PERNIKAHAN MEMBAWA LARA

PERNIKAHAN MEMBAWA LARA
merasa aneh


__ADS_3

seperti biasa Nisa sedang khusyu memeluk dan menghirup aroma tubuh sang suami yang menempel di baju bekas pakai nya semalam.


" hem.. wanginya.. " Nisa memejamkan matanya demi menghayati. seakan yang ada di pelukn nya itu adalah wujud sang suami.bukan hanya pakaian bekas nya


sebuah kebiasaan yang menyenang kan yang dia lakukan akhir.akhir ini.


setelah puas Kini ia menggambil semua pakaian kotor tersebut membawanya untuk di cuci bi Atun.


menyimpan satu lembar baju sang suami untuk ia bawa ke toko nanti. untuk menemani aktifitas nya seharian ini.


terkadang ia merasa aneh pada dirinya sendiri. menggapa dirinya seperti menggilai tubuh suaminya itu. entahlah iapun tak mengerti akan perubahan yang ia alamai saat ini.


" sayang kamu kemana aja sih.. kenapa selalu saja menghindar. setiap aku telpon, gak pernah di angkat..? pesan ku pun tak pernah di balas..! " rajuk seorang wanita. cantik nan sexy..


ya Restie nekat mendatangi kantor Arya sang kekasih. bahkan sebelum sang empunya datang. dia rela menunggu pujaan hati nya itu.agar bisa menggobati rasa rindunya yang kian menggunung.sebab sudah dua bulan ini Arya sangat sulit di hubungi.entah, apa yang terjadi dengan kekasih nya itu.


yang jelas dia tidak reja jika sang kekasih berpindah kelain hati. Arya milik nya seorang.


lebih tepatnya ATM berjalan nya. dan tidak boleh di miliki wanita manapun. termasuk istri kampungan nya itu. tidak akan ia biarkan.


Arya yang kaget dan hampir saja dia oleng jika saja dia tidak segera menyeimbangkan badan nya. dia yang baru saja membuka pintu ruangan nya dan di kaget kan dengan Restie yang menubruk tubuh nya tanpa aba.aba


" lepas Res ini dikantor.. " dengan melepaskan pelukan Restie yang mendekap nya penuh kerinduan itu.dan dengan cepat menutup pintu ruangan nya jangan sampai papa nya melihat semua ini bisa hamsyong urusan nya.


Restie dengan terpaksa melepaskan pelukan nya. dan beralih duduk di sofa. sambil memanyunkan bibir nya. " kamu ngapain sih kekantor aku.. kalau papa lihat bisa gawat nanti.bisa.bisa aku di tendang dari perusahaan ini. " ucap nya entah lah untuk saat ini dia merasa engan bertemu dengan wanita yang masih berstatus kekasih nya itu.


dirinya merasa bersalah karena telah menghianati sang kekasih. dengan peristiwa di pulau B waktu itu.


apalagi.dirinya selalu terbayang akan penyatuan nya bersama Nisa. beberapa. bulan lalu di pulau.B,


walau sekuat tenaga dia mencoba menghalau rasa aneh di dalam tubuh nya itu jangan sampai dia melakukan nya lagi dalam keadaan sadar.mau di taroh di mana muka nya.

__ADS_1


maka dari itu Arya sengaja menghindari bertemu sang kekasih walau dirinya juga sangat merindukan sosok wanita **** yang sudah dia pacari beberapa tahun ini.


dia tidak sabr menanti saat nya tiba.dimana dia akan melepaskan Istri nya jika dia sudah melahirkan seorang anak untuk nya dan itu juga akan membuat sang papa bahagia.dan melimpahkan kepemimpinan perusahaan pada diri nya.


nanti.setelah itu ia akan memperbaiki hubungan nya dengan sang kekasih. menikahinya seperti impian mereka dan juga sang mama yang selalu mengeluk elukan Restie sebagai menantu idaman nya.


" kamu ngak kangen sama aku.." rajuk nya sambil duduk di pangkuan Arya dan mengelus dada bidang nya dengan sensual


jika biasanya Arya akan terpantik gairah nya.kini yang dia rasa biasa saja.tidak seperti biasa nya yang selalu berakhir di tempat tidur.


" Res jangan begini. ini di kantor ingat papa itu mata nya di mana.mana.aku ngak mau terjadi sesuatu padamu nanti.." tukas Arya sambil menurun kan Restie dari pangkuan nya. tidak ada gairah sama sekali saat Restie menyentuh nya.


" ok, ok aku akan pergi tapi kamu harus janji sama aku. jangan menghindariku.lagi. aku tunggu di Apartemen malam ini ok.sayang. "


ucap Restie sambil mengecup dan ******* bibir Arya penuh damba.dan berlalu dari sana.


selepas kepergian Restie Arya termenung.dan merasa Aneh pada dirinya sendiri.mengapa saat Restie memeluk dan mencium nya dirinya tak bereaksi seperti biasanya.malah yang terbayang adalah wajah Nisa.yang kesakitan saat dia dengan paksa memasukinya.saat itu.


" kak ada apa memangilku kemari.? " tanya Riri yang kini duduk berhadapan dengan sang kakak


" gimana dengan kuliah kamu, ngak ada kendala kan?. " tanya Nisa pada adik kesayangan nya itu


" aman dan terkendali kak. " jawab nya.dengan tersenyum..manis pada sang kakak.


" gini Dek kakak mau kamu atur jadwal untuk kursus mengemudi, Rencana nya kakak akan membelikan mobil buat hadiah anniversary


Ayah dan ibu, tiga bulan lagi kan.? " tukas Nisa panjang lebar.


dan hal itu membuat sang adik bersorak dengan riangnya


" wahh... kakak aku hebaat uda bisa beliin mobil buat Ayah dan ibu.." serunya sambil menghampiri sang kakak dan memeluk nya penuh sayang.baginya sang. kakak adalah segala nya setelah kedua orang Tuanya.

__ADS_1


" lepas ih.. pengap nih ngak bisa Nafas aku nya. " protes Nisa sambil memgatur Nafas nya sebab sang adik memeluk nya dengan kuat.


Riri segera melepaskan pelukan nya.sambil nyengir kuda. " maaf kak khilaf karena terlalu bahagia. hehe. "


" gimana bisa kan kamu atur jadwal kuliah kamu sambil ikut kursus mengemudi..? " tanya nya ulang.


" tenang kaka ku sayang sebenarnya aku udah bisa bawa mobil tapi belom terlalu lancar gitu, aku.."


" kamu belajar sama siapa..? " potong Nisa.cepat.


" teman aku yang lajarin kak dia kan bawa mobil sendiri kesekolah " jawab nya dengan kikuk.


Nisa hanya menghela Nafas mendengar pangakuan sang adik. " ya udah kalau gitu tapi kamu tetap harus mengikuti kursus itu supaya tambah lancar dan mengerti cara mengemudi yang baik. " lanjut nya lagi.


" asiapp kakak ku yang paling cantik..., ngomong.ngomong kakak mau beli mobil apa nanti. " tanya Riri sambil menaik turunkan alis nya.


" em.. mobil apa ya, yang cocok di bawa sama anak kecil kek kamu." ucap nya dengan berpikir. Nisa sengaja menggoda sang adik. yang suka protes jika di bilang kecil. sebab tinggi sang adik hanya sebatas bahu Nisa.


mungil dan nenggemaskan berkulit putih dengan rambut ikal hitam nan lebat sebatas pinggang itu. alis nya nyambung dan rapih bak di sulam dari sonon nya.


dan benar saja dugaan nya sang adik langsung protes tak terima di bilang kecil.


" ih aku bukan kecil kak tapi imut... " tukas nya sambil memanyunkan bibir nya yang mungil, sangat lucu di mata Nisa jika sang adik lagi mode manyun gitu.


" oke adik aku yang imut gimana kalau kmu yang pilih mobil nya.kan kamu nanti yang bawa.jadi supir Ayah dan ibu.." hibur nya.


bersambung...


mohon dukungan nya ya reader tersayang


jangan lupa like dan komen nya.

__ADS_1


selamat hari raya idul adha. semua🙏


__ADS_2