
Malam itu Riri tidak bisa memejamkan matanya, Memikirkan semua perkataan Arya, Di sebelah nya baby Re tidur dengan nyenyak memeluk guling kesayangan nya,
" Baby, Apa kamu akan lebih bahagia jika memiliki Mami dan Papi yang tinggal bersama?, " Tangan Riri mengelus rambut Re yang tebal,
" Apa jika Mami menerima lamaran Papi kamu, Kita akan bahagia, Orang-orang di luar sana tidak akan lagi mengatai kita yang tidak-tidak kan, Baby Mami sedih kalau mendengar Orang-orang yang bermulut tajam itu mengatai kita dengan kata-kata jahat mereka, Apalagi menyebut-nyebut kamu sebagai anak di luar pernikahan, Hati Mami sakit baby, "
Riri kembali menitihkan air mata nya, Dirinya selalu Sedih jika menggingat semua perkataan orang di luar sana yang mengatai Anaknya dengan kejam nya, bayi nya yang tidak tahu apa-apa selalu mendapat cemoohan dari dunia luar,
" Maafkan Mami ya sayang, Maminsayang banget sama Re," Riri mencium kepala Re yang tertidur nyenyak tanpa terganggu dengan perbuatan Mami nya, Yang menghujaninya dengan ciuman,
" Mami janji, Mami bakal kasih Renyang terbaik, " Ucap Riri, seraya memejamkan matanya sambil memeluk bayi gembul nya itu,
...*******...
Pagi menjelang
Riri barusaja memadukan Re dan kini tengah memakaikan nya baju, di atas tempat tidur itu sudah terhampar berbagai macam perlengkapan bayi, Riri dengan telaten mengurus Re yang lincah, Tidak bisa diam, selalu saja kesana kemari, saat ingin di pakaikan Diapers,
"Baby. Diam dulu ini celananya mereng, Ya ampun bedak nya tumpah itu," Riri segera meraih tempat bedak bayi yang sudah di tengkurapkan oleh Re, Tangan nya cepat sekali menggapai sesuatu, terkadang Riri sampai terheran-heran melihat kelakuan anak nya itu, sekedip mata Re sudah berpindah tempat, Ada aja yang di kerjain nya,
Terkadang jika Re masih mondar mandir dan ngoceh sana-sini itu berarti masih aman terkendali, Tapi jika sudah anteng adem ayem, Itu bahaya pasti ada yang di kerjain nya,
Seperti waktu itu di saat Riri yang ingin membuat salad buah di rumah nya, melihat Re yang lagi asik mengaduk-aduk keranjang mainan nya, di depan TV, Riri merasa aman untuk dia tinggal kedapur membuat Salad,
Saat itu Bi Nining sedang kepasar, membeli segala kebutuhan dapur, yang sudah habis,
Setelah mengupas buah Riri iseng melongok kan kepalanya melihat apa yang sedang di kerjakan Bayi nya itu, karena sudah tidak terdengar lagi suara ocehan nya,
Dan seketika Riri membulatkan matanya, Saat melihat Aquarium kecil yang di letak kan di samping Meja TV, Yang berisi ikan hias yang cantik, telah penuh dengan mainan Lego milik Re, Dengan Tergopoh-gopoh Riri mendatangi anak nya yang masih melanjutkan mengisi mainan nya kedalam Aquarium itu,
Sedang si ikan sudah mangap- tergencet dengan balok-balok mainan Lego itu, Sedang sang pelaku hanya nyegir memperlihatkan gigi susu nya, Sejak saat itu Riri tidak pernah lagi meninggalkan Re sendiri di ruangan lain,
__ADS_1
kapok rasanya,
Tok!tok! tok!, " Nak Riri ada Papi nya Den Re di depan," Suara Bi Nining mengetuk pintu kamar Riri, Di iringi dengan suara panggilan dan pemberitahuan soal kedatangan Arya,
" Iya Bu sebentar lagi Riri keluar, makasih Bu, "
Riri menjawab dengan masih menyisir rambut Re supaya rapi,
" Uhh anak Mami memang yang paling ganteng," Riri mencium pipi gembul Re yang sudah rapi dan wangi, " Ayo baby Papi sudah datang, " Kata Riri sambil menurunkan Re dari tempat tidur,
" Papi.." Re mengulang perkataan Mami nya dengan memiringkan kepalanya memandang Riri, Seolah ingin memastikan jika ia tak salah dengar,
" Iya Papi, Papinya Re datang, Yuk kita keluar kita temui Papimu, "
" Ayo!!" Memekik Senang kala memlndegar jawaban dari Riri jika Papi nya datang, itu berarti dia tidak salah dengar,
Riri membuka pintu kamar nya dan Re keluar lebih dulu berlari ke ruang tamu untuk mendatangi Papi nya, Sepertinya bayi itu memang merindukan Sang Papi,
" Anak Papi wangi banget sih, Siapa yang mandiin nih kok semakin hari semakin ganteng aja, " Arya memeluk Re dengan erat, Dirinya semakin merindukan Putra nya itu,,
" Mami yang mandiin Pih," Re menjawab dengan suara cadel nya khas batita, seraya menunjuk Riri yang baru saja duduk di sofa sungle yang berhadapan dengan tempat Arya duduk.
" Baby nggak nangis pas mandi?," Tanya Arya menggoda Anak nya,
" Endaa Re pintal kok, Kan Mami?" Re menoleh Riri meminta dukungan,Dengan memasang muka imut,
" Iya bener Papi, Re nggak nangis kok, Cuma nggak bisa diem aja," Riri mengulum senyum nya kala mengatakan kalimat terakhirnya,
" Hem?" Arya Menol pipi Anak nya yang salah tingkah,
" Mami...lapal, baby mau makan," Re berucap sambil mengelus perutnya, Membuat Arya tergelak kencang melihat tingkah Putra nya yang salah tingkah karena Maminya membongkar kebiasaan buruk nya sewaktu mandi,
__ADS_1
" Oh, Ayo kita sarapan, " Riri berdiri seraya menggandeng tangan Re, "Papi ikut sarapan juga yuk," Ajak Riri kepada Arya, hal itu tak disia-siakan oleh nya, Tanpa di ajak untuk kedua kali dirinya langsung beranjak berdiri, Dan mengekori Riri yang jalan bergandengan menuju ruang makan,
" Papi nya Re Anter kita ke SDA ya! Mau ngecek beberapa produk apa aja yang harus di supply, udah banyak yang kosong Kata Bang Fikri kemarin,". Riri berkata setelah duduk manis di sebelah Arya dengan Re yang berada di pangkuan nya,
" Mami..! kenapa nggak peke mobil kita, kasian di tinggal, Nanti nangis dia," Re melongokan kepalanya keluar jendela mobil yang. kacanya terbuka, melihat Mobil CRV kesayangan nya kini semakin menjauh kala mobil Arya mulai melaju, Meninggalkan pekarangan rumah Riri,
Arya mengulum senyum nya saat mendengar, Perkataan Anak nya,
" Hari ini pake mobil Papi dulu yah, Mobil Re lagi lelah masih ngantuk katanya, Dia kan ada nenek yang temenin jadi nggak bakal nangis kalau ditinggal sama Re iya kan Mami?, "
Arya menjawab perkataan Anak nya, dengan telaten,
" Betul," Jawab Riri singkat,
Re mencerna semua perkataan Papi nya, dengan diam, Kemudian bayi itu menggangguk tanda mengerti, akan perkataan Papi nya itu,
" Anak Papi pintar, " Arya mengelus kepala Re dengan sayang, dengan senyum lebar menoleh Riri sejenak, Dan tanpa di duga Arya, Riri pun membalas Senyum nya hingga menampak kan lesung pipi nya, yang membuatnya semakin manis dan cantik,
..
.Bersambung...
Bab kedua ya bestie 🤗
kita lanjut besok lagi,
jangan lupa like nya ya bestie nya Othor 🤗
mohon maaf bila banyak Typo nya 🙏
"
__ADS_1