PERNIKAHAN MEMBAWA LARA

PERNIKAHAN MEMBAWA LARA
honeymoon. 2


__ADS_3

hari ini Nisa memberi tahu Rina akan keberangkatan nya besok.


Rina yang sering menggantikan.dirinya untuk mengawasi ke dua tokonya .SDB.dan SDA. nya itu.


rencana nya Rina akan ia angkat menjadi. asistenya.atau tangan kanan. lah


setelah perekrutan kariawan baru nanti.


karena selama ini kinerjan nya bagus jujur. dan selalu Amanah apabila di beri tugas mengawasi ke dua tokonya.itu.


Nisa juga berencan sepulang dari toko nanti ia akan mampir ke rumah orang tuanya.untuk


mengabarkan.bahwa ia akan ke kota B.bersama Arya.


"cieh..yang mau honeymon. muka nya makin bercahaya nih..."


Suara cempreng yang tiba tiba menusuk gendang telinganya itu. sukses membuat Nisa kaget bukan main.


" astaga minta di timpuk ini anak ya.."


kesal Nisa sambil mengelus dadanya yang masih berdisco itu. ya ampun.


"heheheh. sorry.. habis nya dari tadi aku


ketok pintu tapi Nyonya wiguna ini tidak dengar sama sekali." tukas nya.


" lagi ngebayangin ea.ea yah." godanya


" timpuk nih..! ya ampun. " Nisa melotot sambil memegang kotak tisu.


sambil megerucutkan bibir nya Sheril duduk di sofa yang ada di ruangan itu. di ikuti dengan Nisa yang bangkit dari kursi kerja nya. dan ikut bergabung dengan nya.


"kenapa ngak ngabarin dulu kalau mau kesini.


kan aku bisa nyambut kamu pake. red carpet. hihihi." tukas Nisa geli.sebab teman baik nya itu masih saja cemberut..


" kenapa monyong gitu muka." tanya nya kemudian.


"haahh aku sebel Nis. Nenek aku minta supaya aku cepat Nikah. aku di kasih waktu setahun buat cari calon.kalau ngak. aku bakal di jodohin sama anak nya pak walikota yang ada di kampung Nenek."


tukas nya. dengan wajah muram.


sementara Nisa. hanya bisa tersenyum.


mendadak ia teringat akan Nasib pernikahan


nya yang di jodoh kan.


"Nis kamu denger aku kan.." ucapnya lagi.


dengan muka layu.


"dengar Sher.. terus apa rencana kamu.?"


Sheril menghela Nafas dengan kasar


ia benar.benar merasa pusing dengan permintaan Nenek kesayangan nya itu


"sebetul nya aku. naksir seseorang Nis.tapi sampai saat ini aku masih belum berani untuk menyatakan perasaan ku.padanya." lanjut nya lagi.


"oya.. bagus dong kalau gitu.kan uda ada kandidat itu. tunggu apalagi." seru Nisa.


"masa iya aku duluan yang Nembak dia.

__ADS_1


gengsi dong. aku kan cewek." ucap nya lagi.


"btw tenggorokan aku kering nih. ngak di suguhin minuman. gitu." ketus nya.


membuat Nisa tergelak.sambil menepuk jidat.


" ya ampun. maaf maaf. aku lupa.


sebentar ya mau minum apa.? mau disini atau kita turun ke bawah nih.? " tanya Nisa sambil tersenyum .


"kita turun aja yuk kali aja ada cogan yang yang jomblo.di bawah hehehe.."


" Dasar..! kamu. ya uda ayo.kita kemon."


mereka turun ke bawah untuk melanjut kan obrolan mereka.


" Nah kamu duduk di meja pojok aja Sher biar aku yang ambil kan cake.dan minuman. sebagai permintaan maaf aku karna udah bikin kamu kehausan." tukas Nisa sambil terkikik.


" Rin tolong suruh dewi buatkan hot choklat dua ya anter ke meja pojok.." tukas Nisa sambil mengambil Nampan untuk memilih cake yang akan ia dan sheril makan.


saat dia sedang sibuk memilih milih cake. tiba.tiba ..


"ehh mba.Ranti coba lihat ini menantumu kan." ucap seorang ibu.ibu. yang melirik nya dengan Rendah.


Nisa menoleh dan mendapati wajah Ibu mertuanya itu sudah merah.dan melotot ke arah nya.


" ternyata disini ya tempat nya bekerja.hem kasian banget Arya. seharus nya dia menikah dengan Model terkenal itu betul kan mba.." lanjut nya lagi


membuat Nisa menahan Nafas.demi mendengar ucapan salah satu kerabat keluarga suaminya itu. " sabar.. nisa.sabar.."


Nisa hanya diam memdengar itu semua


sedang Rina dan Dewi sudah geram dari tadi. saat mendengar hinaan yang di tujukan kepada bos kesayangan. mereka itu.


Mendengar perkataan ibu mertuanya hatinya nyerih dan perih.Namun ia mencoba untuk menepik kan Rasa sesak yang memenuhi dada nya itu


" silahkan nyonya mau cake apa..? " Nisa mempersilahkan mereka untuk memilih cake yang akan mereka beli.


nyonya Ranti dengan angkuh berjalan.melewati Nisa begitu saja.seakan mereka tak saling mengenal.


Nisa hanya menunduk sedih.


" yang sabar ya mba." tukas Rina. menguatkan. Di balas anggukan oleh Nisa.


" layani mereka dengan baik ya." ucap Nisa.


" baik mba."


di perjalanan menuju rumah keluarganya.Nisa terngiang.ngiang ucapan sang ibu mertua.


"apakah aku sebegitu.buruk nya di mata mereka Ya tuhan." batinya.


tak lama Nisa sudah memasuki halaman Rumah nya yang sudah ia tinggalkan hampir dua minggu ini.


ia turun dari motor kesayangan nya sambil menenteng buah tangan untuk orang tuanya dan segera menghampiri ibunya yang sudah menyambut nya di depan pintu.kangen sudah pasti.


sebelum nya ia sudah nengabari sang ibu kalau dia akan bertandang.


" Assalmualaikum ibuku yang cantikk."


salam Nisa sambil memeluk ibunya. dan menghirup dalam Aroma khas yang ada pada ibunya.


" kangen banget.." ucap nya lirih.

__ADS_1


sang ibu hanya terkekeh dengan kelakuan. putri sulung nya itu.


" kamu kok ngak bareng suami kamu nak."


tanya ibu.


setelah mereka masuk dan duduk di sofa ruang kelurga.


" em mas Arya lagi banyak kerjaan bu.ngak bisa di tinggal." bohong Nisa. ia terpaksa.mengatakan itu. pada ibunya.


pasal nya tadi siang ia sempat menghubungi.Arya untuk mengajak nya bertandang ke rumah orang tua nya Namun penolakan lah yang ia terima


"Ayah mana bu.belum pulang kah." tanya nya.pada sang ibu untuk mengalihkan sang ibu dari pertanyaan seputar Arya suaminya.


"ada di belakang.lagi ngopi. " jawab sang ibu.


" Ayah... Nisa kangenn..." teriak Nisa sambil menghampiri sang Ayah dan memeluk nya setelah menyalim tangan beliau.


"uluh.uluhh manjanya Putri Ayah. apalah aku ini yang hanya anak bungsu." seloroh Riri. yang datang dengan nampan berisi teh anget.dan kue yang Nisa bawah tadi.


sengaja untuk menggoda sang kaka kesayangan.nya itu.


bu Tuti dan Ayah Faisal hanya terkekeh menyaksikan kelakuan kakak beradik tersebut


kini Nisa dan Arya telah sampai di vila.milik Tuan Wiguna. yang khusus di siapkan papa mertuanya itu untuk mereka honeymon.


sejak mereka di perjalanan tadi Arya hanya diam.dan tak bersuara sedikit pun.wajah datarnya.sangat kaku.


vila yang di sediakan papa mertuanya itu.sangan nyaman dan privat.kamar yang luas nan nyaman.tempat tidur nya di lengkapi dengan.kelambu putih yang di ikat di setiap sisi nya


di tengah kasur terdapat handuk yang di bentuk menyerupai


dua ekor angsa.yang sedang berciuman dan juga taburan bunga mawar merah.berbentuk hati. sangat indah.


di samping kamar ada kolam renang.


yang cantik. membuat mata segar memandang air nya yang jernih


" jadi pengen nyebur deh hihihi." Nisa)


di depan kamar terdapat balkon yang langsung bisa melihat hamparan lautan luas nan indah.


Nisa menengok Arya yang telah menyapu bersih bunga mawar di atas kasur dan juga handuk berbentuk angsa tersebut.


" loh mas kok bunga nya d buang tukas Nisa.


" memang nya apa yang kamu harapkan dari semua ini hahh..! " bentak nya.dengan muka garang.


sambil mengambil jaket dan berlalu hendak keluar kamar.


" Mas Arya mau kemana..?." tanya Nisa lagi.


" bukan urusan mu.. dan ingat jangan terlalu mengharapkan sesuatu yang mustahil kau gapai." ketus nya.sambil berlalu dari sana.


sebulir cairan bening itu lolos jatuh di pipi mulus nya.. sesak selalu itu yang ia rasakan


bila mengajak nya berbicara.


bersambung......


udah panjang loh ini ya..😆


jangan lupa like dong.😂

__ADS_1


terima kasih🙏


__ADS_2