
Hari demi hari, kondisi Ega tak kunjung membaik. Malah semakin hari tubuh Ega semakin kurus. Padahal baru satu minggu di rumah sakit.
Selagi Arjuna meratapi nasib, duduk termenung di depan teras ruang rawat inap Ega. Tiba tiba datang Putri dan Bayu.
"Loh Put, kok kamu bisa tahu aku ada disini? "tanya Arjuna terhenyak kaget melihat kedatangan Putri dan Bayu. "
"Barusan kami ke rumahmu mas, tapi mba Merina memberi tahu jika mas Arjun dan papah Erik ada di rumah sakit "jawab Putri sekenanya."
"Putri baru tahu kalau mamah Ega sudah seminggu ini dirawat dirumah sakit. Mohon maaf tidak pernah jenguk "ucap Putri berbasa basi. "
Selagi Arjuna bercakap cakap dengan Putri. Datanglah Erik menghampiri Putri.
"Bagaimana kabarmu nak, sudah berapa bulan ini kamu ga ada kabar?? "tanya Erik pada Putri. "
"Maaf ya pah,, beberapa bulan ini Putri sibuk untuk mengurus persiapan pernikahan Putri "jawab Putri sekenanya. "
"Maaf ya pah, Putri telah berbohong. Sebenarnya Putri memang sengaja menjauh dari kehidupan keluarga papah "batin Putri. "
"Nak, kok kamu bengong?? tanya papah Erik menegur Putri yang sedang bengong. "
"Eh ga apa apa pah, tujuan Putri kemari ingin memberikan ini" Putri memberikan sebuah undangan pernikahan bersama Bayu pada papah Erik. "
"Jadi kamu mau menikah nak, sukurlah papah ikut senang dengarnya. Papah dan Arjun pasti akan datang "ucap papah Erik berkaca kaca. "
"Terima kasih ya pah, oh iya pah. Putri minta maaf, ga bisa lama lama disini. Karena masih banyak urusan "pamit Putri pada papah Erik. "
Namun ketika Putri akan melangkah pergi. Terdengar suara Ega memanggil. Menanyakan siapa yang datang.
"Pah, siapa yang datang si..Coba suruh kesini " tanya Ega sangat penasaran. "
"Putri mah yang kemari. Emang mamah mau ketemu juga?? "papah Erik balik bertanya. "
Namun Ega tak menjawab hanya diam saja.
Hingga papah Erik menggandeng Putri untuk menghampiri brangkar dimana Ega berbaring. Walaupun sebenarnya Putri sangat enggan untuk menghampiri mantan mamah mertuanya.
Papah Erik sengaja mengajak Putri menghampiri Ega, dengan berpikiran bahwa Ega akan meminta maaf pada Putri untuk semua kesalahan dan dosa Ega pada Putri.
__ADS_1
Namun diluar expetasi. Ega malah melotot pada Putri.
"Pah, ngapain papah bawa wanita mandul ini kemari??!! Mamah kan barusan ga mengiyakan??!! "cebik Ega melirik sinis pada Putri. "
"Ya sudah mah, Putri pamit. Putri minta maaf ya. Semoga mamah cepat sembuh " ucap Putri berbalik akan pergi dari ruangan tersebut. "
Namun tiba tiba Ega menahannya.
"Eehh kamu, tunggu dulu. Kamu barusan manggilku dengan sebutan apa??!! Mamah?!! Ga sudi aku dipanggil mamah sama wanita mandul kaya kamu!! Dan ngapain pula kamu kemari hah??!!Ingin menertawakan kondisi saya?!!! "sindir Ega melotot pada Putri. "
Putri hanya diam saja, matanya berkaca kaca.
Ketika Putri akan menjawab ocehan Ega. Tiba tiba papah Erik menyela.
"Mah, Putri kemari untuk mengantarkan surat undangan. Putri akan menikah mah"ucap papah Erik. "
"Menikah papah bilang??!! Masih ada juga ya, lelaki yang mau dengan seorang wanita mandul sepertimu??! Paling juga pernikahanmu ga akan langgeng, karena kamu wanita tak berguna!! "cibir Ega. "
Putri sudah tak tahan lagi dengan ocehan mantan mamah mertuanya. Hingga Putri berpamitan pada papah mertuanya.
"Pah, Putri pamit ya pah " pamit Putri sambil mencium tangan papah mertuanya. "
"Ga apa apa kok pah, ya sudah ya pah "ucap Putri berlalu melangkah keluar menuju Arjuna dan Bayu yang sedang mengobrol."
"Selamat ya, kalian akhirnya menikah. Tolong jaga Putri sebaik baiknya. Jangan pernah melakukan kesalahan yang pernah aku lakukan dulu. Putri itu wanita yang sangat baik "ucap Arjuna pada Bayu. "
"Tak usah kamu meminta tolong atau menyuruhku, aku pasti akan menjaga dan mencintai Putri selamanya. Aku juga tidak akan menyia nyiakan Putri, apa lagi menduakannya seperti yang kamu dulu lakukan pada Putri "sindir Bayu jutek. "
Ketika Arjuna akan berkata lagi, Putri telah datang. Dan mengajak Bayu pergi meninggalkan rumah sakit tersebut.
Sementara papah Erik sangat sangat kecewa pada istrinya.
"Mah, kamu itu benar benar sangat keterlaluan!! Papah sengaja bawa Putri mendekat kemari, supaya mamah minta maaf!! "bentak papah Erik. "
"Loh loh loh... sembarangan saja orang tua suruh minta maaf sama anak muda. Lagian mamah ga merasa punya salah kok sama Putri!! "cebik Ega. "
"Kamu ga bakalan sembuh mah, jika hatimu dipenuhi dengan iri dengki seperti ini. Dan kamu ga mau mengakui kesalahanmu pada orang orang yang telah kamu sakiti!! "sindir papah Erik berlalu meninggalkan Ega. "
__ADS_1
Sementara Arjuna yang ada di teras depan ruang rawat inap Ega. Merasa heran melihat wajah papahnya yang murung.
"Papah kenapa murung kusut begitu?? "tanya Arjuna penasara."
"Ga apa apa Jun, papah cape. Papah mau pulang ya. Untuk malam ini ,kamu saja yang nginep disini. Papah ingin tidur di rumah "jawab papah Erik sambil menghela nafas berat. "
Sementara Putri terus murung didalam mobil. Terngiang ngiang terus ucapan sumpah serapah dari mantan mamah mertuanya.
Kemurungan Putri dan diamnya Putri tertangkap oleh Bayu. Bayu merengkuh Putri dalam pelukannya dan mendekapnya erat. Menciumi rambut Putri.
"Sayang, kamu kenapa murung begini?? Setelah dari rumah sakit kok malah seperti ini? "tanya Bayu penasaran sambil mengusap rambut Putri. "
Putri menghela nafas panjang.
"Aku khawatir mas, khawatir akan segala ucapan mantan mamah mertuaku "jawab Putri murung. "
"Emang nenek lampir ngomong apa?? Sudah tak berdaya saja masih buat ulah??! "cebik Bayu emosi pada mantan mamah mertua Putri. "
"Katanya percuma aku nikah lagi, katanya ga bakalan langgeng. Karena aku susah untuk hamil "jawab Putri tertunduk murung. "
Bayu mengangkat dagu Putri.
"Sayang, ngapain si kamu dengerin ocehan nenek lampir eh nenek sihir!!! Mending kamu dengerin ocehan calon suamimu ini "Hibur Bayu menaik turunkan alisnya. "
Kemudian dengan cepat Bayu ******* bibir Putri. Yang akan berucap..
"Ehem ehemm... Lihat sikon dong boss. Jangan bikin iri..."tegur Beno melirik di kaca spion mobilnya. "
Bayupun berhenti sejenak dalam mencium bibir putri .
"Ga usah lirik lirik makanya, fokus sama kerjamu. Natap depan aja..Mau gajimu aku potongg "hardik Bayu. "
Kemudian kembali dengan aktifitasnya barusan. Walaupun Putri sudah menepis dan menahan Bayu agar jangan menciumnya lagi.
Namun bukan Bayu namanya, kalau ga bisa mendapatkan apa yang dia mau. Hingga akhirnya Putripun diam saja, namun menutupi ciumannya dengan tas yang Putri bawa. Agar tak terlihat oleh Beno.
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘
__ADS_1
Jangan lupa like, vote, favorit.. Biar author semangat up. 😊😊😊😀😊😀