PERNIKAHAN MEMBAWA LARA

PERNIKAHAN MEMBAWA LARA
Kekantor Arya. 2.


__ADS_3

"Astaga... bayi ini..." Wanita dengan dandanan menor itu terlihat sangat geram dengan perbuatan baby Re tersebut


Bajunya basah di bagian depan nya,


Riri hanya meringis dengan hal itu, bukan nya dia membiarkan Anak nya berbuat seperti itu. Tetapi Pegawai Resepsionis tersebut memang sudah keterlaluan menurut Riri.


Baby Re yang melihat wanita itu melototkan matanya ke arah nya langsung melempar pot tersebut sehingga mengenai dada si Pegawai Resepsionis tersebut,


" Bayi kurang ajar..." Pekik nya,dengan muka memerah menahan marah


" Ya ampun.. maaf..maaf mba, " Riri kaget dengan apa yang di lakukan bayinya itu,


"Maaf katamu...Anak kamu ini kecil-kecil sudah kurang ajar! " ketus Pegawai Resepsionis tersebut,


" Iya mba makanya saya minta maaf!, Lagian Mba nya juga yang salah, kenapa dari tadi nggak mau memberi tahu saya di mana Ruangan Arya, Malah memandang kami seakan kami ini adalah gembel yang nyasar di kantor ini, " Kesal Riri,


" Dan satu lagi Anak saya ini bukan kurang ajar, dia masih kecil belum mengerti apa-apa, Jadi tolong di ralat ucapan mba yang mengatakan bayi saya kurang ajar, Justru mba yang kurang ajar disini. saya tanya baik-baik malas di enyein, Hanya karena penampilan saya yang sederhana, "


Riri mengatakan kalimat panjang lebar itu dengan tatapan tajam nya, Di sertai mimik wajah nya yang galak, membuat sang Pegawai Resepsionis tersebut diam mengatur kan mulut nya dengan Rapat,


Sedang sang pelaku. kini sibuk mencari apa-apa yang bisa ia gapai kembali, Dengan jari-jari mungil nya yang lincah,


Riri dengan segera menjauhkan baby Re dari meja tersebut,


Dan dengan susah payah dirinya meraih Phonsel yang ada di saku celana nya, dan segera menghubungi Arya, Dia pikir tidak sesulit ini urusan nya, Tahu begini kan sudah sejak tadi dia telpon Papi nya Re itu,


Sebelum Anak nya berbuat ulah, Riri menunggu beberapa saat sebelum Suara orang di sebrang sana menyahut,


"Hal.."


" Cepat turun ke bawah.. sebelum Anak mu ini semakin membuat ulah, Dan menghancurkan meja Resepsionis di kantormu ini " Riri berucap dengan Intonasi yang tinggi, sebab sang bayi kini meronta-ronta ingin mencapai meja Resepsionis itu kembali,

__ADS_1


Sedang Sang Pegawai Resepsionis yang sudah basah bajunya karena ulah Re


itu pun hanya memandang mereka dengan perasaan jengkel, masih tidak percaya Jika bayi kurang ajar itu adalah Anak dari Bos nya,


Mana mungkin pikir nya berita jika bos nya telah menikah itu tidak ada sama sekali, bos itu masih lajang hingga saat ini. Setelah hubungan nya dengan model terkenal itu kandas, Lantaran adegan Wik-wik nya dengan pria lain tersebar luas di media sosial,


Sedang Arya yang baru saja menerima panggilan dari Riri itu masih terbengong,


Dirinya bahkan belum sempat berkata apapun, Dan Riri sudah mematikan telponya sepihak, Tanpa mendengar sahutan dari nya,


" Oh Astaga.. Maminya Re ini..!" Dumel Arya,


Dan segera berdiri dan berlalu dari sana, menuju loby kantor nya, Dimas yang semula ia tugas kan untuk menunggu kedatangan Putra nya di loby, Kini tengah ia tugas kan untuk menemui Clien yang mendadak ingin bertemu untuk membicarakan tentang kerja sama,


Alhasil kini dirinyalah yang akan kena damprat Mami nya Re yang galak itu, Sebab Lupa untuk turun kebawa. menunggu kedatangan mereka, Ya ampun,


.


Arya sedikit merasa bersalah karena telah merepotkan Riri dengan berbagai macam pesanan nya,


" Pi..pi..pi..! " Re yang melihat kedatangan Papi nya dengan semangat menggoyangkan kaki dan tangan nya dengan Riang,


" Sudah lama datang nya, " Aray bertanya seraya. mengambil baby Re dari gendongan Riri,


" Sudah berakar aku disini dari tadi, Pegawai Resepsionis munyang cantik dan berkelas ini Engan memberi tahu Dimana ruangan mu, "


Riri melirik Pegawai wanita itu yang tengah menundukkan kepala nya,


" Dia kira aku ini gembel yang nyasar di kantor ini, Hanya karena melihat penampilan ku yang sederhana seperti ini,


Riri mengomel dengan panjang kali lebar,

__ADS_1


Arya yang mendengar nya sudah pusing duluan, dengan tatapan tajam nyabke arah Pegawai Resepsionis tersebut,


" Kamu.."


" Nggak usah di apa-apain, Semua nyabsudah di wakil kan oleh Anak mu yang luar biasa ini,"


" Lain kali jika ada tamu yang bertanya dengan sopan, mohon di layani dengan baik, Jangan memandang sesuatunya itu hanya dari luar nya saja, "


Tukas Riri kepada Pegawai wanita itu, Sambil berlalu dengan menyeret Lengan Arya


yang seperti nya ingin melontarkan kemarahan nya,


" Sudah Ya Papi nya Re, nggak usah ribut sekarang, Entar aja kalau Aku dan Re udah pulang, "


" Sekarang cepat kita ke ruangan mu atau kemana kek, Kaki aku sudah sangat lelah ini, "


" Oke...oke Ayo sini biar aku yang bawain, "


Arya meraih kantong yang berada di tangan Riri, Dengan tangan kanan nya, sedang tangan kiri nya menggendong baby Re,


.


.


Bersambung...


Udah dua bab ya bestie 🤗


kita lanjut besok lagi✌️


boleh kasih mawar merah nya juga ya😂

__ADS_1


Terima kasih 🙏


__ADS_2