Pengagum Rahasia Senja

Pengagum Rahasia Senja
Rencana Honeymoon 2


__ADS_3

Bayu terbangun dari tidurnya setelah mendengar teriakan panggilan dari Andra diluar kamarnya.


"Hoaammm... apaan sih Bos? Malem-malem gini bukannya ngelonin istri malah gangguin cowok jomblo tidur,"


Nampak Bayu yang berusaha sekuat tenaga membuka matanya lebar-lebar setelah ia membukakan pintu. Tapi apalah daya dia baru saja tertidur setelah menyelesaikan semua tugasnya, baik pekerjaan maupun tugas rumah yang diberikan oleh eyang.


"Bay.. Bay.." Andra menggoyang-goyangkan bahu Bayu karena lelaki itu kembali menutup matanya.


"Ealah ni bocah, mau di ajak berembug juga malah merem lagi," gumam Andra. "Kayaknya perlu gue siram pake air es nih,"


"Jangan Bos ih, makin sadis banget sih lo!" teriak Bayu saat menyadari Andra mulai membuka kulkas yang berada di kamarnya.


"Makanya dengerin gue," tegas Andra


"Iya-iyaa.. gue cuci muka dulu,"


Keluar dari kamar mandi Bayu mengambil minuman dingin dari kulkasnya dan meneguknya brutal, hal itu ia lakukan dengan harapan agar bisa menghilangkan rasa kantuknya.


"Udah, apaan?"


"Lama lo kek perawan!"


Bayu hanya mendengus mendengar penuturan Andra.


"Gini Bay, berhubung rencana kita kemaren lusa gagal gara-gara Senja sakit. Sekarang gue mau bikin rencana ulang, tapi kali ini yang lebih gimana gitu.."


"Gimana emang?"


"Ya yang berkesan gitu loh, yang natural tapi akan sangat dia ingat sepanjang masa,"


"Kasih ibu,"


"Maksud lo?"


"Bukannya yang selalu teringat sepanjang masa itu kasih ibu," jawab Bayu enteng.


"Canda mulu lo!"


"Udah serius gue,"


"Lo harus pikirin gimana caranya dia bakal nerima gue!"


"Nerima apaan lagi sih, kan dia udah jadi istri lo!"


"Bay.. lo jangan bikin darah gue naik ya.."


"Sensi bener lo, kayak cewek lagi dapet aja."


"Sotoy lo, udah pikirin! Gue mau balik ke kamar. Bye.." setelah memberi tugas pada sang asisten, Andra melenggang begitu saja dari kamar Bayu.

__ADS_1


"Udah gitu doang? Ya ampuun.. kebiasaan ya bikin gue terpaksa begadang. Kan ngantuk gue udah ilang, abis gitu pergi aja kayak orang gak punya dosa lagi.." gedumel Bayu.


"Udah terima nasib aja Bay, sabar oke. Masih alhamdulillah lu punya kerjaan. Daripada jadi penganggurankan," gumam Bayu menenangkan dirinya sendiri.


Ia pun mulai memikirkan cara untuk melaksanakan perintah dari sang bos. Mulai dari bertanya pada mbah google, membaca novel dan lain sebagainya, guna mencari ide seperti yang Andra inginkan. Sampai tanpa terasa ia tertidur dengan sendirinya setelah jam sudah menunjukkan pukul satu dini hari.


Pagi yang cerah menyapa sepasang pengantin yang baru saja keluar dari kamar mereka guna bersarapan pagi bersama dengan sang nenek.


Dengan ceria Senja berjalan ke ruang makan dengan diikuti Andra di belakangnya. Senyum merekah dintampilkan manakala melihat sang nenek sudah menunggu mereka di meja makan.


"Assalamu'alaikum selamat pagi Eyang.." sapa Senja memeluk sang nenek dari arah belakang dan mencium pipinya.


"Wa'alaikumsalam, selamat pagi juga cucu-cucu kesayangan Eyang.." balas eyang tak kalah sumringah.


"Wah, yang mau honeymoon ceria banget,"


Kedua muda mudi itu mengerutkan kening dan saling pandang.


"Maksudnya, Eyang?" kini Andra yang buka suara sambil duduk di kursinya setelah menarikkan kursi untuk sang istri di sebelahnya.


"Ya kalian sarapan saja dulu yang kenyang, biar nanti langsung berangkat saja,"


"Hah?" reflek keduanya.


"Eyang sudah mempersiapkan semuanya, kalian tinggal nurut aja, berangkat dan fokus bikinin buyut imut-imut buat Eyang, gampang to.." ucap Eyang dengan senyum yang tak lepas dari bibirnya. Ia pun segera memulai memakan sarapannya.


Andra menelan salivanya dengan susah payah, hilang sudah rasa laparnya. Berganti dengan rasa gugup yang tak terkira. Apalagi jika membayangkan apa yanh baru saja neneknya katakan itu. Seakan dia bisa mati berdiri dibuatnya.


Senja memakan sarapannya dengan susah payah, pikirannya berkelana entah kemana. Tak habis fikir dengan sang nenek yang begitu mudahnya mengatakan membuatkan cucu. Mereka memang bukan menikah karena di jodohkan, tapi mereka juga tak begitu akrab sebelumnya, apalagi berpacaran. Saling bertegur sapa saja jarang. Jadi hal yang seperti itu masih sangat jauh dari jangkauan pikiran mereka berdua.


Seusai sarapan, eyang memanggil pasukannya.


"Bayu, Santo, Asih, Munah.. bawa kemari!" panggilnya dengan suara lantang.


Andra yang masih menikmati coffe lattenya saja sampai terkejut dibuatnya.


Datanglah Bayu dengan membawa dua tiket ditangannya sambil ia kipas-kipaskan di wajahnya, disusul Pak Santo membawa sebuah koper besar, Mbak Asih juga membawa koper tak kalah besar, dan Mbok Munah yang entah membawa apa lagi.


Senja juga Andra melongo melihat pasukan eyang yang sudah berbaris dengan bawaannya masing-masing itu.


"Sudah selesai kan sarapannya? Jadi silahkan kalian berangkat sekarang juga. Keburu macet, nanti bisa-bisa ketinggalan pesawat lagi." Dengan santainya eyang menggusur dua cucunya tersebut.


"Emang kita disuruh kemana sih, Eyang? kenapa bawaannya sebanyak itu?" tanya Andra.


"Kemana saja, yang penting jangan pulang dulu sebelum membawa kabar bahagia akan hadirnya buyut untuk Eyang," tegas eyang.


"Ini sih alamat berkelana sepanjang usia gue.. gini banget sih punya nenek luar bisa," batin Andra mengusap wajahnya kasar.


"Sudah sana, sana! Eyang doakan semoga kalian baik-baik saja, selamat sampai tujuan dan pulang kembali dengan membawa apa yang Eyang harapkan,"

__ADS_1


"Iya, Andra usahain.." jawab Andra dengan lesu.


Senja yang melihatnya memgartikan hal itu sebagai keterpaksaan bagi Andra.


"Kayaknya mustahil banget keinginan Eyang. Mas Andra aja terpaksa banget gitu buat bulan madu sama aku, hiks. Ngenes sekali hidupku. Punya suami ganteng tapi nggak suka sama aku,"


Kini mereka sudah berada di mobi yang di kendarai oleh Pak Santo dengan Bayu yang ada disampingnya. Keheningan tercipta antara empat orang tersebut. Andra dan Senja sama-sama menatap keluar jendela, mereka bergelut dengan fikiran masing-masing.


"Ya Allah, hamba hanya bisa pasrah atas kehendak-Mu. Bagaimanapun yang akan terjadi, aku ikhlas," batin Senja.


"Ya Allah.. hamba mohon, lancarkanlah segala rencana hamba. Semoga rasa cinta yang Engkau ciptakan untuk hamba tidak bertepuk sebelah tangan, Aamin."


Bayu melirik kedua pasutri itu lewat kaca spion depan, "pada mau honeymoon kenapa wajah mereka murung kek nggak seneng gitu ya. Ah iya, rencana si bos, semoga lancar ya Bos. Gue bantu semampu yang gue bisa," Bayu menahan senyumannya agar tak ada yang curiga dengan isi kepalanya.


Ya tau sendirilah, si asisten sejuta ide itu. Dia sudah menyiapkan segala macam rencana yang diminta oleh Andra semalam. Meskipun ia belum sempat memberitahukannya pada Andra.


Tak lama kemudian sampailah mereka di bandara. Bayu dan Pak Santo membantu menurunkan barang-barang milik Andra dan Senja.


Bayu tersenyum penuh arti, "sukses ya, Bro!" ucapnya seraya menepuk pundak Andra pelan.


Andra menatapnya dengan mata menyipit penuh curiga, "gimana rencana Si Bayu sih, kok belum ngasih tau apa-apa ke gue,"


"Hati-hati njeh Mas Andra, Mbak Senja.. semoga selamat sampai tujuan dan sampai pulangnya lagi," ucap Pak Santo sopan.


Senja tersenyum, "Aamiin🤲," balas Senja.


"Makasih ya Mas Bayu, Pak Santo udah nganterin kita," lanjutnya.


"Yaudah kita jalan dulu ya, titip eyang, jagain baik-baik selama kita gak ada di rumah." Pamit Andra.


"Siap, Ndan!" jawab Bayu dan Pak Santo serentak.


Mata mereka saling lirik, membuat kecurigaan Amdra semakin bertambah. Namun enggan menanyakan kecurigaannya tersebut karena tidak ingin membuang-buang waktu dan nantinya akan membuatnya terlambat.


Kedua pasutri itupun berangkat untuk berbulan madu yang terlambat. Sedikit. Tapi bagi mereka itu bukanlah keterlambatan justru suatu kemajuan yang akan membuat hubungan mereka naik level dari sebelumnya.


.


.


Bagusnya honeymoonnya kemana ya..


Yukslah komen, maunya kemana aja terus ngapain aja. Biar kalian puas sama bulan madu mereka nanti, jadi bolehlah ikut kasih saran.


Terimakasih🙏


Marhaban ya Ramadhan,


Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankannya🙏

__ADS_1


__ADS_2