
Setelah Arya berlalu, Kini Nisa menyeret langkah nya dan mendudukan dirinya di atas tempat tidur nan empuk itu,
Sangat nyaman, namun dingin dan hampa,
karna kelelahan Nisa pun tertidur, dengan Sisa-sisa air mata yang masih meleleh di pipi mulus nya,
Sedangkan Arya sendiri setelah ia meninggalkan Nisa seorang diri, dia kini pergi menuju tempat hiburan,
guna menghilangkan
rasa mumet dan emosi yang rasanya sudah di ubun-ubun itu, Entah lah setiap kali melihat Nisa, atau mendengar suaranya setiap itu juga emosi nya kian meledak ledak,
Rasanya ia ingin segera mengabul kan permintaan sang papa, lalu mengakhiri semua ini, dan hidup bahagia dengan sang pujaan hati,
Arya masuk ke salah satu pub, Dan memesan minuman guna menghilangkan emosi yang masih berkobar itu,
sementara itu. di sebuah kamar di kota yang berbeda seorang wanita tengah menari dengan gemulainya di atas tubuh seorang pria gagah nan kekar.
"achh sayang kau nikmat sekali." ucap sang pria.dengan meremas kencang sesuatu yang tergantung dan tersuguh untuk nya .
membuat si wanita semakin erotis saja memacuh sang pria.
"ahh Restie sayang.." racau sang pria keenakan.dan itu memacuh semangat bagi sang penungang betina tersebut,
Suara-suara laknat terus terdengar dan mengalun indah,di rungan itu mereka sangat menikmati apa yang mereka lakukan saat ini,
sementara itu Nisa terbangun dari tidur nya,
ia merengang kan otot.otot nya yang pegal
dia melirik ke sekitar kamar, tidak ada Tanda-tanda bahwa Arya telah kembli,
ia pun menghela Nafas dengan berat,
Nisa turun dari tempat tidur dan berjalan kesamping Tempat tidur nya, di bukanya pintu yang terbuat dari kaca Tersebut,
Matanya langsung di suguh kan dengan pemandngan yang indah, Pemandangan Kolam renang dengan air nya yang jernih,
berenag sebentar sepertinya menyenagkan,
__ADS_1
kebetulan ia belum mandi sedari ia sampai tadi,
Nisa pun masuk kembali kedalam kamar untuk mengganti pakain nya,
Nisa mengenak kan celana satu jengkal di atas lutut dan baju tali spagety, yang ngepres body membuat semua aset berharga nya tercetak dengan sempurna, idaman bagi semua kaum adam rambut nya ia biarkan tergerai dengan indah, Nisa Cantik.
Nisa segera menuju kolam renang tersebut, mumpung Arya tidak ada pikirnya,
ia segera menceburkan diri dan berenag kesana kemari sangat menyenangkan,
Sementra itu Arya dengan susah payah menghalau rasa pusing yang menghantam kepalnya, setelah ia meneggak cairan haram itu dengan di apit dua wanita yang membuat nya tambah pusing saja,
sesekali ia menghentak tangan wanita tersebut, manakala tangan kurang ajar itu berani mengelus dada bidang nya,
" jauhkan tangan kotormu itu dariku," bentak nya dengan suara bak petir di siang bolong,
sedang wanita satunya lagi dengan cepat memasukan sesuatu ke dalam minuman Arya selagi Dia sibuk melerai tangan wanita sialan itu,
"kena kau ," ucap nya dalam hati sambil tersenyum smirk dan mengkode teman nya, bahwa dia telah berhasil memasukan obat itu kedalalm minuman target mereka,
kedua wanita tersebut melalukan tos di belakang punggung Arya,
"tangkapan besar," batin kedua wanita itu
Arya meraskan sesuatu yang tak beres dengan dirinya, setelah menghabiskn minumn nya itu,
semakin kesini semakin gerah saja,Bulir-bulir keringat itu telah memenuhi kening dan juga pelipis nya, badan nya menjadi panas
"bagaimana, Apa anda masih menolak ajakan kami sayang?" ;ucap wanita berambut sebahu dengan lipstik merah menyala itu dengan mengelus sesuatu yang seperti nya mulai menggeliat.
"Minggir bits!" Tukas nya dengan wajah menggelap, Siap melahap mangsa, membuat kedua wanita itu pias bukan main,
Arya segera keluar dari pub tersebut dengan menahan sesuatu yang ingin segera di salurkan,
Arya segera kembali ke vila, ia ingin berendam air dingin guna menghilangkan efek obat sialan itu,
Begitu sampai ia mendapati kamar nya kosong tak ada penghuni nya,
kemana wanita itu pikir nya,
__ADS_1
sejurus kemudian ia mulai melepas jaket dan semua kain yang melekat di tubuh nya sebab ia pikir Nisa tidak ada di kamar itu,.dan dia telah mengunci pintu jadi aman,
Arya segera menuju kamar mandi dengan Nafas yang mulai berat, sudah tidak tahan rasanya, tangan nya terulur hendak meraih hendel pintu tersebut Namun..,
Ceklek..! Nisa mematung dengan mata melotot kaget,.mana kala ia melihat Tubuh kekar nan liat milik Arya yang hanya memakai segitiga permuda itu, dengan sesuatu yang menonjol membuat nya syok..,
Arya pun demikin dia terpana dengan penampilan Nisa saat ini yang hanya mengenak kan handuk sebatas paha.dengan dua gunung yang membusung.seakan menantang dirinya itu,
Nisa yang tersadar dengan situasi yang kurang pas untuk tatap menatap, itu pun
berniat akan menutup pintu itu kembali Namun Dengan cepat Arya menahan nya dengan satu tangan, dan mendorong nya sedikit kuat,
membuat Nisa yang tak siap itu terjungkal, dan akibatnya handuk yang ia pakai melorot sampai ke pinggang,
Arya semakin tak bisa menahan gairah yang kian memuncak itu.ingin segera ia salurkan.
Dengan sekali gerakan kini Tubuh Nisa sudah berada di gendongan nya, Arya membawa Nisa ke tempat tidur, melempar nya dengan kasar,
" kau ingin menggodaku dengan tubuh murahan mu ini hem? " dengan gerakan cepat Arya merangkak di atas tubuh polos Nisa,, yang menahan tangis dan sakit hati.
sebab mendengar ucapan pedas sang suami.
" mas Arya.. tolong jangan lkukan ini mas." mohonya dengan air mata.bercucuran,
Nisa memberontak dan mencakar Arya Namun yang di cakar. tak perduli.dia lebih fokus dengan ke indahan tubuh yang berada di bawah nya ini.
dan terjadilah yang seharus nya terjadi.
Nisa semakin terisak mana kala, Arya memasukinya dengan kasar, rasa sakit dan perih, bagai di sayat.sayat itu. sangat menyakitkan,
bukan ini yang Nisa ingin kan bukan. perlakun kasar seperti ini.
yang dia inginkan adalah perlakuan lembut dan penuh kasih sayang.
Arya sangat sulit membobol gawang sempit itu. dan setelah beberapa.kali percobaan barulah ia berhasil membenam kan milik nya.
bersmbung....
segini dulu ya reader tercinta.
__ADS_1
minta like nya ya
trima kasih🙏