Paladin Antegram

Paladin Antegram
akhir dari awal yang panjang - part 2 end


__ADS_3

Disaat bersamaan, minotaur yang terhempas jauh barusan mulai bangkit lagi dan sekali lagi mengangkat pedang besar nya itu.


Disisi lain, da vinci memainkan jari nya diudara dan mengakhirinya dengan tepukan tangan sekali.


"Parastika"


Sebuah lingkaran sihir yang lumayan besar mulai terkumpul diseluruh wilayah murid.


"Jika ada yang terluka kembalilah kedalam lingkaran itu"


Ucap da vinci.


Sebuah teriakan keluar dari murid paling depan dan mereka mengeluarkan senjata mereka masing-masing.


"Shei"


"Ya ... mulai sekarang, mereka harus mengalahkan minitaur itu dengan kekuatan mereka sendiri"


Murid A berlari ke arah minotaur itu dimana minotaur itu juga ikut berlari ke arah nya.


Murid A merafal sebuah mantra peningkat kepada pedang nya.


Tetapi dengan kecepatan yang dimiliki oleh minotaur itu, sangat mustahil untuk murid A menghindar.


"Karena itulah kerja sama tim diperlukan disini"


Ucap da vinci sambil menatap seorang murid B, dimana murid B itu merafal sebuah mantra edafos dan sebuah dinding tanah tercipta untuk menghalang antara minotaur dan murid A itu.


Serentak minotaur itu berhenti berlari dan bingung dengan pandangan kedepan nya, dan murid A mulai bergerak ke arah kanan dinding itu.


Disaat kebingungan ada seorang murid C menyerang dari sisi kanan minotair itu dengan pedang yang sudah diberi sihir peningkatan itu.


Pedang nya menebas tetapi berhasil ditahan minotaur itu dengan tangan kanan nya, bahkan tebasan dari pedang itu hanya seperti goresan kecil bagi minotaur.


Tetapi dia melupakan murid A yang sedang menyergap dari arah kiri nya itu, murid A menebas ke atas dan berhasil melukai tubuh bagian belakang minotaur.


Selanjut nya murid C mencabut pedang nya pada lengan minotaur itu dan pergi kabur begitu juga dengan Murid A dimana dia kabur tetapi minotaur langsung mengejar murid A.


Dan testia berlari ke arah minitaur itu dengan sebuah pedang berapi, menusuk minotaur itu dan membuat minotaur itu terjatuh.


Tetapi disaat sebelum dirinya jatuh, minotaur mempersempatkan untuk menebas testia dengan pedang besar nya.


(Gawat! Aku tidak akan sempat menghindar--)


Disaat dia berpikir semua akan berakhir, ada sebuah dinding tercipta dimana pedang besar itu menebas dinding itu.


Dinding tanah itu hancur bersama pedang itu jatuh ketanah.


Orang yang merafal mantra edafos adalah elena.


(Elena~ terima kasih!)


Disisi lain.


"Kerja sama tim yang bagus"


Ucap sheilla dimana dirinya cukup kagum akan hal itu.


"Benar ... meskipun mereka adalah tim yang baru dibentuk hari ini, tetapi mereka mampu memainkan tugas mereka masing-masing"


Ucap da vinci dimana dirinya juga ikut kagum akan hal itu.


Disaat yang bersamaan murid D dan E mulai merafal mantra yang sama menggunakan oedang mereka.


""Aploplixia""


Ucap kedua murid itu dan sebuah sebuah lingkaran sihir mulai tercipta disebuah dinding dungeon yang dimana itu tepat di atas minotaur itu.


Lingkaran sihir itu menghilang dan secara bersamaan dinding itu retak dan hancur dimana semua puing-puing batu itu jatuh menimpa minotaur.


Untuk berjaga-jaga murid F, G dan H mulai merafal sebuah mantra.


"""Floga"""


Sebuah lingkaran sihir muncul didepan mereka masing-masing dan lingakaran sihir itu menciptakan sebuah bola api di depan nya dan disaat bola api itu selesai terbentuk.


Ketiga murid itu mengarahkan ke arah minotaur itu dan menembakkannya.


Disaat bersamaan lingkaran sihir menghilang dan minotaur terbakar hangus oleh api itu.


(Rasanya perjuangan ku saat bertarung melawan minotaur dulu hanya seperti lelucon belaka)


Pikir sheilla dengan ekspresi masam.


Tetapi meskipun mereka menang, mereka tampak sangat lelah saat ini.


"Apa boleh buat~ baiklah, kita akan istirahat selama 30 menit dan setelah itu kita akan melanjutkan perjalanan"


Ucap sheilla dengan nada yang lumayan besar dimana para murid menanggapi dengan bahagia dan terjatuh lemas.


JAM 1.45 / 30 mei 710, kalender suci.


Sekarang adalah waktunya tidur bagi seluruh murid kecuali sheilla dan da vinci yang masih terjaga.


Da vinci membuat sup susu hangat dengan roti dan dia membawa dua porsi saat ini.


"Bagian mu"

__ADS_1


Ucap da vinci sambil menyerahkan sup susu hangat dengan roti itu ke sheilla.


"Oh~ aku menghargai ini"


Sheilla mengambil sup susu itu dan langsung meminum nya.


"Aaah~ menghangatkan tubuh~"


Ucap sheilla dengan nada puas dimana setelah itu dia merobek roti itu menjadi potongan kecil lalu mencelupkan roti itu kedalam sup susu itu, dan sheilla memakai roti itu dengan nikmat.


Setelah melihat hal itu da vinci juga ikut makan sup susu itu dengan lahap.


Mereka selesai makan dan hanya duduk puas dibebatuan.


"Jadi kau masih belum berbicara dengan elena?"


Da vinci bertanya dengan nada mengejek.


"Ya- yah ... kau tau, aku membutuhkan sedikit waktu saat ini"


Sheilla menjawab dengan memalingkan pandangan nya.


Da vinci hanya menghela nafas kecewa mendengar hal itu.


"Tapi yah ... aku ingin dia memanggilku dengan sebutan kakak lagi, aku ingin dia terus mengikutiku sambil memanggil diriku 'kakak, kakak' disaat aku menyadarinya semua perlahan berubah, elena semakin dewasa dan elena kecil ku sudah tidak ada, hiks~"


Sheilla menangis dengan mengeluarkan ingus dihidung nya.


(Geeeh--- dia terlalu emosional untuk hal sepele seperti itu)


Da vinci menatap masam ke arah sheilla.


Sheilla membersihkan hidung nya dan da vinci hanya bisa menepuk pundak sheilla sebagai penghibur.


Dan pembicaraan mereka ini ... didengar oleh testia yang berpura-pura tidur saat ini.


(Aku berniat untuk pergi buang air kecil tetapi tidak kusangkah mereka akan memulai percakapan seperti ini, lebih baik aku menahan ini sebentar lagi)


JAM 4.00


Semua murid berjalan sambil mengobrol satu sama lain dan testia masih merasa canggung karena menguping pembicaraan sebelum nya.


(Kepala sekolah mengatakan jika dungeon ini dihuni oleh minotaur tetapi sejauh ini hanya satu ekor yang muncul, apa mereka ada ditempat yang lebih dalam?)


Pikir sheilla dimana dia membaca sebuah peta dungeon ini.


"Oh! Ada air!"


Murid B berteriak dengan girang disaat mereka berhenti karena melihat sebuah air.


"Pak, bagaimana sekarang?"


Sheilla bertanya ke pak pembimbing dan pak pembimbing itu merespon dengan lambat dimana dia sedikit terkejut akan hal itu.


"Benar juga, mari kita beristirahat dan mengambil air itu untuk keperluan kita"


Ucap pak guru itu dengan ekspresi yang tidak yakin, sepertinya dia masih memikirkan tentang kemarin dan merasa jika dirinya tidak layak untuk membimbing sebuah ujian.


"""Baik~"""


Seluruh murid serempak mengatakan hal itu dan mereka mulai duduk dibebatuan untuk mengobrol dimana murid wanita sedang merendam kaki mereka di saluran air yang jernih itu.


Testia dan elena ikut dikelompok wanita itu, sedikit demi sedikit elena mulai diterima oleh murid seragam putih lainnya.


"Kalau begitu aku juga~.... !!!!!!!!!!!!!!"


Disaat sheilla mencoba untuk ikut masuk ke kelompok wanita, terasa sebuah tekanan yang tidak biasa mulai terpancarkan diseluruh area ini.


Tidak hanya sheilla, semua merasakan tekanan ini bahkan ada beberapa murid yang tidak tahan dengan tekanan ini dan berakhir muntah meskipun kebanyakan mereka menahan agar tidak muntah.


Sheilla dan da vinci menatap kesekeliling mereka untuk melihat hal yang aneh dari ini.


Tetapi tidak ada yang aneh dan tekanan itu berhenti setelah 20 detik berlalu.


"Huh?! Apa-apaan barusan itu?!"


Ucap da vinci dengan panik sambil mengeluarkan tongkat sihir nya.


"Tidak terjadi apa-apa?"


Sheilla bertanya dengan heran.


[Waktu bermain nya telah berakhir]


Sebuah suara terdengar ditelinga- tidak, suara itu dikirim secara langsung kedalam otak sheilla.


Dengan reflek sheilla menciptakan sebuah pedang paradeos ditangan kanan nya dan menggunakan sebuah kuda-kuda yang diajarkan oleh charlotte sebelum nya.


(Suara yang sama seperti suara orang dimimpi itu?! Apa-apaan ini?!)


Dan sebuah lingkaran sihir tercipta di diseluruh wilayah murid, dimana lingkaran itu hanya sebesar 7 meter.


Tetapi itu sudah mencakup beberapa murid.


"Huh?!"


Menyadari hal itu, sheilla langsung berlari memasuki lingkaran sihir itu untuk membantu para murid yang berada didalam nya.

__ADS_1


Lingkaran sihir itu belum aktif sepenuh nya dimana orang bisa masuk dan keluar dengan mudah nya, tetapi murid yang berada didalam lingkaran ini terlalu takut untuk berdiri.


"Berdirilah, dasar bodoh!!"


Teriak sheilla sambil menarik salah satu tangan murid disini.


"Semuanya! Bergeraklah dengan perlahan ke area yang tidak terjangkau oleh lingkaran sihir!"


Teriak da vinci dan sekali lagi da vinci menatap ke arah sheilla yang sedang menarik murid itu.


(Gawat, murid ini pingsan)


Pikir sheilla dengan panik lalu ada da vinci yang datang membantu sheilla menarik orang itu.


"Kalian kenapa diam?! Cepat pergi dari sini!!"


Tegas da vinci kedua murid lainnya dan saat ini da vinci sedang menggendong murid yang pingsan itu dan membawa nya keluar ke area yang tidak terjangkau oleh sihir.


"Baiklah! Semua murid sudah --- ke--luar?"


Disaat da vinci merasa senang karena para murid sudah berada diarea yang tidak terjangkau oleh lingkaran sihir, ternyata tidak.


Masih ada sheilla yang terduduk sambil menutup hidung nya dilingkaran sihir itu.


"Sh-shei?"


Sheilla membuka tangan nya dari hidung nya dan dia menyadari jika sebuah mimisan keluar dari hidung nya.


Menatap tangan yang dipenuhi oleh darah itu sheilla teringat atau mengingat sebuah kilas balik kehidupan.


Sebuah ingatan yang tidak boleh dilupakan.


[Kenali dirimu sendiri sheilla] [aku akan sangat bermasalah jika kau mati saat ini] [karena itulah takdir kedua ada] [aku bukanlah kau] [kau tidak akan mati] [aku adalah administrator B] [aku bertugas untuk menjaga tatanan dunia] [Balmung adalah ancaman] [kau akan kumasukkan kedalam antegram secara paksa]


Setelah itu sheilla kehilangan kesadaran nya dan terbaring lesuh didalam lingkaran sihir itu.


"Kakak?!"


Teriak elena dengan panik.


"Apa yang dia lakukan!? Si bodoh itu!!"


Da vinci langsung berlari memasuki lingkaran sihir itu dan langsung menuju ke arah sheilla


Da vinci menundukkan tubuh nya kelantai dan sedikit mengangkat kepala sheilla.


"Tch, dia pingsan"


Selanjutnya da vinci mencoba untuk mengangkat tubuh sheilla, tetapi itu tidak bisa.


Tidak diizinkan.


Sebuah tangan hitam melekat ditubuh sheilla dan berusaha untuk tidak membuat sheilla keluar dari lingkaran sihir ini.


tangan hitam menarik kembali tubuh sheilla.


"Hah?! Apa-apaan ini sialan!"


Sebuah lingkaran sihir tercipta ditangan kanan da vinci tanpa sebuah rafalan mantra dan da vinci mengarahkan tangan nya itu ke tangan hitam yang mengekang tubuh sheilla.


"Kakak!!"


Elena berteriak dan mencoba untuk berlari memasuki lingkaran sihir itu, tetapi dia langsung dihentikan oleh testia dan murid lainnya.


Sebuah tangan hitam mulai perlahan menghilang karena sihir da vinci, tetapi ada banyak tangan hitam yang mengekang ditubuh sheilla.


Pada akhirnya lingkaran sihir itu mulai aktif dan mengeluarkan cahaya biru yang sangat terang, menyerah akan sesuatu, da vinci berhenti mengarahkan tangan nya ke tangan hitam itu.


Tetapi sampai pada akhirnya, da vinci memeluk sheilla untuk melindungi sheilla dari segala cara.


"Kakak!!!"


Teriak tangisan elena dan secara bersamaan lingakaran sihir itu pecah seperti kaca dimana seluruh keberadaan didalam nya menghilang.


Bahkan sheilla dan da vinci yang seharus nya berada disitu langsung menghilang tanpa meninggalkan sebuah jejak apapun.


30 mei 710, kalender suci -- JAM 4.13


Sheilla von lohengram dan leonardo da vinci dinyatakan telah tewas didalam dungeon itagma.


[Selamat datang, di dunia kematian, di dunia pemusnahan]


SELAMAT DATANG DI ANTEGRAM



.


.


.


Note author : untuk kedepan nya cerita akan memasuki bagian utama cerita dimana akan mencakup seluruh arc annihilization yang akan selesai di part ke 6


Tentu cerita akan menghadirkan petualangan dan pertarungan yang lebih mendebarkan


petualangan sheilla dan da vinci baru saja dimulai!!

__ADS_1


__ADS_2