Romansa Sagara Dea

Romansa Sagara Dea
Romansa Sagara Dea 92


__ADS_3

Dea dan Yefta keluar dari dalam mobil dan langsung disambut oleh anggota lawan yang berlari dan menyerang ke arah mereka.


" tangkap mereka, sabotase mobil itu!!" teriak bawahan bangsawan Eldrich yang dikirimkan oleh tuan besar Eldrich untuk menangkap Dea dan juga Lucy.


Mereka diperintahkan untuk menangkap Dea begitu tuan Eldrich menemukan kebenaran dibalik kelahiran Dea di keluarganya.


Identitas Dea yang mengejutkan membuat tuan besar Eldrich syok. Seorang anak dari keluarga bangsawan kelas atas, dari garis keturunan leluhur bangsawan Eldrich yang telah lenyap dalam perang antara saudara masih hidup dan malah menjadi bagian dari keluarga bangsawan Eldrich.


Tuan besar Eldrich menemukan kebenaran itu setelah membongkar seluruh kejanggalan ketika Dea dilahirkan. Saat itu dia sama sekali tidak melihat kelahiran Dea karena bertugas di luar kota.


Dan ternyata bayi yang lahir di kediaman mereka, adik Gita Eldrich ditukar dengan sepupu orangtua Tuan besar Eldrich yang kala itu masih baru lahir.


Anak tuan Eldrich tak diketahui keberadaannya, sedangkan Dea hidup di bawah naungan keluarga bangsawan Eldrich yang merupakan musuh dan penyebab kematian seluruh keluarga kandung Dealora.


Pertempuran besar tak terhindarkan. Gencatan senjata terdengar membumbung ke langit area kumuh itu.


Dea dan Yefta menyerang habis habisan anak buah bangsawan Eldrich yang hendak menyabotase mereka.


"Berhati hatilah! ingat kandunganmu!!!" ucap Yefta yang terus memastikan bahwa dia berada di sekitar Dea.


" Aku paham, fokus pada pertempuran, orang orang ini akan semakin banyak, kita harus bertahan sampai bala bantuan tiba!!" ucap Dea.


Serangan demi serangan terjadi. Dea dan Yefta menerjang ke sana kemari memberantas anak buah bangsawan Eldrich yang semakin lama semakin bertambah banyak.


“ Sialan, kenapa malah semakin banyak? Apa mereka sudah memperkirakan ini sebelumnya?” Dea benar benar terkejut karena jumlah yang bertambah melebihi ekspektasi nya.


“Dea sepertinya strategi kita sudah berhasil ditebak, Si Tua Eldrich bajingan itu sudah memperkirakan ini sejak awal!” ucap Yefta.


Dea mengeraskan rahangnya. Dia menatap anak buah bangsawan Eldrich yang kini mengepung mereka berdua. Kelima pria yang membantu mereka juga sudah kewalahan menghalau semua preman yang menyerang mereka. Dan kelihatannya kelima orang itu terus menjaga mobil Van di mana Lucy berada.


“ Sepertinya kita tidak perlu mengkhawatirkan Lucy, mereka menjaga gadis itu dengan baik!” ucap Yefta.


Dea mengangguk setuju, dia juga merasa aneh, karena para pria berbadan kekar itu justru melindungi Lucy.


“ katakan apa mau Kalian!?” senggak Dea sambil menurunkan senjata yang dia rebut dari preman preman itu.


“ Serahkan dua wanita ini, maka kalian akan selamat!” ucap pimpinan penyerangan itu sambil menunjukkan dua foto perempuan. Satu foto Lucy dan yang satunya foto Dea yang tanpa mereka sadari berdiri di depan mereka.


“ Meraka mencariku!” Dea terkejut bukan main. Padahal jelas dia tak ada hubungannya lagi dnegan bangsawan Eldrich, tetapi anak buah khusus itu malah datang mengepung mereka untuk membawa dirinya dan lucy.

__ADS_1


“ Jelaskan! Apa tujuan kalian!” ucap Dea sambil menatap mereka dari balik topengnya.


“ Tak usah banyak tanya, kau mau bekerja sama dnegan kami maka umurmu di dunia ini akan panjang! Jangan bermain main dengan anak buah bangsawan Eldrich atau kalian semua akan mati mengenaskan !” ucap pria berwajah kotak dengan tubuh kekar dan leher pendek, menatap Dea dengan tatapan sinis.


“ Sialan, kapan bala bantuan akan tiba? Aku tidak bisa leluasa bergerak, janinku akan berada dalam bahaya!” batin Dea.


Yefta melirik Dea, dia tahu kalau perempuan itu sedang risau saat ini,” janinnya harus dilindungi demikian ibunya, ini tidak boleh dibiarkan, kami harus mengulur waktu sampai bantuan benar benar tiba!!” batin Yefta .


Pria itu menarik Dea untuk berlindung di belakangnya,” Apa pun tujuan kalian, aku tidak akan membiarkan kalian membawa kedua wanita itu!” tukas Yefta.


“ Sialan, beraninya kau melawan kami, serang mereka!!” teriak pria berwajah kotak itu.


Para preman itu kembali mengamuk, mereka menyerang ke arah Dea dan Yefta bersama sama .


“ Serang!!” teriak mereka.


“ Sialan, Dea waspada!!” teriak Yefta.


Keduanya melawan orang orang itu dengan pedang di masing masing tangan mereka.


Sangat hebat, perpaduan dua pendekar yang begitu menakjubkan. Kemampuan Dea benar benar teruji saat ini dan dia berhasil membuktikan betapa hebat ilmu bela dirinya. Hanya Karena dia sedang mengandung dia lebih banyak menghindari serangan.


Lusinan pria bertubuh kekar datang dari arah barat dan utara. Tampak jelas kalau pria pria itu berasal dari dua organisasi yang berbeda.


Yefta dan Dea menyadari bala bantuan tiba. Kelompok mereka tiba bersamaan dengan kelompok lain yang belum pernah mereka lihat sebelumnya.


" Yefta, dari grup mana itu!?" Tanya Dea .


" aku juga tidak tahu, tapi sepertinya mereka berhubungan dengan kelima pria yang berjaga di dekat mobil!" Balas Yefta.


"lindungi Bos!!!" Teriak ajudan Yefta yang memimpin anggota kelompok Macron menyerang preman suruhan bangsawan Eldrich itu.


Pertempuran besar terjadi, anak buah bangsawan Eldrich tak menyangka akan terjadi serangan balasan separah ini.


Anak buah mereka dipukul mundur oleh dua organisasi sekaligus.


" siapa mereka ini!? Kenapa memiliki kekuatan seperti ini!!!" Teriak ajudan bangsawan Eldrich.


" Nam kita mundur, keadaan tidak baik!!" Teriak Zoe pimpinan kelompok penyerang itu.

__ADS_1


" Semuanya mundur!!" Teriak mereka yang langsung melarikan diri begitu serangan balasan yang tidak diinginkan muncul di area pertandingan.


anak buah bangsawan Eldrich dipukul mundur dan langsung melarikan diri dari tempat itu.." Bos anda baik baik saja!?" Hans ajudan Yefta menghampiri Dea dan Yefta sambil.mwmbwei salam hormat diikuti para pengikut mereka.


" Kami baik, terimakasih datang tepat waktu!" Ucap Yefta.


" Lambat!" Ucap Dea dengan wajah masam. dia menatap anak buahnya dengan tatapan kesal.


" Dea, tenanglah!" Ucap Yefta .


Dea menatap datar ke arah pasukannya yang menunduk dengan wajah tegang. Meski Dea seroang wanita, ketika dia memimpin pasukan dia tidak akan membedakan gender. Yang kuat yang akan bertahan dan yang lemah akan ditindas.


Dea adalah pemimpin yang keras kepala dan kejam. Ini adalah sisi lain dari perempuan itu, sisi yang tidak pernah dia tunjukkan dengan identitasnya sebagai Dealora.


"Urus mereka dengan baik Yefta!" Ketus Dea sambil berjalan menuju Van di mana anak buah grup lain tengah berjaga di sana.


" Kalian siapa!?" Dea berjalan ke arah mereka sambil membuka topengnya dan menatap sekumpulan pria bertubuh kekar itu sedang mengelilingi mobilnya.


"Bukan urusanmu! Lakukan saja urusanmu, tak perlu mengatur kami!!! " Ucap Pimpinan kelompok itu sambil menatap Dea dengan tatapan merendahkan.


"Hanya seorang gadis kecil tak berguna beraninya memerintah kami!!" ketus pria itu dengan wajah menghina Dea.


Dea termakan amarah, dia merasa dirinya direndahkan. Selain moodnya sedang tidak baik, dia juga kesal karena bala bantuan anak buahnya datang terlambat.


"Sialan!!!" Pekik Dea.


Ctakk... crak!!!


" JANGAN COBA COBA CARI MASALAH DENGANKU KEPARAT, KATAKAN KALIAN SIAPA!!' geram Dea yang tak segan segan mengeluarkan pistol dari balik gaunnya dan mengarahkannya ke arah kepala pimpinan pasukan itu.


"aku tidak akan segan segan memecahkan kepalamu saat ini juga!!!' geram Dea sambil mengejar kepala ketua penyerang itu.


"Kak Dea hentikan!!" suara teriakan Lucy membuat mereka seketika menoleh.


.


.


.

__ADS_1


Like, vote dan komen


__ADS_2