PERNIKAHAN MEMBAWA LARA

PERNIKAHAN MEMBAWA LARA
Menyelidiki


__ADS_3

Nisa melajukan Motor gemoy kesayangan nya, membelah Padat nya jalan raya pagi itu, berbaur dengan para pengendara lain nya, untuk berjibaku dengan Aktifitas masing-masing,


Masih dengan Perasaan kesal,


Menggapa Mama mertua nya itu selalu saja merecoki hidup nya, Mengomentari apa saja yang dia lakukan, Melarang nya memakan ini itu dengan Alasan demi kesehatan dan gizi Anak nya Arya,


Sedang Arya di balik kemudinya kini tekun mengikuti Sang Istri Diam-diam, dia khawatir dengan keselamatan Nisa, yang dengan lihai nya membawa motor gemoy nya itu. dengan perut buncit nya,


ingin rasanya ia menyuruh Nisa untuk berhenti saja dari pekerjaan nya itu,


Namun lagi-lagi gengsi nya itulah yang mendominasi, belum lagi dengan ocehan Sang Mama yang terus menyuruh nya untuk menemui Restie,


Ya sudah sekian bulan Arya tidak menemui wanita yang masih berstatus kekasih nya itu. setelah tidak sengaja melihat Nya tengah berpelukan dengan Pria lain, di lokasi pemotretan sebuah Iklan Produk, yang kebetulan milik salah satu Teman baik nya itu


Adrian Danuarja,


dan kini tengah menjalin Kerja sama dengan Perusahaan nya, dan Ternyata Restie menjadi salah satu Model Brand Ambasador nya


Restie tak mengetahui jika Arya melihat dirinya tengah di peluk dari belakang Oleh salah satu Teman sesama Model nya,sekaligus teman Tidur nya di kala Arya sang kekasih. tidak bisa memuaskan hasrat seksual nya,


Bahkan mereka sempat berciuman singkat.di area terbuka itu. Benar-benar tidak tahu malu,


Berulang kali Restie menghubunginya, Namun tak pernah dia tanggapi,Arya juga telah memerintahkan kepada Security Kantor untuk melarang Siapa saja wanita yang datang untuk menemuinya kecuali Keluarga,


hatinya sedang bimbang saat ini, hatinya goyah, akan kah dia melepas kan Nisa, ibu dari Calon Anak nya,


Atau kah Mempertahankan nya dan memperbaiki semuanya dari Awal, Entahlah


untuk saat ini pikiranya masih kalut, di tambah dengan kesibuk kan nya di Kantor


membuatnya semakin Mumet Saja,


Setelah memastika Nisa sampai di Tempat kerja nya dengan selamat, kini Arya memutar balik kendaraan nya, Untuk menuju Kantor nya.


"Ini semua hasil penyelidikan saya Tuan"


David Antasena seorang Pria berumu 36 Tahun, Asisten sekaligus Orang kepercayaan Tuan Wiguna itu, menyerahkan Map dengan beberapa lembar kertas hasil penyelidikan nya beberapa hari terakhir, Kehadapan Tuan Wiguna,


"Oke, Terima kasih atas kerja keras mu, Tetap pantau terus pergerakan mereka, Bonusmu akan segera saya Transfer. berliburlah selama dua hari kedepan ajak Putri dan juga Istri mu"


Tukas Tuan Wiguna, dan di sambut Senyum lebar Oleh David, Istri dan Anak nya pasti akan senang mendengar dia bisa libur selama dua hari,


Karena kesibuk kan nya bekerja David jarang meluangkan waktu untuk sekedar berlibur bersama keluarga kecil nya,


" Baik Tuan Terima kasih, saya undur diri"


Ucap nya dan segera berlalu dari Ruangan Tuan Wiguna,

__ADS_1


Sepeninggal Asistennya, Tuan Wiguna meraih


Map coklat yang ada di atas meja kerja nya,


Kemudian mengeluarkan isi nya.dan membaca satu demi satu lembar,lembar kertas tersebut dengan Teliti,


Tuan Wiguna menghela Nafas nya dengan berat, bukti Nyata yang ada di tangan nya,


Cukup membuat nya geram,


Namun ia harus tetap tenang Agar tidak gegabah dalam mengambil keputusan,


Dalam keadaan emosi,


Sedang di tempat lain.


" Hallo Tante udah lama nunggu ya? Maaf ya Tan Aku baru saja selesai Pemotretan!" Tukas nya dengan Senyum Manis,


" Ngak apa-apa sayang santai aja, yuk mau pesan apa Tante belum pesan makanan sengaja nunggu kamu" ujar Nyonya Ranti lembut,


Restie segera memanggil Pelayan dan memesan Makanan sesuai Selera Masing-masing,


"Oya Tan, Tante mau beli Berlian Ngak? Aku ada kenalan! Yang jual Berlua, Barang nya bagus-bagus loh Tan," Ujar Restie mulai melancarkan Jurus maut nya, karena dia tahu jika Nyonya Ranti ini orang nya Lapar mata,


"Oya?, Asli ngak Res?" Tanya Nyonya Ranti kemudian,


"Boleh deh kebetulan lusa Tante ada Arisan dengan Teman-teman Sosialita, Tante akan buat mereka iri dengan Perhiasan yang Tante Punya,"


Ujar nya dengan senyum lebar membayangkan dirinya akan menjadi pusat perhatian di antara Teman sesama Sosialita nya itu,


Sedang Restie bersorak riang dalam hatinya,


sebab Wanita Parubaya di depan nya ini sudah termakan umpan yang ia lempar,


"Oke Tante, setelah ini kita akan Menemui nya," Ucap nya senang,


Sementara itu di tempat lain di waktu yang sama.


"Kak Rina!!, Kak Nisa ada di Mana? Kok Aku ke atas ngak ada orang?" Tanya Riri yang baru saja Turun dari lantai dua, di mana Ruang kerja Nisa berada,


Dia baru saja selesai kuliah dan di suruh mampir ke Toko, Oleh sang Kakak.Namun begitu sampai di lantai dua yang di cari tidak ada,


"Oh itu Mba Nisa lagi di pantry, Lagi ngehias Cake, Spesial Katanya jadi harus dia sendiri yang menghias nya," Tukas Rina Ramah.


"Oke kalau begitu, makasih ya Kak Rina!"


jawab nya sambil berlalu menuju area belakang di mana Kakak tersayang nya itu tengah menghias Cake Blackfores 2 tingkat Spesial Untuk Orang yang Specil di hidup mereka berdua,

__ADS_1


dengan sesekali mengelus Perut buncitnya saat sang jabang bayi menendang dengan kencang,


"Kak Nisa., Aku cariin di atas Ngak ada, taunya disini!, Kasian ponakan onty nih di ajak


bikin Cake buat Kakek Nenek ya!," Seloroh Riri dengan kedua tangan menangkup Perut bulat Sang Kakak penuh Sayang,


" Ngak apa-apa! dia ikut seneng juga kok! sejak tadi Ngak berhenti menendang," Tukas Nisa.


"Ok suda beres!, Rin!! ini kasih masuk ke lemari pendingin ya, " Ucap Nisa, sambil mencuci Tangan nya di Wastafel dan mengeringkan nya dengan serbet bersih,


"Asiapp mba!" Jawab Rina sambil melakukan apa yang di perintah kan Bumil baik hati itu,


"Oya Rin, Setelah ini Kamu ikut aku sama Riri ya, dan jangan lupa ingatin ke Anak-anak jam 4 teng Tutup Toko nya, Semua harus datang ke rumah Ibu,"


"Ok mba Beres pokok nya mah"


Nisa berlalu Naik ke lantai 2 untuk bersiap-siap di ikuti pula Riri di belakang nya,


"Kak, beneran ini Ngikutin selera Aku?" Tanya nya sekali lagi demi meyakinkan,Sang Kakak


"iya lah kan Nanti kamu yang bawa.ya harus sesuai Seleramu dong," Jawab Nisa Yakin,


" Ok Deh lest Goo! Bu mil sayang!" Seloroh Riri sambil Terkekeh-kekeh,


Setelah beriap mereka kembali turun ke bawah dan mereka akan pergi menuju Showroom, untuk memilih jenis mobil yang akan mereka beli untuk Hadiah Aniversary Orang Tua mereka,


Dan juga sebagai Akomodasi kedua Orang tuanya,apa bila ingin bepergian,


"Kak, kita pesan Taxy Online aja ya! Kasian nih ponakan Onty kalau di ajak Naik Motor" Ucap nya pada sang Kakak, sebelum mereka keluar dari Toko,


"Ngak usah ih Aku ngak apa-apa kok, lagian kasian si gemoy kalau di tinggal sendiri di sini kedinginan entar" Seloroh Nisa Sambil terkekeh,


"Rin ayo!" Ajak nya pada Rina,


dan di balas anggukan oleh Rina,


"Oh sebentar! hampir aja Aku lupa," Ucap Nisa kembali kedalam,


" Dewi, Nanti sama Aris yang bawa Cake nya ya!, pakai Mobil Delivery aja, Nanti ngak usah balik sini lagi, bawa aja kerumah Mobil nya Nanti besok baru kamu bawa sekalian, Oke!"


Tukas nya dengan ramah, " baik Mba" jawab ke duanya.


bersambung dulu ya!


jangan lupa like dan komen nya


terima kasih,🙏

__ADS_1


__ADS_2