PERNIKAHAN MEMBAWA LARA

PERNIKAHAN MEMBAWA LARA
bab 99


__ADS_3

.


.


Tepat pukul 9:30, Arya baru keluar dari kamar dengan wajah cerah ceria, dahaganya selama dua tahun belakangan ini kini terpuaskan sudah,


Dirinya benar-benar buas pagi ini, memangsa Riri dengan modus nya, Istri polos nya itu benar-benar nikmat, Ahh andai saja istri montok nya itu tidak merajuk karena kedinginan dan lutut nya yang gemetar, mungkin ia akan melanjutkan aksinya itu hingga sing hari, Dan juga putra tampan nya itu telah terbangun dari tidur nya sesaat setelah ia menyelesaikan kegiatan mandinya bersama Riri yang memakan waktu hingga hampir satu jam lamanya itu.


Riri memasang wajah cemberut saat Arya menurunkan nya dari pangkuan nya, Punggung nya sampai kedinginan karena terlalu lama menempel di dinding kamar mandi tersebut,


Sayup-sayup terdengar suara orang mengobrol dari arah ruang makan. tanpa menunggu lagi Arya langsung menuju ke arah sumber suara tersebut, Dari kejauhan ia bisa melihat Asistennya itu tengah Asik menyuapkan makanan kedalam mulut nya di samping nya ada Rina yang juga tengah mencomot bakwan yang sudah dingin di jam pagi menjelang siang itu, dan mencocolkan nya pada sambal terasi buatan Bi Nining hm.. Enak banget.


" Ehem!" Arya berdehem demi mengkode Asistennya yang tengah asik makan itu, Tanpa menyadari kehadiran nya,


Serentak kedua manusia itu menoleh ke arah suara dan mendapati Arya yang sudah berdiri di belakang kedua nya, Dan spontan Dimas berdiri masih dengan mulut penuh makanan,


" Selamat pagi menjelang siang Bos! " Tukas nya, Setelah berhasil menelan makanan yang ada di mulut nya, yang teras sangat nikmat,


"Hem. Enak sekali kamu makan, sampe lupa sama Bos Sendiri, " ucap Arya, menatap Dimas tajam, sambil menarik kursi yang ada di sebrang meja,


" Maaf Bos Anda terlalu lama, saya sampai kelaparan karena tadi pagi belum sarapan dan langsung kesini, Saya kira Kita langsung berangkat, Tapi.. ternyata Anda yang tak kunjung keluar dari kamar,"


jawab Dimas enteng sambil kembali melanjutkan makan nya, Dimas sengaja berkata demikian, Untuk menyindir Sang Bos, yang sudah sangat terlambat dari waktu yang ia tentukan tadi, ya itu satu jam, nyatanya Dirinya menunggu hampir dua jam barulah Bos nya itu menampak kan batang hidung nya,


.


" Kamu saya..."


" Maaf pak Arya, Mami nya Re apa masih di kamar?, Saya sudah ada Janji, " Potong Rina,


Rina memotong perkataan Arya yang hendak membalas perkataan Dimas,

__ADS_1


Membuat Arya urung menyemprot Asisten


kurang ajar nya itu,


" Maaf Mba Rina, Udah lama nunggu ya? Yuk silahkan duduk lagi, udah pada sarapan belum?," Suara Riri yang menjawab Pertanyaan Rina, Membuat Rina menoleh dimana Riri sedang berjalan lesu ke arah nya dengan satu tangan nya menuntun Tangan Re, yang baru selesai mandi harum minyak telon bayi langsung menyeruak di ruang makan itu,


Riri yang baru keluar kamar itu bersura mendahului, sebelum Suaminya itu yang menjawab pertanyaan Rina, Dirinya benar-benar tidak enak kepada Rina karena sudah membuat nya menunggu, lama, Semua ini karena ulah Suami mesum nya itu,


" Nggak apa-apa Ri, santai aja kek sama siapa aja," ucap Rina sambil tersenyum simpul


" Hay ganteng, Sama Onty sini," Rina memnggil Re yang sudah wangi dan ganteng itu,


Bayi ganteng itu langsung menyambut uluran tangan Rina, Yang langsung mengangkat nya dan mendudukan nya di pangkuan,


"Hem.. wangi banget sih, Baby baru bangun ya,? tanya Rina sambil mencium pipi gembul Re, Bayi itu hanya mengangguk mengiyakan,


" Bos, nggak di kasih obat tidur kan anak nya?, Biar lama tidur nya," Bisik Dimas mencondongkan tubuh nya ke arah Arya,


Membuat mata Arya melotot kepada Asistennya itu,


" Papi.. jangan galak-galak di depan baby, " Tegur Riri seraya menatap tajam suami nya itu, Suami mesum nya yang membuat nya lemes tak bertenaga, pagi ini,


" Maaf sayang Papi lupa, " Jawab Arya seraya mengelus rambut Riri yang duduk di samping nya sambil memakan Bakwan, yang di cocol sambel terasi,


Dimas yang melirik Bos nya itu seketika tersenyum penuh kemenagan, Arya yang melihat senyum lebar Dimas reflek mengepalkan tinjunya ke hadapan Dimas,


" Papi..!" Riri kembali menegurnya, seraya tangan nya mengelus paha Arya di bawah meja, membuat sang empunya menurunkan kepalan tangan nya dan menagkap tangan nakal Riri,


"Iya sayang, maaf," Ucap Arya seraya mencium tangan istri nya,


"Cepat selesaikan makan mu dan segera berangkat ke Kantor," lanjut nya kepada Dimas yang tengah menguk Air minum nya hingga tandas,

__ADS_1


" Baik Bos," Jawab nya sambil berdiri dengan membawa piring kotor nya ke dapur.


" Bu, Terima kasih banyak ya jamuan nya, makanan nya enak banget, " ucap Dimas mengucapkan terima kasih kepada Bi Nining yang tengah mengobrol bersam seorang wanita lain nya di dapur itu,


" Sama-sama Nak," Jawab Bi Nining dengan senyum ramah nya,


"Jadi gini mba, Aku rencan nya akan ikut Suami ku, Dia udah nyiapin Rumah yang dekat dengan kantor, Semalam kita berdua udah berunding, Dan mas Arya nggak keberatan jika Bu Nining ikut kita," Tukas Riri menatap Rina yang tekun mendengarkan penjelasan darinya itu,


" Jadi Aku mau minta tolong mba Rina untuk nempatin Rumah ini, kasian kalau kosong, nanti malah rusak kalau nggak di tempati, Mau di semakin juga nggak tega aku mba,


di rumah ini banyak kenangan bersama keluarga ku, jika Aku kangen kan bisa datang ke sini sewaktu-waktu," Riri menerawang menggingat kenangan masa kecil nya bersama Ayah, Ibu dan juga Kakak kesayangan nya,


" Gimana mba? Mba Rina bisa nggak tinggal disini?," Tanya Riri kepada Rina yang sudah ia anggap sebagai kakak nya itu,


.


.


"Perminsi mba Dewi, Riri nya ada?, saya ingin bertemu dengan nya, "


Dewi yang sedang merapikan sesuatu di bawa meja kasir itu. segera mendongak dan mendapati seorang pria yang sangat ia kenali, karena sering nya berkunjung ke Ruko itu,


Mau apa pria itu mencari Bos nya yang kini telah berubah status itu,


" Maaf mas Mba Riri belom ke Ruko. masih libur, " jawab Dewi, dengan sopan,


" Oh, Kira-kira kapan dia datang ke Ruko," Tanya nya kembali, dengan menatap Dewi lekat,


" Maaf mas Danis Saya kurang tahu soal itu," Jawab Dewi lagi,


.Bersambung.

__ADS_1


.


jangan lupa like nya ya bestie 🤗


__ADS_2