Romansa Sagara Dea

Romansa Sagara Dea
Kekasih Dyroth


__ADS_3

Mobil Dyroth melaju dengan kencang menuju titik lokasi ke daratan Lucy yang kini dikepung oleh puluhan anti penggemar yang beberapa waktu belakangan ini gencar mengganggu gadis itu.


Hanya karena berperan dengan aktor favorit mereka, Lucy dibenci sampai mendapatkan ancaman gila dari penggemar yang terobsesi dengan idola mereka.


Penggemar gila yang memuja idola mereka, seolah idola itu adalah tuhan mereka.


Lucy me jadi korban kegilaan anti penggemar. Dia terus dia cam, diganggu bahkan disebut-sebut melakukan hal tidak pantas.


Pekerjaan seorang publik figur memang tak.lepas dari berbagai skandal. Namun karir Lucy justru melejit karena cukup sedikit skandal yang dialami aktris cantik berbakat yang sudah diakui dunia perfilman internasional itu.


"Bagaimana keadaan Lucy!?' tanya Dyroth yang terus terhubung dengan Gio manajer Lucy.


"Lucy semakin panik tuan, segera kirim bantuan, penggemar ini seperti nya tidak normal, mereka sangat gila!!" Gio terdengar khawatir dan panik.


Dari seberang sana terdengar suara teriakan para anti penggemar dan suara pukulan pada mobil yang di naiki Lucy.


Dyroth mendengar dengan seksama, dia telah mengirimkan anak buahnya menuju segera mengepung tempat itu.


Khawatir dan cemas membuat Dyroth bergerak begitu cepat.Akibat dari serangan para anti penggemar ini, Lucy mengalami gangguan panik yang cukup serius.


Dengan cepat dia membelah jalanan kota. Hingga dia tiba di tempat itu.


Tampak jelas puluhan anti penggemar menggedor-gedor pintu mobil sang aktris besar.


Tadinya mobil itu berhenti di depan toko roti karena Lucy ingin memilih beberapa cemilan untuk keponakannya. Tak tahunya pada anti penggemar itu sudah menunggu dirinya di sana.


Mobil Lucy di serang tanpa ada penjaga dan menyebabkan keributan di tempat itu hingga menjadi pusat perhatian.


Dyroth menarik nafas dalam-dalam, dia menatap penuh kebencian pada orang-orang aneh itu.


"Beraninya!" Dyroth mengeraskan rahangnya.


Dia merekam semua perbuatan orang-orang itu dan siap menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan masalah ini.


Padahal Lucy bukan orang yang padahal Lucy bukan sosok aktris yang pantas mendapatkan kebencian. Tetapi belakangan ini, para anti penggemar semakin menggila setelah peran Lucy sebagai pasangan salah satu aktor besar yang baru naik daun.


Dyroth menatap sejenak, dia mengamati situasi, jelas di lihatnya di sisi jalanan ada sebuah mobil yang tampak berhenti.


Seorang pria yang cukup familiar menatap ke arah mobil itu sambil tersenyum .


"Bukankah dia Kevin Devanka" Dyroth mengenali pria itu.Kevin Devanka, sang aktor yang baru naik daun setelah terlibat proyek dengan Lucy.


Entah sedang apa dia di sana, tetapi gelagatnya tampak aneh di mata Dyroth.


Dyroth keluar dari dalam mobilnya, dia memakai masker untuk menutupi wajahnya seperti keinginan kekasihnya.


Dia berjalan dengan cepat, di saat yang sama Kevin, pria itu juga keluar dengan penampilannya yang memulai.


Dia berlari ke arah mobil Lucy," Apa yang kalian lakukan!" teriak Kevin dengan wajah khawatir.


Dyroth terkejut bukan main.


Tadi jelas dia melihat Kevin tersenyum menatap keributan itu. Jari jarinya bahkan mengetuk dashboard seolah sedang memikirkan rencana jahat.


Dan sekarang dia malah berlari bak orang yang sedang khawatir akan keadaan Lucy.

__ADS_1


" Apa tujuan bajingan ini?!" batin Dyroth yang merasakan aura buruk dari Kevin.


Melihat Kevin mendekat, Dyroth mempercepat langkahnya dan di saat yang sama pengawal nya langsung menghadang dan menarik kerumunan itu menjauh dari mobil Lucy.


" Mundur!" teriak salah satu anak buah Dyroth sambil mengangkat sebuah senapan ke arah mereka.


Sontak mereka semua berjalan mundur begitu melihat senjata api itu.


Mobil Itu dikelilingi oleh para pengawal. Kevin terlihat terkejut saat melihat barisan pengawal bersenjata yang mengamankan mobil Lucy.


" Siapa mereka!?" batin pria itu sambil memicingkan matanya menatap para pengawal itu.


Dia mengepalkan kedua tangannya dengan erat sambil mengawasi.


Para anti penggemar itu menatap mobil Lucy dengan wajah marah.


" Kevin!! Kami akan mendukungmu!!" seru mereka sambil mengelilingi Kevin dan menatap pria itu sambil tersenyum sumringah.


Kevin tersenyum ramah, tentu saja sebagai seorang aktor baru dia harus menunjukkan citra positif di hadapan penggemarnya.


Dia melirik mobil Lucy. Tampak gadis itu membuka pintu mobil. Matanya sembab dan dia terlihat panik.


Dia memberikan kode pada orang-orang di depannya itu.


Tiba-tiba mereka mulai berteriak ke arah Lucy.


" Dasar artis sombong!!'


"Dasar sok cantik!!"


"Aktingnya flop!!"


Mereka mulai meneriaki Lucy yang keluar dari dalam mobil.


Kevin tersenyum tipis lalu mengambil perannya sebagai penyelamat.


" Hentikan!! Kalian tidak boleh melakukan itu pada senior Lucy!!" Kevin berbicara dengan lantang.


Lucy menatap pria itu dengan tatapan sendu.


"Heh.. Berhasil!" batin Kevin.


" Pergi dari sini! Jangan mengganggunya lagi!!" ucap Kevin.


" Cihh... Kali ini kau selamat karena ada Kevin, lain kali kami akan mempermalukan mu!!' ucap mereka mengejek Lucy.


" COBA SAJA KALAU MULUTMU ITU BERANI!!!" suara bariton Dyroth yang sejak tadi menatap mereka dengan wajah dingin berhasil mengejutkan semua orang.


Dia berjalan dengan gagah, menatap dingin ke arah orang-orang itu, terutama ke arah Kevin.


Melihat kekasihnya, Lucy langsung berlari dan menghamburkan pelukannya pada Dyroth.


"Kau pasti panik," bisik Dyroth seraya memeluk Lucy dengan erat.


Lucy tidak peduli dengan pandangan orang lain, dia akan menunjukkan pada mereka kalau ada seorang pria hebat yang akan melindunginya.

__ADS_1


Kevin terdiam saat melihat pria itu. Dia tahu Lucy dirumorkan memiliki kekasih, ternyata berita itu benar adanya.


" Tak seorang pun dari kalian akan lolos setelah insiden ini!" ucap Dyroth.


"Memangnya kau siapa!? Kau bisa apa!?" ucap mereka.


" Seseorang yang bisa menjebloskan kalian ke dalam penjara saat ini juga!" ucap Dyroth dengan tegas.


" Jika sampai kejadian seperti ini terulang, bersiaplah menerima undangan dari pengadilan!" ancam Dyroth dengan tegas.


Glek!!


Mereka sontak menenggak saliva mereka dengan kasar. Gemetar ketakutan sampai kaki mereka lemas.


" Bukan hanya kalian," Dyroth menatap Kevin," Dalang dibalik insiden ini pun bisa ku hancurkan hidupnya!" pria itu menatap Kevin seraya menaikkan sebelah alisnya.


Ancaman mental yang sangat berpengaruh terhadap kepercayaan diri Kevin.


" Si.. Sial!!" batin Kevin..


"Tuan, bagaimana selanjutnya, kami tidak ingin dijebloskan ke penjara!" bisik salah satu anti penggemar yang ternyata adalah orang bayaran Kevin untuk mengacaukan Lucy.


" Jangan bicara padaku, pergi sana!!" ucap Kevin seraya mengeraskan rahangnya.


Orang-orang itu langsung berlari dari sana dengan wajah pias.


Kevin menarik nafas dalam-dalam dan memasang wajah ramah.


" Maaf atas ketidaknyamanan nya, mereka adalah penggemarku, hanya karena aku bermain peran dengan Lucy mereka mulai mengatakan hal yang tidak-tidak!" Kevin mendekati Dyroth dan Lucy.


Lucy tampak tidak peduli, dia memeluk Dyroth, tempat paling aman dan nyaman baginya.


" Lucy, kau baik-baik saja kan?" Kevin mencoba menyentuh Lucy.


Grep!


Dengan kuat Dyroth mencengkram tangan Kevin dan menghempaskan nya.


" Jangan kau dekati wanitaku, atau aku akan mengungkap niat busukmu ke hadapan publik!" ancam Dyroth.


"Lucy, kita pulang?" Dyroth berbicara lembut pada Lucy.


Gadis itu mengangguk dengan lemah, serangan panik tadi membuat nya sedih.


"Ingat ini, Aku bisa membuatmu hidup tenang tetapi juga bisa membuatmu hidup bak dalam neraka! "


"Jauhi kekasihku!!"


Dyroth begitu marah, hanya dengan melihat Kevin, dia tahu niat buruk pria itu.


Kevin mengeraskan rahangnya," Sialan!! Kenapa dia tiba-tiba muncul!?"


.


.

__ADS_1


.


Like, vote dan komen 🤗


__ADS_2