Pengagum Rahasia Senja

Pengagum Rahasia Senja
PRS 46. Kedatangan Nick


__ADS_3

...Selamat membaca🤗...


...----------------...


"Selidiki secepatnya, apa motif makhluk planet asing itu mendekati Senja." Perintah Andra pada Bayu, sedangkan dirinya segera berlalu melesat menggunakan motor Bayu. Ia tak sanggup lagi menahan rasa yang membakar dadanya.


Bayu menarik nafas panjang dan menghelanya perlahan, ia hanya bisa menatap punggung Andra yang cepat menghilang sambil menggeleng pelan, "segitunya cemburu lo, Bos. Bahkan yang lo cemburui aja gak tau, harusnya lo cepetan aja bawa Senja ke KUA dan kurung dia di kamar lo biar gak ketemu makhluk lain apapun lagi." Bayu menggerutu sambil mendudukkan bokongnya pada trotoar, ia memikirkan bagaimana caranya untuk melaksanakan tugas dari Andra.


Tak berapa lama sebuah ide brilian sudah hadir di otaknya yang cemerlang, "ahha.. gue tau." Bayu menjentikkan jarinya, senyum devil terpampang nyata di wajah manis Bayu. Ia segera beranjak dari duduknya, menepuk-nepuk celana bagian belakangnya membersihkan debu yang menempel. Bayu mencoba menetralkan wajahnya dan menaiki sepeda Andra, melaju ke arah diamana Senja juga Nick berada.


Ia berpura-pura tak sengaja bertemu dengan dua orang tersebut. "Woy, Bro. Kapan lo kesini? kenapa gak ngabarin gue?" ujarnya sembari turun dari sepeda, menyetandarkannya dan menghampiri Nick lalu menjabat tangannya segera. Senja memandang keduanya bingung, sedang Nick tak dapat menyembunyikan keterkejutannya lagi. Ia tersenyum terpaksa sambil menerima jabatan tangan dari Bayu.


"E.. itu.." Nick bingung harus menjawab bagaimana.


"Lhoh.." Senja menunjuk ke arah Bayu dan Nick secara bergantian, " Mas Bayu kenal sama mister bule ini?" tanya Senja kaget juga senang.


Bayu mengangguk cepat sambil merangkul pundak Nick yang lebih tinggi darinya, "iya Senja.. dia ini temen deket aku, namanya Nickolas Arman. Dia baru dateng dari Amerika," Bayu menyipitkan matanya melirik Nick, sedang yang nerasa dilirik segera mengalihkan pandangannya ke arah lain.


Senja mengangguk-anggukan kepalanya mengerti, "owh gitu.. aku kira.." Senja mendekatkan kepalanya ke telinga Bayu, " dia itu bule yang kehabisan uang, abisnya mau sarapan aja minta traktir aku" bisik Senja lalu terkikik, Bayu langsung terbahak mendengar penuturan polos Senja.


Nick menatap keduanya bingung, "why? apa yang lucu?"


Keduanya kompak menghentikan tawa lalu segera menggeleng, " nggak ada."


"Kalau emang dia temen deket Mas Bayu, kenapa dia gak hubungin Mas Bayu langsung?Malah modusin aku, pura-pura ketabrak segala lagi," ucap Senja masih dengan setengah berbisik.


"Itu.. mungkin dia mau kasih surprise ke Mas Bayu, ya kan Nick?" Bayu mengedip-ngedipkan matanya memberi kode pada Nick. Nick yang tak tau apa yang di bahas hanya bisa mengangguk bingung.


"Memang Mas bayu lagi ulang tahun ya? kok di kasih surprise?" pertanyaan polos kembali lolos dari dari Senja, Bayu tersenyum geli mendengarnya. "Memang kalau mau di kasih surprise itu harus ultah dulu ya? Senja.. Senja, polos banget sih kamu. Pantes aja si Andra bisa bucin akut sama kamu." Batin Bayu, tanpa sadar ia geleng-geleng kepala.


"Mas Bayu kenapa senyum-senyum sendiri? terus geleng-geleng juga lagi." Aneh.


"Hah.. kenapa?"


"Mas Bayu ngalamun?"


"Nggak juga kok, cuma sedikit kurang fokus aja."


"Och.. yaudah, berhubung Mister Nick udah ketemu sama orang yang di kenalnya, jadi Senja permisi dulu ya.. assalamu'alaikum. Mari Mas Bayu, Mister Nick," pamit Senja tersenyum dan menganggukkan kepalanya. Ia kemabali menaiki sepeda yang dari tadi hanya di tuntunnya.


Setelah siluet Senja tak terlihat lagi, Nick segera melepaskan rangkulan Bayu dari pundaknya. " Ngapain kamu sok akrab sama saya? memangnya sejak kapan juga saya jadi teman dekat kamu?" ucap Nick yang ketus membuat Bayu mendadak sewot. "Heh bulepotan! siapa juga yang mau sok akrab sama lo? gak usah ke-pede-an deh!"


"Kamu lupa, tadi kamu sendiri yang berbicara dengan Senja seperti itu?" ujar Nick tak mau kalah. "Itu cuma pencitraan aja," sahut Bayu.

__ADS_1


"Maksud kamu?"


Bayu mengendikkan bahunya, "gak ada maksud apa-apa."


"Haah.. kalau bukan karena Bos Andra, gak sudi juga gue sok akrab sama lo. Mending gue pergi deh." Gumam Bayu hendak pergi meninggalkan Nick, tapi segera dihalau oleh Nick.


"Sebentar Bay," Nick membentangkan kedua tangannya di hadapan Bayu, Bayu menaikkan sebelah alisnya, "kenapa?"


"Turun dulu, kita harus berbicara."


"Nggak ada yang perlu di bicarain," jawab Bayu, tapi kemudian ia nampak berfikir sesaat. Eh, gue kan harus menyelidiki apa motif ni bule deketin Senja, tapi gak mungkin juga gue tanya langsung sama dia, mana mau ngaku.


"Tentang apa?"


"Saudara-saudara saya, sahabat kamu juga 'kan?"


"Oke, kita ngobrol di taman itu," tunjuk Bayu pada sebuab taman kecil yang berada tak jauh dari tempat mereka berdiri.


"Ya"


"Apa yang mau lo omongin?" tanya Bayu sesaat setelah mereka sudah sama-sama duduk di salah satu kursi yang berada di taman itu.


Nick nampak kesal dengan sikap Bayu yang jutek terhadap dirinya. "Kenapa kamu terlihat kesal dengan saya? saya ada salah sama kamu?"


"Sorry.." ucapnya kemudian.


"It's okay,"


"Sebenernya kenapa lo tiba-tiba dateng ke Jogja, terus deketin Senja?" Akhirnya Bayu terpaksa menanyakan hal itu juga pada Nick, daripada terus terbebabani, pikirnya.


Nick tertawa singkat, "are you jealous, Bayu? makanya kamu kesal dengan saya?"


"Enggak!"


"Lalu?"


"Udah jawab aja! mentang-mentang udah pintar ngomong Indo aja cerewet lo sekarang."


Nick kembali tertawa, kali ini lebih kencang. "Kamu lucu Bayu. Itu yang membuat saya rindu sama kamu."


"Ih.. najis di kangenin sama lo." Bayu bergidik, " emang susah ya ngomong sama bule koplak kayak lo."


"Enak saja kamu bicara. Saya tidak koplak tau."

__ADS_1


"Ya kalau enggak, gak usah bertele-tele. Cepetan jawab!"


"Oke.. oke, begitu saja marah kamu." Nick segera memasang wajah seriusnya, begitu juga dengan Bayu yang sudah tak sabar mendengar penjelasan dari Nick. " Sebenarnya saya mendapat misi dari Kak Angga juga eyang,"


Bayu menautkan kedua alisnya, dan membuka mulut akan kembali bertanya, tapi Nick sudah mengangkat tangannya mencegah Bayu, "biar saya jelaskan, kamu dengarkan saja baik-baik." Bayu setuju dan menyuruh Nick melanjutkan perkataannya.


Nick kembali menjelaskan panjang lebar rencananya bersama Angga juga eyang kepada Bayu. Awalnya ia hanya mengangguk-angguk, tapi kemudian ia melotot tak percaya dengan rencana konyol mereka bertiga. "Gila!" seru Bayu.


"Kamu harus ikut mendukung Bayu, karena kamu orang kepercayaan juga yang paling dekat dengan Andra."


"Gue gak mau mengkhianati Andra, Nick." Ujar Bayu tak terima.


"Ini bukan pengkhianatan, kita semua melakukan hal ini untuk kebaikan Andra." Nick menghela nafas sebelum kembali berkata," apa kamu senang melihat Andra terus-menerus hanya bisa mengagumi Senja?" Bayu menggeng, "hanya selalu melihatnya dari kejauhan, dan merasa cemburu tak beralasan saat melihat Senja di dekati laki-laki lain,"


Benar juga kata Nick, tapi apa rencana mereka ini dapat di benarkan? pikir Bayu menimbang.


Nick menepuk pundak Bayu, "percayalah. . kita semua sayang pada Andra, dan ingin yang terbaik baginya." Nick meyakinkan.


"Apa ini gak keterlaluan, Nick? Apa tak terlalu menyakitkan bagi Andra?"


"Mungkin akan sedikit sakit pada awalnya, tapi kami berharap hal ini bisa memicu adrenalin Andra untuk me.. nyatakan per.. apa Bay?"


"Hadeh.. belum lulus les, lo?"


"Haha... tau saja kamu. Kak Angga sudah menghubungiku, jadi aku berhenti dulu les nya."


"Hmm.. yaudalah gue juga udah mudeng kok maksud lo."


"Ya pokoknya itu,"


"Kalau memang ini udah di pikirkan matang-matang sama Bang Angga juga eyang, gue cuma bisa dukung. Dan semoga rencana kalian berhasil, Andra bisa segera menyatu sama Senja."


Mereka berdua mengaminkan perkataan Bayu dan memutuskan untuk kembali ke habitat masing-masing.


.


.


Bersambung


Jempol dan lovenya jangan lupa,😍.


Tinggalkan jejak juga ya, terimakasih🙏

__ADS_1


__ADS_2