Romansa Sagara Dea

Romansa Sagara Dea
Romansa Sagara Dea 141


__ADS_3

Sagara kembali ke kediaman Maureer bersama Adam, Bima dan Ruka.


Sedangkan Yefta dan Dyroth membantu Gernal mengurus sampah sampah yang telah membuat runyam kehidupan mereka.


Semua korban dibawa ke rumah sakit, bukti kejahatan keluarga Montana dan Maxim telah dikantongi oleh Bima dan siap dilaporkan ke pihak berwajib.


Anna langsung dilarikan ke rumah sakit dan segera mendapatkan pertolongan pertama. Perempuan yang berpura-pura menjadi Anna telah ditemukan tewas bunuh diri setelah kedoknya terbongkar oleh Sagara sendiri.


Seluruh rencana yang disusun Ivan hancur berantakan. Istrinya yang dia kurung di kediamannya meninggal karena penyakit mentalnya.


Dia telah meninggal sekitar seminggu yang lalu tanpa ada yang mengetahuinya. Mayatnya telah membusuk di dalam kamar itu.


Seluruh keluarga Montana dan Maxim akan diadili karena mereka terlibat dalam.kerumitan kasus besar ini.


Rasa lelah memenuhi tubuh dan pikiran Sagara. Jam menunjukkan pukul tiga dini hari. Dia Barus menyelesaikan segala sesuatu yang membuat kehidupan istrinya tidak tenang dan membuat Sekretarisnya jatuh sakit.


Saat mengetahui Anna menjadi korban, jujur saja Sagara benar benar takut.


Baginya saudara kembar dari negeri bambu itu adalah orang terpenting bagi kehidupannya.


Krena Anna dan Lin berjalan bersamanya sejak dia memulai bisnisnya. Baginya sahabat-sahabatnya sangat penting, dia akan melindungi mereka karena mereka adalah hidup Sagara.


" Sagara, kau baik-baik saja nak?" suara lembut nyonya Maureer mengehentikan langkah lemah Sagara.


Mendengar suara ibunya membuat pria itu merasakan kenyamanan di hatinya yang lelah.


Dia berbalik perlahan lalu menatap sendu ke arah ibunya," Ma, kenapa masih belum tidur? Apa Mama tidak nyaman? Ini sudah jam berapa..." ucap Sagara sambil menghampiri ibunya.


Nyonya Maureer menatap putra bungsunya. Anak yang dulunya dia pikir tidak akan bisa lagi memiliki hubungan dekat dengannya.


Tetapi setelah kehadiran Dealora di kehidupan keluarga Maureer, semua yang dia pikirkan ternyata tidak terjadi.


Sagara berubah karena menantu kesayangannya yang membawa sukacita di hati pria penuh luka masa lalu itu.


" Sini Mama peluk sayang," ucap Nyonya Maureer sambil tersenyum dan merentangkan kedua tangannya menatap Sagara.


Tanpa menayangkan apapun, nyonya Maureer hanya berdiri di sana, menyambut anaknya sambil merentangkan kedua tangannya.


Sagara menatap ibunya, di masa lalu, ketika dia masih begitu kecil, teringat dirinya akan kelembutan sang Ibu kepadanya.


Dia anak paling bungsu dan paling disayang kala itu. Sagara merindukan momen itu, momen manis bersama ayah dan ibu serta ketiga kakaknya.


Dengan wajah sendu Sagara berjalan menghampiri ibunya dan memeluk wanita itu dengan erat.


Rasanya lega, rasanya puas, luka di hatinya, benci yang dia simpan terhadap orang tuanya, dendam yang dia kubur di hatinya terhadap kedua orangtuanya perlahan lahan mulai bisa dia singkirkan.


" Kau pasti lelah, semua akan baik baik saja sayang, Papa dan Mama mendukungmu di sini, kami akan menjagamu nak," ucap Nyonya Maureer.


Sagara mempererat pelukannya pada nyonya Maureer, dia memeluk wanita itu, ibu yang jauh di dalam lubuk hatinya sangat dia sayangi.

__ADS_1


"Maafkan sikap Sagara selama ini Ma, maafkan Sagara.." ucapnya pelan.


Nyonya Maureer menangis sambil tersenyum," Anak Mam sudah dewasa, anak Mama hebat, Gara hebat," ucap Nyonya Maureer .


Mereka berpelukan untuk waktu yang lama. Tanpa sadar tuan besar Maureer, Mike, Adam, Yonathan dan kepala pelayan Kevin menatap mereka dengan wajah terharu.


Hubungan mereka terjalin kembali, tali kasih itu telah diperbaiki satu sama lain.


Nyonya Maureer menatap wajah putranya dan membelai pucuk kepala Sagara," Sudah, sana istirahat, temani istrimu, kasihan dia, " ucap nyonya Maureer.


" Si kembar sudah terlelap bersama Kakak iparmu Amira dan Robert," jelas nyonya Maureer.


Sagara menurut dengan patuh," Sagara tidur dulu Ma, Mama juga istirahatlah," ucap Sagara.


" Kebetulan tadi Mama terbangun karena haus, kamu kembali ke kamar kamu, ingat bersihkan tubuhmu dulu," ucap wanita itu yang dibalas dengan anggukan patuh dari Sagara.


Pria itu berjalan menuju lantai dua di mana kamarnya berada.


Nyonya Maureer hanya menatap punggung putranya sambil tersenyum lembut," Mama doakan supaya setelah ini, kehidupan mu dan keluarga kecilmu selalu bahagia nak," batin wanita itu.


" Ma, kenapa berdiri di sini, dingin , ayo ke kamar!" Tuan Maureer memeluk istrinya dari belakang.


" Pa, anak anak kita sudah dewasa, cepat sekali rasanya," ucap wanita itu..


" Tentu saja, dan sekarang kita punya tiga cucu yang harus kita rawat dan dua jomblo yang harus kita carilah jodoh, jalan masih panjang sayang, kita tidur dulu baru memikirkan nya!" celetuk tuan Maureer sambil menarik lembut tangan istrinya menuju kamar utama.


Dibukanya pintu kamar itu perlahan. Dia masih ingat jelas kata kata mesum dan menjijikkan yang dilontarkan Ivan terhadap istrinya.


Hatinya sakit saat mengetahui istri nya dijadikan bahan obsesi pria bejad itu.


Sagara menghampiri Dea yang terlelap di atas kasur. Setelah dirawat, keadaannya telah membaik dengan sempurna.


Sagara membersihkan dirinya terlebih dahulu. Setelah selesai, meski lelah dia tetap melakukan kegiatan rutinnya setiap malam.


Sagara akan memijit kaki istrinya dan mengoleskan pelembab ke tangan dan kaki istrinya.


" Kakinya sangat cantik, istriku cantik luar dalam, " gumamnya sambil tersenyum menatap sang istri.


Setelah selesai, Sagara berbaring di samping tubuh Dea, sambil menatapnya dengan intens.


Dea terlelap begitu nyenyak, seketika terbayang bagaimana perjuangan Dea selama enam tahun ini dalam mengahadapi kehidupan yang keras.


Rasa bersalah membuat Sagara sedih," Aku berutang padamu, akan ku tebus seumur hidupku sayang," gumam Sagara.


Seolah tahu suaminya di sana, Dea langsung menelusup ke dalam pelukan Sagara.


" Jangan jauh-jauh..." gumam Dea.


Tempat ternyaman bagi Dea Salah suaminya, rumahnya untuk pulang adalah sang suami y.

__ADS_1


Dea memeluk Sagara dengan erat, demikian Sagara membalas pelukan istrinya itu.


Ditatapnya wajah Dea yang menempel di dadanya, sambil tersenyum dia mengusap pipi merona wanita itu.


Dia memeluk Dea sampai dirinya benar benar ikut terlelap dan mulai menjelajah di dunia mimpi.


Sagara dan Dea terlelap dengan nyenyak.


Kehangatan keluarga memberikan kenyamanan bagi keduanya.


Namun kehangatan keluarga itu juga tampak dirindukan oleh Albert alias Gernal.


Semua sudah berakhir, dia berhasil menjaga adiknya dan menolong adil iparnya.


Gernal berdiri di balkon kamarnya sambil menenggak minuman keras dan menatap ke arah bulan.


Bertahun-tahun lalu, Tuhan berbelas kasih kepadanya dan menyelamatkan hidupnya dari kebakaran yang mengambil satu kakinya.


Albert diberi kesempatan hidup, dia menyeret kakinya yang putus ke tengah hutan. Dan ketika dia di ujung kematian, seorang pemburu dan putrinya menemukan dan menyelamatkan dirinya.


" Apa kau merindukan adikmu?" suara Lora, gadis cantik dengan suara lembut itu membuat Gernal menoleh sambil tersenyum.


Lora dan ayahnya yang menyelamatkan Gernal dari kematian dan sampai saat ini, Gernal berhutang nyawa pada keluarga Lora.


" Sangat merindukannya," ucap Gernal pelan.


Lora tersenyum, dia menatap Gernal sambil menepuk lembut punggung tangan pria itu dan perlahan menarik botol minuman itu dari tangan Gernal.


" Beristirahatlah malam ini, pulihkan tenagamu dan persiapkan dirimu untuk menemui adikmu," ucap Lora.


Gernal tampak bimbang, dia menggenggam tangan Lora ," A-aku takut, apa dia akan menerimaku?" tanya Gernal sambil membuka topengnya.


Tampaklah setengah wajahnya yang berkerut karena terbakar di masa lalu.


Lora tersenyum, dia mengusap bekas luka bakar itu," Aku saja bisa menerimanya, apalagi adikmu, dia pasti akan menerimamu," ucap Lora menenangkan hati Gernal yang bimbang.


" Terimakasih Lora, aku berhutang padamu," ucap Gernal.


" Balas hutangmu dengan hidup bahagia Albert, kau harus bahagia!" ucap Lora sambil menatap Gernal dengan penuh kasih sayang.


Tatapan yang jelas menunjukkan bahwa Lora mencintai pria kaku dan kejam itu.


.


.


.


Like, vote dan komen ya🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2