
.
" Mas, Pestanya nggak usah terlalu mewah ya, Yang biasa aja, Sayang uang nya mending kita tabung untuk masa depan kita,"
Rina tengah mengeluarkan keinginan nya untuk pesta pernikahan mereka yang akan di gelar di balroom hotel terkenal, Mereka berencana akan melangsungkan pernikahan satu bulan mendatang,
" Baik lah sayang, Semua akan sesuai seperti keinginan calon istri ku yang cantik dan baik ini,". Dimas mencubit gemas Pipi Rina yang selalu membuat nya gemes,
Setelah Dimas melamar Rina beberapa hari yang lalu, dan di terima oleh gadis pujaan nya itu, Dimas tidak ingin berlama-lama pacaran, nggak enak, Nggak bisa ngapa-ngapain katanya,
Dirinya telah memantapkan hati nya untuk menikahi Rina gadis sederhana namun sangat gigih dalam menghidupi Kedua Adik nya, yang masih sekolah itu,
Gadis yatim piatu yang tidak pernah mengeluh akan susahnya bertahan hidup dengan perekonomian yang sangat pas-pasan,
Sama-sama hidup kasih sayang kedua orang tua mereka, bedanya Rina yang kedua orang tua nya telah berpulang sejak dirinya remaja, sedang Dimas kedua orang tua nya masih utuh, Namun mereka berpisah sejak lama, dan kini telah memiliki kehidupan masing-masing bersama keluarga baru mereka,
Ayah nya yang telah menikah lagi dengan seorang wanita,Dan tinggal di kota lain dan dangatvjarang bertemu dengan nya,
Sedang ibu nya telah menikah kembali dengan Seorang pengusaha asing dan ikut suaminya di luar negri, Terakhir berkabar dengan nya, Di saat Dimas akan wisudah beberapa tahun silam, Setelah itu kedua orang Tua nya tidak pernah lagi menghubungi nya, Dan tidak pernah lagi perduli dengan kehidupan nya selama ini,
Dimas hidup kesepian, Tinggal seorang diri di sebuah Apartemen di kawasan perkotaan, Rumah peninggalan kedua orang tuanya, Ia biarkan kosong hanya mempekerjakan seseorang untuk merawat nya,
Begitulah kehidupan Dimas Anggara, Yang tak jarang menghabiskan waktu nya dengan tenggelam dalam pekerjaan, Mengabdikan dirinya kepada Perusahaan yang di Pimpin oleh Aray sang Bos yang kadang suka keterlaluan itu,
.
...****...
.
" Papa serius ingin menikahi Bu Nining?"
__ADS_1
Arya menatap lekat mata Papa nya yang kini duduk berhadapan di ruang keluarga Kediaman Tuan Wiguna itu,
Setelah memergoki kelakuan Papa nya yang tengah memodusi Bi Nining beberapa hari yang lalu itu, kini Arya sengaja mendatangi Papa nya itu, Untuk menanyakan keseriusan nya tentang perkataan Sang Papa dapada Saat itu,
" Ya serius lah, kamu pikir Papa ini main-main begitu?," jawab nya dengan wajah melengos, memandang Anak nya yang duduk di depan nya saat ini, Dengan memincingkan matanya, Seakan tengah mengintrogasi seorang bocah SMP yang kedapatan pacaran,
" Ya nggak gitu juga Pah, Arya kan cuma bertanya saja, Kalau Papa yakin ya lamar dong, Jangan kek bocah SMP yang baru mengenal cinta, pakai modus segala," Arya mencibir Papa nya itu, kala mengingat betapa menggelikan nya kelakuan Opa nya Re itu,
"Em.. bagaimana dengan Mama Pah, Arya Khawatir jika hal ini sampai ketelinga Mama,
Mama akan berbuat ulah lagi," tukas nya dengan memandang lekat mata Papa nya,
Mendengar hal itu Tuan Wiguna menghela nafas nya dengan berat, Ranti adalah wanita keras kepala, Apa yang akan terjadi jika hal ini sampai ketelinga Mantan Istri nya itu,
" Maaf Pah, Bukan Maksud Arya membuat Papah cemas, hanya saja, Arya tahu seperti apa watak Mama, Arya nggak mau terjadi sesuatu yang tak di inginkan kepada Bu Nining, Arya nggak mauembuat Mami nya Re sedih Pah, apalagi Kan Maminnya Re lagi hamil, Sedang Bu Nining itu sangat di sayang sama Riri, Papa ngerti kan maksud Arya,"
" Papa tahu, Papa juga sedang memikirkan hal ini Ar, Kamu tenang aja, nggak akan terjadi apa-apa dengan keluarga kita," Ucap Tuan Wiguna, Tegas
.
Di sepanjang jalan, Arya terus memikirkan Mama nya, Bagaimana kah kabar nya sekarang, Sudah berbulan-bulan tidak bertemu,
Sedang larut dalam lamunan nya tentang Sang Mama, Tiba-tiba Phonsel yang ada di saku nya bergetar, segera Arya menghentikan mobil nya di bahu jalan, kemudian merogoh sakunya dan mengeluarkan Phonsel nya, Dan nama Sang Mama lah yang tertera di layar Phonsel nya itu, Setelah berpikir sejenak Arya mengusap layar bendah pipih itu dan menempelkan nya di kuping nya
" Halo Mah, "
.......…....
" Oke, Arya akan kesana sekarang, "
Setelah mematikan sambungan telpon nya, Arya segera melajukan Mobil nya ke arah tujuan, Dimana sang Mama berada saat ini,
__ADS_1
Jam sudah menunjuk kan pukul 9 malam,
Sedang apa Mama nya di tempat seperti itu, Dan apa yang telah terjadi,
.
" Pokonya Jeng Ranti harus membayar hutang nya saat ini juga, Saya tidak mau tahu, Itu sudah menjadi kesepakatan kita," Ucap seorang Wanita parubaya dengan make-up tebal yang yang terlihat tengah menahan emosi nya,
" Iyaa.. Jeng Netty tenang aja, sebentar lagi anak saya datang, " Ucap Ranti Sombong, Dengan tangan terlipat di depan dada nya,
" Alah.. Jeng Ranti selalu saja begitu ngomong nya dari dulu, Sampai 7tang nya menggunung juga Anaknnya nggak dateng-dateng tuh, " Saut teman lainya yang berdiri di sebelah Jeng Netty, ikut menghardik Ranti,
" Kalian diam aja kenapa sih, Kalian pikir Saya nggak bisa bayar apa, Tunggu saja, Anak saya itu Pengusaha, " saut nya lagi dengan jengkel,
" Mama ngapain sih main di tempat begituan,
Itu nggak baik mah, Seharus nya Mama lebih banyak di Rumah istirahat, Nggak baik buat kesehatan Mama juga," Omel Arya sambil mengemudikan mobil nya, menuju Rumah Mama nya,
" Kamu nggak ihklas, Bantuin Mama Ar, " Ranti kesal sebab Anak nya itu tak berhenti dari tadi terus saja mengomeli nya,
" Mah, Bukan nya Arya pelit sama Mama, Tapi kalau kek gini?, Aray nggak mau Mama sampai kejandun main judi dengan orang-orang tadi,"
" Alah. bilang aja kamu nggak mau ngeluarin Uang kamu buat Mama, Kenapa? Istri kamu yang ngelarang, Iya? Dasar pelit, " Sungut Ranti,
" Astaga Mama, Nggak usah bawa-bawa istri Arya Mah, Dia nggak tahu apa-apa, Arya ngomong kek gini, supaya Mama nggak ngulangin lagi hal yang kek gini, Nggak ada untung nya Mah, Judi itu menyesatkan, Mending Mama pake belanja uang nya dari pada buat judi,"
Rasanya kepala Arya sudah sangat mumet saat ini Mama nya yang keras kepala itu sangat sudah di bilangin,
.
Jangan lupa jejak-jejak nya ya guys🤗😍
__ADS_1