Sahabatku Ternyata Maduku

Sahabatku Ternyata Maduku
Tanda Tanda


__ADS_3

Bayu menyempatkan diri untuk bertemu dengan Restu. Bayu sengaja ke kantor Restu. Karena kantor Restu tak jauh dari restoran Putri.


Niat hati Bayu, setelah dari kantor Restu. Dirinya akan ke restoran untuk memberitahu pada Putri jika besok surat cerai telah jadi.


"Hay boy, bengong aja nech.. ada apa gerangan menyuruh gwe datang?? "tanya Bayu penasaran. "


"Duduklah dulu, gwe ingin bercerita sebentar aja nech "jawab Restu lesu ."


"Loe lagi ada masalah apa?? Kok kaya ga semangat gitu?? "tanya Bayu kembali. "


"Gwe kangen ma princess, sampai sekarang gwe ga ketemu ketemu. Dia kaya ga menghirauan gwe.Di telfon malah ga aktif nomornya "ucap Restu manyun "


"Samperin dong ke rumahnya "usul Bayu. "


"Terakhir si dia bilang ga tinggal sama suaminya. Giliran gwe tanya sekarang lagi dimana, dia bilang di kampung. Gwe sama sekali ga tahu kampung dia "ucap Restu murung. "


"Loe kan orang berkuasa, kenapa ga loe kerahkan saja semua asisten loe, untuk cari rumahnya yang dikampung "usul Bayu kembali.


"Argghh sudahlah pusing aku. Kita bahas yang lain aja.Loe pagi pagi habis darimana ??"tanya Restu menyelidik. "


Bayu menjelaskan secara detail pada Restu jika dirinya habis dari pengacaranya. Untuk mengurus gugatan cere wanita yang Bayu cinta.


Bayu juga bercerita akan segera mengungkapkan rasanya pada wanita yang dicintanya.


"Gwe jadi penasaran sama wanita yang loe cinta bertahun tahun itu bro.."ucap Restu penasaran. "


"Kapan kapan dech, gwe kenalin.Tapi kalau gwe dah dapatin hatinya "jawab Bayu sekenanya. "


"Gwe doain dech, semoga loe berjodoh dengannya. Kasihan loe dah nunggu dia bertahun tahun. Jangan sampai nunggu lagi entar karaten dech "ucap Restu terkekeh. "


Setela cukup puas obrolan mereka, dari seputar pribadi hingga seputar kerjasamanya.Bayupun berpamitan pada Restu dengan alasan makan siang.


Bayu sudah tidak sabar untuk ke restoran Putri, menyantap menu masakan siang ini.


Segera Bayu menyuruh asistennya mengemudikan mobilnya menuju restoran Putri yang tak jauh dari kantor Restu.


Tak berselang lama, Bayu langsung saja ke ruang kerja Putri.Dilihatnya Putri sedang duduk dihadapan meja kerjanya.


Putri sedang memijat mijat pelipis dan tengkuk leher sendiri sambil mata terpejam. Sehinga tak tahu akan kedatangan Bayu.


Bayupun mendekati Putri.


"Kamu kenapa?? sakit?? "tanya Bayu menatap Putri sendu. "


Putri masih dengan aktifitasnya memijat pelipis dan tengkuknya sendiri. Membuka matanya sejenak untuk memastikan apa Bayu yang datang.

__ADS_1


"Ga apa apa kok mas, aku sedikit pusing. "


"Duduklah mas, mau makan siang apa?? Siang ini restoku ada menu masakan baru. Apa kamu mau coba mas?? "tanya Putri tersenyum. "


"Boleh banget tuh, sini duduk di sofa. Biar aku bantu pijit pelipismu "usul Bayu. "


Putri pun bangkit dari kursi kerjanya, namun ketika melangkah baru beberapa langkah. Dirinya terhuyung huyung akan jatuh.


Dengan gerak cepat, Bayu bangkit dari duduknya. Dan lekas menopang tubuh Putri, supaya tidak sampai terjatuh.


Putri berada dalam pelukan Bayu dengan satu tangan Bayu menyangga punggung Putri. Satu tangannya lagi menggenggam tangan Putri.


Tak sengaja tatapan mata mereka beradu.Hingga persekian detik, Putri tersadar. Merona merah pipinya seperti blash on.


Putri mencoba berdiri.


"Trima kasih, Putri sudah ga apa apa kok mas. "


Kemudian Bayu menuntun Putri duduk di sofa. Bayu memijit pelipis dan tengkuk Putri.


"Baru pertama kalinya aku sedekat ini, jantungku sangat kencang debarannya "batin Bayu. "


"Mas, ternyata pijitanmu enak juga ya?? Ga sekalian mas, buka panti pijat?? "ledek Putri terkekeh. "


"Yyahhh dipijitin malah ledekk .."Kemudian Bayu menggelitik pinggang Putri. "


"Udah mas udah, geli tahu... "


Bayupun menghentikan aksinya.


"Apa ga sebaiknya kamu kedokter saja Put?? Biar aku telfonin dokter pribadiku suruh kemari ya?? "saran Bayu menatap manik hitam Putri. "


"Mas, kenapa akhir akhir ini perasaanku padamu kok seperti ini?? Perasaan yang pernah aku rasakan ketika awal aku jumpa mas Arjun "batin Putri masih terus menatap Bayu. "


Bayupun seperti terkena magnet, tak lepas dalam menatap manik hitam Putri.


"Put, aku cinta sama kamu. Aku sayang sama kamu. Sudah bertahun tahun.. Kenapa kamu ga peka si?? "batin Bayu. "


Ketika mereka sedang asik saling memandang, mereka dikagetkan oleh ketukan pintu.


Mereka segera mengalihkan pandangan mereka. Putri sempat merona malu.


Putri mempersilahkan masuk seseorang yang mengetuk pintu tersebut. Yang ternyata adalah Katty.


"Ada apa Katty?? "tanya Putri. "

__ADS_1


"Maaf bu Putri, saya cuma mengantarkan obat yang barusan ibu minta saya untuk membelikannya di apotik "Sambil Katty menyerahkan bungkusan yang berisi obat. "


"Oh iya , saya malah hampir lupa. Terima kasih ya.. "ucap Putri sambil menerima bungkusan dari Katty. "


"Sama sama bu, kalau begitu saya permisi dulu bu"Pamit Katty. "


Namun ketika Katty akan melangkah keluar dari ruang kerja Putri. Putri menghentikannya.


"Tunggu dulu Katty, tolong bawakan makan siang dengan menu masakan baru. Untuk 3 porsi. Jangan lupa sama minumnya "perintah Putri. "


Bayu melongo ketika mendengar Putri pesennya 3 porsi. Sedang di ruangan cuma ada 2 orang.


"Put, kamu ga salah ordernya 3 porsi?? "tanya Bayu mengernyitkan alis. "


Kattypun berdiri ditempat, untuk memastikan. Berapa porsi yang dibutuhkan. 2 atau 3 porsi.


"Udah Katty, bawa aja 3 porsi. Pasti entar habis dech. Malah bisa kurang kayanya "Ucap Putri kepada Katty. "


"Mas lupa ya?? Mas kalau makan bukannya suka nambah?? Makanya Putri ordernya 3 porsi. Buat mas 2 buat Putri 1 "ucap Putri menatap Bayu. "


Kemudian Putri mengalihkan pandangan ke lain arah. Membuat Bayu heran. Bayupun bangun dan berpindah posisi, jongkok di hadapan Putri. Putri terhenyak kaget melihat Bayu tiba tiba ada di depannya.


"Kamu kenapa Put?? Kok waktu lihat aku terus memalingkan mukamu?? Apa sekarang aku menakutkan bagaikan hantu?? "canda Bayu terkekeh. "


"Isst apa an si mas Bayu "Putri memalingkan wajahnya kembali menutupi rona merah di pipi."


"Hhmm ya sudah, ini aku tutupi mukaku. Biar kamu ga takut lagi " Bayu sengaja menutupi wajahnya dengan kantung kresek hitam, di lubangi dua. Sehingga cuma terlihat matanya saja. "


Ketika Putri mengalihkan wajahnya ke arah Bayu lagi, karena penasaran ingin tahu apa yang dilakukan Bayu.


Putri tertawa terpingkal pingkal melihat Bayu, kepala ditutupi kantung kresek hitam. Cuma terlihat dua bola matanya.


"Mas, kamu apa apaan si?? gkgkgk sudah dechh... perutku sudah kaku. Sedari tadi tertawa terus "ucap Putri terkekeh. "


Namun Bayu malah memainkan dua matanya mutar mutar. Hingga Putri menghampiri Bayu yang jongkok dihadapannya.


Niat hati, Putri ingin melepas paksa kantung kreseknya. Namun dirinya tidak bisa menjaga keseimbangan. Hingga dirinya jatuh tepat diatas tubuh Bayu.


Reflek Bayu memeluk pinggang Putri dengan satu tangan. Dan satu tangan lagi membuka kantung kresek yang menutupi wajahnya.


Putri lekas lekas bangun dari atas tubuh Bayu.


"Tuh kan, kamu keras kepala si mas.. Suruh dilepas tuh kantong kresek ga mau "ucap Putri untuk menutupi rasa malunya. "


😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


Jangan lupa like, vote, fav, komentar.. Agar author semangat up. 😊😊😊😊


Terimakasih kaka readers semua, yang setia dukung karya author ini. 😘😘😘😘👍👍👍


__ADS_2