Sahabatku Ternyata Maduku

Sahabatku Ternyata Maduku
Part 1


__ADS_3

Seketika dunia ku hancur saat ini ketika suamiku membawa wanita lain kedalam rumah kami. Marah sedih kecewa yang aku rasakan saat ini bagaimana tidak suami yang ku anggap tulus dan setia padaku ternyata menduakan ku selama ini, dan bahkan mereka sudah menikah secara diam-diam. Yang lebih menyakitkan hati ini ternyata yang menjadi Maduku adalah sahabat ku sendiri..


Aku hanya bisa menatap kekecewaan kepada kedua manusia yang ada di depanku ini, ntah meraka merasa bersalah apa sebaliknya.


Plak plak.


Akhir nya aku menampar mas Rama dan juga putri yang sedari tadi aku tahan.


"Maaf kan mas sayang" ucap mas Rama. Mendengar kata sayang dari mas Rama membuatku kesal


"Apa mas , semudah itu kamu bilang maaf padaku". Ucapku sambil menahan tangis.


"Kenapa mas, kenapa kamu khianati cintaku mas tolong katakan padaku..


Mas Rama tidak menjawab apapun,begitu juga dengan putri yang sedari tadi diam. Ntah apa yang tengah dia pikirkan..


" Dan kamu put. Kenapa kamu tega sama aku kamu cantik kenapa harus suamiku put..


"Karna aku mencintai suami mu Ra" Ucap putri yang membuatku sedikit terkejut.


Aku tersenyum sinis mendengar jawaban dari putri, bisa bisanya dia cinta sama suami orang lagipula diluar sana masih banyak laki laki single yang mau sama dia.


"Apa kamu bilang cinta, aku ga nyangka sama kam put tega kamu mengkhianati persahabatan kita " Ucapku menitikan air mata.


Sekuat apapun ku tahan air mata ini namun akhirnya jatuh juga sakit sungguh sakit suami yang aku bangga banggakan mengkhianati cinta suci ini..


"Sayang " panggil mas Rama.


" Stop panggil aku sayang, tolong ceraikan aku mas".. Ucapku sambil menangis.


Mendengar kata yang ku ucapkan membuat mas Rama begitu kaget..


"Sampai kapanpun aku tidak akan cerai sama kamu Ra. Aku tidak bisa hidup tanpamu Ra aku cinta sama kamu.


Cuih... apa dia bilang tidak bisa hidup tanpaku cinta sama aku, terus kenapa mas Rama menikah lagi dasar laki laki..


" Tidak bisa hidup tanpaku, tapi kenapa mas khianati aku mas. Lebih baik mas pilih aku apa dia" . Tunjukku pada pelakor itu.


"Mas tidak tidak bisa memilih diantara kalian berdua. Karna mas cinta keduanya .


Ha mas Rama cinta keduanya aku begitu kaget saat mendengar nya serakah sekali suamiku ini..


Mendengar suara ribut ribut dari ruang tamu membuat anak perempuanku satu satunya yang kini berusia 6 tahun terbangun dan keluar dari kamarnya..


"Ayah." Teriak anakku yang bernama Raisa saat melihat ayahnya dan langsung memeluk nya dengan erat. Bagaimana Raisa tidak rindu sama ayahnya sudah seminggu ini tidak dirumah dengan alasan ada urusan kerjaan, eh tapi pulang pulang malah bawa wanita lain dan bahkan aku sangat kenal baik dengan wanita nya.


"Anak ayah ko bangun sih kan ini udah malam". Ucap mas Rama sambil melepas pelukannya.


Anak kecil juga tahu kali kalau ini udah malam. Pikirku yang begitu kesal.


"Tapi aku dengar suara ribut-ribut dari ruang tamu, pas aku kesini ternyata ayah udah pulang"..


"Iya sayang ayah udah pulang".. ucap mas Rana


mencubit hidung Raisa pelan.

__ADS_1


Raisa hanya tersenyum. Lalu menatap wanita yang disebelah mas Rama.


"Tante siapa ya, kayanya aku belum pernah lihat Tante deh". .


"Emm Tante ini.." Ucap mas Rama


"Tante ini sahabatnya bunda sayang". Aku langsung potong ucapan mas Rama aku tak ingin Raisa ikut bersedih...


"Ohh. Tapi kenapa bunda nangis apa ada yangsakiti bunda " tanya Raisa.


"Bunda ga apa-apa ko sayang, tadi bunda habis lihat film sedih " Jawabku berbohong


"Raisa sayang untuk sementara Tante putri mau tinggal disini dulu ya bolehkan".. Ucap mas Rama yang membuat ku sangat kaget.


Bisa bisanya mas Rama menyuruh sahabatku ini tinggal disini. Ups salah maksudnya mantan sahabat yang sekarang jadi Maduku.


"Emm boleh dong Yah.." Ujar Raisa.


"Raisa mau ke kamar lagi ya Raisa ngantuk..


"Iya sayang," jawabku..


Setelah Raisa pergi, aku menatap sinis kepada mas Rama dan putri.


"Kalau kamu tidak bisa memilih diantara kami, lebih baik aku pergi dari rumahi ini."


"Itu tidak akan pernah terjadi, bagaimana dengan anak kita"..Ucap mas Rama...


Apa bagaimana dengan anak kita. Terus saat dia selingkuh dan bahkan menikah apa dia memikirkan anakku dan sekarang dia mengkhawatirkan Raisa, tentu saja Raisa akan ikut bersamaku.


Aku pun langsung pergi meninggalkan mas Rama dan putri aku sudah tidak kuat melihat mereka..


"Ra tunggu mas belum selesai". Ucap mas Rama , tapi aku tidak menghiraukan panggilan nya ..


Saat Rama akan mengejar Ratih. Putri mencegah Rama untuk tidak mengejar Ratih.


"Sudah mas gausah dikejar biarkan saja". Ucap putri sambil memegang tangan Rama.


"Tapi put aku harus kasih penjelasan sama Ratih, aku takut dia nekat dan benaran pergi dari rumah ini membawa Raisa." Ucap Rama sambil melepas pegangan tangan putri. Dan buru buru menyusul Ratih kekamar nya.


Putri memandang kepergian Rama dengan wajah yang susah diartikan, lalu putri pergi ke kamar tamu sambil membawa koper nya.


Saat Rama sampai didepan pintu kamarnya. Dia mendengar suara tangis Ratih yang begitu pilu, pelan pelan Rama membuka pintu kamarnya dan melihat istrinya sedang menangis sambil menatap Poto pernikahan mereka.


"Apa yang salah pada diriku mas, kenapa kamu tega sama aku kenapa kamu khianati cintaku mas." Ucap Ratih sambil menangis dan menatap Poto mereka.


"Ra. " Panggil Rama saat masuk kedalam kamar.


Aku menoleh dan menatap tajam mas Rama sungguh aku sangat kecewa melihat laki laki yang ada dihadapan ku ini..


"Mau apa lagi mas, mau jelasin apa lagi sama aku sudah cukup semuanya". Ucapku dengan menggebu gebu..


Mas Rama menatapku dengan tatapan yang sulit diartikan apakah dia menyesal apa tidak akupun tidak tahu..


Tiba tiba saja mas Rama memeluk ku dengan erat, akupun berontak tak ingin aku dipeluk oleh nya. Semakin aku berontak semakin erat pelukan dari mas Rama.

__ADS_1


"Lepaskan pelukan mu dari tubuhku, aku gamau dipeluk sama kamu".. Ucapku..


"Maaf kan mas sayang. Mas gak bermaksud buat sakiti hati kamu". Ucap mas Rama sambil melepas pelukannya.


"Terus kenapa mas khianati aku mas, kenapa mas harus nikah lagi kenapa. Apa aku ada salah sama kamu tolong katakan sama aku apa yang salah pada diriku selama ini, sampai kamu tega sama aku dan anak kita".      Ucapku sambil memukul-mukul dada mas Rama


Mas Rama mengusap air mata yang ada dipipiku, dan aku langsung menepisnya.


"Sejak kapan kalian menjalin hubungan dan menikah secara diam-diam dibelakang ku.


Mas Rama menarik napasnya dalam dalam lalu membuangnya dengan kasar..


"Kamu ingat saat kamu membawa putri kerumah ini tiga bulan yang lalu, dan putri tinggal semantara disini selama dua minggu dan dari situ aku mulai ada rasa sama putri. Semakin aku buang rasa ini tapi perasaan itu semakin tinggi hingga aku benar benar jatuh cinta padanya, meskipun putri menyuruh ku untuk mengubur dalam-dalam cinta ini tapi aku tidak bisa. Sampai akhirnya kami menikah sebulan yang lalu aku gamau terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.


"Aku minta maaf Ra, kamu sebagai istri begitu sempurna di mataku dan kamu sedikitpun tidak pernah ada salah.MAAF AKU SAYANG".  Ucap mas Rama sambil bersimpuh di kakiku.


Mendengar penjelasan dari mas Rama membuatku terkejut sampai aku ga bisa berkata-kata lagi hanya air mata yang mengalir begitu saja..


"Bangun mas jangan gini, aku ga suka. " Ucapku pada mas Rama.


Mas Rama lalu bangun dan memandangi wajah ku..


"Aku mau kita cerai mas, aku ga sanggup bila harus dimadu".. Ucapku yang begitu lirih.


"Aku gamau pisah sama kamu Ra..


"Kenapa gamau, kalau kamu gamau biar aku yang urus perceraian kita. Sekarng kamu pergi dari kamar ini .


"Kenapa aku harus pergi, ini juga kamarku sayang..


Ucapan mas Rama membuatku semakin kesal. Bahkan aku saat ini tidak ingin tidur bersama nya.


"Ini kamarku bukan kamarmu lagi, kalau mas mau tidur. Tidur aja sana dikamar istri baru mu itu" . Jawabku bersungut-sungut


"Tapi aku mau tidur disini sama kamu yank." Ucap mas Rama.


Apa apaan ni orang setelah dia lukai hati ini, dia mau tidur dengan ku. Ogah banget harus tidur sama dia..


"Aku gamau tidur sama kamu mas, lebih baik kamu pergi dari sini aku gamau lihat wajahmu. " Ucap ku sambil mendorong tubuh mas Rama sampai keluar kamar dan aku langsung tutup pintu kamar serta menguncinya.


Kudengar mas Rama masih mengetuk pintu kamar sambil memanggil namaku. Tapi tak ku hiraukan biarkan saja sampai kering tenggorokan nya..


*Dikamar putri


"Aduh mas Rama lama banget si dikamar si Ratih. Biarkan saja nanti juga dia bisa menerima kenyataan ini kalau aku sudah menjadi adik madu nya.". Ucap putri..


Tak lama kemudian Rama masuk kekamar putri dengan keadaan yang begitu berantakan..


"Mas kamu kenapa".. Ucap putri saat melihat kondisi Rama dengan wajah kusut baju berantakan apa lagi rambut..


"Aku gapapa put, aku mau istirahat cape". Ucap Rama lalu merbahkan dirinya diatas kasur.


Melihat kondisi suaminya ini, pasti Ratih begitu marah besar pada Rama dalam pikiran putri, tidak ingin memikirkan hal yang tidak-tidak akhirnya putri memilih untuk tidur bersama dengan Rama..


Beda halnya dengan Ratih saat ini Ratih tengah menangis sambil memeluk guling ,karna terlu cape menangis akhirnya kantukpun datang melanda sampai akhirnya terlelap..

__ADS_1


__ADS_2