud terjadi, dan party gloud kalah telak, keberadaan seluruh anggota tidak ditemukan.


20 juli 710, kalender suci


Distrik prostitusi memulai menyebar keseluruh antegram.


21 juli 710, kalender suci


Game master memberi sebuah tugas khusus untuk beberapa party, yaitu tugas untuk menghancurkan party juugo dan membalikkan tatanan.


Mansion Charles - 26 juli 710, kalender suci


2 bulan telah berlalu sejak mereka bergabung, dan Sheilla sudah sepenuh nya sembuh berkat Salazar, dia sangat berterima kasih untuk hal itu.


Meski sedang berada didalam acara perperangan, tetapi mereka hanya bersantai-santai selama 2 bulan ini, bukan berarti perang akan terjadi setiap hari, mereka membutuhkan persiapan yang lama.


Jadi mereka tidak bisa membuka perperangan begitu saja, dan kegiatan mereka hanya bermalas-malasan disini.


Disamping itu, Da vinci selalu mengurung dirinya dikamar, keluar untuk mengambil makanan, mengembalikkan beberapa buku dan membawa lebih banyak lagi kedalam.


Terkadang terdengar suara ledakan didalam ruangan ya, dan semuanya hanya menanggapi dengan heran.


"Hei Shei, waktunya sarapan, bangunkan Da vinci"


Ucap Nezuon sambil berjalan ke meja makan, mereka memiliki meja hitam yang lumayan besar dan beberapa kursi yang lebih.


tetapi kursi itu tidak akan digunakan karen anggota tidak mencukupi.


"Aku yakin jika dia belum tidur saat ini"


Sheilla membalas dengan senyum masam, lalu mulai berjalan ke arah ruangan Da vinci.


Mengentuk pintu ruangan itu beberapa kali dan terdengar suara -bruk- dari dalam, dia menanggapi dengan heran lalu pintu mulai terbuka.


Memperlihatkan Da vinci yang kacau, dimana rambut nya hampir berdiri semua, dan baju nya yang tidak rapi.


Menggaruk kepala nya sambil menguap panjang.


"Huh? Shei? Ada apa?"


"Sarapan"


"Hmm?"


Da vinci mengeluarkan kepala nya dan melihat kesamping dimana itu terdapat sebuah jendela kaca, terlihat jelas jika cahaya matahari masuk kedalam dan warna pohon terlihat lebih jelas.


"Ternyata sudah pagi"


Gumam Da vinci dengan ekspresi masam, dan Sheilla sedikit mengangkat kepala nya, melewati tembok yang bernama Da vinci dan melihat kedalam ruangan.


Dalam waktu 2 bulan ini, Da vinci mulai tumbuh tinggi dan Sheilla tidak memberi tanda-tanda akan tumbuh lagi, dia sedikit frustasi untuk itu.


Kesampingkan hal itu, terlihat jika sangat gelap didalam ruangan itu dimana banyak barang berserakan dilantai bahkan cahaya matahari tidak bisa masuk karena Da vinci menutupi jendelanya dengan horden.


"Kau yakin tidak memaksakan tubuhmu?"


"Tidak, bagiku ini adalah waktu ternyaman ku"


Da vinci membalas sambil melewati Sheilla dan mulai berjalan menuruni tangga.


Sheilla mengikutinya dibelakang, menatap punggung Da vinci dengan ekspresi masam.


"Sadarilah kondisi tubuh mu, bodoh"


"Hmm? Kau mengatakan sesuatu?"

__ADS_1


"Bukan apa-apa!!"


"Hah?"


Sheilla mulai berjalan cepat melewati Da vinci, dan Da vinci hanya menatap bingung saat ini.


(Apa aku melakukan kesalahan?)


Da vinci mulai kembali berjalan, menuju keruang makan, dan menemukan anggota lainnya sedang makan, ia menarik kursi dan mendudukinya.


Tempat duduk Da vinci tepat disamping Sheilla saat ini, dimana itu sudah diatur oleh seseorang.


Da vinci menatap wajah Sheilla dengan canggung sambil perlahan mengoyak roti dipiring nya dan memasukkannya kedalam mulut.


"Huh? Ada apa?"


Sheilla merespon dengan jengkel dan Da vinci sedikit terkejut akan hal itu, memalingkan pandangan nya kedepan dengan cepat.


"tidak..."


Mendengar jawaban canggung dari Da vinci hanya membuat Sheilla lebih jengkel dari sebelum nya, tetapi dia memilih untum tenang dan memakan white stew dihadapan nya dengan lahab.


(Seriusan ada apa dengan nya hari ini?)


Pikir Da vinci dengan canggung, dimana dia takut jika dia membuat suatu kesalahan dan itu membuat Sheilla membencinya.


Dia tidak menginginkan hal itu.


Disisi lain, Chelsea menatap mereka berdua dengan senyum masam sambil mengingat beberapa waktu yang lalu.


-sebelum nya-


"Shei~ kau sudah bangu-- hmm? Ada apa?"


Chelsea memasuki kamar dan bingung melihat Sheilla yang sedang duduk ditempat tidur nya, tetap mengangkat lututnya ke atas, menaruh kedua tangan nya dilutut itu dan menutupi wajah nya.


Menyadari ada Chelsea memasuki kamar nya, Sheilla membuat ekspresi sedih dimana dia bisa saja menangis saat ini.


Chelsea menatap dengan canggung dimana dia sedikit takut akan hal ini.


"Sepertinya sudah datang"


Ucap Sheilla dan Chelsea merespon dengan bingung.


"Datang? Apanya?"


Sheilla memalingkan pandangan nya kesamping dan Chelsea kehilangan ketakutan nya, mengganti itu dengan perasaan lega.


"Umm ... jika aku boleh tau ini sudah keberapa kali nya kau haid?" (aku tidak tau jika itu adalah hal yang patut disedihkan)


Tidak ada wanita yang akan sedih hanya karena menstruasi, tetapi Sheilla memiliki beberapa alasan untuk merasa sedih.


" .... "


Sheilla menutupi wajah nya sambil mengangkat tangan kanan dan hanya membiarkan jari jempol berada ditelapak tangan dan membiarkan jari lainnya berdiri.


"4 kali?"


Sheilla menanggapi itu dengan anggukan kecil dan Chelsea menghela nafas lega, dia bersyukur karena ini bukan pertama kalinya.


pertama adalah ketika mendapat mimpi aneh dari kareth, kedua masih tetap di desa musim salju, ketika ketika berada di akademi setelah pertarungan melawan Edward dan keempat adalah saat ini.


Dia akan kerepotkan jika itu adalah pertama kalinya bagi Sheilla.


-sekarang-


(Yah ... karena itulah, maaf, Da vinci, bersabarlah untuk beberapa waktu, wanita akan sering marah ketika mengalami menstruasi)


Didalam hatinya, Chelsea tetap mendukung Da vinci dimana Chelsea sudah sejak lama mencoba untuk memajukan hubungan mereka berdua.


Mungkin itu terkesan ikut campur, tetapi Chelsea tidak bisa menahan hasrat nya untuk berada digaris depan.


"Ermm ... semuanya, maaf karena kita sedang waktu makan, tetapi ini serius, dengarkan lah sebentar"


Nezuon membuka pembicaraan dan seketika semuanya berhenti berbicara lalu menghadap ke arah Nezuon yang berada diujung meja makan.


Meski mereka selalu bercanda, mereka tau ada satu waktu dimana itu tidak tepat untuk bercanda, Nezuon sudah mengatakan jika ini adalah pembicaraan serius dan semua orang menyadari hal itu.


"Terima kasih, kalau begitu akan kumulai, sebenar nya ini berhubungan langsung dengan distrik prostitusi yang digelar beberapa waktu lalu, mereka telah menyebar terlalu besar dan demi menjaga tatanan, game master memberi tugas khusus untuk beberapa party, hanya tugas yang sederhana, yaitu hancurkan distrik prostitusi dan party juugo, hanya itu"


Nezuon berhenti berbicara dan Salazar mengangkat tangan, menyadari hal itu membuat Nezuon bertanya "apa?" Dan Salazar menurunkan tangan nya kembali.


"Tugas khusus disaat acara berlangsung, apa ini pernah terjadi sebelum nya?"


" .... , aku tidak tau, tapi pasti ini pernah terjadi sebelum nya"

__ADS_1


Nezuon menjawab dengan serius dan semua terdiam untuk menunggu perkataan Nezuon selanjutnya.


Sudah 400 tahun sejak antegram diciptakan dan Nezuon yakin jika tugas khusus pernah diberikan beberapa kali sebelum nya.


Lalu Abi mengangkat tangan nya dan Nezuon merespon hal itu.


"Apa ada peraturan di tugas khusus itu?"


Mendengar hal itu, Nezuon tersenyum dan mulai menjawab.


"Ada, 4 aturan khusus




Party hanya bisa mengirim 2 orang untuk mengikuti tugas khusus.




Selamatkan para korban.




Jangan biarkan satu korbanpun mati.




Selesaikan dalam kurun waktu 12 hari.




... itu lah aturan nya, tugas khusus akan dilaksanakan pada besok hari"


Semua menatap dengan mengangguk "aku mengerti" dan williard mulai mengangkat tangan nya.


"Siapa yang akan kita kirim? Kita ikut serta kan?"


Nezuon meneguk gelas nya dan tersenyum..


"Tentu saja, untuk 2 orang yang akan dikirim sudah kuputuskan, thierry theo" mendengar hal itu membuat theo tersenyum puas dan Nezuon melanjutkan "dan yang terakhir ... Da vinci, kau yang pergi"


Semua terdiam dan langsung menatap Da vinci yang sama terkejut nya dengan mereka, tetapi tidak ada tanda keberatan dari mereka.


"Tugas pertama ya? Aku ragu kau bisa menjalaninya jika Theo yang menjadi pembimbing mu"


Ucap Juliy sambil melirik ke arah Theo dimana Williard terkekeh dan berkata.


"Tetapi, dia kuat, bergantunglah padanya selama menjalani tugas"


Mendengar hal itu, Theo hanya tersenyum masam dan memakan roti nya, lalu semua orang hanya terkekeh, disisi lain Da vinci merasa gugup, karena ini akan menjadi tugas pertama nya.


Dia mengerti akan hal itu dimana dia adalah anggota baru dan tidak berhak untuk menolak, dia tidak terlalu sombong untuk melakukan hal itu.


Kesampingkan hal itu, Da vinci menatap Sheilla dengan canggung dan mata mereka bertemu.


"Umm ...."


"Apa?"


Sheilla merespon dengan jengkel, dan Da vinci menutup kembali mulut nya dengan canggung.


"Tidak, aku hanya berpikir apa kau marah"


Gumam Da vinci dengan nada yang tidak akan didengar oleh Sheilla, dia tidak berani untuk mengatakan itu.


Da vinci kembali memakan white stew nya, dan Sheilla hanya menatap dengan heran.


"Sebaik nya kau istirahat hari ini"


"Huh?"


Sheilla menanggapi Da vinci dan dia merasa terselamatkan karena Sheilla berbicara kepada nya tetapi juga bingung dengan perkataan Sheilla.


"Besok kau akan menjalani tugas kan? Sebaiknya kau istirahat untuk seharian ini, kau bisa saja mati didetik pertama jika kau tidak beristirahat hari ini, ya?"


Da vinci tertegun dan jantungnya lebih berdebar daripada sebelum nya, dia tersenyum tipis dan menjawab.

__ADS_1


"Ya ... akan kulakukan"


__ADS_2