
Katakanlah pria musim dingin ini pria terbaik di klan De Willson. Pria yang tidak banyak menuntut apapun kepada siapapun, pria yang menyayangi istrinya dengan baik dan merawat istrinya dengan tulus.
Pria yang rajin beribadah dan tidak pernah mengotori tangannya dari mengambil nyawa orang sekalipun lahir dari keluarga Mafia terpandang.
Tapi takdirnya tidak sebaik Ayah dan kakeknya, dia kehilangan istrinya. Separuh nyawanya, dia kehilangan dunianya semenjak Yura meninggal.
Gadis itu pergi tanpa berpamitan kepada Winter membuat Winter semakin depresi.
Tak jarang orang-orang mendapati Winter berjalan berpuluh-puluh kilo meter mencari istrinya yang sudah tiada.
Pria itu kehilangan arah hidupnya, ketika ada seseorang yang bertanya.
"*Tuan, kau mau pergi kemana?"
"Tunjukan stasiun mana yang bisa membawaku pergi menemui istriku di surga. Aku merindukannya* ..."
Hanya itu jawaban Winter yang membuat mereka hanya bisa mengerutkan dahi bingung.
Tak sekali, pria itu mencoba untuk bunuh diri tapi keluarganya selalu berhasil mengagalkannya.
__ADS_1
Pernah suatu ketika, Winter hendak meloncat dari jembatan. Maxime, Summer dan Arsen menahan Winter sekuat tenaga sampai akhirnya pria itu di suntikan obat bius dan pingsan seketika.
Walaupun berjalan berpuluh-puluh kilo meter, terkadang Maxime atau Summer mengikuti Winter dari belakang diam-diam, takut tiba-tiba Winter menabrakan diri ke jalanan.
Sekarang, pria itu terbaring di Rumah Sakit dengan kedua tangan di ikat ke sisi ranjang. Ia menangis, mengamuk dan meraung-raung meminta di lepaskan.
"LEPASKAN AKU ... AKU HARUS MENCARI ISTRIKU ..."
"DAD LEPASKAN AKU ..."
"MOM ... TOLONG AKU ... AKU HARUS MENCARI YURA ... KASIHAN YURA SENDIRIAN ... HIKS ..."
"YURAAAAA ..."
Maxime duduk di depan kamar rawat Winter. Menunduk sambil menangis tersedu-sedu mendengar teriakan putranya yang menusuk telinganya dan membuat hatinya hancur.
Siapa yang menyangka pria musim dingin yang selalu diam itu kini bersikap seperti orang gila. Berteriak dan menangis tanpa henti.
Apalagi di kamar yang lain, Javier dan Sky juga jatuh sakit akibat melihat cucu nya depresi berat. Mereka di jaga oleh Miwa dan Tessa.
__ADS_1
Keluarga De Willson benar-benar sedang terpuruk sekarang. Perusahaan di kelola oleh Summer atas bantuan Magma.
"AKU MAU YURA ... AKU MAU ISTRIKU KEMBALI ..."
*
Seorang psikolog yang kesekian kalinya mencoba mengajak Winter berbicara. Walaupun Winter selalu diam tapi psikolog tersebut mencoba menasehati Winter dengan menyuruh pria itu menulis kalimat-kalimat yang indah tentang istrinya untuk menyalurkan rasa rindunya.
Setelah psikolog itu keluar. Winter memelas kepada Maxime. Meminta kertas dan pulpen dan ia berjanji tidak akan kabur dari Rumah Sakit.
Maxime pun mengabulkan permintaan putranya itu.
Winter menulis beberapa kalimat di kertas untuk menyalurkan rasa rindunya kepada istrinya.
Takdir selucu itu kepada pria musim dingin ini. Ia berusaha menerima takdir yang datang kepada dirinya karena ternyata menerima atau menolak, takdir tidak pernah bertanya bagaimana perasaan Winter sekarang. Suka atau tidak, senang atau sedih.
Takdir datang membawa istrinya tanpa basa-basi tidak perduli sehancur apa suaminya sekarang.
Bayuni juga sempat jatuh sakit, Magma dan Benjamin merawat perempuan tua itu. Kondisinya belum stabil, Bayuni lebih banyak tidur sesuai dengan permintaan dirinya saat melarung abu Yura di lautan. Ia akan sering tidur agar bisa bertemu dengan putrinya walaupun di mimpi.
__ADS_1
Ketika bangun, Bayuni terkadang senang karena Yura datang ke mimpinya. Terkadang ia mengamuk karena tidurnya sia-sia ketika Yura tidak datang ke mimpinya.
Bersambung