
Seperti apa yang dijanjikan Pras kepada Novi, Pagi itu ia ke ruangan Novi untuk membawanya ke ruang suaminya.
Pras mendorong kursi roda Novi pagi itu.
Terlihat Novi sangat bahagia ingin bertemu suaminya.
Tapi setelah mereka sampai ke ruangan tempat Kevin dirawat, Betapa terkejutnya Novi melihat tubuh suaminya yang sudah ditutupi kain.
Senyuman yang menghiasi bibir Novi sejak tadi menghilang.
Airmatanya jatuh menetes.
" Ini apa maksudnya, Dok? Kenapa suami saya ditutup kain? ", Tanya Novi histeris.
" Maaf buk pak kami sudah berusaha sebaik mungkin tapi takdir berkata lain! ", Jawab dokter.
" Pak Kevin meninggal barusan dan memberi saya dua lembar surat untuk pak Pras dan istrinya! ", Jelas dokter itu lagi.
Seketika ruangan itu dipenuhi tangisan Novi.
" MAS, KAMU TEGA PADAKU! KENAPA KAMU TEGA BANGET, MAS! KITA BARU SAJA PUNYA ANAK DAN SEKARANG KAMU TINGGALKAN AKU! APA SALAH AKU, MAS? KAMU TINGGALKAN AKU SEORANG DIRI MEMBESARKAN ANAK KITA! AKU NGGAK PUNYA SIAPA-SIAPA SELAIN KAMU DAN ANAK KITA, MAS! ", Teriak Novi histeris. !
__ADS_1
Novi menangis memeluk erat tubuh suaminya.
" Kenapa kamu tega, Mas! Apa salahku? Mengapa kamu tinggalkan aku disaat aku berusaha mencintaimu sepenuhnya! ", Gumam Novi dalam hati.
Pras menghampiri Novi.
Ia memberi sepucuk surat yang ditulis suaminya.
Novi menerima surat itu dan membacanya, Airmatanya bercucuran jatuh.
Tangisnya semakin terisak-isak.
" Mungkin inilah saatnya aku memberimu kebahagiaan yang pantas untukmu, Menikahlah dengan Pras karena ia yang bisa menjaga dirimu dan anak kita! ", Baca Novi dalam hati. " Apakah kamu selama ini sudah tahu tentang perasaanku, Mas? Lalu kamu memilih untuk menyembunyikan perasaanmu yang terluka karna ku! Maafkan aku mas, Aku sudah menyakitimu bahkan disaat-saat terakhirmu aku tidak disampingmu! ", Gumam Novi dalam hati.
...****************...
Disurat itu Kevin juga menulis nama untuk anaknya, Jika perempuan namanya Nadya amira zahra dan jika laki-laki namanya Alvaro leonardo.
Novi masih berusaha menerima kenyataan ini tapi apakah mungkin Pras akan menikahinya sedangkan ia masih memiliki istri yang tak lain itu sahabat Novi sendiri.
Rasa sedih, Kecewa pada diri sendiri dan rasa bersalah, Semua rasa itu sekarang bercampur jadi satu dihatinya.
__ADS_1
Pras yang juga mendapat surat dari Kevin, Sengaja untuk tidak membacanya sekarang.
Karna ia tahu apa yang ditulis Kevin dalam surat itu.
Sesuatu hal yang tidak masuk akal menurutnya.
Karna saat ini Alena masih jadi prioritas utamanya.
Pras menghampiri Novi dan berusaha menenangkannya.
" Nov, Kamu harus kuat dan sabar dengan kenyataan ini, Ingat sekarang ada Alvaro yang harus kamu jaga, Dialah sekarang harta yang harus kamu rawat sebaik-baiknya! ", Kata Pras menenangkan.
" Aku memang mengagumi Pras tapi tidak untuk memilikinya karena dia masih memiliki Alena bahkan mungkin mereka sudah memiliki anak juga, Aku tidak mungkin merebut Pras dari Alena dan anaknya karena aku tidak mungkin merebut kebahagiaan mereka biar mereka merasakan kesedihan yang aku rasakan sekarang! ", Gumam Novi dalam hati.
Sebelumnya Novi tidak pernah berpikir kalau Kevin sebelum meninggal masih memikirkan kebahagiaannya.
Bahkan Novi tidak pernah tahu bahwa Kevin selama ini memperhatikan tindakannya yang berbeda ketika didekat Pras.
" Nov, Hari ini ibu mertuaku sudah bisa pulang! Nanti setelah selesai pemakaman Kevin, Aku akan kembali melanjutkan pencarian Alena, Dan aku sudah mengabarkan keluarga Kevin, Hari ini mereka akan langsung terbang kesini! ", Ucap Pras.
" Terimakasih Pras, Selama ini kamu sudah merawatku disini! ", Ucap Novi.
__ADS_1