PERNIKAHAN MEMBAWA LARA

PERNIKAHAN MEMBAWA LARA
mencoba memahami


__ADS_3

Nisa engan masuk ke ruang kerja Sang suami. karena sebelum nya Arya sudah mengingatkan dirinya agar tak lancang untuk memasuki area privat nya itu.


itu sebab nya Nisa tidak berani memasuki area terlarang itu dia hanya berani mengetuk pintunya saja.


mulai sekarang dirinya akan mencoba.memahami sifat dan sikap sang suami.berharap suatu saat suami nya itu akan melihat dan meggakui keberadaan nya sebagai istri nya.


dengan berat hati Nisa kembali ke meja makan.


"mas Arya ketiduran deh kayak nya bi.dari tadi aku pangil.pangil gak nyaut. " sambil duduk kembli ke kursinya yang tadi ia duduki.


sambil menoleh ke arah bi Atun yang sedang mengangkat. beberapa piring lauk kemeja makan.


"memang nya Non Nisa tidak membangun kan nya Non.? " ujar bi atun


" udah bi.aku ketuk.juga pintun nya tapi gak ada sahutan dari dalam."


"kenapa Non ngak masuk aja barangkali memang Den Arya gak sengaja ketiduran."


"mau nya sih gitu bi. tapi aku takut entar Dia marah lagi karena terganggu tidur nya. " jawab Nisa sambil nyegir.


"bi mau kemana.?" tanya Nisa saat melihat bi Atun hendak meninggalkan nya seorang diri.


" mau kebelakang Non. "


" bibi sudah makan..? "


" belom Non ini bibi juga mau makan di belakang. " sambil menunjuk ke arah yang di tuju.


" makan disini aja ih temenin aku dong.masa aku makan sendiri.."

__ADS_1


bi atun dengan senyum ramah menjawab


"bibi tidak berani Non makan satu meja dengan Non Nisa.." tukas nya dengan sopan


" kenapa bi.kita ini sama aja sama.sama mahluk Tuhan.ngak ada bedanya." ujar Nisa.


yang membuat bi atun terharu.


selama dia menjadi Art di rumah kelurga wiguna.belum pernah ia di perlakukan seperti ini oleh Nyonya. Ranti. Nyonyanya itu terkesan sombong dan angkuh.kebada mereka yang hanya babu di matanya


" Terima kasih Non tapi bibi makan di dapur saja.." tolak nya lagi dengan sopan. dan hendak berlalu.


" Tunggu bi.." langkah bi atun terhenti dan menoleh ke arah Nisa.sambil mengerutkan dahinya.sebab ia melihat Nona nya itu sedang mengalas Nasi dengan terburu.buru.


" ayo bi kita makan bersama di dapur.." ajak nya.semangat dengan piring yang sudah terisi Nasi dan lauk serta sayur. di tangan nya berjalan mendahului bi Atun yang masih terbengong di tempat nya.


" iya Non.. ya ampun.." gumam nya sambil bergegas kedapur.


" ayo bi mari kita makan. " ajak nya semangat


" habis ini bantuin aku buat milah oleh. oleh ya bi.."


tukas nya sambil menyuapkan Nasi ke mulut nya dengan Tangan. Rasa nya lebih Nikmat. bila makan dengan Tangan.di banding menggunakan. sendok. Itulah Nisa.


" baik Non.." dengan canggung bi Atun makan berhadaan dengan Nisa. majikan nya.


" santai aja bi.. jangan sungkan sama aku.anggap aja aku ini anak bibi.oke. " ujar nya lagi. sebeb melihat bi Atun yang seperti grogi 2itu.


mata bi Atun langsung berkaca.kaca di buat nya. terharu. tak menyangka Wanita cantik di hadapan nya ini berhati malaikat.sangat ramah dan lembut.

__ADS_1


" Terima kasih Non.." hanya itu kata yang mampu terucap.


"kemana sih ini orang..di telpon gak di angkat.angkat.. seharus nya kan hari ini dia sudah pulang. " rutuk seorang wanita yang sedang dilanda galau merana.


ya Sheril tengah mengerutu sebab dari tadi telponya tak kunjung di jawab oleh bestie nya itu. ia menghubungi Nisa.ingin curhat.


dia yang galau sebab pria idaman nya itu tak kunjung menembak dirinya.padahal mereka sering menghabiskan waktu bersma dan dilihat dari gestur nya pria itupun menaruh rasa pada diri nya.


"hah emang ya manten baru satu ini betah sekali kelonan teross.." dumel nya sambil berdiri beranjak dari duduk nya.


" Tante.. gimana apa Arya sudah pulang dari pulau B..? " tanya Restie.pada Nyonya Ranti yang kini duduk berhadapan dengan Dirinya tengah menikmati hidangan makan sing mereka di resto mewah nan berkelas.


" Mereka sudah pulang tadi pagi jam 9 sampai. apa Arya belum menghubungi mu..? tanya nya balik. sambil memasukan potongan daging steak.kedalam mulut nya.dan mengunyah nya dengan angun.


" belum Tante.aku telpon juga ngak di jawab. " rengek nya dengan manja


" mungkin dia masih lelah dan butuh istirahat.


jawab Nyonya Ranti singkat dan lembut.


Restie adalah calon menantu idaman nya


dari segi penampilan.karir.serta bibit.bebet.dan bobot nya jelas. menurut nya Restie sangat sempurna dan pantas menjadi menantu di keluarga Wiguna.


bersambung...


mohon maaf ya reader tersayang kalau ceritanya gaje atau membosan kan


mohon like dan komen nya ya .Terima kasih🙏

__ADS_1


__ADS_2