
**bestie, mohon maaf atas keterlambatan update nya ya 🙏
selamat membaca🤗**
.
Serangkaian acara kini telah usai seiring dengan matahari yang kian merosok kearah barat, Beberapa orang sudah pada kembali ke tempatnya masing-masing, Para Anak-anak SDA dan juga SDB khusus nya yang laki-laki kini tengah mengantarkan hampers kepada Tetangga-tetangga dekat dengan Rumah Riri,
Sedang yang perempuan tengah membantu beberes sekena nya saja, Riri menyuruh mereka membawa lauk pauk yang masih tersisa banyak,
Arya yang menyaksikan kekompakan Karyawan Istri nya itu sangat salut, mereka bagai keluarga, Saling membantu satu sama lain,
" Sayang ini kasih ke anak-anak ya, Biar mereka semakin semangat, Kasian mereka udah mau repot-repot begitu," Arya menyerahkan beberapa amplop ketangan Riri yang telah resmi menjadi istri nya beberapa jam yang lalu,
" Ini Apa Pih?" Tanya Riri bingung melihat amplop yang banyak itu berada di tangan nya,
" Itu bonus untuk mereka yang sudah mau bercapek-capek untuk kita sayang," Arya memeluk Riri dari belakang seraya menghirup wangi rambut Istri nya itu,
Membuat Riri meremamg bercampur geli seketika manakala Arya mengendus Leher nya, dengan sedikit mengecup nya,
"Pih udah, Aku mau nemuin mereka Dulu, seperti nya sudah Selesai," Riri mencoba melepaskan belitan tangan Arya yang melingkar di perut nya, " Titip Re ya siapa tahu nanti kebangun aku belum kembali," Tukas nya, hendak membuka pintu kamar nya untuk menemui semua karyawan nya, namun tangan Arya masih membelit nya tak rela,
" Pih, lepas dulu, nanti keburu mereka pulang semua nanti," Riri membelai lengan berotot yang melingkari perut nya itu,
Membuat Arya mau tidak mau melepaskan belitan tangan nya di pinggang ramping istri nya itu, dan mengangguk kan kepala,
" Jangan lama-lama ya Sayang," Rengek nya, " kepada Riri, sambil mendusel-duselkan hidung mancung nya ke pun diak Riri,. Kalah-kalah, Re yang merajuk jika tidak di berikan mainan yang dia mau, Membuat Riri terkekeh kecil, melihat Tingkah Suaminya itu,
Ya Semua kariawan nya ikut membantu persiapan pernikahan nya, sampai membantu membereskan sisa-sisa acara itu,
bukan nya ia tidak bisa menyewa jasa pepbersih, tetapi Anak-anak itu yang menawarkan diri untuk membantu,
kata mereka Riri telah banyak membantu mereka di kala mereka tengah membutuhkan Bantuan, Riri tak pernah ragu untuk membantu mereka yang kesulitan, Maka dari itu Sejak mereka tahu jika Riri akan menikah mereka kompak ingin membantu sampai acara selesai, apalagi acaranya di rumah saja, tidak terlalu besar, Riri pun sangat terharu dengan perhatian mereka semua, maka dari itu Riri sudahenyiapkan bonus untuk mereka,
" dan tak menyangka jika Arya yang sudah menjadi suaminya itu juga telah menyiapkan nya, Riri berencana akan memberikan kedua nya, Sebab dari awal ia memang sudah meniatkan hal itu, biarlah itu menjadi kebahagiaan untuk para karyawan nya yang sudah berbaik hati membantu acara pernikahan nya,
__ADS_1
Mba Rina,Riri memanggil Rina yang tengah menyusun hampers untuk Mereka bawa pulang,
" Iya Ri, Perlu sesuatu?" Tanya Rina,
"Nggak. mba, gimana, asudah selesai semua ya?" Tanya nya kemudian, sambil melirik beberapa Karyawan lelaki tengah bercanda di teras depan dengan riuh, suara gelak tawa terdengar renyah di telinga,
" sudah Ri, nih juga rencana kita tadi mau pamit pulang sudah beres semua nya, Aman, " Tukas Rina, yang kemudian memanggil semua Yang ada di luar untuk berpamitan sekaligus untuk memberikn ucapan selamat kepada Riri, Bos baik mereka, itu,
"Selamat menempuh hidup baru ya Mba Bos, semoga bahagia selalu"
" Selamat ya mba Bos, Semoga Samawa,"
dan masih banyak lagi ucapan serta doa-doa tulus mereka, yang membuat mata Riri berkaca-kaca,
" Terima kasih semuanya Kalian sudah mau repot-repot membantu kelancaran acara ini, Pokonya Aku terima kasih banyak untuk kalian semua, " Tukas Riri haru,
" Sama-sama mba Bos,!!" Kor semuanya,
" Nah ini Ada bonus untuk kalian, Riri membagikan Masing-masing Dua amplop kepada Karyawan nya itu, Amplop dari Arya agak sedikit tebal, dari Amplop yang dia siapkan,
" Wahh kita dapet Rezeki guys!," Seru salah satu dari mereka, " Wahh Dua lagi! Serunya, senang,
" Iya nggak salah emang dua, yang satunya dari Papi nya Re, sebagai tanda terimakasih nya kepada kalian semua yang sudah membantu kelancaran pernikahan sederhana kami ini,? Tukas Riri,
Setelah membagikan bonus kepada 26 orang Karyawan nya, Kini Riri berjalan ke arah kamar Bi Nining,
Tok! tok! tok!,
"masuk Nak"
setelah mendengar suara dari dalam, Riri mendorong pintu dengan pelan, " Bu, Riri menghambur kepelukan Bi Nining yang tengah merapikan lipatan baju nya di atas permadani yang tergelar di dalam kamar tersebut,
" Terima kasih banyak Bu, Untuk semuanya, Riri bahagia masih memiliki Ibu di dunia ini, Riri memeluk Bi Nining dengan erat, menumpahkan rasa kerinduan nya terhadap Almarhum Ibu nya,
.
__ADS_1
.
Arya menunggu Riri dengan perasaan gelisah, dilirik nya jam yang tergantung di dinding, Sudah menunjuka kan pukul 8:30, Namun istri kecil nya itu belum juga Kemabli,
Arya yang sudah berpuasa sangat lama itu, membuat Adik kecil nya memberontak hanya dengan menggingat ciuman panas yang ia lakukan bersama Riri, tadi sebelum mandi
Arya membolaknbalik kn badanya di atas tempat Tidur lebar milik Riri, dilirik nya Re yang tengah tidur nyenyak di dalam Box nya yang menyatu dengan ranjang, Arya bahkan sudah menaikan pagar pembatas antara Box dan tempat Tidur itu, ,Ahh benar-benar persiapan yang baik,
Ceklek!
Suara pintu yang di buka dan di tutup kembali itu seketika membuat Arya bangkit dari tempat nya uring-uringan tadi, dan menyongsong Riri yang baru masuk dengan teko berisi Air minum, kalau-kalau suaminya itu akan haus saat tengah malam nanti dan sungkan untuk keluar mengambil minum sendiri, Begitu pikir Riri,
" Maaf Pih lama, Papi mau makan lagi?"
" Iya, Aku mau makan sekarang, Aku sudah sangat lapar ini,". Arya menjawab dengan cepat pertanyaan Riri, dengan senyum penuh Arti,
Riri yang masih polos soal begituan pun tak paham dengan senyum dan tatapan Arya kepada nya,
" Ya udah, mau disini atau di luar?" Riri kembali bertanya seraya berjalan ke arah lemari, untuk mengambil baju tidur nya,
Hap.. Arya menangkap Riri yang melewatinya menuju lemari pakaian, Membuat Riri tersentak kaget,
" Papi.. ih bikin kaget aja, " Protes Riri memukul kecil lengan kekar Arya yang sudah melingkari perut ratanya,
Sedang Arya yang sudah di landah rasa panas sedari tadi menunggu Riri, tak lagi memperdulikan ocehan Istri nya itu,
Lengan kekarnya semakin menggetat mencetak otot-otot nya yang liat, kala membopong tubuh istri kecil nya itu, dan membawa nya ke atas tempat tidur,
" ah Papi mau ngapain?"
iya pih, Papi mau ngapain coba🤣
lanjut di sebelah yak😂
Bersambung...
__ADS_1
jangan lupa like nya ya bestie 🤗
Terima kasih🙏