
Pagi telah menjelang, Putri menelfon kepada asistennya. Untuk meng handle restorannya untuk sementara dirinya tidak berada di restoran.
Sejak restoran rame, Putri mengangkat salah satu karyawati seniornya untuk menjadi asistennya.
Karena sebelum ada asisten tersebut, jika ada kepentingan Putri sering menutup restorannya
Keputusan mengambil sebuah asisten juga atas saran dari Bayu. Agar restoran tambah maju, dan tak terbengkalai.
Putri menelfon Katty.
Putri : "Hallo Katty ,tolong kamu handle sementara urusan restoran. Karena saya ada urusan mendadak. "
Katty : "Baik bu Putri, siap laksanakan. "
Putripun langsung menutup telfonnya. Dan melajukan mobilnya menuju kantor catatan sipil.
Putri melupakan satu hal, jika dirinya telah ada janji dengan Bayu. Untuk pagi pagi melihat ruko yang akan dijadikan sebagai toko oleh oleh .
Tak butuh waktu lama, Putri telah sampai di kantor catatan sipil. Putri segera mengajukan berkas berkas gugatan cerainya.
Berkas berkas tersebut tidak langsung di proses. Namun dipelajari dulu oleh pihak pencatatan sipil. Untuk bahan pertimbangan, diterima atau ditolaknya keinginan Putri berpisah dengan Arjuna.
Kantor catatan sipil memberi waktu satu hari. Besok Putri disuruh datang kembali. Putri dianjurkan besok kembali dengan membawa saksi,untuk memperkuat gugatannya terhadap Arjuna.
Putri merasa lega, karena telah memasukkan gugatan cerainya ke kantor catatan sipil.
Selagi akan melajukan mobil menuju restoran, dirinya mendapatkan telfon dari Bayu. Putri segera mengangkat telfonnya terlebih dahulu.
Putri : "Pagi mas, ada apa ya? "
Bayu : "Ya ileee,, kok ada apa?? Kita kan sudah janjian kemarin sore. Mau lihat ruko yang akan kita gunakan buat usaha baru kita. "
Putri : "Ups, maaf mas. Putri lupa. "
Bayu : "Emang kamu lagi ada dimana?? Kok kata Katty kamu lagi ada urusan penting??"
Putri : " Mengajukan gugatan perceraian mas. Di kantor catatan sipil. "
Bayu : "Kenapa kamu ga minta tolong aku?? Aku bisa bantu kamu, lewat pengacaraku. Ga akan tunggu lama, 1 hari kelar. "
Putri : "Ga enak mas, repotin mas Bayu terus. Lagian sudah terlanjur dimasukkan ke kantor catatan sipil. "
Bayu : " Kamu balik ke kantor catatan sipil, ambil semua berkas berkasnya. Sudah nurut saja, biar kamu ga bolak balik keluar masuk kantor catatan sipil. "
Putri : "Tapi pasti mahal kan mas bayarnya?? "
Bayu : "Itu kan pengacaraku, kamu ga usah mikirin masalah bayaran .Buruan ambil berkas berkasnya. "
Putri : "Baik bos "
__ADS_1
Bayu : "Ya sudah, buruan. Aku tunggu di restoranmu. "
Panggilan telfon ditutup oleh Bayu maupun Putri.
Putri keluar mobil, melangkah menuju ke kantor catatan sipil kembali. Dengan alasan membatalkan gugatannya, dan meminta kembali berkas berkasnya.
Setelah semua berkas tersebut berada di tangan Putri. Putri segera pergi meninggalkan kantor catatan sipil.
Putri mengemudikan mobilnya menuju ke restorannya.
Tak berselang lama sampai juga di restoran. Putri melihat Bayu sedang cemberut, menatap. dirinya dari jauh.
Putripun melangkah menghampiri Bayu.
"Tu bibir jangan memble bang??? Atau jangan cemberut ajee "Ledek Putri dengan sepenggal lirik lagu yang suka di dengarkannya. "
Bayu bukan tersenyum malah mulutnya tambah dimonyongin kaya ikan lohan, sambil digerak gerakkan. Sedang matanya dimainin muter muter .Membuat Putri tertawa .
"Stopp... sudah dong tertawanya. Aku laper nech bos... Belum sarapannn "Rajuk Bayu memegangi perut. "
"Yuk masuk mas, aku juga belum sarapan. Kita sarapan bareng diruanganku. Entar Katty suruh bawain ke ruanganku "ajak Putri."
Sebelum melangkah ke ruang kerjanya, Putri menemui Katty dan meminta tolong untuk membawakan makanan dan minuman ke ruang kerjanya.
Setelah itu baru Putri melangkah menuju ruang kerja bersama Bayu.
Sejenak keduanya menghempaskan pantatnya di sofa.
"Muda apaan mas, sudah 35 tahun kok umurku. Dibilang masih muda. Harusnya sudah punya anak 2 apa 3 "jawab Putri tertunduk lesu. "
Bayu melihat perubahan wajah Putri yang tadinya ceria berubah murung gara gara keisengan pertanyaannya.
"Aku minta maaf ya Put?? "ucap Bayu penuh sesal. "
Putripun tak lagi tertunduk, menoleh menatap Bayu dengan menautkan alisnya tanda bingung "Minta maaf untuk apa mas?? "tanya Putri heran. "
"Untuk perkataaanku yang barusan, jadi buat kamu sedih "jawab Bayu sekenanya. "
Bayupun langsung mengalihkan topik pembicaraan, agar Putri tak sedih lagi.
"Oh iya, berkas berkas pengajuan gugatan ceraimu mana?? "tanya Bayu singkat. "
"Ini mas"ucap Putri sembari menyodorkan berkas tersebut ke Bayu."
Bayu mengambil berkas tersebut dan berpamitan pada Putri untuk keluar sebentar. Menitipkannya pada asistennya yang sedang ada di dalam mobil.
Bayu tidak meminta tolong pada asistennya. Untuk masalah yang satu ini, Bayu akan langsung menghadap sendiri ke pengacaranya.
Untuk permasalahan yang lain yang tidak menyangkut Putri, barulah Bayu menyerahkan pada para asistennya.
__ADS_1
Setelah menitipkan berkasnya pada Beno, Bayu kembali melangkah menuju ruang kerja Putri.
Dimana telah tersaji berbagai masakan di meja, serta lauk dan minuman.
Harumnya masakan tersebut membuat Bayu tak sabar lagi untuk menyantapnya.
Bahkan Putri belum sampai menawari, Bayu sudah menyendok nasi dan juga lauk pauknya.
Putri melongo melihat Bayu yang makan dengan lahapnya.
"Kok kamu ga makan Put?? Katanya belum sarapan?? Apa kamu bosen sama menu masakanmu sendiri? Apa mau aku suapin lagi kaya waktu itu?? "ledek Bayu menaik turunkan alisnya. "
"Istt ga lah, ini aku juga mau makan kok"jawab Putri sembari menyendok nasi dan lauk pauk. "
"Kamu tahu ga Put? "tanya Bayu."
"Ya ga tahu lah, ngomong saja belum. Gimana Putri tahu?? "ledek Putri nyengir. "
"Heemm, ya sudah ga jadi "cebik Bayu. "
"Cie cie, lagi latihan ngambek nechh.. Sudah ngomong, Putri penasaran nech "rajuk Putri. "
"Aku tuh sudah candu sama masakanmu. Makanya aku lebih suka makan direstoranmu ini. Sampai mommy sama daddy heran. Karena aku jarang makan dirumah "ujar Bayu tersenyum sambil nambah sarapannya. "
"Masa si mas, lebay kamu lah mas"cibir Putri. "
"Ist serius kok, aku ngomong apa adanya. Fakta kok dibilang lebay "manyun Bayu. "
"Iya iya percaya mas. Sudah dech makan dulu. Ngobrolnya nanti lagi. Oh iya mas, kasihan tuh asistenmu pasti belum sarapan ya?? "tanya Putri. "
"Kayanya si belum.Biarinlah ,entar kalau laper juga nyari makan "jawab Bayu cuek. "
"Jangan kaya gitu mas kasihan "ujar Putri cemberut. "
Putri menghentikan sarapannya, beralih ke telfon. Menelfon Katty untuk memberikan makan pada asisten Bayu. Yang saat ini stand bay di mobil.
Bayu sangat kagum akan sikap kemanusiaan Putri. Bayu juga sering ikut Putri membagikan makanan gratis tiap hari Jumat.
Berbeda dengan suasana di rumah sakit.
Erik bengong, melamun. Kenapa pagi pagi Putri tak datang menjenguk.
Arjuna sebenarnya telah mengetahui kegelisahan papahnya. Namun tak berani berkata, karena telah di ancam oleh mamahnya.
Setiap Erik menanyakan Putri, selalu saja Ega yang menjawab.
😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊
Jangan lupa like, vote, fav, serta komentarnya.
__ADS_1
Terima Kasihh 💝💝💝💝😊😊😊😊