
Sementara Arjuna sedang mengobrol dengan aparat kepolisian.
Arjuna menceritakan jika Gio menggunakan mobilnya untuk mengantar istrinya ke rumah sakit, karena mendapat kabar istrinya jatuh dan tak sadarkan diri.
Arjuna juga menjelaskan jika mobil yang di pakai oleh Gio, barusan juga dipakai olehnya. Tapi mengapa bisa rem blong. Dan siapa pula yang menyabotase mobilnya.
Hingga polisi meminta supaya Arjuna menghubungi asisten pribadinya yang selama ini bertugas menjadi sopir pribadinya dengan menggunakan mobil tersebut.
Namun para aparat polisi,mengajak Arjuna ke kantor polisi. Yang tak jauh dari rumah sakit tersebut.
Kebetulan kantor polisi bersebelahan dengan rumah sakit tersebut.
Arjuna terlebih dulu menelfon asistennya agar lekas ke kantor polisi. Terkait dengan kecelakaan tunggal yang di alami Gio.
Tak berselang lama, asisten tersebut telah berada di kantor polisi.
Polisi : "Apa benar, saudara yang sehari harinya menggunakan mobil pak Arjun? "
Asisten : "Benar sekali pak, setiap hari saya memakai mobil pak Arjun untuk antar jemput kemanapun pak Arjun pergi. "
Polisi : "Apa sebelumnya anda telah mengecek mobil anda?? Sebelum anda pergunakan? "
Asisten : "Setiap waktu setiap saat saya selalu mengecek mobilnya pak. Tadi saja mobil habis di pake kok pak. Setelah saya mengantar pak Arjun ke kantor, kebetulan saya ada keperluan keluarga. Hingga saya ijin pulang dan memberikan kunci mobil pada pak Arjun. "
Polisi : "Jadi siang tadi anda ijin pulang begitu?"
Asisten : "Iya pak, setelah saya antar pak Arjun ke kantor sehabis pulang dari meetingnya. Saya langsung ijin pulang, saya parkirkan mobil di tempat parkir mobil yang biasa untuk saya parkirkan mobil pak Arjun. "
Polisi : "Baiklah kalau begitu, ini sesuai perkiraan saya. Bukan dari ketelodaran asisten anda pak Arjun. Tapi ada seseorang yang dengan sengaja ingin menyabotase rem mobil anda. Intinya ada seseorang yang menginginkan anda celaka. "
Polisi : "Apa di tempat parkir mobil di kantor anda di pasang CCTV, pak Arjun? "
Arjuna : "Setiap sudut ruang, baik di dalam kantor maupun di luar kantor saya, terpasang CCTV pak. "
Polisi : "Kalau begitu mari kita sama sama cek CCTV di setiap penjuru kantor anda,terutama di bagian halaman parkir.Untuk saya periksa lebih lanjut, siapa tahu bisa membongkar identitas sabotase rem mobil anda ini. "
__ADS_1
Kemudian Arjuna membuka ponselnya untuk mengecek CCTV di halaman parkir mobil.Salah satu aparat polisi,asisten Arjuna dan Arjuna bersama sama melihat CCTV tersebut.
Dilayar ponsel milik Arjuna terlihat jelas, jika setelah asisten Arjuna keluar dari mobil tersebut. Dan berjalan menuju arah dalam kantor.
Ada seorang memakai pakaian serba hitam, wajahnya ditutup masker. Dan kepalanya memakai topi.
Seseorang tersebut celingukan kanan kiri melihat situasi. Setelah merasa aman, dirinya masuk ke kolong mobil Arjuna.
Mencari cari dimana rem mobilnya. Dan memutus rem mobil tersebut.
Setelah selesai dengan pekerjaannya, seseorang itu lekas berlari meninggalkan mobil Arjuna.
Setelah puas melihat rekaman CCTV tersebut, polisipun memberikan penjelasan pada Arjuna.
Akan menindak lanjuti pencarian pelaku sabotase rem mobil Arjuna ini. Polisi membawa rekaman CCTV untuk menjadi barang bukti.
Dan juga untuk diselidiki kembali. Karena pelaku tidak terlihat jelas.
Arjuna sempat bertanya tanya, siapa yang benci dengan dirinya. Hingga ingin melenyapkan dirinya.
Arjuna menyerahkan sepenuhnya permasalahan ini pada polisi.Untuk segera di tindak lanjuti. Dan segera menangkap pelakunya. Karena ini suatu tindakan kriminal .
Sementara di suatu tempat, seseorang yang telah menyuruh orang untuk mencelakai Arjuna sedang tertawa terbahak bahak.
Namun dirinya penasaran, apa orang suruhannya ini melakukan pekerjaan dengan sempurna.
"Heh, apa kamu benar benar telah melakukan tugasmu dengan sempurna?!! "tanya orang tersebut pada orang suruhannya. "
"Saya sudah melakukan pekerjaan saya sesuai dengan apa yang tuan perintahkan. Bahkan saat ini mobil Arjuna telah jatuh dalam jurang. Karena saya sempat mengikuti laju mobilnya, tuan. Saya yakin Arjuna tidak akan selamat tuan "jawab orang suruhannya. "
"Hhhhmm bagus bagus.. Ini bonus untukmu. Dan aku minta kamu pergilah yang jauh.Aku ingin kamu jangan ada di kota ini lagi. Untuk menghilangkan jejak "ucap orang tersebut pada orang suruhannya sembari melempar amplop tebal berisikan uang. "
"Baiklah tuan, saya akan pergi dari kota ini sesuai keinginan tuan. Saya juga tak ingin tertangkap dan tak ingin mendekam dalam penjara " ucap orang suruhannya."
Setelah selesai bercakap cakap dengan bosnya Orang tersebut mengambil amplop yamg diberikan oleh bosnya.
__ADS_1
Segera pergi meninggalkan ruangan bosnya. Dan pergi jauh dari kota tersebut.
Seperginya orang suruhannya, orang tersebut terbahak bahak.
"Hhaaa akhirnya dendamku terbalas juga. Selamat jalan Arjun, semoga kamu menikmati berada di akhirat!! "
Orang tersebut tidak mengetahui jika yang berada dalam mobil Arjuna adalah Gio bukan Arjuna.
Rencanana gagal total karena salah sasaran.
Sementara Arjuna panik di rumah sakit. Karena melihat kondisi Gio yang kritis, juga Mia sampai saat ini belum juga sadarkan diri.
Arjuna sudah tak kuat menghadapi rasa paniknya. Hingga Arjuna melangkah keruangan dokter.
Arjuna ingin mengetahui kondisi Mia dan janinnya, pada dokter yang saat ini menangani Mia.
"Maaf, dokter yang merawat Mia. Diruang rawat B yang sedang hamil 7 bulan? "tanya Arjuna pada dokter. "
"Oh iya pak, apakah anda suaminya?? Karena saya sengaja ingin memberitahu kondisi bu Mia pada suaminya. Namun saya bertanya pada tetangganya yang membawa bu Mia, katanya suaminya sedang dalam perjalanan kemari. Tapi sampai saat ini, saya belum bertemu "jawab sang dokter. "
"Maaf dok, saya teman suaminya. Karena saat ini suami Mia kritis di ruang ICU di rumah sakit ini juga. Apa dokter tidak mengetahuinya? "Arjuna balik bertanya. "
"Maaf pak, setelah memeriksa kondisi ibu Mia. Saya langsung menangani operasi 3 pasien sekaligus. Jadi saya belum sempat kembali ke ruang rawat bu Mia. Ini baru saja saya selesai menangani operasi terakhir pasien saya "jawab sang dokter. "
"Mohon mmaff ya pak, karena saya menunda memberitahu tentang kondisi bu Mia "ucap sang dokter. "
"Iya dok, ga apa apa. Bagaimana kondisi ibu Mia? "tanya Arjuna kembali. "
"Kondisi bu Mia untuk saat ini...
Belum selesai dokter berkata, tiba tiba ada satu perawat berlari lari masuk ruangan dokter tersebut.
"Dok, buruan ke ruang S. Pasien yang barusan menjalani operasi kritis "ucap sang perawat panik. "
Hingga sang dokter ikut panik, tak menghiraukan Arjuna. Namun berlari mengikuti perawat tersebut untuk melihat kondisi pasien yang baru saja di operasi.
__ADS_1
πΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎ
Ayok ka, bagi votenya donggg.. πππ