
...Selamat membaca🤗...
......................
Eyang menatap Andra curiga, ia merasa aneh pada sikap Andra yang posesif terhadap Senja.
"Kenapa? Memangnya Senja itu siapa kamu?" Tandas eyang.
"Emm . . Pokoknya nggak boleh aja, kalau Senja balik ke toko ya Andra harus balik juga nganterin Senja."
"Oo. . Berarti kalau Senja menginap disini, kamu juga akan menginap. Begitu?" Tebak eyang.
Andra gelagapan mendengar tebakan eyangnya, dia jadi bingung sendiri dengan kemauannya. Apakah memang seperti itu? Tapi apa Senja akan mau? pikirnya.
"Eyang jangan ngomong apa-apa dulu tentang aku sama Senja ya? Pokoknya nanti biar aku jelasin semuanya ke eyang. Oke Eyang."
Emmuach. . Andran mengecup pipi sang nenek.
Setelah mengucapkan itu, Andra kemudian segera berlari masuk kekamar mandi sebelum eyany kembali memberondongnya dengan serentetan pertanyaan.
Eyang yang sedikit melamun tidak menyadari hal twrswbut. "Sebenarnya apa yang aku lewatkan dari cucuku ini? Beberapa tahun tidak tinggal bersama, kenapa dia berubah sebanyak ini? Aku harus mencari tahu, kalau memang Andra tak mau bercerita yang sesungguhnya. Maka aku akan menyelidikinya sendiri!" Batin eyang. Lalu ia beranjak dari kamar Andra dan kembali kebawah.
Sesampainya dibawah, terlihat Senja yang sudah bersama dengan simbok Maemunah yang biasa dipanggil Mbok Munah itu. Mbok Munah mengatakan kalau makan malamnya sudah siap. Dan Eyang langsung mengajak Senja menuju ruang makan, ia tidak bisa menolak lagi karena tangannya sudah ditarik eyang.
__ADS_1
"Ayo nak Senja, dimakan makanannya! Nggak usah sungkan-sungkan sama eyang, seperti biasa saja." Eyang sudah menyuruh mbok Munah untuk mengambilkan makanan untuk Senja.
"Udah Mbok, terimakasih! Terus tadi supirnya gimana eyang? Kalau dia masih dimobil 'kan kasihan. . Dia juga belum makan dari siang, soalnya tadi pas aku ajak makan dia nggak mau." Tanya Senja pada eyang.
"Supir kamu tadi itu udah sama si Santo. Lagi dipijit. Katanya dia nggak enak badan." Jawab Eyang sedikit berbohong karena menuruti keinginan cucu tersayangnya tadi.
"Oh, begitu. . Tadi sebelum berangakat memang dia bilang sedikit sakit perut sig eyang. Yaudah, mari makan. Eyang harus makan yang banyak! Biar sehat dan kuat selalu." Senja menyendokkan sayur lagi kedalam piring eyang.
"Pasti dong Eyang makannya banyak, ini'kan sayuran dari kebun kamu!" Eyang tersenyum lalu memulai memakan makanannya, Senja juga melakukan hal yang sama.
Mbak Asih yang sudah selesai membuatkan makanan pesanan Andra tadi, ia kemudian membawa makanan itu ke meja makan.
"Itu apa Sih? Buat siapa?"
Senja yang mendengar nama Andra mengernyit, sepertinya ia merasa pernah mendengar nama itu. Tapi 'kan nama Andra ada banyak begitu pikirnya, ia juga sudah tau bahwa Eyang mempunyai cucu laki-laki yang biasa tinggal dirumah itu, meskipun belum pernah bertemu.
"Bawa kekamarnya saja, mungkin dia sudah selesai mandi, nanti Senja bisa merasa nggak nyaman kalau ada anak nakal itu". Ucap Eyang ketus karena masih merasa kesal dengan Andra.
"Baik Ndoro." Mbak Asih hanya bisa menuruti perkataan majikannya, meskipun dalam hatinya merasakan ada keanehan.
...****************...
Setelah selesai makan, eyang dan Senja kembali keruang tv untuk melanjutkan obrolan mereka yang sempat tertunda tadi.
__ADS_1
Eyang memulai obrolan "Nak Senja, kamu nginep disini saja ya? Sekarang sudah malem gini. Tuh malah mulai hujan lagi."
Senja nampak berfikir. Ia takut jika menolaknya akan membuat eyang sedih, tapi jika menerima tawaran Eyang, bagaimana dengan supirnya tadi "Gimana ya eyang. . Terus supir tadi itu-"
"Supir kamu tadi juga masih sakit, biar dia istirahat sekalian sama Santo." Potong Eyang.
"Haduuh. . sakitnya jadi lebih parah ya Eyang? Udah dikasih obat belum tadi sama Pak Santo? Biar Senja lihat dulu deh keadaannya, tapi tempatnya Pak Santo dimana Eyang?" Khawatir Senja.
"Gak usah! Dia udah diurusin Santo. Sudah makan, udah minum obat, terus juga sudah istirahat tidur tadi."
Senja merasa lega dengan penuturan eyang. "Alhamdulillah kalo gitu, semoga aja besok udah sembuh ya Eyang."
"Amin." Ucap keduanya bersamaan.
.
.
Bersambung.
Mohon dukungannya ya🥰
Klik pada tombol Like, Favorit juga.
__ADS_1
Terimakasih🙏