Sahabatku Ternyata Maduku

Sahabatku Ternyata Maduku
Lega


__ADS_3

Setelah beberapa hari berlalu dari kasus tertangkapnya Ela kembali. Akhirnya 2 buronan yang lari ke negara M dengan menggunakan identitas palsu tertangkap.


Keduanya juga tak luput dari pemeriksaan oleh Komandan Syarif. Kedua buron tersebut juga mengakui jika Ela yang telah membunuh mantan mertuanya sendiri dengan mendorongnya ke jurang yang terjal.


Kedua buronan tersebut tidak ikut campur dalam kasus pembunuhan itu. Bahkan kedua buronan tersebut juga telah menasehati Ela agar jangan melakukan pembunuhan itu. Namun Ela tak mendengar nasehat kedua buronan tersebut, malah tetap saja melakukan aksi kejinya di hadapan mereka.


Untuk kasus sabotase rem mobil Arjuna, juga telah membuahkan hasil.


Saat Ela tak sadar berucap jika dirinya yang telah membunuh mamah Ega. Dan jika ada yang berusaha menghabisi Arjuna namun tidak berhasil.


"Saudari Ela, berdasarkan saksi saksi. Anda telah terbukti bersalah dengan membunuh mantan mertua anda sendiri!! Anda sudah tidak bisa mengelak ,apalagi waktu itu anda juga tak sadar berkata sendiri jika anda yang telah membunuhnya kan??!! Apa anda juga yang telah memerintah orang untuk menyabotase rem mobil tuan Arjun sehingga ada korban yang meninggal??! "tanya Komandan Syarif melanjutkan penyelidikannya yang belum tuntas karena kurangnya bukti dan saksi. "


"Saya akui, memang saya yang telah membunuh si nenek lampir. Tapi kalau untuk Arjun saya tidak menyuruh siapapun ."jawab Ela singkat. "


"Kalau bukan anda siapa lagi??!! Karena orang yang dendam sama tuan Arjun itu cuma anda!!"bentak Komandan Syarif. "


"Apa bapak ga selidiki lagi, kapan terjadinya kasus itu. Dan dimana saya berada saat terjadi kasus itu? "ucap Ela ketus. "


"Saya tahu, saat itu anda memang sedang dalam tahanan. Tapi bisa jadi anda menyuruh seseorang untuk menghabisi tuan Arjun, karena akal anda kan sangat licik" sindir Komandan Syarif. "


"Jika anda mengira saya menyuruh seseorang, kenapa tidak anda selidiki saja Juragan Sardi yang sering jenguk saya saat saya berada didalam tahanan "cebik Ela dengan beraninya. "


Selagi serius menginterogasi Ela, datanglah salah satu anak buah Komandan Syarif.


"Maaf komandan mengganggu waktunya sebentar.Ada seseorang yang ingin bertemu dengan Komandan " ucap tegas anak buah Komandan Syarif. "


Hingga akhirnya Ela dibawa salah satu polwan untuk sementara waktu di masukkan sel terlebih dulu.


Interogasi terhadap Ela dihentikan kembali, karena Komandan Syarif ingin menemui seseorang yang bertamu di markas besar kepolisian.


"Silahkan duduk tuan, jika boleh tahu ada maksud apa anda kemari? "tanya Komandan Syarif pada seorang lelaki muda yang ada di hadapannya. "


"Perkenalkan, nama saya Yoko. Saya datang untuk menyerahkan diri pak "jawab Koko tertunduk lesu. "


"Anda ingin menyerahkan diri untuk tindak kriminal apa yang telah anda lakukan? "tanya Komandan Syarif menyelidik menatap tajam Koko. "

__ADS_1


"Saya telah menyabotase rem mobil tuan Arjun pak.Saya lakukan karena terpaksa pak. Saat itu saya butuh uang cukup banyak untuk membayar biaya rumah sakit ibu saya "jawab Koko tertunduk ketakutan. "


"Atas dasar apa, anda ingin menyerahkan diri? "tanya Komandan Syarif kembali. "


"Karena saya selalu di teror dan dihantui oleh orang yang meninggal karena sabotase rem mobil tuan Arjun. Tidur saya tiap malam ketakutan,dimana mana saya dihantui wajah orang tersebut "ucap Koko merasa begidik ketakutan. "


"Berarti anda melakukan sabotase rem mobil tersebut karena disuruh seseorang dan mendapat imbalan yang besar? "tanya Komandan singkat. "


"Iya pak, saat itu saya di iming imingi uang yang banyak oleh Juragan Sardi. Asalkan saya mau melaksanakan perintahnya "jawab Koko singkat. "


"Baiklah kalau begitu, saya salut dengan keberanian dan kejujuran anda mengakui kesalahan yang telah anda lakukan. Untuk sementara waktu anda kami tahan. Karena kami belum bisa memutuskan berapa lama masa hukuman anda "ucap Komandan Syarif tegas. "


Komandan Syarif memanggil salah satu anak buahnya untuk mengawal Koko masuk ke dalam sel.


Tak lupa Komandan Syarif juga memanggil salah satu anak buahnya yang lain. Untuk membawa Juragan Sardi ke ruangan kusus interogasi.


Tak berselang lama, Juragan Sardi telah ada di ruangan tersebut.


"Juragan Sardi, atas dasar apa anda menyuruh Koko menyabotase rem mobil tuan Arjun??! "tanya Komandan Syarif dengan suara menggelegar. "


"Apa anda tahu karena perbuatan anda ,telah menyebabkan nyawa seseorang meninggal dunia. Yakni nyawa salah satu karyawan tuan Arjun "ucap Komandan Syarif. "


"Saya tidak tahu, karena yang saya tahu nyawa Arjun yang telah melayang. Jadi itu bukan salah saya. Karena sasaran saya Arjun, kenapa orang itu naik mobil Arjun "ucap Juragan Sardi mencoba membela diri. "


"Anda bilang bukan salah anda??!! Yang anda lakukan itu tindak kejahatan!!! Jika tuan Arjun yang meninggal, anda juga bersalah!! "bentak Komandan Syarif menggebrak meja. "


Setelah terkuak semua kasus. Dari kasus sabotase mobil Arjuna yang berbulan bulan tak kunjung menemukan titik terang. Akhirnya terbongkar juga.


Karena pengakuan dari sang pelaku sendiri.


Kasus meninggalnya mamah Ega juga telah terkuak.


Kini tinggal menentukan masa hukuman untuk para pelaku. Dari Ela, Juragan Sardi,Koko serta 2 buronan yang kabur.


Tak lama kemudian di adakan sidang untuk menentukan masa hukuman bagi para pelaku .

__ADS_1


Bayu, Arjuna dan papah Erik telah ada di ruang sidang. Ketiganya dengan seksama mendengarkan penjelasan hakim.


30 menit di dalam ruang persidangan.


Akhirnya hakim memutuskan hukuman mati atau penjara seumur hidup untuk Juragan Sardi dan Ela.


Sementara masa hukuman untuk Koko, hakim memutuskan 15 tahun penjara.


Dan untuk kedua buronan yang kabur, mendapatkan hukuman 10 tahun penjara.


Semua merasa lega, terutama Bayu, Arjuna dan papah Erik.


Sidang dibubarkan, semua yang hadir dalam persidangan satu persatu meninggalkan ruangan tersebut. Tak terkecuali dengan Bayu, Arjuna dan papah Erik.


Ketika Bayu akan melangkah pergi, tiba tiba papah Erik menghentikan langkahnya.


"Nak Bayu, tunggu sebentar "panggil papah Erik menepuk bahu Bayu. "


Sehingga Bayu menoleh "Iya om ada apa ya? "tanya Bayu menyelidik. "


"Om ingin mengucapkan banyak terima kasih pada nak Bayu. Berkat nak Bayu,Ela tertangkap bersama Juragan Sardi. Berkat nak Bayu juga, kasus meninggalnya istri saya dan sabotase rem mobil Arjun jadi terbongkar "ucap papah Erik tersenyum ramah pada Bayu. "


"Iya om sama sama "jawab Bayu singkat. "


"Huh, harusnya yang ngomong seperti itu si Arjun bukan om Erik "gumam Bayu di dalam hati. "


Arjuna seperti tahu apa yang sedang Bayu pikirkan. Arjun mendekati Bayu.


"Bay, terima kasih ya untuk semua kebaikanmu membantu kami menangkap Ela "ucap Arjun tersenyum pada Bayu. '


"Kamu ga usah salah paham, awal aku melakukan penyelidikan terhadap Ela itu bukan karena untukmu. Tapi untuk Putri, aku ga mau kaburnya Ela kelak akan mencelakai istriku tercinta dan baby twins. Makanya aku bertindak cepat dengan mengerahkan semua anak buahku, tanpa harus menunggu polisi yang beraksi "sindir Bayu sinis. "


Bayu tak menghiraukan Arjuna, langsung pergi meninggalkan Arjuna yang masih mematung.


😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊

__ADS_1


Mohin dukung like, vote, favorite..


__ADS_2