
Setelah menjenguk Arjuna, Putri langsung kembali ke restorannya.
Putri bingung, bagaimana cara mengatakan pada papah mertuanya kalau dirinya dan Arjuna telah bercere.
"Dor!! Kamu kenapa si Put??Melamun terus?? "tegur Bayu. "
"Iya mas, menurut mas Bayu .Tindakanku harus seperti apa mas?? Barusan aku jenguk mas Arjun. Tapi papah Erik belum tahu kita sudah cere. Masa aku disuruh ngerawat mas Arjun?? "tanya Putri bingung. "
"Hmm kamu harus punya prinsip dong Put, kalau kamu bersikap seperti itu terus. Ga akan ada kesudahannya. Kamu akan terus terikat dengan keluarga Arjun. Kapan kamu memikirkan kebahagiaanmu?? "saran Bayu. "
"Seperti yang tadi pagi aku bilang, entar kamu di manfaatkan oleh keluarga Arjun. Mending kamu jujur sama semuanya jika kamu sudah cere. Jadi kamu juga ga di zolimi terus sama mamahnya Arjun "saran Bayu. "
"Bukannya kamu ingin bebas dari mereka?? Masa kamu mau masuk ke lubang yang sama lagi?? "tegur Bayu "
Sejenak Putri merenung, dan hanya manggut mangggut saja.Membuat Bayu geleng geleng kepala.
Putri mengalihkan pembicaraan dengan membahas kerjasama dengan Bayu.
Waktu cepat sekali sore, Putri meminta tolong Bayu menemaninya ke rumah sakit. Putri sudah memutuskan untuk mengatakan yang sebenarnya pada Erik.
Bayu sangat antusias sekali menemani Putri. Untuk menjaganya dari serangan nenek lampir.
Segera Bayu dan Putri ke rumah sakit. Tak lupa Putri membawa makanan untuk keluarga Arjuna.
Tak berselang lama Bayu dan Putri telah sampai dirumah sakit. Langsung saja mereka menuju ke ruang Arjuna.
Namun Bayu menghentikan langkahnya, dirinya merasa tidak enak dengan Erik.
"Put, aku tunggu kamu di kantin rumah sakit saja ya?? "ucap Bayu. "
"Loh emang kenapa mas?? "tanya Putri heran. "
"Ga apa apa, aku cuma ingin makan sesuatu cemilan di kantin "Jawab Bayu. "
"Ya sudah mas, kalau begitu aku masuk dulu ya. Kamu tunggu saja di kantin mas, entar aku nyusulin " ucap Putri. "
Putri masuk ruang rawat Arjuna, dirinya mendapati cuma ada Arjuna dan papahnya.
"Legaaaa ga ada yang ngomel ngomel " gerutu Putri. "
Erik sumringah melihat kedatangan Putri.
"Sini nak, duduk sini" ajak Erik. "
"Pah, ada yang ingin Putri katakan sama papah "ucap Putri memantapkan jiwa. "
"Kamu mau ngomong apa nak?? Kok tegang gitu, serius amat?? "tanya Erik heran. "
__ADS_1
"Pah, sebenernya aku sama mas Arjun tuh sudah cere pah "ucap Putri jujur. "
Duarrrr
"Kamu ngomong apa si nak?? Bukannya surat cerenya sudah di robek Arjun?? "tanya Erik tak percaya."
"Memang pah, tapi Putri sudah buat lagi. Makanya Putri cabut tuntutan Putri, asal mas Arjun mau tanda tangan surat cere "ucap Putri tertunduk. "
Erik beralih menatap Arjuna yang berkaca kaca.
"Apa itu benar Jun?? Kamu sudah cere dengan Putri?? "tanya Erik menatap lekat wajah anaknya yang tergolek tak berdaya. "
Arjunpun hanya bisa mengangguk saja.
"Kenapa waktu itu kamu ga jujur sama papah??!! "cebik Erik geram. "
"Pah, maksud mas Arjun bohong itu takut papah syok dengernya. Putri minta maaf ya pah, jika ini menyakiti hati papah. Tapi Putri ga bisa terus berbohong "ucap Putri sendu. "
"Tindakanmu memang sudah benar nak, papah kuat kok nak. Ga akan kenapa kenapa. Lagian papah juga bisa memahami posisimu. Jika papah jadi kamu, juga akan melakukan hal yang sama "jawab Erik sedih. "
"Tapi biarpun kamu sudah bukan mantu papah, tapi papah minta sesekali jenguk papah ya?? "pinta Erik sayu. "
"Iya pah, papah ga usah kawatir "hibur Putri agar Erik tidak sedih. "
"Pah, mohon maaf aku ga bisa rawat mas Arjun. Tapi aku akan carikan perawat untuk merawatnya "ucap Putri. "
Putri beralih pada Arjuna "Mas, aku minta maaf ya. Ga bisa penuhi maumu. Tapi aku akan carikan perawat pribadi untuk merawatmu "ucap Putri menatap lekat Arjuna. "
"Nak, kamu ga usah mencarikan perawat buat Arjun. Biar Ela yang suruh latihan merawat suaminya "ucap Erik. "
"Baiklah jika itu mau papah. Tapi kalau sewaktu waktu butuh, bilang saja ke Putri ya pah. "ucap Putri sendu. "
"Kalau begitu Putri pamit, ini makan malam buat papah, mamah dan Ela. "Pamit Putri sambil menyerahkan bungkusan pada Erik. "
"Iya nak, kamu yang hati hati ya?? Janji ya, jangan lupain papah "pesan Erik pada Putri. "
Putri melangkah meninggalkan ruang rawat Arjuna dengan perasaan lega.
"Huh, akhirnya. Sukurlah papah ga apa apa. Mas Arjun cuma nakut nakutin aku saja"gerutu Putri. "
Putri melangkah menuju ke kantin, dimana Bayu telah menunggunya.
Seperginya Putri,Ega dan Ela datang. Ega menatap bungkusan makanan yang terletak di meja.
"Si mandul pasti dari sini ya!! Dasar ga tahu diri, padahal sudah mamah kasih peringatan supaya menjauh "cebik Ega. "
"Kamu tenang saja pah, Putri sudah ga akan datang lagi kemari kok. Ternyata Putri sama Arjun sudah resmi cere, waktu Arjun di bebaskan "ucap Erik sinis. "
__ADS_1
"Bagus dong pah, berarti tahu diri juga "cibir Ega. "
Erik tak menjawab, beralih pada Ela.
"Puas kamu sudah nyingkirin Putri??!! Sekarang kamu yang harus ngerawat Arjun yang lagi sakit ini. "hardik Erik ."
"Mah, papah mau pulang. Cape. Dan mungkin papah juga ga akan kemari lagi besok. Kamu sama menantu kesayanganmu itu yang jaga Arjun" ucap Erik berlalu pergi meninggalkan ruang rawat Arjuna. "
"Yah, kok aku yang rawat mas Arjun??!! Males amat ??!"batin Ela. "
Sementara Ega juga sedang berpikir.
"Kalau iya Arjun telah cere dengan Putri, berarti semua warisan suamiku di ambil Putri dong "batin Ega. "
Sementara tiba tiba Ela mendapat telfon dari Dodo
Ela segera beranjak keluar mencari tempat yang sepi. Ela berinisiatif ke dekat toilet.
Ela : "Ada apa si kamu telfon? "
Dodo : "Aku butuh duit La, ga banyak kok 5 juta."
Ela : " Ngapain kamu butuh duit minta ke aku??!! Tugasmu untuk nyingkirin Putri saja gagal, malah yang kena suamiku?? "
Dodo : "Ya, kalau kamu ga mau, biar aku bongkar kejahatanmu sama mertuamu. "
Ela : "Silahkan saja kamu bongkar, toh kamu ga punya bukti kuat untuk nyingkirin aku. "
Ela tak sadar jika ada yang telah merekam perkataannya.
"Ohh jadi Arjun celaka gara gara Ela, ingin mencelakai Putri tapi salah sasaran "Gerutu orang ini. "
Kemudian orang ini tak tinggal diam, lekas membawa masalahnya ke jalur hukum.
Untuk memberi pelajaran pada Ela. Agar Ela jera dan mempertanggung jawabkan perbuatanya.
Sementara Putri dan Bayu telah sampai di restoran. Putri segera beralih ke mobilnya sendiri untuk langsung kembali ke rumahnya.
😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊
Jangan lupa like, vote, n favorit.. 😊😊😊
Mohon maaf ya, jika ada yang ga suka dengan karya ini ga apa apa. Karena memang alur sengaja dibuat sesuai tema lomba "Berbagi Cinta "🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
Author ga maksa untuk terus nyimak, author juga ucapin banyak makasih. Walaupun ada yang ga suka. Tapi lebih banyak yang dukung.
Terima kasih yang udah dukung.. 😘😘😘😘😘
__ADS_1
Namanya novel ya cerita panjang, kalau pendek namanya cerpen hheee...
Sehat selalu para pendukung STM... 😘😘😘😘