
Malam makin beranjak naik. Jam sudah menunjukan pukul 11 : 30. Namun belum ada tanda tanda Arya akan menyudahi kegiatan nya
Dia masih setia menggukung Nisa di bawa kendali nya. Menyalurkan hasrat yang telah ia tahan Dua bulan lebih lama nya.
Nisa tak berdaya.Tenaga nya telah habis terkuras.Sejak beberapa jam yang lalu. Sungguh Melelahkan.
Mengapa suaminya ini tak ada hentinya Menggempur dirinya sejak sore tadi.ia Bahkan belum sempat makan malam.
Suaminya itu bagaikan Monster yang kelaparan. Sangat ganas.
" M..Mas, Sakit..? Nisa merintih di tengah gempuran sang suami.
Manakala merasakan perut bawahnya yang nyeri dan kram.
Namun tak di gubris oleh sang suami. Yang makin gencar memompanya dengan ritme cepat.
Beberapa saat kemudian. Suaminya itu mengngeram dengan Badan bergetar. Di iringi dengan semburan hangat yang Memenuhi Rahim nya.
Menambah rasa kram nya Semakin terasa dan sakit.
Arya belum menurunkan tubuh nya yang Bersimbah peluh itu dari atas tubuh Nisa.
Kala mendengar suara sang istri " Mas..Sshh.. Sakit sekali.." Suara Nisa yang terdengar lemah. Membuat nya segera memisahkan diri dari tubuh sang istri.
" Aahh.. Sakit..! hick.." Nisa merintih Seraya Memegang perut bawah nya. Yang semakin sakit.
__ADS_1
Arya yang bingung dan panik, Secara bersamaan.Segera mencari bajunya Dan mengenakan nya.
Dengan tergesah.Sejurus kemudian dia Meraih Phonsel yang ada di Atas Meja dekat jendela kamar nya.
Dan terlihat menelpon Seseorang. " Ris, Tolong kamu ke rumah ku sekarang juga. Cepat...! " Dan langsung mematikan Sambungan Telpon nya tanpa mendengar Sahutan di sebrang Sana.
Sementara itu.Di sebuah rumah di Kawasan elit. Namun tak semewah Kediaman Wiguna. Seorang Gadis cantik tengah Meggerutu. Serta menyumpah serapahi Kakak Sepupunya Yang tidak berahlak itu.
Sebab telah Menggangu Mimpi Iindah nya.
Dirinya bermimpi Tengah Sedikit lagi Akan Bercipok kan.
Dengan Oppa Le Min Ho. Malah buyar. Dengan suara Phonsel nya yang Nyaring. Mengalahkan suara Toa.
Dan mamatikan Sambungan Telpon begitu Saja.
"Astaga apa Dia Ngak liat ini Jam Berapa..?"
Dumel nya Kesal. Sudah pasti
dia lah Carissa Juanda anak dari adik Mama Ranti Roby Juanda.
Carissa atau lebih akrab di sapa Risa itu Adalah seorang dokter umum di sebuah Rumah sakit ternama di kota itu.
Risa baru dua tahun ini Menyandang gelar seorang dokter. Umur 26 tahun masih muda dan Cantik.
__ADS_1
" Dasar sepupu ngak ada ahlak ..Seenak nya aja kalau memerintah.. Dasar kulkas.." Makinya Sambil berjalan ke arah pintu.Dan menyambar Tas peralatan medis nya dan juga kunci Mobil nya
Sementara itu di rumah Arya.
Arya yang panik tengah mondar mandir di Balik pintu kamar nya. Setelah dia membangunkan bi Atun. untuk membantu Nisa Memakai baju nya. Tidak mungkin kan Nisa di periksa dalam keadaan Polos.
Ya walau pun Risa seorang perempuan. Tetap saja Arya malu jika ketahuan Bila dirinya baru saja Menggagahi istri yang dia benci itu Sampai selarut ini.
Mau di taruh di mana muka dan Harga dirinya.Sebagai seorang Arya.
Benar.benar Definisi dari Manusia sombong
"Bagaimana ke Adaan nya?" Tanya Arya Kepada Risa. Yang Tengah memeriksa Keadaan Nisa. Yang masih Sesekali Meringis itu
" Apa Kau ingin Membunuh Calon Anak mu Haa.!" Pekik Risa. Kala ia Telah selesai Melakukan Pemeriksaan Terhadap Nisa. Yang mulai merasa lebih Baik.Bahkan Nisa Langsung Tertidur Setelah di Beri Obat. Pereda Nyeri.
" Calon Anak.," Arya Membeo.
Bersambung....
mohon maaf ya baru sempat up.
masih tahap Revisi🙏
"
__ADS_1