Romansa Sagara Dea

Romansa Sagara Dea
Romansa Sagara Dea 56


__ADS_3

Lucy menarik tangan Sagara, setelah meminta ijin memakai ruang ganti mereka berdua duduk di dalam ruang ganti itu .


“ hahaha.. maafkan aku kak, aku sedang ada syuting di lantai 4, ini waktu istirahat jadi aku berkeliling sebentar, aku sudah pakai masker tapi masih saja ada yang mengenalku, saat kulihat dirimu di sini aku langsung masuk dan kita berakhir di sini!” ucap Lucy sambil tertawa.


Sagara bersedekap dada menatap Lucy sambil memicingkan kedua matanya.


“ aku tidak bohong! Sumpah! Aku benar benar sedang bekerja di mall ini!!” ucap Lucy yang mendapati keraguan dalam tatapan Sagara.


Lucy Vexana atau yang dikenal sebagai nona Lucy si wajah kucing menggemaskan adalah seorang aktris papan atas yang namanya sedang naik daun lima tahun belakangan melalui semua karya yang sudah dia perankan.


Dia adalah seorang pelakon yang baik. Kemampuan aktingnya tak dapat diragukan, daya tariknya yang terutama adalah ketika bermain film action, semuanya laris manis ketika dia menjadi pemeran utamanya.


Dia adalah seorang gadis yang sangat terkenal, memiliki banyak fans dan bisa dibilang jumlah hatersnya sangat minim karena sosoknya yang low profil dan selalu ramah pada siapapun.


Lucy adalah nona muda yang tinggal di kediaman Sagara. Meski tak tinggal permanen, kediaman mansion tulip sudah menjadi rumah kedua bagi gadis cantik itu.


Tubuhnya tinggi, wajahnya cantik, senyumannya manis dan dia sangat perfeksionis.


“ bagaimana kabarmu? Kenapa tidak menghubungi kakak setelah tiba di lokasi syuting? Apa otakmu ini bermasalah? “ omel Sagara sambil menatap Lucy dengan tatapan tajamnya.


Lucy terkekeh,” maaf kak, aku sudah mengirim pesan tapi sinyal di tempat syuting sangat buruk, selain itu ponsel ku hilang dan aku baru menggantinya setelah keluar dari lokasi syuting, aku sudah menambahkan nomornya, jadwalku terlalu padat untuk menghubungimu!” ucap Lucy dengan senyuman manisnya.


Tuk!


Sagara mencolek hidung gadis itu,” rubah licik ini sudah mulai tidak perhatian pada kakaknya, awas kau nanti ya!” ucap Sagara.


Lucy tertawa. Gadis itu sudah menganggap Sagara sebagai kakaknya, satu satunya keluarga yang dia miliki setelah kematian kakak laki lakinya dalam tragedi kecelakaan di perusahaan grup Maureer.


Lucy adalah adik perempuan sahabat Sagara yang meregang nyawa di dalam kecelakaan Lift grup Maureer belasan tahun lalu. Setelah Sagara menemukan pekerjaannya dan hidup sendiri, dia mencari Lucy dan memilih bertanggungjawab atas hidup gadis itu.


Lucy tidak memiliki orangtua, dia dan kakaknya hanyalah anak jalanan yang beruntung bertemu dengan Sagara, seorang anak yang tidak memandang bulu jika memilih teman.


Sagara melindungi gadis itu dan menyediakan semua kebutuhan Lucy bahkan mendukungnya dengan sangat baik untuk mengejar cita cita Lucy sebagai seorang aktris. Sifatnya ramah, namun dia adalah sosok yang sangat perfeksionis dan tidak suka melihat ada kesalahan dalam pekerjaannya.


Inilah yang membuat karirnya melejit dan membuatnya dilirik oleh para sutradara bersaing dengan artis artis senior papan atas lainnya yang sudah lebih dahulu berkarir dibandingkan dengan dirinya.


“ Lucy, kau sebaiknya pindah dari mansion Tulip,”ucap Sagara tiba-tiba.


Mendengar hal itu tentu saja membuat Lucy sedikit terkejut. Dia belum tahu soal pernikahan rahasia kakaknya. Yang dia lakukan hanya bekerja dan bekerja membangun karirnya tanpa istirahat.

__ADS_1


“ kenapa kak? Apa kau mengusirku? Apa aku melakukan kesalahan?” tanya Lucy dengan wajah terkejut.


Sagara menggelengkan kepalanya,” aku sudah menikah, aku ingin fokus membangun hubunganku dengan dia,” ucap Sagara.


“ me.. menikah? Ka.. kakak menikah?” mata Lucy membulat sempurna.


“prhhftthhh bwahahahhahaaa.....” gadis itu tertawa terbahak-bahak.


Melihat reaksi Lucy tentu saja Sagara dibuat heran. Apakah pernikahannya merupakan hal yang mengejutkan?


“ Kenapa kau tertawa? Apa kau tidak normal?” ketus Sagara.


“ Hahaha... kakak yang tidak normal, perempuan mana coba yang mau menikah denganmu? Pria kaku yang penuh dengan tegangan tinggi!!” celetuk Lucy sambil menepuk nepuk lengan Sagara .


“ aku serius, aku sudah menikah, apa kau pikir aku mau datang ke tempat seperti ini jika tak punya tujuan?” ucap Sagara.


Seketika Lucy menyadari sesuatu, bahwa Sagara datang ke toko pakaian wanita seorang diri tanpa Sekretaris Lin atau bawahan yang menemaninya.


“ ja.. jadi benar?” Lucy tak percaya.


Sagara mengangguk,” benar, dan aku butuh bantuanmu!” bisik Sagara.


Sagara membisikkan rencananya pada Lucy. Berbicara di sana selama beberapa menit.


Sampai membuat seorang gadis cantik dengan gaun pesta yang indah menunggu di depan ruangan ganti.


Dea menoleh ke sana kemari mencari keberadaan Sagara. Gadis itu baru selesai dengan pakaian pesta yang dipilihkan oleh pelayan untuk dirinya. Gaun cantik dengan rok bak kembang yang mekar di taman.


Dia sangat cantik tetapi juga memancarkan aura elegan dalam dirinya . Benar kata orang, jika orang cantik yang pakai, maka jenis pakaian apapun itu akan terlihat sangat sempurna.


“ Wahh nyonya, Anda sangat menawan, kami sangat sulit untuk menjual koleksi musim semi ini, tak ada satu pun dari pelanggan yang cocok dengan gaun ini, tetapi Anda terlihat sangat mempesona, benar benar luar biasa!” puji para pelayan sambil menatap Dea dari ujung kepala sampai ujung kaki.


“ ahh kalian bisa saja, gaun ini gaun mahal tentu saja cantik, semua penjual pasti akan berkata begitu kan!” celetuk Dea sambil menatap ke sana kemari.


“ nyo.. nyonya apa boleh kami mengambil gambar Anda, ini sangat cantik,” ucap salah satu pelayan.


“ kami ingin menunjukkannya pada designernya nanti, beliau akan sangat bahagia saat tahu gaun ini sudah menemukan pemiliknya,” ucap pelayan itu lagi memohon.


Melihat tatapan mereka yang tulus dan cara mereka yang meminta dengan sungguh sungguh, membuat hati Dea tersentuh.

__ADS_1


“ haihh.. kalian ini ya, baiklah, silahkan ambil gambar sesuka kalian, apa aku berpose saja?” ucap Dea mulai menunjukkan pose bak model profesional.


Siapa yang menyangka gadis itu ternyata sangat hebat dalam modeling. Tak ada yang tak bisa dia lakukan, hanya saja semua bakat itu terkubur lama dalam kediaman bangsawan Eldrich yang membatasi seluruh kegiatannya.


Dea berpose, duduk di atas sofa, berdiri maupun melompat dia lakukan semuanya dengan sangat profesional.


“ Sekaligus mengasah bakat, boleh juga sih hehehe,” batin Dea .


“Nyonya Anda sangat berbakat, semua fotonya sangat cantik, designer kami pasti akan sangat senang karena bantuan Anda,” puji para pelayan dengan senyuman bahagia di wajah mereka.


Dea mengangguk,” baiklah, tapi di mana pria yang duduk di sini tadi?” tanay Dea.


“ Emm tadi sepertinya masuk ke salah satu ruang ganti bersama seroang perempuan nona,” jelas pelayan.


“ perempuan? Ruang ganti?” mata Dea membelalak sempurna.


“ yang benar saja, di mana ruangannya?” tanya Dea dengan wajah kesal.


“ i.. itu nyonya, yang pa.. paling ujung ucap pelayan itu yang merasa canggung terhadap Dea.


Dea mendengus kesal,” baru juga aku dibawa keluar, tapi dia sudah terang terangan main wanita di depanku, dasar tiang listrik kurang ajar, di mana kau!!” kesal Dea sambil berjalan tergesa gesa menuju ruang ganti yang dimaksud oleh si pelayan.


Dea berjalan mendekati tirai itu. Semakin jelas di telinganya terdengar suara tawa Sagara dan seorang gadis.


Sraakk!!


Dea menyibakkan tirai ruang ganti itu dan tampaklah Sagara dan Lucy di sana.


“ Sagara apa yang kau lakukan!?" Dea terkesiap melihat seorang gadis tengah tertawa bersama Sagara di dalam ruangan kecil itu.


"Nona Lucy!!" ucap para pelayan dengan wajah terkejut. Siapa yang tidak kenal artis cantik yang satu itu.


"Sagara, aku mau pulang!!" ucap Dea dengan wajah cemberut.


.


.


.

__ADS_1


Like vote dan komen 🤗


__ADS_2