
Acara syuting varieti show yang ditayangkan secara langsung itu kini telah berakhir dengan sangat memuaskan. Siapa sangka, ide dari Lucy membuat acara itu malah jadi pusat perhatian oleh setiap orang.
Dirinya yang baru tertimpa musbah karena ulah Mia dan Gita malah membalikkan keadaan dnegan membuat acara variety show itu menjadi lebih menarik menggunakan alergi yang dia alami saat ini.
Wajah Lucy mengalami ruam setelah memakai make up yang ternyata mengandung bahan alergen yang tak pernah di sentuh oleh Lucy sejak dia menjadi seorang artis. Beruntung dia langsung menyadari dan ruam yang muncul tak terlalu berbahaya untuk kulit wajahnya.
Dia malah melakukan sesi konsultasi dan juga memberikan tips bagi para pemula dalam masalah make up untuk tetap terlihat segar meskipun sedang kelelahan hanay dengan menggunakan make up.
Seluruh rangkaian acara di rombak ulang dan akhirnya muncullah acara yang menarik dan juga memberikan manfaat bukan hanya sekedar bermain games, tetapi juga memberikan saran bagi publik.
Nama Lucy dan artis artis lain yang bergabung segera menjadi trending dalam pencarian utama. Mereka semua dipuji dengan sikap profesional dan kemistri mereka yang hebat dalam variety show yang dikatakan akan segera menghilang dari dunia entertaimanet itu.
“ Kau baik baik saja kan? Wajahmu merah semua, kenapa kau lanjutkan tadi, kau alergi!” cerocos Dyroth yang tenagh menolesi salep alergi ke kulit wajah Lucy. Begitu mengetahui Lucy terkena alergi, dia langsung sibuk meminta anak buahnya membelikan resep alergi dan juga salep untuk diberikan pada Lucy.
Gadis itu terkekeh,” berkat alergi ini, acara yang katanya tidak ada panggung ini malah berhasil jadi tren dalam pencarian utama! Semua berkat dirimu kak Dyroth!” seru Lucy sambil tersenyum dengan wajah berbinar binar.
Untuk kali pertama dalam posisi sedekat itu, Dyroth melihat dengan jelas wajah bahagia Lucy ketika dia menyelesaikan tugasnya. Di sisi ini, dia sadar kalau Lucy sangat mencintai dunia seni peran yang dia geluti saat ini. Tak peduli sebesar apa tantangan, Lucy akan menghadapinya dengan kepala dingin.
Dyroth menepuk pucuk kepala gadis itu sambil tersenyum tipis,” kau hebat Lucy, aku bangga padamu,” puji Dyroth sambil menatap kedua netra Lucy dengan begitu dalam.
Keduanya saling menatap untuk waktu yang lama. Lucy menikmati lautan biru yang tenang di kedua netra Dyroh. Jantungnya berdebar kencang, pipinya bersemu merah,” Sepertinya aku benar benar menyukaimu!” ucap Lucy yang tiba tiba berjinjit dan..
Cup!!
Satu kecupan mendarat di pipi Dyroth. Setelah itu Lucy berlari terbirrt-birit seperti anak kecil yang tengah bahagia setelah mendapatkan mainan kesukaannya. Lucy malu tetapi juga senang karena bisa mengutarakan perasaannya.
Dyroth terdiam membisu sampai tak bisa berkata kata, dia berdiri dengan wajah syok seraya mengusap ppinya yang dikecup oleh Lucy barusan.
“ A... apa yang baru saja terjadi?” gumam Dyroth dengan wajah syok.
“ Cieee lampu hijau itu, samperin gih!!” celetuk Dea yang sejak tadi sudah menyaksikan tingkah menggemaskan kedau anak manusia yang emmang ditakdirkan untuk bersama itu.
__ADS_1
“ ka.. kak Dea, aku... dicium seorang gadis... ini pertama kalinya!!” ucap Dyroth sambil menatap Dea seolah sedang mengadu pada ibunya.
Dea terkekeh, dia menepuk pucuk kepala pria yang dulunya hanya seorang bocah culun yang menyedihkan tetapi kini sudah bertumbuh lebih tinggi dari dirinya juga sudah menjadi pria dewasa yang sukses.
“ Selamat untukmu, Kakak tahu kamu juga suka, iya kan?” celetuk Dea seraya mengedipkan sebelah matanya.
Dyroth terhenyak dia mengusap dadanya yang berdebar kencang. Tak bisa dipungkiri, baginya Lucy adalah cinta pertama yang tak akan pernah dia lepaskan, Dan ternyata Lucy juga memiliki perasaaan yang sama dnegan dirinya.
“ kak apa yang harus ku lakukan? Aku sepertinya jatuh cinta,” ucap Dyrtoh dengan wajah melongo seperti orang bodoh.
“ Ya tunggu apa lagi bro, pepet terus sampai dapat!! Segera resmikan hubungan kalain!” celetuk Yefta yang menghampiri mereka bersama dengan Adam.
Dyroth menatap ke arah Lucy yang sedang berbincang dnegan para staf . Dia menatap perempuan yang telah membuatnya jatuh hati itu,” Lucy.....” gumamnya pelan seraya mengusap dadanya.
Mereka semua tampak bahagia. Dea telah mengamati area syuting itu, dia juga telah mendapatkan nomor kontak dari para artis yang bergabung dengan Lucy untuk acara tersebut. Nanti nya dia akan menggunakan mereka sebagai model untuk kosmetik yang akan segera dia rilis.
“ Di saat yang sama, Gita Eldirch tiba di tempat itu dengan weajah garang dan rencananya yang matang.
Dea berbalik, tampaklah wajah cantik yang sedikit berisi dengan senyuman manis dan aura yang begitu kuat dan kharismatik itu. Dea benar benar berbeda dengan dirinya yang dulu tinggal di kediaman bangsawan Eldrich. Dia benar benar sangat cantik dan menawan saat ini.
Wajah Gita mengatakan segalanya, beberapa lama tak bertmu, dia tak menyangka perubahan pada diri Dea akan begitu besar seperti saat ini.
“ Bagaimana dia berubah menjadi begitu anggun dan menawan daam hitungan bulan? Suaminya sekaya itu?” batin Gita yang tampak iri.
“ Ada apa kau datang ke sini?” tanya Dea dengan wajah dingin menatap Gita.
Adam, Yefta dan Dyroth langsung pasang badan untuk melindungi Dea jika sampai Gita berbuat gila.
“ Dia dijaga ketat, bagaimana aku menyampaikan nya?” batin Gita.
Dea mendekati wanita itu ,” ada apa? Apa aku menyinggung keluarga besar kalian itu lagi?” tanya Dea seraya menaikkan sebelah alisnya.
__ADS_1
Gita mengeraskan rahangnya,” jika kau ingin tahu kabar kakak ketiga, maka segera datang ke kediaman bangsawan Eldrich, jka tidak kau akan tahu akibatnya, kami sudah tahu segalanya tentangmu!” ucap Gita dengan nada mengancam.
“ kak Albert? Apa yang kalain lakukan padanya? Di mana dia?” tanya Dea dengan wajah terkejut.
Gita tersenyum, dia tahu betul kalau kelemahan Dea adalah Albert, kakak ketiga yang selalu memperhatikan dirinya.
“ Kalau kau ingin tahu, ikut aku sekarang ke kediaman bangsawan Eldrich!” titah Gita.
“ Dea, jangan turuti ucapan perempuan busuk ini, bisa saja dia menjebakmu!” ucap Dyroth.
“ Kalian pasti berpikir demikian, tapi apa yang kau pikirkan setelah melihat video ini?” Gita menunjukkan sebuah panggilan video, tampak Albert diikat di tiang besar dan sudah babak belur di hajar oleh Alexander dan anak buah tuan Ewldrich.
Jantung Dea bak di hantam ribuan belati, betapa sakit hatinya saat dia melihat kondisi Albert saat ini.
“ ka... kakak.. kak Albert..” Dea menangis .
“ DEA JANGAN KE SINI!!! JANGAN PERNAH DATANG, JAGA DIRIMU DAN AMIRA!! JANGAN PEDULIKAN KAKAK!” pekik pria itu di sisa kekuatannya yang terakhir.
Bughhh bughh bughh...
“ Siapa yang mengijinkanmu bicara keparat, ,dasar anak angkat sialan!!” Alexander menendangi tubuh Albert tanpa ampun.
“ Dengar Dea, jka kau tidak segera datang dan membawa Amira, adik kandungku ke kediaman bangsawan Eldrich maka jangan harap kau melihat matahari bersinar di duniamu lagi!” ancam Alexander sambil memutus panggilan telepon itu.
“ Sudah dengar bukan? Kau lakukanlah, kami tunggu!” ucap Gita dengan wajah angkuhnya yang tak berubah sama sekali.
.
.
.
__ADS_1
Like, vote dan komen .