Sahabatku Ternyata Maduku

Sahabatku Ternyata Maduku
Pernikahan


__ADS_3

Sementara di rumah Bayu, dirinya sedang gelisah. Karena kangen ingin bertemu Putri, namun di larang oleh orang tuanya.


"Son, kamu mau kemana?? Kok tergesa gesa?? "tanya daddy Samuel penasaran. "


"Bayu mau ke rumah Putri, dad. Kangen banget pengen ketemu"jawab Bayu sekenanya. "


"Eehhh ga boleh nak, sabar kenapa?? Sebentar lagi juga setiap hari kamu akan bertemu Putri "sela mommy Maria. "


"Iya son, sabar sedikit kenapa?? Kalau kangen kan kamu bisa vidio call buat lepas rasa kangenmu "hibur daddy Samuel. "


Bayu dengan malas mengurungkan niatnya ke rumah Putri. Bayu menjatuhkan pantatnya di sofa.


Namun tiba tiba Bayu membaringkan tubuhnya di sofa dengan kepala bertumpu pada paha mommynya yang sedang duduk.


Daddy Samuel hanya geleng geleng melihat tingkah anak semata wayangnya.


"Kamu itu sudah mau menikah, tapi masih manja saja sama mommy.. "ledek daddy Samuel terkekeh. "


"Ga apa apa lah dad, entar kalau sudah nikah manjanya ke istri. Ya ga mom?? "ucap Bayu mencari pembelaan dari sang mommynya. "


Mommy Maria tak menjawab hanya terkekeh dan memencet hidung mancung Bayu. Membuat Bayu tak bisa bernafas hingga membuka mulutnya lebar lebar.


"Mommy sembarangan banget dech. Masa mencet hidung Bayu lama banget, bikin ga bisa nafas dech "kelakar Bayu kemudian bangkit dari tidurannya dan menciumi mommynya dengan gemes. "


Setelah puas bersenda gurau dengan orang tuanya. Bayu melangkahkan kaki ke kamarnya.


Mencari ponselnya, untuk menelfon calon istrinya.


Namun beberapa kali telfon,tak juga di angkat oleh Putri. Bayu menghela nafas panjang, merasa kesal sendiri.


"Lagi ngapain si kamu sayangggggg, ga tahu apa ya??? Kalau aku sangat merindukanmu. Ngapain juga pake acara di pingit pingit segala?? "gerutu Bayu. "


Akhirnya Bayu tertidur dengan menahan rasa rindunya pada Putri.


Hari berlalu begitu cepat, tak terasa hari yang telah di tunggu tunggu telah tiba. Yakni hari pernikahan Bayu dan Putri.


Dengan balutan gaun pengantin putih serta rambut digerai,kepala diberi mahkota. Riasan wajah yang sangat natural. Membuat penampilan Putri begitu sangat cantik.


Bayupun tak kalah penampilannya dengan Putri. Dengan tuxedo hitam,celana hitam, serta sepatu hitam. Bayu begitu tampan mempesona.


Kaum hawa yang mengidolakan Bayu, saat ini banyak yang merasakan patah hati. Banyak pula yang iri dengan Putri.


Banyak kasak kusuk para wanita yang ga setuju Bayu menikahi Putri. Mereka berpikir mereka lebih pantas bersanding dengan Bayu. Karena status mereka lajang.


Mereka tak terima Bayu menikahi seorang janda. Yang terkenal rumor, gosip tak enak. Janda ditinggal selingkuh karena tak bisa memberikan keturunan.

__ADS_1


Para fans Bayu, tak mengerti cerita sebenarnya tentang kehidupan rumah tangga Putri. Hanya bisa mencibir.


Lain halnya dengan para karyawan dan karyawati restoran Putri. Mereka ikut merasakan kebahagiaan, melihat pernikahan majikannya.


Karena para karyawan dan karyawati Putri mengetahui betapa tersiksanya Putri dengan pernikahannya dulu.


Walaupun Putri tak pernah berkoar koar pada karyawannya. Namun setiap mamah mertua Putri datang melabrak Putri. Semuanya tak lepas menontonnya.


Hingga semua karyawan tahu bagaimana rumah tangga Putri.


Selepas acara ijab qabul, resepsipun langsung diselenggarakan.


Semua klien Bayu dan Putri hadir, tak lupa juga dengan pasangan Katty dan Restu. Orang tua Restu juga turut hadir .


Papah Erik serta Arjuna datang membawa serta si kecil Tama. Karena Merina harus menjaga Ega di rumah sakit.


Hati Arjuna begitu sakit, bagai di sayat sembilu. Melihat betapa anggunnya Putri berbalut gaun pengantin putih.


Tak terasa mata Arjuna berkaca kaca, serasa tak bisa menerima semua ini.


Papah Erik melirik Arjuna, dan mengusap usap pundak Arjuna. Untuk memberikan penghiburan.


Semua memberikan selamat pada kedua mempelai. Terlihat begitu bahagia Putri dengan senyum menawannya.


Ketika giliran Arjuna dan papah Erik untuk memberikan ucapan selamat. Arjuna seperti enggan menjalankan kursi rodanya mendekat pada kedua mempelai.


Setelah berada dekat dengan kedua mempelai. Serasa mata Arjuna tak kuasa menatap wajah cantik nan menawan Putri.


Bibirnya serasa bisu, lidahnya serasa kelu untuk mengucapkan satu kata selamat pada Putri.


Hanya mata Arjuna yang berkaca kaca melihat Putri telah sah menjadi milik orang lain.


Sementara papah Erik mendekat pada Putri, memeluk mantan menantunya.


"Selamat ya nak, semoga langgeng hanya maut yang memisahkan "ucap papah Erik berkaca kaca sambil menepuk pundak Putri. "


Kemudian papah Erik beralih pada Bayu.


"Selamat ya nak Bayu. Saya nitip Putri. Saya sudah anggap Putri itu anak saya. Bahagia selalu buat kalian berdua "ucap papah Erik pada Bayu. "


Sementara Arjuna cuma menjabat tangan kedua mempelai tanpa mengucapkan sepatah kata.


Setelah itu berlalu begitu saja bersama Tama.


Tiba tiba Tama yang sedang asik makan ice cream menabrak seorang wanita yang tak lain adalah Katty.

__ADS_1


Tama sangat ketakutan, karena ice creamnya mengotori gaun indah Katty.


"Ma-maaf tan-te.. Tama ga sengaja"ucap Tama sembari ngumpet dibelakang kursi roda Arjuna.


Katty tersenyum renyah, kemudian mensejajarkan tubuhnya dengan Tama.


"Ga apa apa kok sayang, tante ga marah. Yuk sama tante ambil ice cream lagi. Kan tadi ice cream tumpah "ucap Katty melambai memanggil Tama. "


Tama perlahan keluar dari punggung Arjuna, namun ketika akan mendekati Katty. Tama bertanya pada Arjuna terlebih dulu meminta ijin.


"Om Jujun, boleh ga?? Tama ambil ice cream lagi sama tante ini?? "


Arjuna mengangguk sambil tersenyum dan mengusap rambut Tama.


Setelah Arjuna memberi ijin, Tamapun mendekati Katty. Hati Katty bergetar ketika Tama semakin dekat.


Karena Katty bisa melihat lebih jelas wajah Tama. Katty langsung teringat akan almarhum kakanya si Imannuel.


"Ini anak kok wajahnya mirip wajah masa kecil almarhum ka Imannuel?? "gerutu Katty dalam hati. "


Kegelisahan Katty tertangkap oleh Restu yang berada di sampingnya. Restupun berbisik pada Katty.


"Ada apa sayang, kok kamu kaget setelah melihat anak ini?? "


"Ga apa apa kok mas Restu, entar saja Katty ceritanya. Kita nyari ice cream dulu buat anak ganteng ini "jawab Katty tersenyum sambil menggandeng Tama. "


Katty merasa tak asing dengan Tama, baru sebentar Tama dan Katty akrab. Seperti sudah lama kenal.


Setelah mendapatkan ice creamnya. Katty memberanikan diri bertanya pada Tama.Dengan mensejajarkan tubuhnya.


"Sayang, kamu kesini sama siapa? ""


"Tama kesini sama kakek Erik sama om Jujun."jawab Tama singkat. "


"Mamah Tama ga ikut?? "tanya Katty menyelidik. "


"Mama Tama ga bisa ikut tante, mama Tama lagi jaga nenek Ega di rumah sakit "jawab Tama kembali. "


"Mama Tama kan kerja di rumah om Jujun "ucap polos si Tama. "


Belum sempat Katty bertanya siapa nama mama Tama. Tiba tiba papah Erik sudah mengajak Tama untuk pulang.


😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊


Mohon maaf jika kurang greget..🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


Thanks buat kaka readers semua yang sudah kasih dukungannya.. Salam sehat selalu... 😊😊😊😊😘😘😘


__ADS_2